Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan is a journal of Research and Education Study which contains Classroom Action Research (PTK), and School Action Research (PTS), and Interdisciplinary Education Study at Higher Education published by Muhammadiyah Majelis Pendidikan Dasar and Menengah Daerah Istimewa Yogyakarta. The articles on the results of PTK and PTS and the study of educational thinking were written by teachers and principals and lecturers in experimenting with learning methods and strategies to improve the quality of education in both Primary Schools / Islamic Primary Schools, Junior High Schools, and Senior High Schools/MA/SMK and Universities. PTK and PTS articles focus on subjects in schools/madrasah, such as Natural Science (IPA), Social Knowledge Science (IPS), Mathematics, Physics, Chemistry, even engineering, such as Mechanical Engineering, Electrical, Informatics, and so forth. Meanwhile, the article of Educational Research is interdisciplinary and multidisciplinary research conducted by Lecturers in Higher Education to Islamic repertoire.
Articles
101 Documents
Meningkatkan minat dan hasil belajar sistem bahan bakar bensin dengan metode think pair share di SMK Muhammadiyah Cangkringan
Widiyatmoko Widiyatmoko
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Muhamadiyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47736/tajdidukasi.v9i2.30
Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan minat dan hasil belajar kompetensi sistem bahan bakar bensin dengan penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe TPS di kelas XI Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Muhammadiyah Cangkringan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan pada siswa kelas XI Kompetensi Keahlian TKR di SMK Muhammadiyah Cangkringan yang beralamat di Jetis Argomulyo Cangkringan Sleman Yogyakarta. Subjek pada penelitian ini adalah siswa tingkat XI Kompetensi Keahlian TKR yang berjumlah 36 orang siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket dan soal test, selanjutnya data dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe TPSpada kompetensi keahlian sistem bahan bakar bensin dapat meningkatkan minat belajar sebesar 8,12% dan meningkatkan hasil belajar siswa. Data penelitian menunjukkan bahwa pada pra siklus ketuntasan hasil belajar yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) sebesar 19,44%, selanjutnya pada siklus I ketuntasan hasil belajar yang mendapai KKM 66,67%, dan pada siklus II ketuntasan hasil belajar yang memenuhi KKM sebesar 86,11%.
PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR IPA melalui aplikasi e-learningMoodle
Heru Harnadi
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Muhamadiyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47736/tajdidukasi.v7i2.94
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasidan prestasi belajar peserta didik dalam pembelajaran IPA dengan menggunakan media pembelajaran e-learningMoodle. Penelitian ini dirancang dan dilaksanakan dengan menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII-A SMP Muhammadiyah 2 Depok tahun pelajaran 2016/2017 sebanyak 22 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, dokumentasi, tes dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil observasi guru mata pelajaran IPA pada awal semester I diperoleh keterangan bahwa pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung, banyak peserta didik kelas VII yang tidak memperhatikan penjelasan guru, berbicara dengan peserta didik lain ketika guru sedang menjelaskan materi pelajaran, malas mencatat materi pelajaran dan tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru. Peserta didik juga tampak kurang antusias dalam menerima materi pelajaran. Hal ini diperkirakan penyebabnya ada beberapa faktor yaitu faktor peserta didik dan faktor guru. Faktor peserta didik berupa kurangnya motivasi dari dalam diri peserta didik untuk melakukan kegiatan belajar, sedangkan faktor guru diantaranya berupa media pembelajaran yang selama ini digunakan oleh guru kurang memotivasi peserta didik untuk lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran. Salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan ini adalah penggunaan media pembelajaran aplikasielearningMoodle dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran aplikasie-learningMoodle pada proses pembelajaran dapat meningkatkan motivasidan prestasi belajar IPA dalam kualifikasi baik.
PENINGKATAN KEDISIPLINAN GURU MELALUI PEMBERIAN REWARD DI SD MUHAMMADIYAH SAPEN YOGYAKARTA
Agung Rahmanto
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Muhamadiyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47736/tajdidukasi.v8i2.306
Penelitian ini bertujuan untuk meningkat kedisiplinan guru melalui pemberian reward di SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta. Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan terjadinya kondisi kedisiplinan guru dalam hal jam kedatangan yang rendah. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Subyek penelitian ini adalah guru SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta yang berjumlah 113 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Observasi digunakan untuk mengambil data terkait perilaku guru dalam hal kedisiplinan kehadiran. Dokumentasi digunakan untuk merekam data jam kedatanga guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian reward dapat meningkatkan kedisiplinan guru dalam hal jam kedatangan. Pada kondisi awal diperoleh data bahwa guru yang hadir melebihi pukul 06.15 WIB sebanyak 27,8%, atau 72,2% kehadirannya tepat waktu. Setelah dilakukan siklus pertama dengan memberi reward berupa tambahan insentif kehadiran guru yang melebihi pukul 06.15 WIB menurun menjadi 15, 9%. Pada akhir siklus pertama artinya terjadi peningkatan kedisiplinan kehadiran guru menjadi 84,1%. Selanjutnya dilakukan siklus kedua yaitu pemberian reward berupa tambahan insentif dan sertifikat karakter, guru yang datang melebihi pukul 06.15 WIB menurun lagi menjadi 2%. Artinya pada akhir siklus kedua, terjadi peningkatan kedisiplinan kehadiran guru menjadi 98%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberian reward dapat meningkatkan kedisiplinan guru dalam hal jam kehadiran. Reward yang diberikan tidak cukup hanya tambahan insentif, tetapi perlu disertai sertifikat karakter. Peran sertifikat karakter di sini adalah sebagai pemberi label tentang kedisiplinan guru.
