cover
Contact Name
Karyadi
Contact Email
agromediastipf@gmail.com
Phone
+6224-8316051
Journal Mail Official
agromediastipf@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur IV/15 Bendan Duwur Semarang 50235
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian
ISSN : 27213153     EISSN : 27213080     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
The articles published are the results of research on the theory and practice of the application of agricultural science which includes: 1. Plant Science 2. Agronomics 3. Agro-technology 4. Agro-Ecosystems and the Environment 5. fisheries and livestock 6. Food Science 7. Agricultural Business 8. Agricultural Socio-Economy, 9. Agricultural Information
Articles 311 Documents
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI YANG MEMPENGARUHI KEUNTUNGAN AGROINDUSTRI KECIL PENYULINGAN MINYAK PALA DAN DAMPAKNYA PADA PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN BOGOR Vitus Dwi Yunianto, Agus Setiadi, Nani Suwarni
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 31, Nomor 1 Maret 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan pasar dunia untuk minyak atsiri pala mencapai 250 ton per tahun, dan sementara itu volume ekspor minyak pala dari Indonesia mencapai 200 ton per tahun, sehingga menempatkan Indonesia sebagai produsen utama minyak atsiri pala di pasar minyak atsiri dunia. Prospek yang menguntungkan ini, belum adanya kajian analisis faktor produksi yang mempengaruhi keuntungan agroindustri penyulingan minyak pala. Penelitian dilakukan di Kabupaten Bogor pada kecamatan Caringin dan kecamatan Tamansari. Pemilihan lokasi penelitian ditentukan secara sengaja dengan pertimbangan bahwa daerah tersebut sebagai daerah sentra produksi minyak pala. Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor produksi yang mempengaruhi keuntungan dan dampaknya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penggunaan model regresi berganda untuk menganalisis faktor produksi yang mempengaruhi keuntungan. Hasil menunjukkan bahwa faktor produksi yang mempengaruhi keuntungan adalah jumlah biji pala, jumlah fuli, dan lama penyulingan. Umur tanaman dan hari kerja pengaruhnya tidak signifikan terhadap produksi minyak pala. Hasil analisis jalur dengan menggunakan program tetrad 4 didapatkan bahwa faktor  produksi yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap keuntungan dan PAD adalah jumlah biji pala dan jumlah fuli. Keuntungan yang didapat dari agroindustri minyak pala tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap PAD, sehingga dapat disimpulkan bahwa keuntungan agroindustri minyak pala belum memiliki dampak terhadap PAD Kabupaten Bogor.   Kata kunci : minyak pala, produksi, keuntungan, agroindustri, Kabupaten Bogor
Hubungan Antara Konsumsi Protein Pakan Dengan Produksi Dan Protein Susu Sapi Perah Rakyat Di Kabupaten Klaten D. W. Harjanti, P. Sambodho, H. Setiawan,
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 36 No.1, Maret 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK            Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara konsumsi protein pakan dengan produksi susu dan kandungan protein susu pada sapi perah di Kota Klaten.Materi yang digunakan adalah 30 ekor sapi perah dengan kriteria bulan laktasi 2-3 dan periode laktasi 2-3. Data dianalisis dengan korelasi untuk mengetahui model dan besar kecilnya hubungan variabel bebas dan variable terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi protein pakan 1,25 kg/ekor/hari.  Produksi susu 10,27 liter/ekor/hari atau 10,62 kg. Kadar protein susu yang dihasilkan sebesar 2,42%  Terdapat hubungan linier antara konsumsi protein pakan dengan produksi susu (P= 0,066) dengan nilai r= 0,34 dan R2= 0,116. Terdapat hubungan linier antara konsumsi protein pakan dengan protein susu (P= 0,062) dengan nilai r= 0,345 dan R2= 0,119. Kesimpulan dari penelitian ini adalah antara konsumsi protein pakan dengan produksi susu dan kandungan protein susu mempunyai hubungan yang tidak nyata. Peningkatan konsumsi protein pakan akan cenderung meningkatkan produksi dan kandungan protein susu.Kata kunci : protein pakan, produksi susu, protein susu; sapi perah
KAJIAN DEGRADASI ASAM SIANIDA PADA BERBAGAI METODE PROSES PEMBUATAN TEPUNG MOKAL Haslina, Sri Budi Wahyuningsih
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 29, Nomor 1 Maret 2011
