cover
Contact Name
Karyadi
Contact Email
agromediastipf@gmail.com
Phone
+6224-8316051
Journal Mail Official
agromediastipf@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur IV/15 Bendan Duwur Semarang 50235
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian
ISSN : 27213153     EISSN : 27213080     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
The articles published are the results of research on the theory and practice of the application of agricultural science which includes: 1. Plant Science 2. Agronomics 3. Agro-technology 4. Agro-Ecosystems and the Environment 5. fisheries and livestock 6. Food Science 7. Agricultural Business 8. Agricultural Socio-Economy, 9. Agricultural Information
Articles 311 Documents
TOTAL BAKTERI ASAM LAKTAT, pH, DAN KADAR LAKTOSA YOGHURT DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG JEWAWUT Dyah Laksito Rukmi Anang M. Legowo dan Bambang Dwiloka
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 33, Nomor 2 September 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v33i2.114

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui total bakteri asam laktat (BAL), pH, dan kadar laktosa yoghurt dengan penambahan tepung jewawut. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan tujuh ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah perbandingan inokulasi starter L. acidophilus dengan S. thermophilus sebesar    1 : 1 (v/v), terdiri atas T1 = 3% ; T2 = 4% ; T3 = 5%. Berdasarkan hasil penelitian perbandingan inokulasi starter berpengaruh secara nyata (P0,05) terhadap total BAL, kadar laktosa, dan pH. Meningkatnya inokulasi starter akan menurunkan total BAL (7,7 x 109 – 6,2 x 108), menurunkan kadar laktosa (0,1157 – 0,0931 mg/ml), meningkatkan pH (4,73 – 5,16). Kata kunci: yoghurt, tepung jewawut, inokulasi starter
THE OCCURRENCE OF NUTRITIONAL AND MANAGEMENT-RELATED DISEASES IN DAIRY SMALLHOLDING FARMS IN INDONESIA E. Kusumanti, dan Widiyanto
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 34 No. 1 Maret Tahun 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v34i1.133

Abstract

ABSTRACT            The aim of the study was to reveal the major facets of animal health status as related to nutrition and farming management upon milk production in smallholding dairy farms. A cross-sectional study was conducted in Boyolali region, Indonesia, involving 50 randomly selected farms consisted of 200 lactating Frisiens Holstein-crossbreed cows. Data  related to milk yield, feedstuff composition and clinical evaluation were analyzed with T-test using SPSS for Windows whilst socio-demographic aspect obtained from personal interview were analyzed descriptively based on Chi-square. The result showed that net energy for lactation (NEL) of feedstuff could  provide 13 l/day in which mixed roughages and agricultural by-products tend to be preferable when compared with other feedstuffs combination (P=0.052). There was imbalance of Ca:P ratio (1:2)which could induce low milk production. Low quality of feedstuff provoked negative energy balance which caused metabolic disturbances. It showed that prevalence for clinical mastitis was 10.85% and nutritional diseases was 34.8% at which bloat was the most lethally disease. Administration of natrium chloride (NaCl) 0.91-3.17% DM/day whithout compesated by sufficient water consumption affected (P0.05) mastitis ocurrence. Skin diseases were detected in 85.92% of  selected cows, while 13% of cows were under helminthiasis treatment. In conclusion, over administration of NaCl and imbalance of Ca and P ratio led to the low level of milk production and disease occurence in the smallholders lactating cows. From this, appropriate method and devices to elevate milk production with respect to zootechnique skill of the farmer is necessary through the intervention of government. Keywords: smallholder farms, milk production, agricultural-by-products, feeding regime, diseases
Analisis pendapatan usahatani brokoli (Brassica oleracea var. Sakata ) secara monokultur di desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang Harum Sitepu dan Sulistyowati, Edy Setyawan,
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 39 No. 2 September 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v39i2.336

