cover
Contact Name
Rofi Budi Hamduwibawa
Contact Email
rofi.hamduwibawa@unmuhjember.ac.id
Phone
+628124990200
Journal Mail Official
hexagon@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jember Alamat: Jl. Karimata No. 49 Jember-Jawa Timur-Indonesia 68124 Phone & Fax: (0331)336728 | 337957 Email: hexagon@unmuhjember.ac.id
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Hexagon
ISSN : 25282379     EISSN : 25408135     DOI : https://dx.doi.org/10.32528/hgn
Core Subject : Engineering,
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Hexagon dikelola oleh Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik dan di terbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Jember secara berkala dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember. Journal Infrastruktur Hexagon memfokuskan pada bidang ketekniksipilan berisi artikel-artikel tentang perencanaan, perancangan dan evaluasi pada bangunan dan objek teknik sipil
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 02 (2016): Hexagon" : 10 Documents clear
ANALISA PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG 3 LANTAI DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM MICROSOFT PROJECT 2007 ( STUDI KASUS PEMBANGUNAN RUANG KULIAH IAIN JEMBER ) Romadhon, Tri Sofyan; Suhartinah, Suhartinah Suhartinah; Dewi, Ilanka Cahya
HEXAGON Vol 2, No 02 (2016): Hexagon
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v2i02.1129

Abstract

Keberhasilan proyek konstruksi di tandai dengan terlaksananya beberapa aspek - aspek yang selalu menjadi perhatian bagi setiap perusahaan, yaitu mutu, waktu dan biaya.  Pada penelitian ini dibahas analisa pekerjaan di proyek pembangunan ruang kuliah 12 ruang ekonomi dan bisnis islam Institut Agama Islam Negeri Jember dengan jangka waktu pelaksanaan selama 180 hari kalender mengunakan bantuan software Microsoft Project 2007. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penjadwalan proyek dan melakukan pengendalian jadwal pelaksanaan proyek. Dari evaluasi jadwal pelaksanaan pekerjaan, kemudian dimasukkan kedalam aplikasi microsoft office project, terdapat beberapa pekerjaan yang mengalami lintasan kritis, yaitu pada pekerjaan lantai 1 diantaranya pekerjaan persiapan, pekerjaan tanah dan urugan, dan pekerjaan beton. Untuk pekerjaan lantai 2 yaitu pekerjaan pasangan dan plesteran, pekerjaan beton, pekerjaan plafond, pekerjaan pelapis lantai dan dinding, dan  pekerjaan cat catan. Pada pekerjaan lantai 3 hanya pekerjaan beton yang mengalami lintasan kritis. Pada evaluasi laporan mingguan ditemukan beberapa minggu yang mengalami keterlambatan dan kemajuan fisik pekerjaan. Beberapa minggu yang mengalami kemajuan progress pekerjaan diantaranya minggu I, minggu X, minggu XI, minggu XII, minggu XIII, minggu IV. 
REVIEW DESAIN STRUKTUR GEDUNG CENTER FOR DEVELOPMENT OF ADVANCE SCIENCE AND TECHNOLOGY (CDAST) UNIVERSITAS JEMBER DENGAN KONSTRUKSI BAJA TAHAN GEMPA Aprilia, Wahyu Wahyu; Priyono, Pujo Priyono; Dewi, Ilanka Cahya
HEXAGON Vol 2, No 02 (2016): Hexagon
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v2i02.1131

Abstract

Penerapan teknologi dalam bidang konstruksi tekniksipil mengalami perkembangan yang pesat, membuat para perencana struktur dituntut untuk lebih produktif, kreatif, dan inovatif terutama dalam hal perancangan struktur. Perencanaan struktur baja dapat menghasilkan struktur yang stabil, cuku pkuat, mampu layan, awet, bahkan kemudahan dalam pelaksanaan. Perencanaan struktur bangunan baja tahan gempa sangat penting diIndonesia, yang sebagian besar wilayahnya memiliki kerawanan yang tinggi terhadap gempa. Sebagai bahan review desain, gedung Center for Development of Advance Science and Technology (CDAST) Universitas Jember merupakan gedung perkuliahan yang terdiri dari 9 lantai termasuk lantai atap, yang semula pada struktur utamanya menggunakan struktur beton bertulang dan didesain kembali menggunakan struktur baja tahan gempa, yang bertujuan agar diperoleh berat konstruksi yang lebih ringan.  Peraturan yang digunakan untuk perencanaan ini yaitu perencanaan struktur baja dengan metode Load and Resistance Factor Design (LRFD) Edisi Kedua berdasarkan SNI 03- 1729- 2002,  Tentang Tata Cara Perencanaan Struktur Baja Untuk Bangunan Gedung dan Peraturan Pembebanan Indonesia Untuk Gedung 1983.
STUDI SEBARAN INDEK KERENTANAN TANAH AKIBAT GEMPA BUMI WILAYAH PANTAI PUGER JEMBER Alihudien, Arief; Suhartinah, Suhartinah; Warnana, Dwa Desa
HEXAGON Vol 2, No 02 (2016): Hexagon
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v2i02.1132

