cover
Contact Name
bakhrul huda
Contact Email
bakhrul.huda@uinsby.ac.id
Phone
+6281331303883
Journal Mail Official
el-qist@uinsa.ac.id
Editorial Address
Kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Jend. A. Yani 117 Surabaya 60237
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
El-Qist : Journal of Islamic Economics and Business (JIEB)
ISSN : 22527907     EISSN : 27160335     DOI : https://doi.org/10.15642/elqist
el-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Merupakan jurnal yang terbit dua kali dalam satu tahun, bulan April dan Oktober, berisi kajian-kajian Ekonomi dan Bisnis Islam, baik berupa artikel konsepsional ataupun hasil penelitian
Articles 423 Documents
ANALISIS HYBRID CONTRACT PADA PRODUK GADAI iB EMAS DALAM PRINSIP EKONOMI ISLAM DI PT. BRI SYARIAH KCP GRESIK Devi Kurniah
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 6 No. 1 (2016): eL-Qist
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2016.6.1.1125-1134

Abstract

Penelitian ini membahas tentang mekanisme gadai iB emas di PT. BRI Syariah KCP Gresik dan hybrid contract pada produk gadai iB emas di PT. BRI Syariah KCP Gresik dalam prinsip ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field rescarch), yang mana penelitian ini dalam bentuk lapangan yaitu dengan terjun langsung kelapangan untuk menggali hybrid contract yang tergabung dalam produk gadai emas di PT. BRI Syariah KCP Gresik,serta mengkaji akad-akad yang dilaksanakan dalam produk gadai iB emas tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dengan pimpinan kepala cabang pembantu Gresik, brand operation supervisor, penaksir gadai, dan nasabah. Hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini menyatakan bahwa mekanisme gadai iB emas di PT. BRI Syariah KCP Gresik terdiri dari beberapa tahapan. Pertama calon nasabah terlebih dahulu harus memiliki rekening tabungan BRI Syariah. Kedua, membayar biaya-biaya dalam gadai iB emas. Ketiga, Prosedur Pencairan, Keempat, Posedur Pelunasan .Penentuan biaya pemeliharaan pada gadai iB emas di BRISyariah KCP Gresik bergantung pada nilai pinjaman. Produk gadai iB emas menggunakan tiga akad dalam satu transaksi. Penggabungan tiga akad ini disebut juga dengan hybrid contract . Dalam penerapan hybrid contract pada produk gadai iB emas di PT. BRI Syariah KCP Gresik belum sesuai dengan prinsip ekonomi Islam. Karena dalam penggabungan tiga akad yaitu akad qarḍ, akad rahn, dan akad ijârah mengakibatkan terjadinya ketidakadilan antara pihak bank dan nasabah. Seharusnya dalam penarikan biaya administrasi tidak berdasarkan padaberat emas namun didasarkan pada biaya operasional yang dikeluarkan untuk administrasi dan biaya pemeliharaan tidak berdasarkan nilai pinjaman namun berdasarkan pada biaya yang rill dikeluarkan untuk biaya pemeliharaan dan penyimpanan emas.
ANALISIS ALGORITMA BLOCPLAN TERHADAP EFISIENSI KERJA PEGAWAI UIN SUNAN AMPEL SURABAYA Lilik Zainiyah
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 6 No. 1 (2016): eL-Qist
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2016.6.1.1135-1155

