cover
Contact Name
DR. Mohd Rafiq, M.A
Contact Email
jurnaltaghyir@gmail.com
Phone
+6281228269512
Journal Mail Official
jurnaltaghyir@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Jl. H.T. Rizal Nurdin Km. 4,5 Sihitang Padangsidimpuan Telp. (0634)22080.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal At-Taghyir : Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
ISSN : 26857251     EISSN : 26571773     DOI : 10.24952
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal at-Taghyir merupakan salah satu publikasi ilmiah berbasis online yang menyajikan artikel ilmiah dari hasil-hasil penelitian dan kajian teoritis. Jurnal ini mengambil nama at-Taghyir, yang terdapat dalam al-Quran Surat Ar-Ra’d : 11, yang berarti perubahan. Harapan penerbitan jurnal ini untuk mengakomodir pikiran-pikiran dari akademisi dan praktisi. Jurnal at-Taghyir memiliki spesifikasi jurnal meliputi kajian keilmuan dakwah dan pengembangan masyarakat : 1). Pemberdayaan masyarakat, 2). Partisipasi masyarakat, 3). Pengembangan sumber daya, 4). Kesejahteraan masyarakat, 5). Pengembangan masyarakat marginal perkotaan dan pedesaan, 6). Kesejahteraan desa dan kajian-kajian di bawah rumpun keilmuan dakwah lainnya. Jurnal at-Taghyir merupakan jurnal berkala yang terbit dua kali setahun dengan pembagian periode Januari- Juni dan Juli-Desember. Jurnal at-Taghyir memiliki ISSN dan terindex oleh beberapa pengindex jurnal. Kami mengundang penulis untuk ikut berkontribusi. Artikel dapat diuploadkan langsung ke sistem Open Jurnal System dengan memilih submissions. Konfirmasi pengiriman artikel dapat dilakukan ke alamat email redaksi.attaghyir@gmail.com. Jurnal ini diasuh oleh : Program Studi (S.1) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi IAIN Padangsidimpuan
Articles 151 Documents
Pemberdayaan Potensi Adat dan Budaya Karo-Dairi dalam Penguatan Moderasi Beragama Ali Amran
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 8, No 1 (2025): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v8i1.18479

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemberdayaan potensi adat dan budaya Karo dan Dairi dalam memperkuat moderasi beragama melalui kegiatan sosialisasi dan penguatan pemahaman masyarakat. Penelitian berfokus pada bagaimana nilai-nilai budaya lokal seperti Rakut Sitelu, Dalihan Na Tolu, dan tarombo dapat menjadi fondasi terciptanya kehidupan sosial yang harmonis, toleran, dan bebas konflik. Data diperoleh dari wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Karo dan Dairi memiliki pemahaman yang kuat mengenai moderasi beragama yang berakar pada adat. Pelestarian adat istiadat, kegiatan lintas agama, serta peran aktif tokoh adat dan agama menjadi strategi efektif dalam memperkuat moderasi beragama. Dampak penguatan moderasi ini terlihat pada meningkatnya sikap toleransi, harmoni sosial, serta minimnya konflik berbasis agama.
Peran Pemikiran Ibnu Taimiyah dalam Mengikis Sinkretisme (Studi Analisis Deskriptif Menuju Peradaban Islam Puritan) Salem Sunardi Basri; Sarbini Sarbini Anim; Hidayatullah Hidayatullah Hidayatullah; Sunardi Bashri Iman
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 8, No 2 (2026): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v8i2.19587

Abstract

Syncretism is a cause of the decline and weakening of civilization, such as mysticism, superstition, and heresy. This qualitative research uses a descriptive analysis design to identify concrete steps taken by Ibn Taymiyyah in eradicating syncretism. The new research findings indicate that Ibn Taymiyyah took the following steps to eradicate syncretism: first, strengthening monotheism and the absence of polytheism; second, improving worship; third, fostering noble morals; and fourth, avoiding religious fanaticism.
Pola Komunikasi Dalihan Na Tolu pada Adat Pernikahan Etnik Angkola di Kota Padangsidimpuan Ritonga, Rapiqa Syahidah
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 8, No 2 (2026): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v8i2.19886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan urgensi komunikasi dalam adat Dalihan Na Tolu, menguraikan proses komunikasi yang berlangsung, serta menganalisis pola komunikasi dominan yang digunakan dalam acara pernikahan etnik Angkola di Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi komunikasi. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara terhadap tokoh adat yang terlibat dalam pelaksanaan pesta pernikahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dalam struktur Dalihan Na Tolu menjadi unsur utama dalam keberlangsungan pesta adat. Proses komunikasi dimulai dari Suhut sebagai tuan rumah, dilanjutkan oleh Kahanggi, Anak Boru, dan Mora, kemudian direspons oleh Hatobangon, Harajaon, Alim Ulama, serta Ompui dari Bagas Godang. Pola komunikasi yang dominan digunakan adalah komunikasi verbal dan nonverbal dalam bentuk komunikasi kelompok dengan pola rantai dan pola Y yang diwarnai nilai-nilai komunikasi Islam. Pola komunikasi tersebut berperan dalam memperlancar penyampaian pesan, mempererat hubungan antar unsur Dalihan Na Tolu, serta mendukung keberhasilan pelaksanaan horja (pesta adat).
Spirit Dakwah Ki Ageng Makukuhan dalam Spiritualitas Petani Tembakau Srinthil Ahmad Hidayatullah; Ambar Hermawan
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 8, No 2 (2026): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v8i2.19546

