cover
Contact Name
Hayatullah Kurniadi
Contact Email
hayatullah.kurniadi@uin-suska.ac.id
Phone
+6285265505309
Journal Mail Official
jurnalkomunikasiana@uin-suska.ac.id
Editorial Address
Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sultan Sultan Syarif Kasim Riau. Jl. HR Soebrantas Km 15, Simpangbaru, Tampan, Pekanbaru
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Komunikasiana: Journal of Communication Studies
ISSN : 26544695     EISSN : 26547651     DOI : -
Komunikasiana: Journal of Communication Studies Print ISSN 2654-4695 | Online ISSN 2654-7651 is an academic journal published by Dakwah and Communication Faculty of UIN Sultan Syarif Kasim Riau. This journal publishes the results of research on communication studies: Media, Journalism, Public Relations, Broadcasting, Corporate Social Responsibilty (CSR), Marketing Communication, Organizational Communication, Political Communication, Cross Culture Communication, Information Communication Technology (ICT), Health Communication, Disaster Communication, New Media.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2020)" : 5 Documents clear
Kekuatan Media Digital pada Pembentukan Budaya Populer (Studi pada Komunitas Moarmy Pekanbaru) Fatimah Zahra; Nurul Mustaqimmah; Muhammad David Hendra
Komunikasiana: Journal of Communication Studies Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjcs.v2i2.11119

Abstract

Media digital saat ini memiliki peran besar sebagai sumber informasi utama dan mampu membawa sesuatu yang baru terhadap lingkungan sekitar. Media digital juga berperan sebagai alat utama dalam penyebaran budaya populer, serta berfungsi sebagai mengenalkan budaya populer pada khalayak umum. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana peran media massa sebagai media perantara dalam penyebaran budaya populer pada komunitas Moarmy Pekanbaru. Penulis menggunakan teori imperialisme sebagai pisau analisis dalam penelitian ini yang dianggap relevan. Adapun metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif melalui pendekatan netnografi. Penulis melalukan wawancara online sebagai pengumpulan data utama dengan 4 informan menggunakan media Whatsapp, serta melakukan observasi secara online melalui media Whatsapp sebagai data pendukung dengan analisa triangulasi data. Hasil penelitian ini adalah media yang berpengaruh pada komunitas Moarmy dalam pembentukan budaya baru yaitu Twitter dan Youtube. Perubahan yang terjadi setelah mengonsumsi media massa adalah perubahan dalam segi emosional, gaya berpakaian, perilaku, serta berbicara menggunakan bahasa campuran.
Peran Marketing Public Relations (MPR) dalam Membangun Brand Image Warunk Upnormal di Bandung Rosy Febriani Daud; Khairunnisa Khairunnisa
Komunikasiana: Journal of Communication Studies Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjcs.v2i2.11331

Abstract

Marketing public relations Warunk Upnormal memiliki peran yang bertujuan untuk membangun brand image. Brand image dalam perusahaan kuliner adalah hal penting. Peran marketing public relation pun menjadi penting sebagai ujung tombak dalam mempertahankan konsumen agar loyal di tengah kompetisi yang semakin tinggi. Alasan penulis memilih tema ini karena Warunk Upnormal sangat jauh berbeda dengan warung mie Indomie lainnya, Warunk Upnormal dengan ciri khas menu makanan anak muda, yakni  menggunakan pendekatan “Indomie” sangat tepat untuk mendekati pasar anak muda terutama pelajar dan mahasiswa. Warunk Upnormal berbeda dengan kafe modern, Warunk Upnormal memposisikan sebagai kafe yang sama dengan warung-warung Indomie lainnya namun dengan nuansa yang berbeda. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian yang bersifat kualitatif. Hasil penelitian ialah marketing public relations dengan melakukan promosi melalui media sosial yaitu instagram dengan opinion leader, melakukan tekhnik word of mouth, melakukan event sebagai alat promo dan memberikan permainan-permainan tradisional di setiap outlet Warunk Upnormal.
Analisis Semiotika Sosial M.A.K Halliday Pemberitaan Kontroversi Kafir di Media Online Kompas.com dan Republika.co.id Ismandianto Ismandianto; Isnaini Isnaini
Komunikasiana: Journal of Communication Studies Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjcs.v2i2.11407