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui degradasi HCN pada pembuatan tepung mokal dengan menggunakan berbagai metode proses menggunakan ubi kayu varietas pahit (daplang). Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) 1 faktor, yaitu U1 = tepung  yang dibuat dengan penambahan enzim dengan fermentasi 3 jam, U2 = tepung  yang dibuat dengan cara diiris dan  fermentasi kering  3 hari, U3 = tepung  yang dibuat dengan cara diparut dan fermentasi kering 3 hari, U4 = tepung yang dibuat tanpa fermentasi/tepung kasava dan U5 = tepung yang dibuat dengan cara diiris dan fermentasi basah 3 hari. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metoda pembuatan tepung mokal berpengaruh nyata terhadap pH dan  kadar HCN (hasil fermentasi dan tepung). Hasil terbaik diperoleh dari tepung yang dibuat dengan cara fermentasi basah selama 3 hari (U5) menghasilkan HCN (hasil fermentasi yaitu 8,47 ppm dan tepung yaitu 4,94 ppm dan pH 5,63.   Kata kunci: degradasi, enzim, fermentasi, tepung mokal
Pengaruh Pemeliharaan Pada Kepadatan Kandang Yang Berbeda Terhadap Produksi Karkas Pada Ayam Broiler U. Atmomarsono dan R. Muryani, R. K. Dewi ,
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 36 No.2, September 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemeliharaan pada kepadatan kandang yang berbeda terhadap produksi karkas pada ayam broiler. Materi yang digunakan dalam  penelitian ini adalah ayam broiler unsexed sejumlah 280 ekor berumur 2 minggu dengan bobot badan 298,37±23,33 gram (CV = 7,81%) yang dipelihara selama 42 hari. Rancangan  percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah kepadatan kandang dengan T1 = kepadatan kandang 8 ekor/m2, T2  = kepadatan kandang 12 ekor/m2, T3  = kepadatan kandang 16 ekor/m2 dan T4  = kepadatan kandang 20 ekor/m2. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi dan uji F pada taraf 5% kemudian dilanjutkan uji wilayah ganda Duncan jika ada pengaruh perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan kandang berpengaruh (P<0,05) pada produksi karkas, potongan komersial pada paha atas, dada dan punggung dimana T1 dengan kepadatan kandang 8 ekor/m2 lebih tinggi daripada yang lainnya. Pada persentase karkas, potongan komersial sayap dan paha bawah tidak berpengaruh nyata. Simpulan dari penelitian ini semakin padat kandang yang digunakan, maka produksi karkas semakin rendah dapat dilihat dari bobot karkas, paha atas, dada dan punggung tetapi tidak berpengaruh pada sayap dan paha bawah. Kata kunci:  ayam broiler, kepadatan kandang, produksi karkas
ANALISIS KELAYAKAN USAHA TERNAK ITIK PETELUR DI KECAMATAN GODONG Rumiyadi, Sri Suratiningsih, Wahyu Margiastuti,
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 31, Nomor 2 September 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKUsaha ternak itik merupakan salah satu sumber penghasil telur yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan dikembangkan guna mengimbangi laju pertumbuhan kebutuhan protein hewani. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Godong. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai bulan Maret 2013.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pendapatan petani serta mengetahui apakah usaha ternak itik petelur di Kecamatan Godong layak untuk diusahakan.Penentuan responden berdasarkan sensus dengan jumlah responden sebanyak 37 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis kelayakan usaha dengan RCR, BEP(Q), BEP(harga), BEP(PK), dan ROI.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pendapatan usaha ternak itik petelursebesar Rp.19.928.442,-/satuan ternak/tahun menunjukan usaha ternak itik petelur ini menghasilkan pendapatan yang cukup besar.2) Pada analisis kelayakan usaha perolehan hasil analisis usaha ternak itik petelur adalah RCR 2,25 dan BEP (Rp) : Rp.482,- dengan harga riil Rp.1.100,-, BEP (Q) sebesar 11.813 butir telur dengan jumlah riilnya 27.064 butir telur, BEP (PK) sebesar Rp12.994.419,- dengan  jumlah riilnya Rp.32.922.862,- dan nilai ROI sebesar 168% pertahun.Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) Usaha ternak itik petelur di Kecamatan Godong mampu menghasilkan pendapatan sebesar Rp.19.928.442,-/satuan ternak/tahun. 2) Analisis usaha ternak itik petelur  layak untuk diusahakan. Kata kunci : usaha ternak, itik petelur.