Abstract

UIN Sunan Ampel Surabaya is the education institute with area 8 ha. The condition UIN Sunan Ampel today is new builds the contruction for facility the new students, but UIN SunanAmpel have a problem on planning the building because they haven’t planning on layout for administration spaces based on theory to purpose efficients. In this research use the sampel Rektorat, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. The purpose on this research is to explain how the layout condition administration spaces UIN SunanAmpel, how efficient analysis on the work of employee, and how the plan layout in administration spaces if use the softwareBlocplan. Central data the softwareneeds are Activity Relation Chart (ARC), and wide area work station needed. This Research use the kualitatif description. The Procedur of collect data is survei on pra research, study on literature, study on field like interview, observation, dan documentation. The result this research is condition of UIN SunanAmpelefficient not yet based on analysis ofgood office layout principle and Blocplan analysis, except FakultasDakwahdanKomunikasi. Blocplan analysis will get 20 layout for opsi and can choosed the best layout for each sampel. The best layout will be have the good on wide of space and best on the relation activity and the reason relation for efficient and organize the same works. Based on the analysis, one of the opinion is apply layout on the recommendation, because UIN SunanAmpel have a layout less efficient if we talk about work employee.
MANAJEMEN ZAKAT PRODUKTIF SEBAGAI ALTERNATIF MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT MISKIN: Studi Kasus pada Masjid Al-Akbar Surabaya M. Misbachuddin
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 6 No. 1 (2016): eL-Qist
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2016.6.1.1156-1170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan: Bagaimana manajemen zakat produktif yang diterapkan Lembaga Amil Zakat Masjid Al-Akbar Surabaya?dan bagaimana perkembangan perekonomian para mustahiq penerima dana zakat produktif di Lembaga Amil Zakat Masjid Al-Akbar Surabaya? Penelitian ini merupakan jenis penelitian metode kualitatif dengan metode deskriptif analisis, yaitu analisis yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang dapat diamati dengan metode yang telah ditentukan. Tujuan dari metode ini adalah untuk membuat deskripsi atau gambaran mengenai objek penelitian secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Manajemen zakat produktif Lembaga Amil Zakat Masjid Al Akbar Surabaya (LAZ MAS) ialah (1). Perencanaan yang diterapkan oleh LAZ MAS ialah perencanaan program zakat produktif antara 1-3x dalam setahun berdasarkan pada besar kecilnya dana tahunan yang dialokasikan untuk pendayagunaan zakat prduktif. (2). Pengorganisasian yang diterapkan oleh LAZ MAS adalah sebagai berikut: 1. Fokormas, remas, takmir masjid 2. Juru Penerang (Jupen) 3. Juru Pungut 4. Bendahara 5. Publikasi (3). Penggerak bertugas memberikan intruksi kepada pengurus lain untuk pengambil kotak infaq. Intruksi tersebut dengan memerintahkan dan mengarahkan dana hasil pengambilan dengan sebaik mungkin dan dibuat untuk biaya program zakat produktif selanjutnya. Tugas tesebut di lakukan oleh Ketua LAZ MAS.(4). Bentuk pengawasan LAS MAS meliputi: (1) peninjauan pribadi, (2) pengawasan melalui laporan tertulis, (3) pengawasan melalui laporan lisan.Perkembangan perekonomian para mustahiq penerima dana zakat produktif di Lembaga Amil Zakat Masjid Al-Akbar Surabayadapat disimpulkan bahwa rasio pemanfaatan dan pendayagunaan zakat produktif terkait kemajuan usaha mustahiq dari 20 penerima zakat produktif ada2 mustahiq yang perkembangan usahanya tidak mengalami kemajuan. Pengurus tidak menjelaskan lebih lanjut sebab dan akibat kurang berkembangnnya usaha mereka. Berdasarkan penelitian diatas disarankan bagi pihak pengurus dan pengelola LAZ Masjid Al-Akbar Surabaya diharapkan tetap amanah dalam mengelola ZIS yang diamanahkan oleh masyarakat, yaitu dengan upaya membuat laporan pertanggung jawaban dana ZIS secara terperinci dan transparan, sehingga tidak menimbulkan keraguan dan tanda tanya dari anggota masyarakat yang berkaitan dengan dana ZIS, demi tetap eksisnya LAZ MAS.
ANALISIS IMPLEMENTASI TAKE OVER PADA PEMBIAYAAN HUNIAN SYARIAH: Studi Pada PT. Bank Muamalat Indonesia Cabang Pembantu Mojokerto Adi Purwanto
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 6 No. 1 (2016): eL-Qist
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2016.6.1.1171-1186

