cover
Contact Name
Teguh Arie Sandy
Contact Email
penjualide@gmail.com
Phone
+6285232777747
Journal Mail Official
jira@ahlimedia.com
Editorial Address
Jln. Ki Ageng Gribig, Gang Kaserin MU No.36 Malang 65138
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik
Published by Ahlimedia Press
ISSN : 27456056     EISSN : 27457036     DOI : https://doi.org/10.47387/jira.v1i1
JIRA merupakan Jurnal dengan lingkup Kegiatan Pembelajaran, Penelitian Tindakan Kelas, Lesson Study, Pengembangan Media Pendidikan dan Pemanfaatan Teknologi Terkini. Mendapatkan naskah penelitian bidang Pendidikan, terkait dengan: - Penelitian Tindakan Kelas & Lesson Study - Riset Kualitatif dan Kuantitatif - Studi Pendidikan dan Studi Literasi - Pengembangan Media Pembelajaran - Pemanfaatan TIK & Teknologi Terkini
Articles 215 Documents
DIGITALISASI PEMBUATAN ANIMASI DI SMK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL KARYA SESUAI TUNTUTAN INDUSTRI Mr. Mardi
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i4.104

Abstract

Tujuan penelitian ini sebagai upaya mencari solusi agar hasil karya siswa yang dibuat sesuai dengan standart industri. Sehingga proses praktik pembuatannya diperlukan control quality dari pihak industri. Dalam pengerjaan animasi memerlukan peralatan memadai, fasilitas internet, literasi pendukung pengetahuan, penguasaan komputer dan skill yang cukup. Setiap tahun permintaan tenaga kerja bidang animasi terus meningkat, hal ini ditunjukkan dengan banyaknya lowongan kerja yang di tawarkan dari berbagai studio animasi. Pada prinsipnya semua perusahaan memerlukan tenaga yang trampil siap untuk bekerja di bidangnya. Pada kenyataannya lulusan siswa kompetensi animasi masih banyak yang belum siap kerja. Sebagai upaya memecahkan permasalahan tersebut kami mengadakan penelitian dengan pengumpulan data menggunakan metode kualitatif, yaitu dengan menggali data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi secara langsung pada subyek sasaran penelitian. Subyek penelitian yaitu siswa kelas 12 kompetensi animasi SMKN 12 Surabaya, sedangkan obyek penelitian yaitu hasil karya siswa. Proses pembelajaran pembuatan animasi secara digital di SMKN 12 Surabaya dengan model project base learning menggunakan metode penugasan diharapkan meningkatkan hasil karya sesuai tuntutan industri.
MENINGKATKAN HASIL PEMBELAJARAN ONLINE SEJARAH BERBASIS MEDIA PRESENTASI INTERAKTIF Aries Eka Prasetya
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 5 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i5.136

Abstract

Generasi muda sebagai penerus bangsa harusnya memiliki nasionalisme pada tinggi. Namun belakangan ini terjadi merosotnya jiwa patriotism dan semangat nasionalisme pada generasi muda. Hal ini diduga dikarenakan oleh globalisasi. Globalisasi menjadi pemicu memudarnya jiwa nasionalisme pada sebagian generasi muda bangsa. Merosotnya nasionalisme dan menurunnya prestasi belajar sejarah siswa tersebut diupayakan dipecahkan oleh guru melalui rancangan strategi dan inovasi pembelajaran yang terintegrasi dengan proses belajar mengajar di kelas. Inovasi yang dipilih ialah menggunakan media pembelajaran sejarah berbasis SWAY Sejarah. Pembelajaran sejarah melalui SWAY dalam pelaksanaannya menempatkan siswa sebagai subjek belajar dengan cara memberikan kesempatan siswa berperan sebagai seorang sejarawan sekaligus agen of change (agen perubahan). Siswa diajak melakukan kegiatan penelitian sejarah berdasarkan prinsip dan langkah metode penelitian sejarah. Hasil dari penelitian tersebut kemudian dituangkan dalam sebuah karya, yaitu narasi karya tulis, video, komik dan semuanya dikemas dalam aplikasi SWAY sejarah. Melalui kegiatan penelitian sejarah, siswa dapat secara mandiri merekonstruksi pengetahuannya. Strategi pembelajaran sejarah menggunakan aplikasi SWAY dapat dijadikan inovasi pembelajaran dalam meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran sejarah serta mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. Seluruh karya SWAY siswa hasil dari pembelajaran dapat diunggah ke jejaring sosial untuk diperoleh respon, tanggapan, masukan dan penilaian dari masyarakat luas. Respon dan penilaian tersebut dapat dijadikan bahan dasar penilaian proses belajar bagi guru sejarah terhadap siswa.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PADA MATERI PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DALAM MASYARAKAT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH SISWA KELAS IX Mrs. Elfiah
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v1i2.31

