Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol 16 No 2 (2020)"
:
14 Documents
clear
Strategi Digital Branding Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Melalui Media Sosial
Lyra Vellaniza Ferbita;
Yanti Setianti;
Susanne dida
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (537.646 KB)
|
DOI: 10.20884/1.actadiurna.2020.12.2.2865
Media Sosial menjadi salah satu media yang digunakan LIPI untuk menghilangkan anggapan yang kaku dan birokratis. Media sosial digunakan untuk memasyarakatkan hasil penelitian dan menjadi media untuk melakukan branding yakni melalui strategi digital branding. Tujuan dari penulisan ini adalah mengetahui bagaimana strategi digital branding media sosial LIPI dibuat untuk memasyarakatkan hasil riset dan membentuk citra positif lembaga. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan studi literatur dan melakukan wawancara dengan pengelola media sosial LIPI dan koordinator media massa LIPI. Adapun hasil penelitian yakni, Tim Humas LIPI dalam membuat strategi digital branding sesuai dengan pendekatan I-Branding yakni, Understanding Customer yakni media sosial dibuat dengan memperhatikan kebutuhan informasi followers yang berbeda-beda pada setiap platform media sosial, Marketing Communication yakni sebagai sebuah brand LIPI memahami pentingnya komunikasi dua arah dengan followersnya agar tercipta komunikasi positif, Interactivity yakni media sosial sebagai wadah berdiskusi dan menstimulasi publik untuk berdiskusi memberikan masukan terkait lembaga, dan Content yakni konten informasi dibuat menarik, mudah dipahami, menggunakan bahasa popular dan telah terverifikasi ilmiah sehingga dapat dipertanggung jawabkan. Dalam mengelola media sosialnya, Tim Humas LIPI melakukan pemetaan khalayak yang menentukan jenis konten dan informasi yang akan diposting di media sosial. Dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan keterbatasan dan hambatan dalam peralatan, Sumber Daya Manusia (SDM) dan pendanaan dapat diatasi dengan strategi digital branding yang tepat sehingga salah satu media sosial LIPI yakni Instagram memiliki followers terbanyak se LPNK di bawah Kementerian Riset dan Teknologi RI dan menjadi rujukan informasi sains.
Memahami Sensionalisme dalam Berita Televisi: Perspektif Evolusi Biologi
Gentur Agustinus Naru
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (377.205 KB)
|
DOI: 10.20884/1.actadiurna.2020.12.2.3350
Although there have been many studies regarding sensationalism on television, there have not been enough studies to explain why sensational news always attracts viewers' attention regardless of space or time difference. Encouraged by this background, this research tries to answer the question, "What makes sensational news interesting to television viewers?" Inspired by a biological evolutionary perspective, this article formulates a hypothesis that reads, "Sensationalism can draw the attention of the audience because sensational news arouses the most basic instincts of humans, namely the mode of survival (Gurven, 2017)". In this view, the model has become inherent in humans as a result of the evolutionary process. In other words, this hypothesis also believes that audience interest in sensational news is universal rather than contextual. This article explores a variety of literature in biology, psychology, and communication to try to answer that hypothesis. In order to that, this article is divided into three main sections. We will first explore the history of sensational journalism on television to show the historicity of sensational topics and techniques on television. Second, we will demonstrate the philosophical roots of an evolutionary biology view that explains the relationship between information stimuli and the workings of the human brain and the basic instincts we have carried since evolution thousands of years ago. Finally, we will show studies that prove empirically how news patterns (both sensational topics and production formats) impact viewing interest.