Abstract

Tobacco and the Temanggung community seem to have a bond between the two. Especially with the srinthil tobacco type, this variety really has a special place in the hearts of the Temanggung people, especially farmers. It is not just a plant that is treated as a mere commodity. More than that, there is a spiritual dimension to the farmers who grow srinthil tobacco. Using a type of qualitative research that is field research, as well as a phenomenological approach, the author tries to explore the phenomenon of spirituality of Srinthil tobacco farmers in Temanggung. The results of this research can be concluded that the manifestation of spirituality of srhintil tobacco farmers in the nyecel, nglekasi and miwiti traditions is found in the concept of tawakkal which places effort and prayer in proportion. The point of differentiation lies in the form of rites which are not formally taught in the primary sources of Islamic teachings (the Al-Qurán and Hadith). And this is part of the long history of da'wah carried out by Ki Ageng Makukuhan in that region. Although after being explored substantively, what happens in the nyecel, nglekasi and miwiti traditions is more in line with rather than contrary to the source of these teachings. Most people think that srinthil is a kind of "given" whose final determination is purely in the hands of nature as a manifestation of God's power.
PENGABDIAN MASYARAKAT BERBASIS MODERASI BERAGAMA SOSIALISASI MODERASI BERAGAMA DI DESA SIBADOAR KECAMATAN SIPIROK TAPANULI SELATAN Kamaluddin Kamaluddin
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 8, No 2 (2026): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v8i2.19887

Abstract

Nilai-nilai inklusi, saling menghormati dan kebebasan beribadah telah tertanam dalam masyarakat Indonesia sejak negara ini berdiri pada tahun 1945 berdasarkan keyakinan bahwa keragaman membuat masyarakat lebih kuat. Dengan enam agama dan orang-orang dari berbagai latar belakang yang hidup dan beribadah bersama secara berdampingan, Indonesia adalah salah satu negara paling multikultural di dunia. Melalui Kementerian Agama, Indonesia belakangan ini gencar melaksanakan program-program yang menumbuhkan rasa hormat, hidup berdampingan secara damai dan saling pengertian di antara masyarakat di tanah air (Haikal & Siregar, 2022; Junaedi, 2019).
Kajian Kesejahteraan Karyawan UMKM di Desa Bintuas Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal Esli Zuraidah Siregar; Nurfitriani M. Siregar; Asmarida Asmarida; Alzikri Alzikri
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 8, No 2 (2026): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v8i2.17053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesejahteraan karyawan UMKM pengolahan ikan asin berdasarkan indikator pendapatan, pendidikan, kesehatan, dan perumahan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian terdiri atas pemilik UMKM, karyawan, dan Kepala Desa Bintuas yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan UMKM pengolahan ikan asin berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan karyawan melalui meningkatnya pendapatan yang memungkinkan pemenuhan kebutuhan primer dan sekunder, peningkatan akses pendidikan dan layanan kesehatan, kemampuan memiliki tabungan, serta perbaikan kondisi ekonomi rumah tangga. Namun demikian, pendapatan yang diperoleh masih bersifat fluktuatif karena dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang menentukan jumlah hasil tangkapan ikan, kualitas proses pengeringan, dan nilai jual produk. Dengan demikian, UMKM pengolahan ikan asin berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, meskipun keberlanjutan peningkatan tersebut masih dipengaruhi oleh faktor lingkungan, khususnya kestabilan cuaca.
Peran Penyuluh Agama Dalam Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Majelis Taklim Di Kota Padangsidimpuan Zilfaroni Zilfaroni; Icol Dianto
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 8, No 2 (2026): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v8i2.20364