Abstract

Rumah merupakan salah satu kebutuhan terpenting manusia untuk dapat melangsungkan kehidupan yang layak. Hadirnya perbankan syariah Salah satunya adalah PT. Bank Muamalat Indonesia sebagai bank syariah pertama di Indonesia juga mengeluarkan produk dalam rangka memperluas segmentasi pembiayaan disektor properti dengan menerbitkan produk KPR yang sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini untuk menjawab rumusan masalah yakni, bagaimana implementasi take over pada Pembiayaan Hunian Syariah di PT. Bank Muamalat Indonesia Cabang Pembantu Mojokerto dan faktor-faktor apakah yang mempengaruhi nasabah melakukan take over pada Pembiayaan Hunian Syariah di PT. Bank Muamalat Indonesia Cabang Pembantu Mojokerto. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian ini dihimpun melalui observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Data-data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis secara diskriptif kualitatif dengan pola pikir deduktif yang berangkat dari fakta-fakta yang bersifat umum dan akhirnya dikemukakan pemecahan persoalan yang bersifat khusus. Jika dilihat dengan pandangan ekonomi Islam terkait take over yang dilakukan Bank Muamalat Indonesia Cabang Pembantu Mojokerto, maka proses tersebut sudah sesuai dengan syariah karena pelaksanaan pembiayaan berdasarkan take over pada Pembiayaan Hunian Syariah melibatkan dua akad yang tidak bersamaan pada satu waktu yaitu akad qard} terlebih dahulu kemudian diakhiri dengan pemberian akad mura>bah}ah. Untuk faktor-faktor yang mempengaruhi nasabah melakukan take over pada Pembiayaan Hunian Syariah dari bank konvensional ke Bank Muamalat Indonesia Cabang Pembantu Mojokerto meliputi beberapa faktor diantaranya: produk Pembiayaan Hunian Syariah telah sesuai dengan prinsip syariah, angsuran tetap hingga lunas, bebas dari bunga bank, rekomendasi dari teman/kerabat, dan lokasi bank yang mudah dijangkau.
PENGARUH DANA PIHAK KETIGA DAN TINGKAT BAGI HASIL TERHADAP PEMBIAYAAN MUDHARABAH PADA BRI SYARIAH CABANG SURABAYA GUBENG PERIODE 2013-2015 Medy Tama Prihartadi
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 6 No. 1 (2016): eL-Qist
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2016.6.1.1187-1201

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan perekonomian di Indonesia diiringi dengan munculnya berbagai institusi komersial yang bergerak di bidang keuangan, salah satunya adalah bank. Sehingga perbankan perlu mengetahui faktor-faktor yang dapat menunjang kemajuan perbankan. Salah satunya dengan mengetahui dan menganalisis pengaruh Dana Pihak Ketiga dan Tingkat Bagi Hasil terhadap Jumlah Pembiayaan Mud}ha<rabah pada PT. BRI Syariah Cabang Surabaya Gubeng. Peneliti menggunakan metodologi dengan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian asosiatif yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Penulis menganalisis seberapa besar pengaruh dana pihak ketiga dan tingkat bagi hasil terhadap pembiayaan mud}ha<rabah secara parsial. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang sudah tersedia pada Bank BRI Syariah Cabang Surabaya Gubeng tahun 2013 hingga 2015. Selanjutnya teknik analisis datanya menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) dana pihak ketiga tidak berpengaruh terhadap pembiayaan mud}ha<rabah. (2) Tingkat bagi hasil berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembiayaan mud}ha<rabah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembiayaan mud}ha<rabah di PT. BRI Syariah Cabang Surabaya Gubeng hanya dipengaruhi oleh tingkat bagi hasil. Namun pihak Bank BRI Syariah Cabang Surabaya Gubeng harus lebih berhati-hati dalam menyalurkan dana untuk pembiayaan mud}ha<rabah mengingat karakteristik dari pembiayaan mud}ha<rabah yang belum dapat dipastikan apakah akan mendapat keuntungan atau pembiayaan yang diberikan terjadi kemacetan ditengah jalan (non performing financing).
STRATEGI MANAJEMEN RISIKO LINKAGE PROGRAM POLA EXECUTING AKAD MUDHÄ€RÄ€BAH PADA PT. BANK MUAMALAT INDONESIA KANTOR CABANG DARMO Rizqi Yuniar Barik
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 6 No. 1 (2016): eL-Qist
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2016.6.1.1202-1218