Komodifikasi Ritual dalam Praktik Bridal Shower di Yogyakarta
Irene Santika Vidiadari;
Rebekka Rismayanti
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (307.517 KB)
|
DOI: 10.20884/1.actadiurna.2020.12.2.2993
Bridal shower merupakan sebuah ritual yang saat ini menjadi tren di Yogyakarta. Penyelenggaraan acara ini tidak terlepas dari paket acara yang disediakan oleh penyedia jasa Event Organizer (EO) atau Party Planner (PP). Dengan kata lain, paket acara ini menjadi komoditas dari para EO. Artikel ini membahas mengenai komodifikasi ritual dalam praktik bridal shower di Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan pengumpulan datanya menggunakan wawancara mendalam kepada tiga penyedia jasa EO yang menyediakan jasa paket acara bridal shower. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komodifikasi ini dilakukan oleh para penyedia jasa EO dalam bentuk ragam harga yang mempengaruhi kelengkapan paket acara seperti dekorasi, makanan, videografer, fotografer dan pembawa acara. Dekorasi dan dokumentasi digunakan untuk mengakomodasi kebutuhan konsumen yang ingin eksis di media sosial, dan mengutamakan pengalaman bersenang-senang bersama teman-teman calon pengantin. Pada sisi harga paket, EO mengacu pada standar harga dari kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Upaya diversifikasi tema bridal shower dan promosi melalui media sosial juga dilakukan oleh para EO untuk memperluas pasarnya.
KOMUNIKASI PENDIDIKAN MELALUI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DI WILAYAH TINGGAL MAHASISWA PADA MASA PANDEMI COVID-19
Yanti Setianti;
Priyo Subekti;
Rangga Saptya Mohamad Permana;
Heru Ryanto Budiana
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (394.444 KB)
|
DOI: 10.20884/1.actadiurna.2020.12.2.3259
Kehilangan pekerjaan, menurunnya pendapatan dan berubahnya sistem pembelajaran adalah persoalan yang dihadapi masyarakat pada masa pandemi COVID-19 yang bisa berimbas kepada mereka yang mempunyai anak mahasiswa. Salah satu upaya menumbuhkan kesadaran untuk bertahan ditengah suasana pendemi ini adalah mencoba menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi masyarakat khususnya mahasiswa dengan melaksanakan komunikasi pendidikan melalui pelatihan kewirausahaan sehingga mereka bisa memulai usaha yang bisa menghasilkan pendapatan untuk membantu orang tuanya membiayai uang kuliah dan kehidupan sehari hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan mahasiswa tentang kewirausahaan, keterampilan mahasiswa membuat perencanaan kewirausahaan dan keterampilan mahasiswa melakukan kewirausahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yaitu memberi gambaran mengenai pengetahuan,perencanaan dan pelaksanaan kewirausahaan oleh mahasiswa di pulau Jawa dan Bali. Hasil penelitian menunjukkan setelah dilakukan kegiatan pelatihan pengetahuan mahasiswa mengenai kewirausahaan menjadi meningkat, dari yang tidak tahu sama sekali mengenai wirausaha menjadi tahu apa yang dimaksud dengan kewirausahaan. Keterampilan mahasiswa dalam merencanakan kewirausaha meningkat, dari yang tidak mengerti sama sekali mengenai perencanaan wirausaha menjadi mengerti dan mempraktikkan perencanaan wirausaha. Keterampilan mahasiswa mengenai pelaksanaan wirausaha meningkat, dari yang tidak pernah membayangkan suatu saat mereka akan bisa wirausaha menjadi terbayangkan bagaimana nantinya kalau mereka jadi pengusaha.
