cover
Contact Name
Yadi Mardiansyah
Contact Email
hijai.bsa@uinsgd.ac.id
Phone
+6281313446559
Journal Mail Official
hijai.bsa@uinsgd.ac.id
Editorial Address
Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Jl. AH Nasution 105 Cibiru Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
ISSN : -     EISSN : 26211343     DOI : https://doi.org/10.15575/hijai
Core Subject : Education,
Hijai Journal is managed by Arabic Department , State Islamic University of Sunan Gunung Djati and Asosiasi Prodi Bahasa dan Sastra Arab (AP-BSA). It publishes research reports on Arabic language and Literature such as linguistics, literary studies and criticism, translation, and multidisciplinary research such as language and politics, as well as literature and psychology.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2023)" : 7 Documents clear
RESPON NETIZEN TERHADAP NOVEL CYBERSASTRA “MAJDULIN“ DALAM APLIKASI E-READER ABJAD (Pendekatan Reader Response) Ibnit, Silmi; Muslikah, Siti
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v6i2.24928

Abstract

This research aims to determine the response of netizens as readers, who provide clauses, sentences, and discourse in the form of comments in one of the cyber literary novels "Magdalena (ماجدولين)" on the Abjad E-Reader application. The method used in this research is descriptive analysis with data collection techniques using library research on the data contained in the Abjad E-Reader application, while the theory used as an analysis tool is Rien T. Segers' reader response theory. The results of the research show that the focus of comments varies among the five netizens as readers of the 2023 data. It was concluded that four people commented positively and received cyber literature, the novel Magdalena (ماجدولين) with a good response and one other person was not a reader of this novel. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah netizen yang merupakan pembaca menerima cybersastra ini dengan respon dan tanggapan yang baik atau tidak. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengkategorikan peran - peran netizen sebagai pembaca yang memberikan klausa, kalimat serta wacana berupa komentar dalam salah satu novel cybersastra yang berjudul "Magdalena (ماجدولين)" pada aplikasi E-Reader Abjad dengan pendekatan reader response dan teori Rien T.Segers. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu teknik penjabaran secara detail dan rinci data yang sudah diakumulasikan. Adapun pengumpulan dan pengakumulasian data yang dilakukan adalah dengan teknik pustaka sumber tertulis. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini dapat menjawab dan mengetahui point-point tujuan dan rumusan masalah.
AKAR REALISME SOSIALIS DALAM SASTRA ARAB JAHILIYAH ANALISIS KRITIS HISTORIS TERHADAP KOMUNITAS PENYAIR AS-SHA’ALIK Zulhelmi, Zulhelmi; Razak, Abdul
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v6i2.30330

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk melacak gagasan awal kemunculan aliran realisme sosialis di dunia Arab. Melalui penelitian ini, peneliti membuktikan bahwa meskipun aliran realisme sosialis itu muncul di Eropa pada masa modern, namun sesungguhnya di kalangan sastrawan Arab sejak era jahiliah, gagasan atau ide yang sejalan dengan aliran realisme sosialis sudah ditemukan di kalangan para sastrawan yang bergabung dalam sebuah komunitas yang diberikan nama sebagai as-Sha’alik. Dengan demikian, melalui penelitian ini, peneliti menarik kesimpulan bahwa para sastrawan Arab sejak periode awal sudah menerapkan nilai-nilai realisme sosialis dalam kreatifitas sastranya, walaupun mereka saat itu belum menamakannya dengan istilah tertentu. Di antara bukti-bukti untuk mendukung kesimpulan tersebut adalah bahwa ide yang diusung dalam karya sastra bukan hanya untuk mengeksplorasi tentang perasaan ataupun ide si penulis secara personal, namun juga merepresentasi aspirasi kelompok masyarakat lemah yang termarjinalkan. Artinya, gagasan yang diusung oleh para sastrawan as-Sha’alik ini lebih cenderung pada respon mereka terhadap persoalan sosial kemasyarakatan, kritik terhadap orang-orang kaya yang kikir ataupun penguasa dan pembelaan terhadap kaum lemah yang tertindas. Penelitian ini tergolong ke dalam jenis penelitian kualitatif. Adapun metode pengumpulan datanya dilakukan dengan tehnik penelitian pustaka (library research) dengan cara pembacaan terhadap sumber-sumber primer dan sekunder, baik dalam bentuk buku ataupun jurnal, yang berkaitan dengan permasalahan penelitian. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah analisis kritis historis yang bertujuan untuk melacak akar realisme sosialis dalam tradisi sejarah sastra Arab era jahiliyah. Dengan demikian melalui penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa orientasi karya sastra yang cenderung pada pembelaan terhadap kaum yang lemah merupakan fakta sejarah yang tidak dapat dinafikan keberadaannya dalam tradisi sastra Arab di era jahiliyah, sehingga ketika terjadi persentuhan dua tradisi sastra, Arab dan Eropa, di era modern maka dengan mudah realisme sosialis bisa diserap sekaligus diterapkan oleh para sastrawan Arab era modern, bahkan era kontemporer.  
JENIS FRASA DAN MODUS DALAM NADZAM AL-MANDZUMAH AN-NAWAWIYYAH WA AL-KHASAIS AN-NAHDLIYAH KARYA K.H. ZULFA MUSTOFA Rino, Rino; Supriadi, Dedi
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v6i2.26107