Abstract

Wilayah Indonesia termasuk daerah yang rawan terjadi gempa bumi, karena terletak pada pertemuan tiga jalur aktivitas seismik (lempeng bumi) dengan kategori yang sangat aktif. Gempa bumi dapat merusak bangunan. Terdapat empat faktor penyebab kerusakan bangunan yang diakibatkan gempa bumi, antara lain: magnitude gempa, jarak bangunan terhadap sumber gempa, kualitas bangunan dan karakteristik tanah dimana bangunan tersebut berdiri. Dari keempat penyebab tingkat kerusakan bangunan tersebut, ada dua hal yang bisa diupayakan untuk mengurangi jumlah korban akibat gempa bumi yaitu meningkatkan kualitas bangunan dan mengetahui atau memetakan karakteristik atau watak respon tanah terhadap getaran gempa bumi. Dalam makalah ini akan dsampaikan hasil penelitian tentang karakteristik tanah akibat gempa bumi diwilayah dekat pantai puger. Dalam rangka mendapatkan karakteristik tanah digunakan  hasil pengukuran mikrotremor.  Adapun hasil pengkuran menggunakan mikrotremor di wilayah puger didapat nilai rata rata dari frekwensi natural tanah adalah 1,19 dan Amplifikasi rata rata adalah 5,358, sedang indek kerentanan rata rata adalah  62,290.
ANALISIS DAN EVALUASI KAPASITAS PENAMPANG SUNGAI SAMPEAN BONDOWOSO DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM HEC-RAS 4.1 Kusuma, Agung Tejo; Rizal, Nanang Saiful; Abadi, Taufan Abadi
HEXAGON Vol 2, No 02 (2016): Hexagon
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v2i02.1126

Abstract

Kabupaten Bondowoso adalah sebuah kawasan yang banyak dilewati oleh beberapa aliran sungai  dengan sungai induknya adalah Sungai Sampean sering mengalami banjir. Banjir yang terjadi pada kawasan ini disebabkan oleh karena limpasan dari bagian hulu kemudian kapasitas penampang sungai tidak mampu menampung sehingga air sungai meluap dan menggenangi daerah disekitarnya. Maka perlu dilakukan sebuah analisa kapasitas penampang sungai mulai dari bagian hulu sampai dengan hilir Sungai Sampean dengan menggunakan program bantu HEC-RAS 4.1. tujuan dari penelitian ini mengetahui debit banjir puncak yang terjadi di Sungai Sampean Bondowoso, mengevaluasi kapasitas penampang Sungai Sampean dengan program bantu HEC-RAS Versi 4.1, engetahui alternatif penanggulangan banjir yang terjadi di sepanjang Sungai Sampean. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan beberapa hal : Debit puncak banjir Sungai Sampean di dapat dari hasil perhitungan sebesar 356.587 m3/s dengan periode ulang 5 tahun. Dari hasil analisa kapasitas penampang Sungai Sampean menggunakan HEC-RAS, didapat beberapa titik yang mengalami banjir. Banjir terparah terjadi pada River Sta.41 dengan tinggi 4.45 meter.
EVALUASI JALAN ALTERNATIF DESA SETAIL KECAMATAN GENTENG KABUPATEN BANYUWANGI (Studi kasus jalan Raya genteng Jalan Banyuwangi-Jember) Purwanto, Andi Andi; Salim, Noor Salim; Irawati, Irawati Irawati
HEXAGON Vol 2, No 02 (2016): Hexagon
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v2i02.1128