Abstract

Penelitian ini bertujuan mempelajari penerapan model pembelajaran berbasis masalah. Setiap akhir pelaksanaan ulangan formatif atau penyelesaian tugas terdapat sejumlah peserta didik yang belum berhasil sesuai dengan KKM yang ditetapkan, yakni 77. Melalui model pembelajaran berbasis masalah, diharapkan peserta didik lebih mudah mengatasi masalah dalam kaitannya dengan hasil belajar. Jenis penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas IX SMP Negeri 1 Sampit. Hasil pelaksanaan tindakan dalam penelitian ini antara lain peserta didik lebih bersemangat dan terarik dalam melaksanakan pembelajaran. Persentase ketuntasan belajar peserta didik secara klasikal meningkat, yang pada siklus I hanya 69,23% setelah diadakan perbaikan pada siklus II menjadi meningkat 88,46%.This research aims to study the application of problem-based learning models. At the end of each formative test implementation or task completion, there were a number of students who had not succeeded in accordance with the determined KKM, namely 77. Through the problem-based learning model, it was hoped that students would more easily solve problems in relation to learning outcomes. This type of research includes classroom action research carried out in two cycles with the research subjects being students of class IX SMP Negeri 1 Sampit. The results of the implementation of the actions in this study include students who are more enthusiastic and interested in carrying out learning. The percentage of students' learning completeness classically increased, which in the first cycle was only 69.23% after improvements in the second cycle increased by 88.46%.
Analisis Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Individu (Guru) Husni Anwar; Yusra Defawati; Mrs. Demina; Sufyarma Marsidin
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 7 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i7.157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja seorang guru terhadap kinerjanya dalam menjalankan tugas di dalam proses pembelajaran. Motivasi kerja seorang guru adalah daya dorong yang menjadikan dia bersemangat, dalam berkarya secara sungguh-sungguh mengerahkan segala daya dan upayanya sehingga apa yang ditargetkannya tercapai dengan maksimal. Motivasi kerja guru ini juga dipengaruhi oleh banyak faktor. Ada faktor dari dalam diri guru itu sendiri. Ada juga faktor dari lingkungannya. Kepala sekolah dan teman sejawat adalah faktor yang mempengaruhi motivasi kerja guru dari lingkungannya. Dengan adanya motivasi yang kuat pada guru, maka guru tersebut akan dengan senang hati dalam menjalankan tugas keprofesiannya. Sehingga dengan demikian kinerja guru tidak lagi dipertanyakan. Artinya kinerja guru akan meningkat dengan sendirinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka. Dengan teknik penulisan laporan secara deskriptf. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah motivasi mempengaruhi kinerja guru secara signifikan.
PENGGUNAAN MEDIA “CRACK THE CIRCUIT” UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI RANGKAIAN LISTRIK Nurul Fitria
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i1.68

Abstract

Penelitian ini didasari hasil belajar siswa yang cenderung mengalami penurunan selama daring khususnya pada rangkaian listrik kelas 9 C SMP Muh PK pada bulan September 2020. Salah satu penyebabnya sebagian peserta didik kurang mampu memahami dan menganalisis rangkaian listrik. Dari permasalahan tersebut, maka perlu diadakannya penelitian tindakan kelas dimana peneliti mencoba menerapkan penggunaan media Crack The Circuit. Media Crack The Circuit diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada rangkaian listrik. Metode penelitian ini menggunakan dua siklus dengan instrument yang digunakan meliputi evaluasi online, pengamatan dan pengarsipan data dengan 30 siswa yang terdiri 12 laki – laki dan 18 perempuan. Berdasarkan hasil uji instrument diperoleh data nilai rata – rata siswa pada siklus I yaitu 75,67 dengan 16 anak yang tuntas, sedangkan siklus II nilai rata – rata 85,67 dengan siswa yang tuntas 30 anak. Oleh sebab itu, dapat dikatakan bahwa penggunaan media Crack The Circuit dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi rangkaian listrik.
PENGGUNAAN PETA KONSEP BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR FISIKA MATERI ALAT-ALAT OPTIK DI SMA NEGERI 2 MEJAYAN Didik Anang Sunarto
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i2.94

