cover
Contact Name
Teguh Arie Sandy
Contact Email
penjualide@gmail.com
Phone
+6285232777747
Journal Mail Official
jira@ahlimedia.com
Editorial Address
Jln. Ki Ageng Gribig, Gang Kaserin MU No.36 Malang 65138
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik
Published by Ahlimedia Press
ISSN : 27456056     EISSN : 27457036     DOI : https://doi.org/10.47387/jira.v1i1
JIRA merupakan Jurnal dengan lingkup Kegiatan Pembelajaran, Penelitian Tindakan Kelas, Lesson Study, Pengembangan Media Pendidikan dan Pemanfaatan Teknologi Terkini. Mendapatkan naskah penelitian bidang Pendidikan, terkait dengan: - Penelitian Tindakan Kelas & Lesson Study - Riset Kualitatif dan Kuantitatif - Studi Pendidikan dan Studi Literasi - Pengembangan Media Pembelajaran - Pemanfaatan TIK & Teknologi Terkini
Articles 215 Documents
PENINGKATAN PRETASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI MATERI SEJARAH PERKEMBANGAN ISLAM DI INDONESIA MELALUI STRATEGI INDEX CARD MATCH PADA SISWA SMK Nur Khalimi
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i2.82

Abstract

Tujuan yang mau digapai pada penelitian ini buat mengenali kenaikan hasil belajar anak didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam serta Budi Pekerti dengan memakai bentuk Index Card Match pada anak didik kelas XII Pemesinan 1 SMK Wisudha Karya Kudus pada tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini ialah penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan di kategori XII Pemesinan 1 SMK Wisudha Buatan Bersih diawali bulan agustus- oktokber 2019. Poin penelitian ini merupakan 36 anak didik kelas XII Pemesinan 1. Konsep riset yang dipakai merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Bersumber pada hasil penelitian membuktikan kalau bentuk penataran Index Card Match bisa peningkatkan hasil belajar kelas XII Pemesinan 1 SMK Wisudha Buatan Bersih pada tahun anutan 2019/2020. Perihal itu ditunjukkan dengan Bersumber pada hasil riset hasil aksi kategori yang terdiri dari 3 langkah, ialah pra siklus, siklus I, serta siklus II, nampak kalau sehabis melaksanakan strategi penataran index card match, terjalin ketuntasan belajar dari pra siklus, siklus I serta setelah itu siklus II. Dari akuisisi hasil belajar anak didik, pada pra siklus, angka pada umumnya uji anak didik merupakan sebesar 65, 02 dengan ketuntasan belajar sebesar 25%. Dari pra siklus ke siklus I, kenaikan nilai pada umumnya hasil belajar menggapai 76, 94 serta kenaikan ketuntasan belajar klasikal menggapai 66, 67%. Sebaliknya pada siklus I ke siklus II, ada kenaikan nilai pada umumnya hasil belajar anak didik ialah dari siklus I, yang awal 76, 94 jadi 82, 2 pada siklus II. Sebaliknya ketuntasan belajar dengan cara klasikal naik awal 66, 67% pada siklus I jadi 83, 33% pada siklus II. Pada pra siklus anak didik yang belum berakhir belajarnya sebesar 27 anak, sebaliknya pada siklus I anak didik yang belum berakhir terdapat 12 anak, serta pada siklus II anak didik yang belum berakhir terdapat 6 anak. The purpose that will be achieved in this study to recognize the increase in the results of practicing students in the subjects of Islamic Religious Learning and Ethics by using the form of Index Card Match in students grade XII Pemesinan 1 SMK Wisudha Karya Kudus in the school year 2019 / 2020. This research is class action research. The research was conducted in category XII Booker 1 SMK Wisudha Buatan Bersih beginning in August- Oktokber 2019. This research point is 36 students of grade XII Booker 1. The research concept used is Class Action Research ( PTK). Sourced from the results of research proves that the form of Index Card Match management can improve the results of training class XII Booker 1 SMK Wisudha Artificial Net in the year 2019 / 2020. The subject is shown by sourced from the research results of the action category consisting of 3 steps, is pre-cycle, cycle I, and cycle II, it appears that after carrying out the strategy of index card match management, the completeness of practicing from pre-cycle, cycle I and after that cycle II. From the acquisition of the results of practicing protégés, in pre-cycle, the figure is generally the test of students is 65,02 with the completedness of practicing by 25%. From pre-cycle to cycle I, the increase in value in general the results of practice reached 76, 94 and the increase in classical training completed reached 66.67%. Conversely, in cycle I to cycle II, there is an increase in the value in general the results of practicing protégés are from cycle I, which is the beginning of 76, 94 to 82, 2 in cycle II. In contrast, the completeness of practicing in a classic way rose early from 66, 67% in cycle I to 83, 33% in cycle II. In the pre-cycle of students who have not ended their learning by 27 children, on the contrary in the first cycle of the protégé that has not ended there are 12 children, and in the second cycle of the protégé that has not ended there are 6 children.
PORTFLEXCTION SEBAGAI MEDIA MENGEKSPRESIKAN DAN MEREFLEKSIKAN PENILAIAN DIRI DI KELAS XII MIPA SMAN 3 BANDUNG Rd. Karunia Swandarini
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i4.117