Abstract

Linkage program pola executing merupakan sebuah model pembiayan yang diberikan Bank Umum Syariah (BUS) kepada Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS). Skema pembiayaan linkage program pola executing ini dijalankan dengan menggunankan prinsip akad mudhārābah. Dengan adanya linkage program ini keberadaan BUS dan LKMS akan bersinergi dan menimbulkan mutual benefit bagi keduanya. Penelitian ini menguraikan tentang bagaimana implementasi pembiayaan linkage program pola executing akad mudharabah di Bank Muamalat Indonesia Kantor Cabang Darmo, serta bagaimana strategi manajemen risiko untuk memitigasi risiko yang muncul dari pembiayaan tersebut. Data penelitian diperoleh dari data internal Bank Muamalat Indonesia Kantor Cabang Darmo berupa file, laporan tahunan dan wawancara secara langsung dengan pihak yang menangani linkake program pola executing, khususnya dari unit risiko Bank Muamalat Indonesia, serta literatur pendukung yang relevan dengan permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini. Selanjutnya dianalisis menggunakan metode deskriptif analisis. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa implementasi linkage program pola executing pada Bank Muamalat Indonesia Kantor Cabang Darmo telah dijalankan sesuai dengan regulasi yang telah ada yakni Generic Model Linkage Program yang dirumuskan oleh Arsitektur Perbankan Indonesia (API). Terkait strategi manajemen risiko linkage program pola executing Bank Muamalat menerapkan strategi dengan tetap berkontribusi dalam pengelolaan risiko dari end user. Strategi itu dilaksanakan pada awal proses pembiayaan. Setelah pembiayaan berjalan penekanan monitoring dilakukan pada pihak LKMS karena terhalang oleh karakter executing dan akad mudhārābah.
PERAN KOPERASI FATAYAT NU AR-ROUDHOH RANTING BABAT JERAWAT-BENOWO-SURABAYA DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT BABAT JERAWAT Sri Herianingrum; Alfin Maulana
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 6 No. 2 (2016): eL-Qist
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2016.6.2.1219-1245

Abstract

Pemberdayaan ekonomi umat mengacu pada dua teori utama, yaitu aturan Islam dalam aktivitas ekonomi dan teori tentang pemberdayaan masyarakat. Dalam Islam, inti kegiatan ekonomi adalah keadilan. Penegakkan keadilan telah ditekankan oleh al-Qur’an sebagai misi utama para nabi yang diutus Allah SWT, tentunya termasuk penegakan keadilan ekonomi dan penghapusan kesenjangan pendapatan. Indonesia yang merupakan negara berpenduduk terbesar ke- empat di dunia dan mayoritas penduduknya beragama Islam, tentunya harus menjadi kiblat dari ekonomi Islam. Akan tetapi belum begitu banyak masyarakat Indonesia yang mengenal adanya ekonomi Islam dikarenakan sistem ekonomi konvensional yang telah begitu lama berkuasa di negeri ini. Oleh karena itu diperlukan peran serta dari pemerintah dan unsur- unsur masyarakat seperti organisasi kemasyarakatan yang berbasis agama dan lembaga-lembaga swadaya masyarakat yang peduli terhadap ekonomi Islam dan memiliki akses informasi yang luas kepada masyarakat. Lembaga keuangan mikro syariah yang beroperasi di Indonesia umumnya berbadan hukum koperasi jasa keuangan syariah (KJKS) dan baitul maal wat tamwil (BMT).
PENGARUH ALOKASI PEMBIAYAAN SEKTOR-SEKTOR EKONOMI OLEH PERBANKAN SYARIAH TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) PROVINSI JAWA TIMUR: Periode Triwulanan Tahun 2010-2015 Nurlaili Adkhi Rizfa Faiza
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 6 No. 2 (2016): eL-Qist
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2016.6.2.1246-1265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membangun fakta dengan menyelidiki hubungan antara pembiayaan sektor ekonomi terhadap PDRB Jawa Timur,Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan data time series tahun 2010-2015 periode triwulanan dan mem-proxy-kan ke empat sektor utama lapangan kerja berdasarkan Nawacita, yaitu sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, sektor pertambangan, sektor industri pengolahan, dan sektor konstruksi. Uji pengaruh dalam penelitian ini menggunakan metode regresi linier sederhana dan berganda dengan bantuan software SPSS 21.00. Hasil uji model pengaruh pembiayaan sektor ekonomi Nawacita oleh perbankan Syariah di Jawa Timur terhadap PDRB menunjukan bahwa tidak seluruh pembiayaan sektor ekonomi di Jawa Timur memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB Provinsi Jawa Timur secara umum. Sementara itu, hasil uji model pengaruh pembiayaan sektor ekonomi Nawacita secara sektor per sektor terhadap PDRB sektor ekonomi Nawacita mendapatkan hasil bahwa semua pembiayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB sektor masing-masing, kecuali sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang berpengaruh positif namun tidak signifikan. Rendahnya tingkat pengaruh dan signifikansi pembiayaan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan terhadap PDRB secara umum maupun PDRB sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan disebabkan karena rendahnya akses petani dalam mendapatkan pembiayaan oleh perbankan syariah, baik karena akses lokasi maupun petani sendiri yang belum bankable.
ANALISIS PELAKSANAAN AKAD BAY‘ AL-WAFA’ PADA PEMBIAYAAN MODAL KERJA: Studi Kasus pada KSPS BMT UGT Sidogiri Indonesia Capem Tanggulangin Sidoarjo Muhammad Nuril Firdaus
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 6 No. 2 (2016): eL-Qist
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2016.6.2.1266-1278