SUPERVISI AKADEMIK DALAM PENINGKATAN DISIPLIN KINERJA GURU DI MI MUHAMMADIYAH SODO
Suripto Suripto
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Muhamadiyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47736/tajdidukasi.v7i1.85
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam membuat perencanaan,pelaksanaan dan evaluasi proses kegiatan belajar mengajar melalui kegiatan supervisiakademik. Subjek Penelitian ini adalah guru di MI Muhammadiyah Sodo berjumlah 12orang. Supervisi akademik dilakukan secara individu masing-masing guru. Pengumpulandata menggunakan teknik observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik terhadap guru dalam proses belajarmengajar di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Sodo telah di anggap sangat baikdengan skor 639. Dengan ketercapaian skor tersebut sesuai dengan harapan dan tujuanpembelajaran yaitu disiplin dalam menyusun perencanaan pembelajaran, kedisiplinandalam melaksanakan pembelajaran, dan kedisiplinan dalam melaksanakan evaluasi.Dengan demikian pelaksanaan supervisi akademik dapat meningkatkan kedisiplinan gurudalam kegiatan belajar mengajar.Kata kunci : Supervisi, akademik, displin
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PELAJARAN EKONOMI
RAHAYU SARAS WATI
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Muhamadiyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47736/tajdidukasi.v8i2.249
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil santri dalam belajar ekonomi dengan menerapkan model pembelajaran Think Pair Share (TPS). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan kuesioner sebanyak 29 santri putra kelas 11 IPS. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan motivasi belajar ekonomi santri dibuktikan dengan adanya peningkatan prosentase dari siklus I sebesar 49,78% menjadi 78,77% pada siklus II kenaikan tersebut karenakan santri tekun menghadapi tugas, lebih aktif dalam pemecahan masalah, minat terhadap pelajaran tinggi, aktif bertanya dan berargumen, dan ada keinginan berhasil. Dari evaluasi hasil belajar siklus 1 rata-rata nilai berada pada range 71-73 sebesar 28%, pada siklus kedua terjadi peningkatan menjadi 74-80 sebesar 41%. Hasil ini menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan Metode Pembelajaran Kooperatif Teknik TPS menjadikan kegiatan belajar mengajar menjadi lebih menyenangkan. AbstracThe aim of this study is to improve students' motivation and learning outcomes of economics subject by applying Think Pair Share (TPS) learning models. Data collecting technique used Observation and questionnaires to 29 students of eleventh grade majoring in social study program. From the results of the study, it can be concluded that the Think Pair Share (TPS) cooperative learning method can improve students’ learning motivation of economics subject as evidenced by an increase in the percentage of the first cycle of 49.78% to 78.77% in the second cycle increase because it can be seen that students face diligent work, more active in problem solving, high interest in learning, actively asking questions and arguing, and willing to success. From the evaluation of learning outcomes of cycle 1, the average score is in the range of 71-73 by 28%, in the second cycle there is an increase to 74-80 by 41%. It can be concluded that learning economics used Cooperative Learning Methods TPS Techniques teaching and learning activities became more enjoyable.
PENDEKATAN BRAIN BASED LEARNING SEBAGAI BASIS PEMBELAJARAN DALAM KURIKULUM 2013
Hendro Widodo
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Muhamadiyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47736/tajdidukasi.v8i1.307
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendekatan braind based learning sebagai basis pembelajaran dalam kurikulum 2013. Keberhasilan pembelajaran dalam arti tercapainya standar kompetensi, sangat bergantung pada kemampuan guru mengolah pembelajaran yang dapat menciptakan situasi yang memungkinkan peserta didik belajar. Pendekatan pembelajaran BBL sejalan dengan konseptual pendidikan holistik. Hal ini dadasari oleh pemikiran bahwa setiap peserta didik memiliki potensi yang berbeda dan itu merupakan fitrah manusia. Potensi yang dimiliki peserta didik dikembangkan lewat proses pendidikan sehingga mendistorsi makna pendiidkan bila proses pendidikan mengabaikan salah satu potensi tersebut. Hal ini pulalah yang dikembangkan dalam kurikulum 2013, bahwa orientasi pencapaian kompetensi peserta didik di arahkan pada pencapaian kompetensi holistik yaitu dari kompetensi sikap spiritual dan sosial, kompetensi pengetahuan dan kompetensi ketermapilan/psikomotorik.