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini betujuan untuk mengetahui pendapatan, kelayakan, dan pengaruh faktor produksi Usahatani Brokoli varietas Sakata secara monokultur di desa Batur kecamatan Getasan. Pada bulan Januari-Maret 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriptif analisis,. Metode pengambilan sampel secara sensus. Metode analisis data menggunakan   perhitungan:  biaya  produksi,   penerimaan,   dan   pendapatan.   Kelayakan usahatani dapat dihitung menggunakan: RCR, BEP, dan ROI. Cara untuk mengetahui pengaruh sarana produksi dan tenaga kerja terhadap pendapatan digunakan analisis regresi linier berganda. Dari hasil penelitian menunjukkan: pendapatan usahatani brokoli varietas sakata secara monokultur sebesar Rp.    27.915.543,75  per hektar.  Kelayakan  RCR  1,75, BEP(Rp)= 9.515,00 (real Rp. 16.000,00/Kg), BEP(Q)= 2.361,70 Kg (real 4.106,42 Kg), ROI=74,82%. Analisis pengaruh sarana produksi dan tenaga kerja terhadap pendapatan usahatani brokoli varietas sakata secara monokultur diperoleh persamaan Y = 1135439,696 - 66,019 X1* - 3,562 X2 ns + 5,995 X3* – 8,354 X4**.  Kesimpulan usatani brokoli varietas sakata secara monokultur menguntungkan dan layak untuk diusahakan, secara simultan sarana produksi dan tenaga kerja sangat berpengaruh terhadap penpatan usahatani brokoli varietas sakata, namun secara parsial hanya bibit, pupuk yang berpengaruh terhadap pendapatan usahatani brokoli varietas sakata secara monokultur. Kata kunci : Analisis finansial, kelayakan, analisis regresi, brokoli varietas sakata secara monokultur.
Kajian Uji Sensori Sosis Bika Dengan Variasi Jumlah Tepung Biji Nangka Dan Pasta Biji Nangka (Artocarpus Heterophyllus) Tri Rettagung Diana, Khotimatu Latifa,
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 38 Nomor 2 September 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v38i2.282

Abstract

ABSTRAKBiji nangka (Artocarpus Heterophyllus) atau sering disebut beton merupakan limbah nangka yang belum banyak dimanfaatkan. Upaya diversifikasi makanan salah satunya dengan memanfaatkan biji nangka sebagai substitusi dalam daging dalam pembuatan sosis. Sosis merupakan makanan yang memiliki banyak peminat serta memiliki gizi yang tinggi dan mudah diolah menjadi makanan apa saja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi jumlah tepung dan pasta biji nangka yang tepat dan daya terima masyarakat terhadap produk sosis biji nangka. Biji nangka ini dapat dimanfaatkan dengan diolah terlebih dahulu dengan cara dibuat tepung dan bdibuat pasta terlebih dahulu. Penggunaan  pasta dan   tepung  biji nangka  dalam pembuatan sosis sebanyak 50%, 60%, 70%   dari penggunaan daging sapi sesuai resep standart sosis pada eksperimen pertama, pada eksperimen kedua menghilangkan pemakaian tepung terigu dengan substitusi yang sama.  Hasil eksperimen  menunjukan bahwa    tepung biji nangka maupun  pasta biji nangka  dapat digunakan  untuk mensubstitusi daging dalam pembuatan sosis Bika  dan memiliki sifat  organoleptic meliputi warna, rasa , tekstur dan aroma sosis yang tidak jauh berbeda.  Daya terima masyarakat terhadap produk sosis biji nangka ini cukup baik melalui uji kesukaan, diketahui bahwa sosis dengan daya terima terbaik yaitu sosis pasta biji nangka dengen prosentase 70% dan sosis tepung biji nangka dengan prosentase 60%.      Kata kunci: biji nangka, sifat organoleptik, sosis
Analisis Produksi Dan Pendapatan Usahatani Kacang Tanah (Arachis hypogea L) Di Desa Kedungbulus Kecamatan Gembong Kabupaten Pati Eko Suharyono, dan Sumardi, Kiswanto,
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 39 No. 1 Maret 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v39i1.312

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji pendapatan bersih dan pengaruh biaya benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja terhadap pendapatan bersih usahatani tanaman kacang tanah di desa Kedungbulus kecamatan Gembong kabupaten Pati. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Populasi (jumlah petani) yang membudidayakan tanaman kacang tanah sebanyak 144 dengan luas kepemilikin yang beragam antara 0,175 s/d 1,000 ha. Jumlah sampel diambil dengan menggunakan teknik sampling acak bertingkat (stratified random sampling) berdasarkan luas. Analisis data menggunakan analisis pendapatan bersih dan regresi linier berganda. Hasil penelitian usahatani tanaman kacang tanah di desa Kedungbulus kecamatan Gembong kabupaten Pati memberikan pendapatan bersih sebesar Rp 17.509.367,54/ha/musim tanam, dan biaya benih, biaya pupuk, biaya pestisida dan biaya tenaga kerja berpengaruh sangat signifikan terhadap pendapatan bersih usahatani tanaman kacang tanah. Kata kunci : Pendapatan bersih, usahatani, kacang tanah
Analisis Efisiensi Ekonomi Pada Usahatani Melon (Cucumis Melo L.) Kelompok Tani “Budi Rukun Satu” Di Desa Banyusri Kecamatan Wonosegoro Kabupaten Boyolali R. Pramono dan Sulistyowati, Arief Danar Aprillian,
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 38 Nomor 2 September 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v38i2.288

