cover
Contact Name
Rofi Budi Hamduwibawa
Contact Email
rofi.hamduwibawa@unmuhjember.ac.id
Phone
+628124990200
Journal Mail Official
hexagon@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jember Alamat: Jl. Karimata No. 49 Jember-Jawa Timur-Indonesia 68124 Phone & Fax: (0331)336728 | 337957 Email: hexagon@unmuhjember.ac.id
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Hexagon
ISSN : 25282379     EISSN : 25408135     DOI : https://dx.doi.org/10.32528/hgn
Core Subject : Engineering,
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Hexagon dikelola oleh Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik dan di terbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Jember secara berkala dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember. Journal Infrastruktur Hexagon memfokuskan pada bidang ketekniksipilan berisi artikel-artikel tentang perencanaan, perancangan dan evaluasi pada bangunan dan objek teknik sipil
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2021): HEXAGON" : 6 Documents clear
ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS DENGAN PENDEKATAN FOUR STEP MODEL AKIBAT PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT UII Muchlisin Muchlisin; Muhammad Ihsan Baihaqi
HEXAGON Vol 6, No 2 (2021): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v6i2.6955

Abstract

Peningkatan pertumbuhan kendaraan di kabupaten bantul salah satunya di akibatkan dari adanya pembangunan Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia yang sangat berdampak pada jaringan jalan disekitar area zona tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak lalu lintas akibat dari pembangunan Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan four step model dan metode analisis dengan menggunakan data pembanding yaitu data dari Rumah Sakit Panembahan Senopati Bantul. data- data tersebut diperoleh dari survei langsung ke lapangan dan melakukan perhitungan analisis menggunakan software Microsoft Excel 2010. Dari analsis tersebut diperoleh hasil bangkitan pada Rumah Sakit Universitas islam Indonesia adalah 35 smp/jam. Dan diketahui bahwa tarikan sebesar 81 smp/jam. Moda yang dipilih pengendara dengan persentase kendaraan ringan (LV) 18% dan sepeda motor (MC) 82%. Persentase pembenanan jaringan lalu lintas pada simpang pada simpang Sedayu dari arah Timur ke Barat 13,77%; Utara ke Barat 12,50%; Barat ke Timur 2,90%; Pada simpang Sapuangin dari arah Timur ke Selatan 7,48%; Timur ke Barat 6,02%; Selatan ke Timur 5,59%; Barat ke Timur 5,34%. diperoleh kesimpulan bahwa dampak dari pembangunan Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia cukup memberi pengaruh pada jaringan jalan pada area tersebut.
ANALISIS PERBANDINGAN WAKTU DAN BIAYA PENGGUNAAN TEKNOLOGI RISHA DAN METODE KONVENSIONAL PADA PROYEK PERUMAHAN M Afif Salim; Agus Bambang Siswanto; Hartono Hartono; Bahrur Rozaq
HEXAGON Vol 6, No 2 (2021): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v6i2.6106