Abstract

Jumlah lalu lintas pada suatu ruas jalan yang melebihi kapsitas akan menyebabkan kemacetan. Salah satu cara yang dapat di lakukan untuk mengatasinya adalah dengan membuat jalan Alternatif dengan fasilitas yang lebih baik dari jalan eksiting. sehingga jalan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat sekitar terutama para pengguna jalan. Jalan Tembus Terminal merupakan jalur alternatif sebagai jalur peralihan untuk kendaraan yang bermuatan besar dan bus sehingga pada jalan sebelumnya lebih longgar dan tidak macet pada jam-jam tertentu. Dan jalan ini dirancang untuk mengaktifkan Terminal Wiroguno yang dulunya tiddak bisa beroperasi dikarenakan jalur utama tidak menjangkau terminal tersebut. Hasil penilitian menunjukan bahwa Jalan Tembus Terminal Wiroguno mampu menjadi jalur alternatif karenabisa  menerima limpasan volume kendaraan yang melewati jalur utama Jalan Raya Genteng. Tetapi masih membutuhkan perencanaan ulang  tebal perkerasan jalan dan merencanakan alinyemen, draenase dan bangunan pelengkap jalan lainya di Jalan Tembus Terminal Wiroguno.
STUDI SEBARAN INDEK KERENTANAN TANAH AKIBAT GEMPA BUMI WILAYAH PANTAI PUGER JEMBER Arief Alihudien; Suhartinah Suhartinah; Dwa Desa Warnana
HEXAGON Vol 2, No 02 (2016): Hexagon
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v2i02.1132

Abstract

Wilayah Indonesia termasuk daerah yang rawan terjadi gempa bumi, karena terletak pada pertemuan tiga jalur aktivitas seismik (lempeng bumi) dengan kategori yang sangat aktif. Gempa bumi dapat merusak bangunan. Terdapat empat faktor penyebab kerusakan bangunan yang diakibatkan gempa bumi, antara lain: magnitude gempa, jarak bangunan terhadap sumber gempa, kualitas bangunan dan karakteristik tanah dimana bangunan tersebut berdiri. Dari keempat penyebab tingkat kerusakan bangunan tersebut, ada dua hal yang bisa diupayakan untuk mengurangi jumlah korban akibat gempa bumi yaitu meningkatkan kualitas bangunan dan mengetahui atau memetakan karakteristik atau watak respon tanah terhadap getaran gempa bumi. Dalam makalah ini akan dsampaikan hasil penelitian tentang karakteristik tanah akibat gempa bumi diwilayah dekat pantai puger. Dalam rangka mendapatkan karakteristik tanah digunakan  hasil pengukuran mikrotremor.  Adapun hasil pengkuran menggunakan mikrotremor di wilayah puger didapat nilai rata rata dari frekwensi natural tanah adalah 1,19 dan Amplifikasi rata rata adalah 5,358, sedang indek kerentanan rata rata adalah  62,290.
ANALISIS DAN EVALUASI KAPASITAS PENAMPANG SUNGAI SAMPEAN BONDOWOSO DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM HEC-RAS 4.1 Agung Tejo Kusuma; Nanang Saiful Rizal; Taufan Abadi Abadi
HEXAGON Vol 2, No 02 (2016): Hexagon
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v2i02.1126

Abstract

Kabupaten Bondowoso adalah sebuah kawasan yang banyak dilewati oleh beberapa aliran sungai  dengan sungai induknya adalah Sungai Sampean sering mengalami banjir. Banjir yang terjadi pada kawasan ini disebabkan oleh karena limpasan dari bagian hulu kemudian kapasitas penampang sungai tidak mampu menampung sehingga air sungai meluap dan menggenangi daerah disekitarnya. Maka perlu dilakukan sebuah analisa kapasitas penampang sungai mulai dari bagian hulu sampai dengan hilir Sungai Sampean dengan menggunakan program bantu HEC-RAS 4.1. tujuan dari penelitian ini mengetahui debit banjir puncak yang terjadi di Sungai Sampean Bondowoso, mengevaluasi kapasitas penampang Sungai Sampean dengan program bantu HEC-RAS Versi 4.1, engetahui alternatif penanggulangan banjir yang terjadi di sepanjang Sungai Sampean. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan beberapa hal : Debit puncak banjir Sungai Sampean di dapat dari hasil perhitungan sebesar 356.587 m3/s dengan periode ulang 5 tahun. Dari hasil analisa kapasitas penampang Sungai Sampean menggunakan HEC-RAS, didapat beberapa titik yang mengalami banjir. Banjir terparah terjadi pada River Sta.41 dengan tinggi 4.45 meter.
EVALUASI JALAN ALTERNATIF DESA SETAIL KECAMATAN GENTENG KABUPATEN BANYUWANGI (Studi kasus jalan Raya genteng Jalan Banyuwangi-Jember) Andi Andi Purwanto; Noor Salim Salim; Irawati Irawati Irawati
HEXAGON Vol 2, No 02 (2016): Hexagon
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v2i02.1128