Pengaruh Motivasi Anggota Terhadap Kinerja Kelompok Wanita Tani Di Kabupaten Sukoharjo Dwiningtyas Padmaningrum dan Suminah, Mega Shintya Andriyani,
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 37 No. 1 Maret 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pengaruh motivasi anggota kelompok wanita tani terhadap kinerja kelompok wanita tani di Kabupaten Sukoharjo. Metode dasar penelitian menggunakan metode kuantitatif. Analisis yang digunakan adalah analisis pengaruh regresi linier berganda. Kinerja kelompok wanita tani dipengaruhi oleh faktor  motivasi  anggota  kelompok  wanita. Motivasi anggota kelompok wanita tani  di  Kabupaten Sukoharjo  diperlukan  untuk  mendorong  anggota  melakukan  sesuatu  demi memenuhi kebutuhannya.  Upaya memenuhi kebutuhan tersebut anggota harus  dapat  mencapai  tujuan,  sehingga  dapat  meningkatkan  kinerja  kelompok. Apabila  motivasi  anggota  kelompok  wanita  tani  tinggi,  anggota akan melakukan sesuatu sehingga nantinya akan membentuk sikap positif terhadap kinerja kelompok wanita tani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi anggota kelompok wanita tani di Kabupaten Sukoharjo  dikategorikan tinggi  dalam  memenuhi  kebutuhan  akan eksistensi  (existence),  relasi (releatdnes) dan pertumbuhan (growth). Berdasarkan uji pengaruh yang dilakukan, terdapat pengaruh secara signifikan antara motivasi anggota kelompok wanita tani  terhadap kinerja  kelompok  wanita  tani, dengan tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Kata Kunci : kelompok wanita tani ; kinerja ; motivasi ; petani
ANATOMI TESTIS TIKTOK DENGAN PEMBERIAN GEL LIDAH BUAYA (Aloe vera) Yon Supri Ondho, Daud Samsudewa, Widya Ayu Pradipta
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 32, Nomor 2 September 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui anatomi testis tiktok setelah pemberian gel lidah buaya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni – September 2013. Materi yang digunakan adalah 10 buah testis tiktok bagian kanan dan gel lidah buaya. 10 ekor tiktok dibagi menjadi dua kelompok perlakuan (T0 dan T1). T0 adalah kelompok tiktok tanpa pemberian gel lidah buaya sedangkan T1 adalah kelompok tiktok yang diberikan perlakuan gel lidah buaya. Dosis gel lidah buaya yang digunakan sebesar 3 ml per 200 g bobot badan tiktok. Parameter yang diamati adalah amatomi testis yang meliputi berat, panjang dan lingkar testis. Rancangan percobaan yang digunakan adalah postest only control group design. Analisis data menggunakan analisis t-tes dengan membandingkan hasil dari dua kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian gel lidah buaya tidak berpengaruh secara signifikan (P>0,05) terhadap anatomi testis tiktok. Rata-rata berat, panjang dan lingkar testis pada kelompok T0 dan T1 secara berturut-turut adalah 6,8 g dan 9,4 g; 5,48 cm dan 6,21 cm; 4,56 cm dan 4,29 cm. Kata kunci: testis, anatomi, tiktok, gel lidah buaya         
PROSPEK PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DI KAWASAN MINAPOLITAN KABUPATEN KLATEN PROVINSI JAWA TENGAH Hilmi Arija Fachriyan, Azis Nur Bambang, Muslim
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 33, Nomor 1 Maret 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v33i1.102