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran penyuluh agama dalam pemberdayaan ekonomi kelompok majelis taklim di Kota Padangsidimpuan. Latar belakang penelitian didasarkan pada perluasan fungsi penyuluh agama yang tidak hanya berfokus pada pembinaan keagamaan, tetapi juga pada penguatan kapasitas sosial dan ekonomi masyarakat. Majelis taklim dipandang sebagai wadah strategis untuk mengembangkan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas karena memiliki ikatan sosial, kepercayaan, dan partisipasi anggota yang kuat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis field research. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap penyuluh agama, pejabat Kementerian Agama, pengurus, dan anggota majelis taklim. Analisis data dilakukan menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh agama menjalankan lima peran utama, yaitu sebagai edukator ekonomi, motivator, fasilitator, pendamping, dan mediator jejaring sosial-ekonomi. Peran tersebut diwujudkan melalui edukasi kewirausahaan, penguatan motivasi berbasis nilai Islam, fasilitasi akses pelatihan dan modal, pendampingan usaha produktif, serta pembangunan kemitraan dengan berbagai lembaga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyuluh agama memiliki peran strategis sebagai agen pemberdayaan yang mengintegrasikan modal spiritual, sosial, dan ekonomi sehingga mampu meningkatkan kapasitas, partisipasi, dan kemandirian ekonomi anggota majelis taklim secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Perempuan Pengrajin Batik Papua Melalui Pendekatan Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal: Studi Kasus Pada Sanggar Asasilen Di Kampung Nafri Kota Jayapura siti fatimah; Andika Dian Saputra
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 8, No 2 (2026): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v8i2.20452

Abstract

Women's empowerment has become an important strategy for promoting socio-economic development while preserving local cultural heritage. This study examines the empowerment of Papuan women batik artisans through a local wisdom-based educational approach at Asasilen Batik Studio in Jayapura Regency, Papua. The research was conducted due to the limited educational support available to women artisans despite their significant contribution to cultural preservation and family welfare. A qualitative case study approach was employed, involving in-depth interviews, observation, and documentation with the studio leader and members as key informants. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that women's empowerment is implemented through batik training, business mentoring, and the transmission of cultural knowledge embedded in traditional Papuan motifs. Local wisdom-based education is integrated into the learning process by introducing the philosophical meanings of motifs such as bows and arrows, tifa drums, and fishbone patterns, which reflect indigenous values and cultural identity. Supporting factors include government assistance, community support, and strong motivation to preserve local culture, while challenges involve limited access to raw materials and social issues related to the use of traditional motifs. The study further indicates that participation in batik production has improved women's economic capacity, self-confidence, social participation, and cultural awareness. These findings demonstrate that local wisdom-based education can serve as an effective model for empowering women while ensuring the sustainability of Papuan cultural heritage.
Dari Bantuan Sosial Menuju Pemberdayaan: Model Intervensi Sosial Terpadu dalam Penanganan Kemiskinan dan Pengangguran Wahyu Rizky Parmanda; Hilda Syahrani; Ikhwan Kurnia Hutasuhut
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 8, No 2 (2026): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v8i2.20701

Abstract

Kemiskinan dan pengangguran merupakan masalah sosial yang saling berkaitan dan memengaruhi kesejahteraan ekonomi, sosial, serta psikologis masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika kemiskinan dan pengangguran serta merumuskan model intervensi sosial terpadu yang menghubungkan perlindungan sosial dengan pemberdayaan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui Secondary Qualitative Data Analysis (SQDA) terhadap tiga studi kasus di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang. Data dianalisis menggunakan open coding, analisis tematik, dan cross-case analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan dipengaruhi oleh ketidakstabilan pendapatan, pekerjaan informal, dan beban tanggungan keluarga, sedangkan pengangguran dipengaruhi oleh keterbatasan kesempatan kerja, ketidaksesuaian keterampilan, minimnya pengalaman kerja, dan hambatan usia. Program Keluarga Harapan membantu pemenuhan kebutuhan dasar keluarga, tetapi belum sepenuhnya mendorong kemandirian ekonomi. Penelitian ini menghasilkan Model Intervensi Sosial Terpadu yang mencakup perlindungan dasar, peningkatan kapasitas, penghubung kerja, pemberdayaan ekonomi, dan dukungan psikososial sebagai strategi penanganan kemiskinan dan pengangguran yang berkelanjutan.
Implementasi Program Bantuan Kewirausahaan Rumah Zakat sebagai Strategi Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Cibuluh Kota Bogor Intan Cahya Rafani, Muhtadi Intan, Muhtadi Intan, Muhtadi
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 8, No 2 (2026): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v8i2.17192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan UMKM yang dilaksanakan Rumah Zakat melalui program bantuan kewirausahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bantuan kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Rumah Zakat memberikan dampak positif yang signifikan. Dampak tersebut meliputi peningkatan kemampuan finansial, pengembangan pemasaran, dan peningkatan legalitas usaha. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan, seperti keterbatasan modal dan kurangnya pemahaman mengenai manajemen keuangan.