Abstract

The purpose of this study  is to know the types of phrases contained in material objects  , namely nadzam Al-Manẓumah An-Nawawiyyah Wa Al-Khasā'is An-Nahḍiyyah and to know the type of mode contained in these objects. In his discussion, researchers borrowed the theory proposed by Abdul Chaer, namely the categorization of phrases into four types, including exocentric, endocentric, coordinative and apositive phrases. In addition, Abdul Chaer also divided the mode into seven types, including indicative (declarative), optative, imperative, interrogative, obligative, desiderative and conditional modes.  The method used is a descriptive qualitative method.  The results of this study describe a number of phrases and modes found in material objects, including: (1) The phrases contained in this material object are 187 with 64 endocentric types, 98 exocentric types, 22 coordinate types and 3 apositive types. (2) The modes contained in this material object are 50 with 42 declarative types, one optative type, six imperative types and one conditional type. Tujuan dari penelitian ini yang antara lain mengetahui jenis frasa yang terdapat dalam objek material yaitu nadzam Al-Manẓumah An-Nawawiyyah Wa Al-Khasā’is An-Nahḍiyyah serta mengetahui jenis modus yang terdapat dalam objek tersebut. Dalam pembahasannya peneliti meminjam teori yang dikemukakan oleh Abdul Chaer yaitu pengkategorian frasa menjadi empat jenis, antara lain frasa eksosentrik, endosentrik, koordinatif dan apositif. Selain itu Abdul Chaer juga membagi modus ke dalam tujuh jenis antara lain modus indikatif (deklaratif), optatif, imperatif, interogatif, obligatif, desideratif dan kondisional. Adapun metode yag digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini memaparkan sejumlah frasa dan modus yang tedapat pada objek material antara lain: (1) Frasa yang terdapat dalam objek material ini berjumlah 187 dengan 64 jenis endosentrik, 98 jenis eksosentrik, 22 jenis koordinatif dan 3 jenis apositif. (2) Modus yang terdapat dalam objek material ini berjumlah 50 dengan 42 jenis deklaratif, satu jenis optatif, enam jenis imperatif dan satu jenis kondisional.
القوافي في الشعر من تجارب الإمام مع الأيّام- مع النفس-مع القضاء للإمام الشافعي Nurcholis, Agung; Khoiry, Ulfi Usykuriyah
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v6i2.25566