Abstract

ABSTRAK Kebutuhan ikan nila di Jawa Tengah yang terus meningkat, membuka peluang usaha agribisnis ikan nila. Kawasan Minapolitan di Kabupaten Klaten membudidayakan secara komersial ikan nila sebagai komoditas utamanya. Penelitian bertujuan untuk mengkaji strategi pengembangan usaha agribisnis ikan nila, trend produksi ikan nila, serta prospek pengembangan usaha agribisnis ikan nila di masa mendatang. Metode penelitian menggunakan metode observasi dan survei. Penelitian dilakukan pada bulan Februari 2014. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis SWOT, analisis trend produksi menggunakan metode kuadrat terkecil, dan analisis prospek pengembangan. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa usaha agribisnis ikan nila berada di Kuadran I (strategi agresif), yang berarti usaha tersebut menunjukkan situasi yang menguntungkan, sehingga strategi yang tepat adalah menerapkan strategi kebijakan pertumbuhan agresif yaitu: 1) Memanfaatkan lahan dengan menjalankan usaha di sektor pembenihan; 2) Membina dan meningkatkan teknologi budidaya ikan nila; 3) Mempertahankan kelancaran produksi dan distribusi produk; 4) Menjaga kestabilan harga dan kualitas produk; 5) Memberikan informasi melalui media yang terjangkau masyarakat tentang keunggulan ikan nila. Hasil analisis trend menunjukkan bahwa produksi ikan nila memiliki kecenderungan yang terus meningkat. Hasil analisis prospek pengembangan menunjukkan bahwa usaha di sektor pembenihan memiliki peluang yang besar, melihat persaingan usaha pembenihan di Kabupaten Klaten yang relatif masih longgar karena terjadi over-demand atas benih. Kata kunci: ikan nila, agribisnis, strategi, trend, pengembangan
Analisis Usahatani Brokoli Organik (Brassica oleracea L.var. botrytis L.) Di Kelompok Tani Bangkit Merbabu Desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang Ahmat Yusub, R. Pramono, dan Harum Sitepu
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 38 No. 1 Maret 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v38i1.272

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pendapatan usahatani brokoli organik, kelayakan usahatani brokoli organik, mengetahui pengaruh biaya sarana produksi dan tenaga kerja terhadap pendapatan usahatani brokoli organik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan September 2017. Metode Penelitian dilakukan berdasarkan deskriptif analisis dan  ex post facto, penentuan sampel menggunakan metode sensus dengan 20 responden, pengumpulan data mengunakan data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah : pendapatan usahatani dan kelayakan usahatani dengan (RCR, BEP, dan ROI) menggunakan analisis matematis. Untuk  mengetahui pengaruh biaya sarana produksi dan tenaga kerja menggunakan model regresi linier berganda (uji F dan uji t) Hasil penelitian menunjukkan pendapatan usahatani brokoli organik sebesar Rp. 51.467.650,00/ha/musim, dengan nilai RCR (2,02), , BEP (Q) 4.026,25 kg (riil 8.143,67 kg), BEP(Rp) 6.185,76 (riil Rp. 12.500), dan nilai ROI (102,24%). Maka usahatani di kelompok tani Bangkit Merbabu desa Batur kecamatan Getasan kabupaten Semarang menguntungkan dan layak diusahakan, ada pengaruh sangat nyata biaya pupuk, pestisida nabati  dan mulsa terhadap pendapatan usahatani brokoli organik.  