Implementasi Media Flash Card Dalam Meningkatkan Penguasaan Kosakata Bahasa Arab
Miftakhul Falah Islami;
Miftakhul Falah Islami
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Muhamadiyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47736/tajdidukasi.v8i1.258
This study aims to determine the implementation of flash card media in improving Arabic vocabulary mastery. This research is included in classroom action research. The subjects of this study were students of class X IIS 2 Muhammadiyah 5 High School in Yogyakarta academic year 2017/2018. The method used to collect data is observation, tests, documentation, and field notes. The results showed an increase in vocabulary mastery after the use of flash card as a learning medium. The increase can be seen from the pre-test value and the post-test value. The average value of the first cycle class between pre test and post test showed an increase in value of 48 points from the average grade of 30 points in the pre test to 78 points in the test post. so that it can be seen that there is an increase in Arabic vocabulary mastery before and after the action. The increase has not been significant because the average grade is still below the indicator of success. And the average grade in the second cycle between pre-test and post-test shows an increase in value of 70 points from the average grade of 15 points in the pre-test to 85 points in the post-test value. Keywords: Media Flash Card, Arabic Vocabulary
Strategi team game turnamen untuk meningkatkan konsentrasi dan keaktifan belajar matematika
Slamet Widada
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Muhamadiyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47736/tajdidukasi.v10i1.39
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan konsentrasi dan keaktifan belajar matematika konsep gradien dan persamaan garis lurus pada siswa kelas VIII A SMP Muhammadiyah 2 Depok, dengan menerapkan model kooperatif tipe Team Group Turnamen (TGT). Data penelitian tindakan kelas diperoleh dengan cara: pengamatan, rekaman proses pembelajaran, serta angket siswa. Data yang telah dikumpulkan pada siklus I, didiskusikan bersama kolaborator, kemudian dilakukan tindakan perbaikan pada siklus II. Data yang dikumpulkan pada siklus I dan II dibandingkan, dibahas, dan disimpulkan, bahwa ada peningkatan presentasi aktif dari 69% menjadi 87%, diskusi kelompok dari 60% menjadi 90%, aktivitas peserta games turnamen dari 60% menjadi 94 %, serta hasil pengisian angket refleksi dari 72% menjadi 75%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa Model kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan konsentrasi dan keaktifan belajar matematika siswa pada konsep gradien dan persamaan garis lurus di kelas VIII A SMP Muhammadiyah 2 Depok Sleman rata-rata peningkatan dari 65% menjadi 84%. Hasil capaian ini diatas kriteria yang ditetapkan 75%. Sehingga model Kooperatif tipe TGT dapat dijadikan alternatif dalam pembelajaran matematika karena siswa akan lebih konsentrasi, aktif, dan menyenangi matematika karena ada unsur games turnamen.
LECTORA INSPIRE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DI DALAM KELAS PADA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKN) KELAS II SD MUHAMMADIAYAH KARANGWARU
Andro Meda Kartika Kurnia
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Muhamadiyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47736/tajdidukasi.v5i1.3
Artikel ini membahas minat belajar di dalam kelas pada pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dengan media lectora inspire. Paparan artikel ini didasarkan pada hasil penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subyek siswa kelas II B SD Muhammadiyah Karangwaru Yogyakarta tahun ajaran 2013 / 2014 sebanyak 25 siswa. Data penelitian diperoleh melalui pengamatan partisipasidan observasi kelas. Sesuai jenis penelitiannya, data dianalisis secara komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat siswa kelas II B SD Muhammadiyah Karangwaru Yogyakarta untuk belajar PKn di dalam kelas meningkat. Ini tampak dari peningkatan perhatian dan partisipasi siswa dalam kegiatan belajar.Kata Kunci: Minat , Program Lectora Inspire
PEMBELAJARAN FISIKA DI KELAS XI IPS 1 SMA MUHAMMADIYAH 2 YOGYAKARTA DENGAN INKURI TERBIMBING
Sri Lestari
Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Muhamadiyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47736/tajdidukasi.v7i2.99
Artikel ini memaparkan hasil penelitian tentang peningkatan kemampuan pemecahan masalah fisika setelah mengimplementasikan pembelajaran inkuri terbimbing.Penelitian ini dilakukan di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas 2 siklus dengan subjek penelitian siswa kelas XI IPS 1 yang berjumlah 29 orang pada semester I tahun ajaran 2016/2017. Data dikumpulkan dengan tes kemampuan memecahkan masalah, dan lembar observasi aktifitas siswa.Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I sampai pada siklus II pembelajaran menggunakan inkuri terbimbingdapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah fisika. Hasil kemampuan menyelesaikan soal mengalami peningkatan yang signifikan, pada siklus I adalah 41,38% atau12 siswa yang dinyatakan lulus atau tuntas dengan ratarata nilai kelas 64,45, pada siklus II adalah 76% atau 22 orang yang dinyatakan lulus atau tuntas dengan rata-rata nilai kelas 75,52, sehingga standar keberhasilan kelas telah terpenuhi pada akhir siklus kedua. Hasil analisis dapat dijelaskan bahwa pembelajaran melalui inkuri terbimbing dapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah fisika.Kata kunci: Pembelajaran inkuri terbimbing, kemampuan memecahkan masalah