Abstract

Jumlah lalu lintas pada suatu ruas jalan yang melebihi kapsitas akan menyebabkan kemacetan. Salah satu cara yang dapat di lakukan untuk mengatasinya adalah dengan membuat jalan Alternatif dengan fasilitas yang lebih baik dari jalan eksiting. sehingga jalan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat sekitar terutama para pengguna jalan. Jalan Tembus Terminal merupakan jalur alternatif sebagai jalur peralihan untuk kendaraan yang bermuatan besar dan bus sehingga pada jalan sebelumnya lebih longgar dan tidak macet pada jam-jam tertentu. Dan jalan ini dirancang untuk mengaktifkan Terminal Wiroguno yang dulunya tiddak bisa beroperasi dikarenakan jalur utama tidak menjangkau terminal tersebut. Hasil penilitian menunjukan bahwa Jalan Tembus Terminal Wiroguno mampu menjadi jalur alternatif karenabisa  menerima limpasan volume kendaraan yang melewati jalur utama Jalan Raya Genteng. Tetapi masih membutuhkan perencanaan ulang  tebal perkerasan jalan dan merencanakan alinyemen, draenase dan bangunan pelengkap jalan lainya di Jalan Tembus Terminal Wiroguno.
ANALISA PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG 3 LANTAI DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM MICROSOFT PROJECT 2007 ( STUDI KASUS PEMBANGUNAN RUANG KULIAH IAIN JEMBER ) Tri Sofyan Romadhon; Suhartinah Suhartinah Suhartinah; Ilanka Cahya Dewi
HEXAGON Vol 2, No 02 (2016): Hexagon
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v2i02.1129

Abstract

Keberhasilan proyek konstruksi di tandai dengan terlaksananya beberapa aspek - aspek yang selalu menjadi perhatian bagi setiap perusahaan, yaitu mutu, waktu dan biaya.  Pada penelitian ini dibahas analisa pekerjaan di proyek pembangunan ruang kuliah 12 ruang ekonomi dan bisnis islam Institut Agama Islam Negeri Jember dengan jangka waktu pelaksanaan selama 180 hari kalender mengunakan bantuan software Microsoft Project 2007. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penjadwalan proyek dan melakukan pengendalian jadwal pelaksanaan proyek. Dari evaluasi jadwal pelaksanaan pekerjaan, kemudian dimasukkan kedalam aplikasi microsoft office project, terdapat beberapa pekerjaan yang mengalami lintasan kritis, yaitu pada pekerjaan lantai 1 diantaranya pekerjaan persiapan, pekerjaan tanah dan urugan, dan pekerjaan beton. Untuk pekerjaan lantai 2 yaitu pekerjaan pasangan dan plesteran, pekerjaan beton, pekerjaan plafond, pekerjaan pelapis lantai dan dinding, dan  pekerjaan cat catan. Pada pekerjaan lantai 3 hanya pekerjaan beton yang mengalami lintasan kritis. Pada evaluasi laporan mingguan ditemukan beberapa minggu yang mengalami keterlambatan dan kemajuan fisik pekerjaan. Beberapa minggu yang mengalami kemajuan progress pekerjaan diantaranya minggu I, minggu X, minggu XI, minggu XII, minggu XIII, minggu IV. 
REVIEW DESAIN STRUKTUR GEDUNG CENTER FOR DEVELOPMENT OF ADVANCE SCIENCE AND TECHNOLOGY (CDAST) UNIVERSITAS JEMBER DENGAN KONSTRUKSI BAJA TAHAN GEMPA Wahyu Wahyu Aprilia; Pujo Priyono Priyono; Ilanka Cahya Dewi
HEXAGON Vol 2, No 02 (2016): Hexagon
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v2i02.1131

Abstract

Penerapan teknologi dalam bidang konstruksi tekniksipil mengalami perkembangan yang pesat, membuat para perencana struktur dituntut untuk lebih produktif, kreatif, dan inovatif terutama dalam hal perancangan struktur. Perencanaan struktur baja dapat menghasilkan struktur yang stabil, cuku pkuat, mampu layan, awet, bahkan kemudahan dalam pelaksanaan. Perencanaan struktur bangunan baja tahan gempa sangat penting diIndonesia, yang sebagian besar wilayahnya memiliki kerawanan yang tinggi terhadap gempa. Sebagai bahan review desain, gedung Center for Development of Advance Science and Technology (CDAST) Universitas Jember merupakan gedung perkuliahan yang terdiri dari 9 lantai termasuk lantai atap, yang semula pada struktur utamanya menggunakan struktur beton bertulang dan didesain kembali menggunakan struktur baja tahan gempa, yang bertujuan agar diperoleh berat konstruksi yang lebih ringan.  Peraturan yang digunakan untuk perencanaan ini yaitu perencanaan struktur baja dengan metode Load and Resistance Factor Design (LRFD) Edisi Kedua berdasarkan SNI 03- 1729- 2002,  Tentang Tata Cara Perencanaan Struktur Baja Untuk Bangunan Gedung dan Peraturan Pembebanan Indonesia Untuk Gedung 1983.

Page 1 of 1 | Total Record : 10