Abstract

Rumah adalah sebuah struktural dimana fungsinya sebagai tempat manusia tinggal dan melangsungkan hidupnya serta kegiatan sosial antar manusia, maka dari itu rumah tersebut harus dibuat senyaman mungkin untuk ditempati. Seiring bertambahnya jumlah penduduk menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan rumah. Tetapi masih banyak sebagian orang yang belum dapat memenuhi kebutuhan kepemilikan sebuah rumah karena faktor ekonomi, faktor bencana alam juga menyebabkan banyak orang yang kehilangan tempat tinggal. Maka dari itu, Kementrian PUPR menciptakan inovasi baru berupa RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat). Untuk itu perlu diperhitungkan perbandingan biaya, waktu pelaksanaan, kendala pelaksanaan, dan mutu beton yang dihasilkan antara menggunakan metode konvensional dan teknologi RISHA.Perhitungan ini berfokus pada struktur bangunan saja antara lain: sloof, kolom, balok. Untuk perhitungan waktu pekerjaan melalui data wawancara kepada pelaksanaan dilapangan terkait produktifitas pekerjaan struktur pada metode konvensional. Sedangkan untuk biaya Teknologi RISHA menggunakan harga dari PT Pracetak Bangun Indonesia. Total biaya untuk struktur pada proyek pembangunan rumah tipe 36 BSB Village menggunakan metode konvensional sebesar Rp 29,853,072.43 dan  menggunakan teknologi RISHA sebesar Rp 21,843,000.00.Dari harga total penggunaan metode konvensional dan teknologi RISHA menunjukan bahwa total biaya metode konvensional lebih mahal daripada teknologi RISHA dengan selisih sebesar Rp 8,010,072.00.- yang berarti bahwa struktur dengan metode konvensional lebih mahal 27 % dibandingkan struktur RISHA. Hasil analisis durasi pegerjaan struktur dengan metode konvensional adalah 30 hari atau 5 minggu dan untuk analisis durasi pengerjaan struktur dengan teknologi pracetak RISHA adalah 5 hari atau 1 minggu. Sehingga akan mempengaruhi waktu pelaksanaan antara metode konvensional dan teknologi RISHA selama 2 minggu.
IDENTIFIKASI POTENSI TANAH EKSPANSIF PADA LOKASI PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT UNMUH JEMBER Arief Alihudien; As’ad Munawir; Rofi Budi Hamduwibawa; Totok Dwi Kuryanto
HEXAGON Vol 6, No 2 (2021): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v6i2.6411

Abstract

Abstrak  Tanah ekspansif merupakan salah satu jenis tanah bermasalah, sangat peka tehadap perubahan kadar air. Tanah ini mempunyai ciri-ciri kembang susut yang besar akibat dari perubahan volume pori yang dapat menimbulkan gaya angkat terhadap konstruksi yang ada sehinga dapat menimbulkan kerusakan pada konstruksi tersebut. Berkaitan dengan hal tersebut kajian yang mendalam terhadap suatu lokasi pembangunan infrastruktur akan adanya potensi mengembang dan menyusut menjadi sangat penting. Dalam penelitian ini akan dilaksanakan analsia potensi kembang susut tanah pada lokasi pembangunan Rumah Sakit UM Jember. Adapun metodelogi yang digunakan adalah melalui metode eksperimen yaitu dengan Uji CPT dan  mengambil sampel untuk diteliti dilaboratorium . Dari hasil uji cpt didapat tanah dibawah permukaan merupakan tanah lempung lunak hingga kedalaman 3 meter pada kedalaman 1 meter terdapat lensa. Dari hasil uji konsistensi tanah menunjukkan pada lokasi penelitian merupakan tanah ekspansif sedang sampai tinggi.
PEMODELAN TIGA DIMENSI DAERAH RAWAN LONGSOR DALAM MEMBANTU PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH Adhitya Surya Manggala; Septa Erik Prabawa; Ilanka Cahya Dewi; Irawati Irawati
HEXAGON Vol 6, No 2 (2021): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v6i2.6596