Persamaan regresi linear diperoleh persamaan Y = -181000000– 8,563X1 – 1,751X2* + 2,935X3**– 1,186X4** + 5,716X5 + 8,726X6 dimana Y = pendapatan, X1 = benih, X2 = pupuk, X3 = pestisida nabarti, X4 = mulsa, X5 = wrapping dan X6 = tenaga kerja. Kesimpulan : Usahatani brokoli organik di Kelompok tani Bangkit Merbabu desa Batur kecamatan Getasan kabupaten Semarang menguntungkan dan layak diusahakan, dan sarana produksi serta tenaga kerja sangat nyata berpengaruh terhadap pendapatan.Kata kunci: Kelayakan; Usahatani; Brokoli Organik 
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN AIR MADU DI KESATUAN BISNIS MANDIRI (KBM) AGRIBISNIS PERUM PERHUTANI A Fadjar Agung Susetyo, Bambang W.H.E Prasetiyono dan Agus Setiyadi
AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian Volume 33, Nomor 2 September 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47728/ag.v33i2.118

Abstract

ABSTRAKSalah satu usaha air minum dalam kemasan yang dikembangkan Perum Perhutani adalah air madu. Air Madu yang diproduksi oleh  KBM Agribisnis I Jawa Tengah adalah Wanajava, KBM Agribisnis II Jawa Timur adalah Armadu dan KBM Agribisnis III Jawa Barat adalah Minuman Madu (Midu). Tujuan penelitian ini adalah Mengevaluasi strategi Marketing Mix dan Perkembangan Pemasaran Air Madu yang terbaik di KBM Agribisnis Perum Perhutani. Penelitian dilakukan di KBM Agribisnis I Jawa Tengah, KBM Agribisnis II Jawa Timur dan di KBM Agribinis III Jawa Barat. Penelitian dilakukan dengan metode analisa deskriptif melaui wawancara kepada Manajemen KBM Agribisnis I, II dan III dan berdasarkan data sekuder yang diterbitkan perusahaan. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunaka analisis tren, marketing mix, dan SWOT (Strengh, Weakness, Opportunity and Threats). Berdasarkan analisis tersebut selanjutnya diformulasikan strategi pemasaran yang tepat bagi KBM Agribisnis sebagai acuan bagi strategi pemasaran di KBM Agribisnis yang lain. Dari hasil analisis terhadap tren penjualan air madu diketahui bahwa tren penjualan air madu di KBM Agribisnis meningkat pada setiap tahunnya. Tren peningkatan penjualan tertinggi adalah di KBM Agribisnis III yaitu sebesar 9,10%. Sehingga berdasarkan prediksi akan terjadi peningkatan penjualan untuk 5 tahun kedepan. Berdasarkan analisis Marketing mix terhadap ke tiga KBM Agribisnis dapat diketahui bahwa  label yang paling lengkap bisa memberikan keyakinan konsumen untuk membeli (product), distributor yang paling banyak (place), biaya promosi yang paling besar dan didukung adanya sumber daya manusia dibidang pemasaran adalah di KBM Agribisnis III, walaupun harga produknya paling mahal (price). Kesimpulan : Berdasarkan analisis terhadap strategi marketing mix dan analisis SWOT, maka strategi pemasaran di KBM Agribisnis III adalah yang paling baik dibandingkan dengan KBM Agribisnis lainnya. Strategi yang harus diterapkan berdasarkan diagram SWOT adalah strategi Agresif. Berdasarkan Matrik SWOT adalah strategi Strenght dan Opportunity. Dan berdasarkan Matrik IE adalah strategi pertumbuhan. Kata kunci: strategi pemasaran, marketing mix dan SWOT

Page 7 of 32 | Total Record : 311