Abstract

الملخصهدفت هذه الدراسة إلى معرفة القوافي في شعر من تجارب الإمام مع الأيّام- مع النفس- مع القضاء للإمام الشافعي. أمّا منهج البحث فاختار الباحثان منهج البحث المكتبي هو إحدى من نوعية البحث الذي يستخدم في جمع البيانات والمعلومات من خلال الأدبيات، الكتب، الملاحظات، أو المراجع الأخرى لنيل الإجابة والنظرية مطابقا بالمسألة. وأما مصادر البيانات فهو الشعر "من تجارب الإمام مع الأيّام-مع النفس-مع القضاء للإمام الشافعي. وجمع الباحثان البيانات بتحديد المعلومات من الكتب، المقالة، أو الشبكة، أو المعلومات الأخرى المتعلّقة بالبحث. وحلّل الباحثان بشكل التحليل الوصفي أو هذا التحليل من سعي الباحثة في ترتيب البيانات ثمّ يحللّها والتحليل المحتوى أو يركز هذا التحليل في المحتوى حتى يتمكن الباحثة في تحليل التي يمكن تحليلها. مؤسسا بنتيجة البحث في علم القوافي المستخدم في الكلمة هي بعض الكلمة والكلمة، وفي الأحرف هو الراوي والردف، وفي الحركة هي المجرى والحذو، وفي نوع القوافي هو المطلقة المردوفة، ولا توجد عيب القافية، وفي اسم القافية هي المتواتر.الكلمات المقتاحيّة: القوافي، الشعر ، من تجارب الإمام مع الأيّام- مع النفس- مع القضاء للإمام الشافعي.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui qafiyah dalam syair “Min Tajarubi al- imam ma’a al- Ayyam ma’a an-Nafs ma’a al-Qadha’” dari Imam Syafi’i. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Library research yaitu salah satu jenis penelitian yang digunakan dalam mengumpulkan data dan informasi melalui literature, buku, catatan atau referensi lain untuk mendapatkan jawaban dan teori yang sesuai dengan penelitian. Adapun sumber datanya adalah syair “Min Tajarubi al- imam ma’a al- Ayyam ma’a an-Nafs ma’a al-Qadha’” dari Imam Syafi’i. dalam mengumpulan data peneliti memilih berbagai informasi dari buku, artikel, website atau informasi lain yang berkaitan dengan penelitian. Analisis dalam penelitian ini dengan analisis deskriptif atau analisis dalam menyusun data kemudian menganalisis isi atau memfokuskan analisis pada isi sehingga dapat focus dengan analisis. Berdasarkan hasil penelitian dalam ilmu Qawafi yang dipakai dalam syair dari segi kata adalah sebagian kata dan satu kata,sedangkan dalam segi huruf adalah rawi dan ridf, dan dari segi harakat adalah majra’ dan hadwu, dan pada macam qafiyah adalah muthlaqoh mardufah dan tidak terdapat aib qafiyah, dan dari segi nama qafiyah yang digunakan adalah mutawatir.Kata Kunci: Qawafi, Syair, Min Tajarubi al- imam ma’a al- Ayyam ma’a an-Nafs ma’a al-Qadha
PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA DAN IMPLIKATUR PERCAKAPAN DALAM FILM “MOANA” KARYA JOHN GRIERSON: KAJIAN PRAGMATIK Qolbi, Shafira Nurul; Dayudin, Dayudin
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v6i2.14424

Abstract

"Moana" is a film by John Grierson that tells the story of a teenage girl,the daughter of a leader in the village of Motunui who wants to save her village from natural destruction. In the conversation in the film Moana, there are several violations of the principle of cooperation which give rise to conversational implicatures. This research aims to describe the types of violations of the principle of cooperation committed by characters in the animated film "Moana" by John Grierson and to describe the conversational implicatures that occur as a result of violations of the principle of cooperation in the animated film "Moana" by John Grierson. The research method used is descriptive-analytical, with data collection techniques using the listening method followed by note-taking techniques, while the analytical method used in this research uses the extra lingual matching method for data sources taken from the speech of characters in the film "Moana". The results of the research revealed that in the animated film "Moana" there was a violation of the principle of cooperation, namely a violation of the maxim of quantity, quality,  relevance, and method or implementation. Violations of the principle of cooperation give rise to conversational implicatures which include: inviting, refusing, winning, commanding, praising, helping, belittling, asking for help, protecting, defending,seeking attention, influencing, stopping, reprimanding, proving, correcting mistakes, and encouraging.Film “Moana” merupakan film karya John Griersin yang menceritakan tentang seorang gadis remaja, anak dari seorang pemimpin di desa Motunui yang ingin menyelamatkan desanya dari kerusakan alam. Dalam percakapan film Moana terdapat sejumlah pelanggaran prinsip kerja sama. Adanya pelanggaran tersebut memunculkan adanya implikatur percakapan. Tujuan dari penelitian ini ialah: 1) Untuk mendeskripsikan jenis pelanggaran prinsip kerja sama yang dilakukan tokoh dalam film animasi “Moana” karya John Grierson. 2) Untuk mendeskripsikan implikatur percakapan yang terjadi akibat adanya pelanggaran prinsip kerja sama dalam film animasi “Moana” karya John Grierson. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik. Metode ini dilakukan dengan cara mendeskripsikan dan menganalisis data. Metode pengambilan data yaitu dengan menggunakan metode simak yang diikuti dengan teknik catat. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode padan ekstralingual. Sumber data yang digunakan diambil dari tuturan tokoh dalam film “Moana”. Pendekatannya menggunakan kajian pragmatik. Hasil penelitian yang terungkap adalah bahwa dalam film animasi “Moana” terdapat pelanggaran prinsip kerja sama yaitu pelanggaran terhadap maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi, dan maksim cara atau pelaksanaan. Pelanggaran prinsip kerjasama tersebut memunculkan implikatur percakapan yang meliputi: ajakan, menolak, menangkan, memerintah, memuji, membantu, meremehkan, meminta bantuan, melindungi, membela, mencari perhatian, mempengaruhi, menghentikan, menegur, membuktikan, membetulkan kesalahan, dan menyemangati.
PENGALIHAN ATTITUDE TERKAIT TOKOH FIRDAUS DALAM NOVEL IMRAATUN ‘INDA NUQṬATI AL-ṢIFRI KE DALAM BAHASA INGGRIS DAN BAHASA INDONESIA Kaffah, Zahra Silmi; Jaya, Doni
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v6i2.20043