Abstract

Dalam realitas pembelajaran Fisika di kelas tingkat pemahaman masing-masing peserta didik bervariasi menyebabkan hasil belajar siswa tidak optimal. Persepsi siswa bahwa Fisika merupakan pelajaran pemahaman konsep, karena kegiatan lapangan dan di laboratorium untuk konsep Alat-alat Optik sangat kurang. Sebagian diantara siswa juga berpendapat bahwa pelajaran Fisika kurang mendukung permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan kebutuhan dan kehidupan sehari-hari. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam upaya mengatasi masalah tersebut melalui penugasan pembuatan peta konsep diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Alat-alat Optik di XI IPA-2 SMA Negeri 2 Mejayan. Penelitian ini dilaksanakan dengan subyek siswa kelas XI IPA-2 berjumlah 32 siswa yang terdiri dari 10 laki-laki dan 22 perempuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan strategi penelitian tindakan kelas (Classroom action research). Penggunaan siklus belajar dan peta konsep bergambar ditinjau dari dimensi guru dan siswa, dapat meningkatkan hasil belajar siswa konsep  Alat-alat Optik. Pada siklus I jumlah siswa yang tuntas  65,2 % dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 76,1 sedangkan pada siklus II sebanyak 81,25 % siswa yang tuntas belajar dengan perolehan nilai rata-rata 81,8 . Berdasarkan angket peta konsep bergambar membuat pelajaran Fisika menjadi lebih menarik. 87,5 %  selalu mengikuti pelajaran Fisika dengan penuh konsentrasi, sedang yang 12,5 %  belum bisa konsentrasi secara maksimal pada saat pelajaran Fisika berlangsung. Penggunaan peta konsep bergambar membuat pembelajaran menjadi lebih bermakna bagi siswa.
BIBLIOBATTLE SEBAGAI SARANA MENINGKATKAN MINAT DAN KETERAMPILAN SISWA DALAM MERESENSI BUKU DI MASA PANDEMI COVID-19 Masfufah Rusli
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 5 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i5.128

Abstract

Selama pembelajaran daring (PJJ) di masa pandemic Covid-19, kompetensi dasar (materi pembelajaran) yang berkaitan dengan keterampilan menulis resensi memeroleh hasil kurang maksimal, baik dari minat maupun dari teknik menulis sehingga kompetensi dasar yang ditetapkan tidak tercapai. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam pencapaian kompetensi dasar menulis resensi ini, diperlukan metode khusus. Bibliobattle dipilih sebagai cara untuk meningkatkan minat dan keterampilan meresensi di masa pandemi Covid-19. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana Bibliobattle mampu meningkatkan minat dan keterampilan siswa dalam meresensi buku. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi (pengamatan). Hasil yang diperoleh, Bibliobattle mampu meninkatkan minat dan keterampilan siswa dalam meresensi buku di masa pandemic Covid-19.
JOYFUL LEARNING UNTUK PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR ALJABAR KELAS SMP NEGERI 1 WONOMERTO Mr. Mujiono
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v1i1.22

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan Strategi Joyful Learning. Strategi joyful learning membantu guru untuk lebih kreatif dalam proses belajar mengajar dan dapat meningkatakan hasil belajar siswa. Desain penelitian   ini  adalah  Penelitian  Tindakan Kelas  (PTK) yang  dilakukan  secara  kolaboratif. Subjek  penelitian   adalah  peserta  didik kelas VII B  berjumlah  22  orang, 5 putri dan 17 putra. Penerapan strategi joyful learning menunjukkan peningkatan pada hasil belajar. Siklus I meningkat menjadi 21 siswa yang mencapai ketuntasan dengan nilai rata-rata kelas 95. Pada siklus I memperoleh nilai rata-rata IPG 73% dengan kategori baik, IRS 88 % dengan kategori sangat baik, dan IKL 80% dengan kategori baik. This study aims to improve learning outcomes by using the Joyful Learning Strategy. Joyful learning strategies help teachers to be more creative in the teaching and learning process and can improve student learning outcomes. The design of this research is Classroom Action Research (PTK) which is conducted collaboratively. The research subjects were 22 students of class VII B, 5 girls and 17 boys. The application of joyful learning strategies shows an increase in learning outcomes. The first cycle increased to 21 students who achieved completeness with an average grade of 95. In the first cycle, the IPG average score was 73% in the good category, 88% IRS in the very good category, and 80% IKL in the good category.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Pelajaran Fisika Materi Usaha dan Energi dengan Menerapkan Model Project Based Learning Roslina Hidayati
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 7 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i7.183