Abstract

Kawasan rawan bencana alam merupakan kawasan yang diindikasikan sebagai kawasan yang sering terjadi bencana, baik bencana letusan gunung, longsor, banjir dan gelombang tsunami sehingga dapat berakibat rusaknya lingkungan secara menyeluruh. Dalam melakukan antisipasi terhadap bencana yang setiap saat dapat terjadi, maka diperlukan pembentukan suatu tatanan baik upaya deteksi gempa, melestarikan kawasan lindung dan kegiatan penanggulangan bencana secara dini. Kawasan rawan bencana tanah longsor yaitu kawasan yang memiliki Patahan atau sesar pada lapisan batuan bumi yg memungkinkan satu blok batuan bergerak relatif terhadap blok yang lainnya. Salah satu kawasan yang rawan bencana khususnya tanah longsor di Kabupaten Jember yaitu Kecamatan Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa.Pengukuran memanjang ini dilakukan apabila titik yang akan diukur beda tingginya berjauhan letaknya. Tujuan dari pengukuran ini adalah untuk mendapatkan beda tinggi atau menentukan ketinggian titik-titik utama yang telah diorientasikan dengan cara membagi jarak antar titik poligon secara berantai atau menjadi slag-slag yang kecil secara memanjang yang ditempuh dalam satu hari pulang-pergi. Diusahakan dalam pengukuran jumlah slagnya genap. Tujuan dari pengukuran dengan menggunakan metode sipat datar profil memanjang adalah untuk mendapatkan detail dari suatu penampang atau irisan tegak pada arah memanjang sesuai dengan sumbu proyek.Berdasar hasil penelitian, diketahui bahwa kemiringan lahan melebihi 60 derajat dan nilai elevasi antara permukaan atas dan bawah antara 20 s/d 30 meter yang memiliki potensi rawan longsor pada struktur tanah setempat. Pemodelan long - cross section dan visualisasi 3 (tiga) dimensi yang dilakukan dapat memberikan prioritas lahan kritis dalam perencanaan dinding penahan tanah. Untuk penelitian berikutnya, diharapkan ada penambahan titik pengamatan yang lebih banyak lagi untuk bisa menghitung lebih baik banyaknya timbunan atau urukan tanah yang diperlukan untuk menangani lahan kritis rawan longsor.
KALIBRASI PARAMETER HIDROLOGI DAERAH ALIRAN SUNGAI BENTUK RADIAL DENGAN APLIKASI HEC-HMS Nanang Saiful Rizal; Hilfi Harisan Ahmad; Khairul Iqbal; Noor Salim
HEXAGON Vol 6, No 2 (2021): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v6i2.6598

Abstract

One of the hydrological responses in a watershed is influenced by the shape of the watershed (DAS). Lempake watershed with an area of 194.50 km2 has a radial shape. So it is necessary to develop a model to determine the factors that influence the watershed with Radial Shapes using HEC HMS. The modeling that has been obtained at once can be used to calculate the inflow that enters the Lempake Dam, especially when there is significant rainfall. This study aims to obtain the value or magnitude of the parameters in the watershed with a radial shape, then the parameters obtained can be used to estimate the design flood discharge in a watershed with a radial shape. The research stage is to calculate the planned flood discharge from rain data from 2010 to 2019 with HEC HMS and then calibrate it with the flood discharge from field observations. from 2010 to 2019. Based on the results of the analysis, it was obtained that the planned flood discharge entering the Lemapke dam was m3/s and from the modeling results, the parameters of the radial type watershed were obtained, namely the CN value of 95 and the Initial Abstraction (Ia) value of 0.11 . This result has a correlation coefficient of 75%. with a relative error rate of 30%.
ANALISIS GERUSAN DI SEKITAR PILAR JEMPATAN SUNGAI PAPPA’ AKIBAT PERUBAHAN KECEPATAN ALIRAN Kasmawati Kasmawati; Muhammad Yunus Ali; Doni Pradana; Nur Afifah Khumairah
HEXAGON Vol 6, No 2 (2021): HEXAGON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/hgn.v6i2.6093

Abstract

Morfologi sungai merupakan salah satu faktor yang menentukan dalam proses terjadinya gerusan. Proses penggerusan yang terjadi dapat diakibatkan karena kondisi morfologi sungai dan adanya bangunan sungai seperti pilar jembatan yang menghalangi aliran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan aliran terhadap gerusan di sekitar pilar jembatan. Penelitian ini menggunakan metode empiris dilakukan untuk mengetahui besarnya kedalaman gerusan. Bentuk pilar yang dianalisis adalah pilar lenticular atau pilar kapsul dengan lebar pilar 1 m. Hasi penelitian pengaruh kecepatan aliran terhadap gerusan lokal dengan perhitungan menggunakan metode empiris yang untuk kedalaman gerusan (ds) : metode Laursen dan Toch = 1,56 m, dan metode Colorado State University (CSU) = 1,95 m.

Page 1 of 1 | Total Record : 6