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menghitung efisiensi keuangan usahatani melon Kinanti oleh petani pada Kelompok Tani Budi Rukun Satu di Desa Banyusri Kecamatan Wonosegoro Kabupaten Boyolali pada bulan Maret 2020, berdasarkan kriteria investasi (Investment Criteria) sederhana yakni BC ratio (Benefit Cost Ratio), BEP (Break Even Point), dan ROI (Revenue On Invensment) untuk mengukur seberapa besar efisiensi penggunaan modal terhadap penerimaan.  Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan kuestioner dan observasi lapangan. Data yang digunakan adalah data primer yang dikumpulkan melalui wawancara dengan responden. Sampel sejumlah 21 orang sehingga diambil semua (sensus) pada bulan Januari sampai bulan Maret 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha melon ini diusahakan oleh tenaga dengan usia produktif (21-29 tahun) dan bisa mengurangi pengangguran di desa Banyusri dan  dari hasil analisis BC ratio sebesar 1,93 , BEPQ) sebanyak  4.910 Kg/Ha /tahun, BEPharga Rp 2.864,-/kg, dan BEP(Q) PK sebesar Rp 62.214.365,29. ROI sebesar 193% maka usahatani melon efisien dalam penggunaan modal terhadap penerimaan dan layak diusahakan. Kata kunci : Efisiensi usaha, usahatani  melon
Analisis Nilai Tambah Pengolahan Kopi Robusta Di Kelompok Tani Gemah Ripah Dusun Mejing Desa Banjarsari Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang Karyadi dan Harum Sitepu, Indit Prasetyo Adji,
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 39 No. 2 September 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v39i2.337

Abstract

AbstrakKopi merupakan komoditi perkebunan yang secara nyata dapat meningkatkan taraf hidup dan pendapatan petani. Inovasi pengolahan pasca panen merupakan salah satu proses yang menentukan dalam usaha perkebunan kopi. Penanganan pasca panen yang baik akan meningkatkan kualitas dan harga jual produk sehingga peneliti ingin menganalisis nilai tambah pengolahan kopi di kelompok tani Gemah Ripah Dusun Mejing Desa Banjarsari Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang sebagai penghasil Kopi Robusta. Produk yang dihasilkan oleh Kelompok Tani adalah green bean, roast bean dan kopi bubuk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendapatan kelompok tani dan nilai tambah masing-masing produk yang dihasilkan oleh kelompok tani. Metode yang digunakan adalah metode nilai tambah menggunakan metode hayami. Teknik penentuan responden menggunakan metode sampel dan data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Hasil analisis penelitian menyatakan bahwa pendapatan Unit Pengolahan Kopi di Kelompok Tani Gemah Ripah Dusun Mejing Kecamatan Banjarsari Kabupaten Magelang untuk satu kali proses produksi green bean adalah Rp. 5.180.000/bln, roast bean adalah Rp 44.238.000/bln dan kopi bubuk Rp. 57.798.100/bln. Sedangkan analisis nilai tambah yang diperoleh Unit Pengolahan Kopi di Kelompok Tani Gemah Ripah Dusun Mejing Kecamatan Banjarsari Kabupaten Magelang pada produk green bean adalah Rp.3.500/ kg, roast bean adalah Rp16.000/ kg dan kopi bubuk Rp 20.219/ kg. Kata kunci : nilai tambah kopi, metode hayami
Kondisi Ketahanan Tubuh Ayam Broiler yang Diberi Perlakuan Kombinasi Tepung Umbi Porang dan Lactobacillus Sp. F. Wahyono dan I. Mangisah, M. U. Amini,
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 38 Nomor 2 September 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v38i2.283