Abstract

Keputusan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdhatul Ulama yang melarang menyebut kafir pada non-muslim telah memantik kontroversi sehingga menimbulkan kritikan dan tanggapan kontra dari berbagai pihak. Beberapa media online yang memberitakan kontroversi pelarangan penyebutan kafir bagi non-muslim adalah Kompas.com dan Republika.co.id.  Penelitian ini bertujuan untuk melihat medan wacana, pelibat wacana dan sarana wacana dalam pemberitaan kedua media online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pembahasan tentang kontroversi kafir di Kompas.com dan Republika.co.id adalah lebih menekankan latar belakang serta tanggapan pro dan kontra dari publik. Narasumber yang diangkat sebagai kutipan sesuai dengan bidangnya. Bahasa pada pemberitaan ini menunjukkan bahwa Kompas.com bersikap setuju sedangkan Republika.co.id bersikap setuju dan tidak setuju. 
Fenomena Influencer Sebagai Salah Satu Bentuk Cita-Cita Baru di Kalangan Generasi Zoomer Melvia Meifitri
Komunikasiana: Journal of Communication Studies Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjcs.v2i2.11772

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana fenomena influencer sebagai cita-cita baru khususnya di kalangan zoomer, karena mereka melihat dengan sadar setiap unggahan influencer bisa menghasilkan uang atau pendapatan. Mudahnya akses ke berbagai macam bentuk  media  sosial  yang  didukung  dengan  kemajuan  teknologi,  menjadikan  influencer muncul menjadi sebagai suatu profesi atau cita-cita baru yang cukup menjanjikan, khususnya di kalangan generasi Z. Bahkan pebisnis menjadikan konten di media sosial terkomodifikasi menjadi konten bisnis. Setiap unggahan influencer bernilai ekonomi tertentu dan juga dihargai dengan  tarif  tertentu.  Metodologi  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  metode kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian terlihat bahwa menjadi influencer kini memang menjadi salah satu cita-cita baru di kalangan zoomer. Di mata generasi Z atau zoomer, influencer menjadi salah satu cita-cita baru yang cukup menjanjikan secara ekonomi. Kemudahan  membuat  konten  di  media  sosial  dan  pendapatan  yang  tinggi  dari  setiap unggahan  di  sosial  media  membuat  zoomer  menilai  pekerjaan  sebagai  influencer  adalah profesi yang menjanjikan sekaligus mengikuti perkembangan zaman.
Manajemen Krisis Internal “Behaviour Safety Culture” dalam Menanggulangi Pandemi Covid-19 Sigourney Ruth Bunga Tanuwijaya; Dasrun Hidayat
Komunikasiana: Journal of Communication Studies Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjcs.v2i2.10846

Abstract

Sejak pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020, hingga update terakhir dilaporkan telah ada 88.214 kasus Covid-19 di Indonesia dan jumlah tersebut diperkirakan akan terus berrtambah. Di tengah pandemi tersebut, beberapa sektor industri terpaksa tidak memberlakukan WFH (work from home) karena beberapa kendala, sehingga pada konteks inilah manajemen krisis diperlukan. Penelitian ini melihat manajemen krisis yang dilaksanakan PT. Moriuchi Indonesia terkait pemutusan rantai penularan Covid-19 di lingkungan kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan studi etnografi public relation. Sumber data yang digunakan adalah kumpulan hasil wawancara mendalam dan kumpulan hasil pengamatan peneliti. Penelitian ini menjabarkan fase-fase manajemen krisis “Behaviour Safety Culture” yang dilaksanakan perusahaan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Manajemen Krisis Internal “Behaviour Safety Culture” yang dilakukan PT. Moriuchi Indonesia, di tengah pandemi Covid-19. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa PT. Moriuchi Indonesia telah melakukan manajemen krisis yang berhasil terkait tenaga kerja yang bekerja di tengah pandemi Covid-19. Pengetahuan tenaga kerja tentang Program “Behaviour Safety Culture” dalam penelitian ini menjadi kunci yang sangat penting dalam pelaksanaan program. Tingkah laku yang didasari pengetahuan akan berlangsung lebih lama dalam penerapan program yang dijalankan sebagai dasar untuk menciptakan keselamatan karyawan dari bahaya terpapar virus Covid-19. Output atau hasil dari pelaksanaan manajemen krisis yang dilakukan perusahaan terbukti dengan tidak adanya penularan atau rantai penularan baru di sekitar wilayah PT. Moriuchi Indonesia (zero case).

Page 1 of 1 | Total Record : 5