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, yakni peneliti berusaha menjelaskan fakta di lapangan secara sistematis yang bertujuan menjawab pertanyaan tentang bagaimana pelaksanaan akad bay‘ al-wafa>’ pada pembiayaan modal kerja anggota KSPS BMT UGT Sidogiri Indonesia Capem Tanggulangin Sidoarjo dan bagaimana analisis pelaksanaan akad bay‘ al-wafa>’ pada KSPS BMT UGT Sidogiri Indonesia Capem Tanggulangin Sidoarjo. Metodelogi penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data penelitian ini dihimpun melalui wawancara dengan pihak terkait yaitu kepala capem, karyawan, dan anggota yang melakukan pembiayaan modal kerja dengan menggunakan akad bay‘ al-wafa>’ . Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pola pikir induktif yaitu menjelaskan hasil penelitian mengenai fakta yang terjadi di lapangan yang selanjutnya dianalisis sesuai teori yang ada. Hasil penelitian yang diperoleh adalah pertama, Pelaksanaan akad Bay‘ al-wafa>’ di KSPS BMT UGT Sidogiri Indonesia Capem Tanggulangin Sidoarjo tidak sesuai dengan konsep pelaksanaan akad Bay‘ al-wafa>’ . Hal tersebut dapat ditunjukkan pada skema pelaksanaan akad Bay‘ al-wafa>’ di mana pihak pembeli (BMT) menyewakan kembali barang yang diperjualbelikan kepada penjual semula (pertama) dengan menggunakan akad bay’ al-istighla>l; ketentuan barang yang diperjualbelikan menggunakan barang bergerak seperti sepeda motor atau kendaraan roda empat; cara pengambilan keuntungan dengan pembeli (BMT) menyewakan barang yang sudah dibeli kepada penjual semula (pertama), dan cara pembelian kembali barang yang diperjualbelikan pada saat jatuh tempo dengan mengangsur setiap bulannya. Kedua, pelaksanaan akad Bay‘ al-wafa>’ kurang tepat jika digunakan pada pembiayaan modal kerja karena jika dilihat definisi dan aplikasi pembiayaan modal kerja lebih tepat jika menggunakan akad mud}a>rabah atau akad musha>rakah yang mana akad tersebut merupakan akad kerja sama dalam rangka mendapatkan modal dengan sistem bagi hasil. Sejalan dengan hasil penelitian di atas, penulis dapat memberikan saran bahwa pihak KSPS BMT UGT Sidogiri Indonesia Capem Tanggulangin Sidoarjo diharapkan menggunakan ketentuan-ketentuan pelaksanaan akad Bay‘ al-wafa>’ sesuai teori agar pembiayaan yang dilakukan sesuai dengan prinsip syari’ah, kemudian juga memberikan pengawasan berkala terhadap perkembangan usaha debitur yang berubah-ubah setiap bulannya dan membantu dalam pembuatan laporan keuangan secara rinci agar memudahkan pihak debitur dalam menjalankan akad mud}a>rabah atau akad musha>rakah pada pembiayaan modal kerja.
EVALUASI KINERJA MANAJEMEN KOPERASI SYARIAH BERDASARKAN PERATURAN MENTERI NEGARA KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 35.3/PER/M.KUKM/X/2007: Studi Kasus BMT Ben Makmur Desa Kenduren Kecamatan Wedung Kabupaten Demak Tahun Buku 2013 Saptaningrum Inayati
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 6 No. 2 (2016): eL-Qist
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2016.6.2.1279-1297