Abstract

Keberhasilan suatu kelas dalam KBM tidak lepas dari peran seorang guru, Proses belajar mengajar tidak akan terjadi bila tidak ada guru.Dengan berbagai teknik, model, dan pendekatan pembelajaran yang ada, semua itu hanya mengindikasikan tingkat dominasi peran guru. Dengan metode ceramah, guru meniadi pelaku utama proses pembelajaran. Dalam teknik diskusi, guru. berperan sebagai narasumber. dan. Saat melakuken pembelajaran mandiri, peran guru sebagai motivator dan sekaligus supervisor kegiatan anak didiknya. Penelitian Tindakan Kela ini. Dibuat bertujuan untuk : (1) Dengan menerapkan mode~ Project Based Leaming untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan basil belajar fisika pada materi usaha dan energi pada peserta didik kelas X IPA-1, (2) Mengetahui langkah-langkah saat proses pembelajaran dengan menerapkan model. Project Based Leaming berhasil membuat semangat belajar fisika pada materi asaha dan energi pada peserta didik kelas X IPA-1 SMAN 15 Surabaya. .Jenis penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan penelitian indakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus masing-masing dalam 4 tahap, yaitu: tahap Perencanaan (Planning}, Pelaksanaan Tindakan (Action), Pengamatan (Observation), dan Refleksi (Reflection). Instrumen penelitian divalidasi oleh sesama guru fisika di SMA Negeri 15 Surabaya. Soal diujikan pada kelas X IPA-1 di SMA Negeri 15 Surabaya untuk diambil data ·penelitiannya. Data dianalisis dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian adalah (1) Menerapkan model Project Based Learning pada materi pokok usaha dan energi dapat rneningkatkan basil belajar fisika peseta didik kelas X IPA-1 di SMA Negeri 15 Surabaya, (2) Mengukur beser peningkatan hasil belajar fisika pada materi usaha dan energi rata..rata sebelum tindakan sebesar 39. Siklus l nilai test yang didapatkan sebesar 49 dengan kategori kurang dan pada siklus 2 nilai test yang didapatkan sebesar 71,5 dengan kategori cukup, Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan basil belajar dari siklus l ke siklus II langkah-langkah menerapkan Project Based Leaming yang terdiri dari: pertanyaan essensial, perencanaan, penyusun jadwal, pengawasan, penilaian, dan evaluasi.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP VOLUME KUBUS DAN BALOK MELALUI PEMBUATAN BANGUN RUANG 3D GEOGEBRA Mrs. Ramdaniah
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 1, No 4 (2020)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v1i4.55

Abstract

Tujuan dilaksanakannya penelitian Best Practice ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep volume kubus dan balok melalui pembuatan bangun ruang 3D GeoGebra pada siswa kelas 5 SDN 02 Kepahiang. Metode penelitian yang digunakan adalah  jenis penelitian analisis deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas 5C SDN 02 Kepahiang, dengan jumlah siswa 34 orang, terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan tanggal 15 Januari 2019. Teknik pengumpulan data diperoleh dari data tes akhir dan data hasil observasi lapangan. Teknik analisis data dengan  cara mengolah dan menganalisis data tes akhir dan data hasil observasi secara deskriptif dengan rubrik dan penskoran yang telah ditentukan untuk mengetahui keberhasilan dan kekurangan saat proses pembelajaran. Dari pelaksanaan tindakan dan hasil analisis data diperoleh hasil penilaian aspek pengetahuan nilai rata-rata kelasnya adalah 92, dan persentase ketuntasan belajarnya adalah 91%. Hal ini menunjukkan bahwa ketuntasan belajar dinyatakan berhasil karena menurut Kurikulum Satuan Pendidikan SDN 02 Kepahiang persentase ketuntasan belajar secara klasikal dinyatakan tuntas apabila telah mencapai 75% dari jumlah siswa mendapat nilai ≥70. Secara umum hasil analisis penilaian sikap, dan keterampilan mulai berkembang dimana siswa telah memperlihatkan perilaku yang diharapkan. Berdasarkan analisis data dan hasil penilaian dapat disimpulkan bahwa pembuatan bangun ruang 3D pada aplikasi GeoGebra dapat meningkatkan pemahaman konsep volume kubus dan balok pada siswa kelas 5 SDN 02 Kepahiang.The purpose of implementing this Best Practice research is to improve understanding of the volume concept of cubes and blocks through the creation of 3D GeoGebra spaces for 5th grade students of SDN 02 Kepahiang. The research method used was descriptive analysis research with the research subjects of grade 5C SDN 02 Kepahiang, with a total of 34 students, consisting of 18 male students and 16 female students. This research was conducted on January 15, 2019. Data collection techniques were obtained from final test data and field observation data. The data analysis technique is by processing and analyzing the final test data and the observation result data descriptively with predetermined rubrics and scoring to determine the successes and weaknesses during the learning process. From the implementation of the action and the results of the data analysis, it was found that the assessment of the knowledge aspect the class average score was 92, and the percentage of completeness in learning was 91%. This shows that learning completeness is declared successful because according to the SDN 02 Kepahiang Education Unit Curriculum the percentage of classical learning completeness is declared complete when 75% of the total students score ≥70. In general, the results of the analysis of attitude assessment and skills begin to develop where students have shown the expected behavior. Based on data analysis and the results of the assessment, it can be concluded that making 3D spatial shapes in the GeoGebra application can improve understanding of the volume concept of cubes and blocks in grade 5 SDN 02 Kepahiang students.