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengalihan subsistem attitude terkait tokoh Firdaus dalam dua novel terjemahan Woman at Point Zero dan Perempuan di Titik Nol menggunakan metode deskriptif kualitatif yang berorientasi pada produk terjemahan. Teori yang digunakan adalah teori appraisal oleh Martin (2003) dan teori teknik penerjemahan oleh Molina dan Albir (2002). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerjemahan satuan-satuan analisis bersubsistem attitude yang berfokus pada Firdaus dari TSu berbahasa Arab ke teks sasaran berbahasa Inggris dan Indonesia. Sumber data penelitian ini adalah novel امرأة عند نقطة الصفر /imraatun ‘inda nuqṭati al-ṣifri/ karya Nawal As-Sadawi, TSa Arab-Inggrisnya yang berjudul Woman at Point Zero oleh Sherif Hatata, dan TSa Inggris-Indonesianya yang berjudul Perempuan di Titik Nol oleh Amir Sutaarga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subsistem attitude terkait Firdaus yang paling dominan dalam TSu adalah judgment. Teknik paling dominan dalam penerjemahan Arab-Inggris adalah modulasi, sedangkan teknik paling dominan dalam penerjemahan Inggris-Indonesia adalah padanan harfiah.
JENIS DAN FUNGSI NA’AT DALAM CERPEN ‘UDU AL QASB KARYA IHSAN ‘ABDUL QUDDUS Fuadah, Hasna Aulia; Akmaliyah, Akmaliyah
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v6i2.13578

Abstract

Setiap bahasa yang tertulis dan terdengar memiliki makna yang ingin disampaikan olel penutur. Dalam berbagai buku fiksi ataupun non-fiksi dapat ditemukan berbagai susunan kalimat yang memiliki makna tersendir. Kalimat-kalimat tersebut juga dapat ditemukan di berbagai naskah berbahasa arab yang sangat kompleks. Diantara kaidah bahasa arab ialah susunan kalimat sifat yang biasa disebut na’at. Na’at banyak ditemukan di dalam naskah arab seperti prosa imajinatif maupun non imajinatif. Penyusun telah meneliti tentang na’at dan fungsinya yang terdapat dalam cerpen ‘Udu Al Qasb karya Ihsan Abdul Quddus.Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui jenis na’at dalam cerpen ‘Udu Al Qasb, (2) mengetahui fungsi na’at dalam cerpen ‘Udu AL Qasb. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif. Dengan metode ini penyusun menelii kalimat yang mengandung kata sifat dalam cerpen ‘Udu Al Qasb. Penelitian in mencakup jenis dan fungsi na’at. Penyusun menggunakan pendekatan ilmu nahwu karena na’at yang akan diteliti termasuk kedalam kajian ilmu nahwu.Hasil penelitian yang ditemukan penysun ialah yang pertama, Jenis-jenis na’at yang terdapat dalam cerpen ‘Udu AL Qasb terbagi kedalam tiga, yaitu na’at mufrad terdapat 183 data, na’at jumlah terdapat 18 data dan na’at syibhul jumlah terdapat 2 data. Seluruhnya termasuk kedalam na’at hakiki. Maka na’at hakiki yang ditemukan ada 203 data sedangkan na’at sababi tidak ditemukan di dalamnya. Kedua, Fungsi-fungsi na’at yang terdapat dalam cerpen ini terbagi kedalam tiga fungsi yaitu (1) Taudhih atau menjelaskan terdapat 103 data, (2) takhsis atau mengkhususkan terdapat 93 data dan (3) ta’kid atau menguatkan terdapat 6 data.KEYWORDS:nahwu, na’at, cerpen

Page 1 of 1 | Total Record : 7