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) yang bertujuan untuk mengetahui efektifitas kinerja manajemen BMT Ben Makmur dinilai berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi UKM RI nomor 35.3 Tahun 2007. Data yang dihimpun adalah data BMT Ben Makmur yang meliputi, Standar Operasional Prosedur (SOP), Standar Operasional Manajemen (SOM) , kelembagaan dan laporan keuangan yang meliputi: neraca, perhitungan sisa hasil usaha, dan perubahan ekuitas, dan selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif-verifikatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektifitas kinerja manajemen BMT Ben Makmur untuk 4 aspek masuk kriteria baik, yaitu manajemen umum adalah 2,50 (Baik), kelembagaan 2,50 (Baik), aspek permodalan 2,40 (Baik) dan manajemen likuiditas 3,00 (Baik). Sedangkan untuk manajemen aktiva 1,80 (Cukup Baik). Dalam aspek manajemen umum hal yang perlu diperhatikan BMT Ben Makmur adalah mengenai rencana kerja jangka panjang min 3 tahun yang belum dimiliki BMT. Sedangkan untuk aspek kelembagaan adalah mengenai keberadaan DPS yang belum masuk dalam struktur organisasi. Dalam permasalahan permodalan adalah pertumbuhan simpanan BMT yang tidak mencapai 10% pertumbuhan yaitu hanya mampu tumbuh 8% untuk semester I dan 7% untuk semester II. Dan permasalahan yang muncul dalam manajemen aktiva adalah jumlah pembiayaan lancar kurang dari 90% jumlah pembiayaan, kemudian sepertiga dari pembiayaan macet tahun lalu juga belum mampu ditagih oleh BMT dan kurangnya sistem monitoring yang dilakukan oleh pihak BMT karena monitoring yang dilakukan hanya sebatas pemantauan yang berupa kunjungan singkat untuk sekedar melihat dan atau melakukan penagihan saja.

Filter by Year

2011 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 1 (2026): April (on-going) Vol. 15 No. 2 (2025): October Vol. 15 No. 1 (2025): April Vol. 14 No. 2 (2024): October Vol. 14 No. 1 (2024): April Vol. 13 No. 2 (2023): El-Qist Vol. 13 No. 2 (2023): October Vol. 13 No. 1 (2023): April Vol. 13 No. 1 (2023): El-Qist Vol. 12 No. 2 (2022): October Vol. 12 No. 2 (2022): el-Qist Vol. 12 No. 1 (2022): April Vol. 12 No. 1 (2022): el-Qist Vol. 11 No. 2 (2021): October Vol. 11 No. 2 (2021): el-Qist Vol. 11 No. 1 (2021): el-Qist Vol. 11 No. 1 (2021): April Vol. 10 No. 2 (2020): October Vol. 10 No. 2 (2020): el-Qist Vol. 10 No. 1 (2020): eL-Qist Vol. 10 No. 1 (2020): April Vol. 9 No. 2 (2019): October Vol. 9 No. 2 (2019): eL-Qist Vol. 9 No. 1 (2019): April Vol. 9 No. 1 (2019): eL-Qist Vol. 8 No. 2 (2018): eL-Qist Vol. 8 No. 2 (2018): October Vol. 8 No. 1 (2018): eL-Qist Vol. 8 No. 1 (2018): April Vol. 7 No. 2 (2017): October Vol. 7 No. 2 (2017): eL-Qist Vol. 7 No. 1 (2017): April Vol. 7 No. 1 (2017): eL-Qist Vol. 6 No. 2 (2016): eL-Qist Vol. 6 No. 2 (2016): October Vol. 6 No. 1 (2016): April Vol. 6 No. 1 (2016): eL-Qist Vol. 5 No. 2 (2015): eL-Qist Vol. 5 No. 2 (2015): October Vol. 5 No. 1 (2015): April Vol. 5 No. 1 (2015): eL-Qist Vol. 4 No. 2 (2014): October Vol. 4 No. 2 (2014): eL-Qist: Vol. 4 No. 1 (2014): eL-Qist: Vol. 4 No. 1 (2014): April Vol. 3 No. 1 (2013): April Vol. 3 No. 1 (2013): eL-Qist: Vol. 2 No. 2 (2012): eL-Qist: Vol. 2 No. 2 (2012): October Vol. 2 No. 1 (2012): April Vol. 2 No. 1 (2012): eL-Qist: Vol. 1 No. 1 (2011): October Vol. 1 No. 1 (2011): eL-Qist More Issue