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi ketahanan tubuh ayam broiler yang diberi perlakuan kombinasi tepung umbi porang dan Lactobacillus sp. Ternak yang digunakan yaitu ayam broiler strain New Lohmann MB 202 umur 14 hari sebanyak 144 ekor dengan bobot badan rata-rata 142,08 ± 15,42 g. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial dengan total ada 6 perlakuan dan 4 ulangan, masing-masing ulangan terdiri dari 6 ekor ayam broiler. Perlakuan yang diberikan adalah tepung umbi porang 0,8%+ Lactobacillus sp. 1,2 ml (A1B1), tepung umbi porang 0,8%+ Lactobacillus sp. 2,4 ml (A1B2), tepung umbi porang 1,0% + Lactobacillus sp. 1,2 ml (A2B1), tepung umbi porang 1,0%+ Lactobacillus sp. 2,4 ml (A2B2), tepung umbi porang 1,2%+ Lactobacillus sp. 1,2 ml (A3B1) dan tepung umbi porang 1,2%+ Lactobacillus sp. 2,4 ml (A3B2). Parameter yang diukur meliputi bobot relatif organ limfoid (bursa fabrisius, timus dan limpa) serta rasio heterofil/limfosit (H/L). Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjut dengan uji beda wilayah ganda duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi tepung umbi porang dan Lactobacillus sp. memberikan pengaruh nyata (P0,05) terhadap bursa fabrisius dan limpa, namun tidak berpengaruh nyata (P0,05) terhadap timus dan rasio heterofil/limfosit. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian kombinasi tepung umbi porang 0,8% dan Lactobacillus sp. 2,4 ml (A1B2) mampu meningkatkan bobot bursa fabrisius dan limpa serta mampu menekan tingkat stres pada ayam dilihat dari nilai rasio H/L.  Kata kunci : tepung umbi porang, Lactobacillus sp., ketahanan tubuh, ayam broiler.
Analisis Pendapatan Industri Rumah Tangga Pengolahan Manisan Carica( Carica pubescens) Di Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo Febrian Dini Lokawati, Wiharso, dan Harum Sitepu
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 39 No. 1 Maret 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v39i1.313

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendapatan, kelayakan dan mengetahui pengaruh biaya sarana produksi (buah carica, bahan pendukung dan tenaga kerja) terhadap penerimaan usaha manisan carica. Penelitian di lakukan di Industri Rumah Tangga Manisan Carica Di kecamatan Kejajar kabupaten Wonosobo, pada bulan Maret-April 2018. Metode Penelitian ini dilakukan berdasarkan deskriptif analisis dan metode expost facto atau data yang berlangsung. Sampel diambil dengan metode sensus atau seluruh pelaku usaha manisan caricaMetode analisis data yang digunakan yaitu perhitungan penerimaan, pendapatan, RCR, ROI, BEP. Untuk mengetahui pengaruh biaya sarana produksi (buah carica, bahan pendukung(gula, air)dan tenaga kerja) terhadap penerimaan menggunakan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan penelitian biaya tetap adalah Rp 215.492.44, dan biaya Variabel adalah Rp 9.974.744.09 Jadi biaya totalnya adalah Rp 10.190.236.52 Biaya tetap terdiri dari biaya penyusutan, sedangkan biaya variabel terdiri dari biaya bahan baku Biaya tenaga kerja dan biaya lainnya . Total penerimaan adalah Rp 16.529.354.84 sehingga pendapatannya adalah Rp 6.339.118.32 Manisan Buah Carica memiliki nilai RCR 1.63 yang berarti industri ini layak untuk diusahakan. Analisis Regresi Linier Berganda dengan Persamaan Y = 1.269E6 + 0.991 (X1)  + 1.386 (X2)   + 3.871 (X3)    Dengan ketersediaan bahan baku, pemilik industri ini diharapkan dapat mengoptimalkan produksinya dan meningkatkan manajemen produk. Kesimpulan : Usaha manisan carica di kecamatan Kejajar kabupaten Wonosobo menguntungkan, layak diusahakan. Kata kunci : Analisis, Pendapatan, Pengolahan manisan Carica
Analisis Pengaruh Faktor Sosial Petani Terhadap Produksi Padi Pada Kelompok Tani Sido Makmur Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang S. Gayatri, dan A. S. Prasetyo, A. Purwowinanto,
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 38 Nomor 2 September 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v38i2.278

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh faktor sosial terhadap produksi padi pada kelompok tani Sido Makmur Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang. Faktor sosial yang digunakan sebagai variabel independen dalam penelitian ini meliputi umur, intensitas penyuluhan, pengalaman Bertani, dan tingkat pendidikan.  Penelitian menggunakan metode survei. Metode penentuan lokasi penelitian ditentukan secara purposive (sengaja). Penentuan jumlah responden ditentukan dengan metode penentuan sampel populasi dengan jumlah 55 responden. Metode analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara serempak faktor sosial yang meliputi umur, intensitas penyuluhan, pengalaman bertani, dan tingkat pendidikan berpengaruh nyata dengan taraf kepercayaan 0,05 terhadap produksi padi pada kelompok tani Sido Makmur Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang Kata Kunci: faktor sosial, penyuluhan, produksi padi.