ANALISIS WACANA KRITIS BAHASA DAN STRATEGI MEDIA SOSIAL CAKRA ABHIPRAYA RESPONSIF DALAM HABITUS
Nadira Maurizka Kuputri
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (564.842 KB)
|
DOI: 10.20884/1.actadiurna.2020.12.2.3264
The pandemic caused by Coronavirus Disease (COVID-19) has an impact on all levels of society in Indonesia. The people who are below the poverty line are no exception. The government's call for physical distancing by stopping many sectors of the economy, further worsening the welfare of the underprivileged. One of non-governmental social organization that was launched on its Instagram page, helping a lot of those in distress, is the Chakra Abhipraya Responsif. In carrying out its activities, the Cakra Abhipraya Responsif is assisted by many parties which makes it easier for them to reach more targets with maximum results. This research tries to look at the communication strategy launched by the Cakra Abhipraya Responsif and their fundraising program through the language they use on their Instagram page. Using Fairclough's critical discourse analysis, the text is analyzed through three components, namely text, discourse practice, and socio-cultural practice. Then by discussing Bourdieu's theory of Habitus and looking far behind the scenes, it can be concluded that social capital in the form of the background/relations of the Cakra Abhipraya Responsif volunteers influences a lot in the implementation of their activities. Although information about social organizations is quite minimal on the internet. The Cakra Abhipraya Responsif communication strategy uses a caption writing style that flicks the audience by focusing their fundraising on communities whose economies have indeed been in decline long before the existence of this pandemic. Keywords: COVID-19, communication strategy, critical discourse analysis, social capital, habitus
Subconscious Buzzer in Strengthening Audience’s Subject Reality Construction Through Social Media Platform Facebook
Ja'far Auzan Muzakki
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (472.138 KB)
|
DOI: 10.20884/1.actadiurna.2020.12.2.2730
A very tangible proof of the large impact of social media as the development of communication technology is the buzzer, which is able to influence the subjective reality of users, one of the biggest social media, Facebook. The development of social media interactivity itself also affects how buzzers are created, that is, unconsciously (subconsciously) through social media metaphors. So that the subjective reality of the audience as an output that is influenced by the buzzer becomes stronger. Sampling from the population is done by convenience sampling and data analysis techniques using multilinear regression analysis. Data shows that Facebook's interactivity and social media metaphors influence a 38.9% of the subjective reality of Facebook users on the COVID-19 pandemic issue in Indonesia. Meanwhile, the dimensions of the near and far subjective reality which is a measurement of the construction of subjective reality also become stronger and in line with the interactivity and social metaphors received and done by Facebook social media users.
KONSTRUKSI WACANA CITRA KEPEMIMPINAN JOKO WIDODO DALAM PENANGANAN COVID-19 PADA INFOGRAFIS CNBC INDONESIA
DEDE SUPRAYITNO
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (782.937 KB)
|
DOI: 10.20884/1.actadiurna.2020.12.2.3265
AbstraK Sosok kepemimpinan Presiden Joko Widodo kian diuji selama menangani pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19). Jelas saja, virus corona telah menyebabkan krisis multidimensi. Bukan hanya menghantam sektor kesehatan, krisis ini juga menekan ekonomi dan sosial. Oleh karena itu, diperlukan kepemimpinan yang kuat untuk memobilisasi kekuatan bertahan di masa sulit. Langkah yang dilakukan Presiden Joko Widodo menentukan nasib 270 juta penduduk Indonesia. Tak heran bila setiap langkah yang diambil terekam baik di media cetak maupun elektronik. Salah satunya, konstruksi citra presiden yang terekam melalui informasi grafis (infografis). Melalui platfrom infografis, data menjadi lebih mudah dicerna. Dengan perpaduan teks tertulis maupun gambar, informasi menjadi lebih menarik. Infografis juga mampu memberikan makna melalui serangkaian tanda yang dibentuk dalam desain. Penelitian ini bertujuan, menggali konstruksi citra kepemimpinan Presiden Joko Widodo menangani pandemi Covid-19, yang terbingkai dalam infografis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode penelitian analisis wacana kritis Norman Fairclough bersifat deskriptif. Yakni dengan mengambil contoh kasus praktik produksi infografis di media CNBC Indonesia. Data infografis diambil pada periode Maret hingga Juni 2020. Hasil penelitian ini mendeksripsikan bentuk konstruksi wacana citra Presiden Joko Widodo dalam teks infografis CNBC Indonesia. Presiden digambarkan sebagai sosok yang tanggap dalam penanganan pandemi Covid-19. Kata Kunci: Kepemimpinan, Joko Widodo, Covid-19, Infografis, CNBC Indonesia
KOMUNIKASI PENDIDIKAN MELALUI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DI WILAYAH TINGGAL MAHASISWA PADA MASA PANDEMI COVID-19
Yanti Setianti;
Priyo Subekti;
Rangga Saptya Mohamad Permana;
Heru Ryanto Budiana
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (394.444 KB)
|
DOI: 10.20884/1.actadiurna.2020.12.2.3259
Kehilangan pekerjaan, menurunnya pendapatan dan berubahnya sistem pembelajaran adalah persoalan yang dihadapi masyarakat pada masa pandemi COVID-19 yang bisa berimbas kepada mereka yang mempunyai anak mahasiswa. Salah satu upaya menumbuhkan kesadaran untuk bertahan ditengah suasana pendemi ini adalah mencoba menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi masyarakat khususnya mahasiswa dengan melaksanakan komunikasi pendidikan melalui pelatihan kewirausahaan sehingga mereka bisa memulai usaha yang bisa menghasilkan pendapatan untuk membantu orang tuanya membiayai uang kuliah dan kehidupan sehari hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan mahasiswa tentang kewirausahaan, keterampilan mahasiswa membuat perencanaan kewirausahaan dan keterampilan mahasiswa melakukan kewirausahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yaitu memberi gambaran mengenai pengetahuan,perencanaan dan pelaksanaan kewirausahaan oleh mahasiswa di pulau Jawa dan Bali. Hasil penelitian menunjukkan setelah dilakukan kegiatan pelatihan pengetahuan mahasiswa mengenai kewirausahaan menjadi meningkat, dari yang tidak tahu sama sekali mengenai wirausaha menjadi tahu apa yang dimaksud dengan kewirausahaan. Keterampilan mahasiswa dalam merencanakan kewirausaha meningkat, dari yang tidak mengerti sama sekali mengenai perencanaan wirausaha menjadi mengerti dan mempraktikkan perencanaan wirausaha. Keterampilan mahasiswa mengenai pelaksanaan wirausaha meningkat, dari yang tidak pernah membayangkan suatu saat mereka akan bisa wirausaha menjadi terbayangkan bagaimana nantinya kalau mereka jadi pengusaha.
ANALISIS WACANA KRITIS BAHASA DAN STRATEGI MEDIA SOSIAL CAKRA ABHIPRAYA RESPONSIF DALAM HABITUS
Nadira Maurizka Kuputri
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (564.842 KB)
|
DOI: 10.20884/1.actadiurna.2020.12.2.3264
The pandemic caused by Coronavirus Disease (COVID-19) has an impact on all levels of society in Indonesia. The people who are below the poverty line are no exception. The government's call for physical distancing by stopping many sectors of the economy, further worsening the welfare of the underprivileged. One of non-governmental social organization that was launched on its Instagram page, helping a lot of those in distress, is the Chakra Abhipraya Responsif. In carrying out its activities, the Cakra Abhipraya Responsif is assisted by many parties which makes it easier for them to reach more targets with maximum results. This research tries to look at the communication strategy launched by the Cakra Abhipraya Responsif and their fundraising program through the language they use on their Instagram page. Using Fairclough's critical discourse analysis, the text is analyzed through three components, namely text, discourse practice, and socio-cultural practice. Then by discussing Bourdieu's theory of Habitus and looking far behind the scenes, it can be concluded that social capital in the form of the background/relations of the Cakra Abhipraya Responsif volunteers influences a lot in the implementation of their activities. Although information about social organizations is quite minimal on the internet. The Cakra Abhipraya Responsif communication strategy uses a caption writing style that flicks the audience by focusing their fundraising on communities whose economies have indeed been in decline long before the existence of this pandemic. Keywords: COVID-19, communication strategy, critical discourse analysis, social capital, habitus
Subconscious Buzzer in Strengthening Audience’s Subject Reality Construction Through Social Media Platform Facebook
Ja'far Auzan Muzakki
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (472.138 KB)
|
DOI: 10.20884/1.actadiurna.2020.12.2.2730
A very tangible proof of the large impact of social media as the development of communication technology is the buzzer, which is able to influence the subjective reality of users, one of the biggest social media, Facebook. The development of social media interactivity itself also affects how buzzers are created, that is, unconsciously (subconsciously) through social media metaphors. So that the subjective reality of the audience as an output that is influenced by the buzzer becomes stronger. Sampling from the population is done by convenience sampling and data analysis techniques using multilinear regression analysis. Data shows that Facebook's interactivity and social media metaphors influence a 38.9% of the subjective reality of Facebook users on the COVID-19 pandemic issue in Indonesia. Meanwhile, the dimensions of the near and far subjective reality which is a measurement of the construction of subjective reality also become stronger and in line with the interactivity and social metaphors received and done by Facebook social media users.