Abstract

Portofolio adalah satu mekanisme penilaian ketrampilan yang bisa menjadi instrumen yang efektif untuk mengetahui berhasil tidaknya proses pembelajaran baik itu formatif atau sumatif. Ada beberapa masalah yang dihadapi dalam kegiatan penilaian seperti Siswa sering terlambat mengumpulkan tugas, kurang peduli terhadap nilai yang diperoleh, kurang bisa mengekspresikan diri melalui tulisan, jarang merefleksikan penilaian diri, belum memiliki media yang tepat untuk menunjukkan prestasi selama di SMA dan kurang memiliki rasa bertanggung jawab terhadap proses penilaian. Tujuan pembuatan Best Practice ini adalah untuk menunjukan penggunaan Portflexction atau Portfolio, Expression dan Reflection sebagai media mengekspresikan dan merefleksikan penilaian diri siswa. Metodologi pembuatan Best Practice ini adalah deskriptif-kualitatif dengan cara membahas kegiatan dan hasil portofolio peserta didik berikut penilaiannya. Adapun yang menjadi subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XII MIPA 2 SMAN 3 Bandung. Peserta didik mengumpulkan tugas yang disepakati untuk portofolio dan sertifikat yang mereka peroleh selama di SMA. Peserta didik menulis jurnal pembelajaran, menuliskan ide-ide yang muncul selama melaksanakan tugas dan cara mereka menyelesaikan masalah yang mereka hadapi terkait tugas. Hasil menunjukan bahwa dengan penilaian portfolio, selain bisa menilai diri sendiri terutama hasil tugas mereka, peserta didik dapat berkreatifitas dalam menyusun portfolio tersebut.
Eksplorasi Hasil Belajar Siswa Melalui Intervensi Video-Youtube Kreasi Guru Mrs. Sukmayati
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 6 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i6.169

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kebutuhan terhadap media pembelajaran yang sesuai untuk Pembelajaran Jarak Jauh. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran penulis dan mencari solusi terbaik agar proses belajar berjalan dengan baik dan  hasil belajar siswa tercapai secara optimal. Penulis mengambil inisiatif untuk melakukan inovasi dengan menciptakan video pembelajaran sendiri untuk digunakan dalam pembelajaran daring dengan melakukan adaptasi dalam beberapa aspek yang dianggap penting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengaruh pemanfaatan video-kreasi guru terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Sample penelitian ini adalah 30 siswa kelas XII-IPA 1 SMA Laboratorium Unsyiah yang dipilih secara acak. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah soal tes hasil belajar siswa yang berjumlah 20 soal pilihan ganda dan 5 soal essai tentang materi Caption. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan video-kreasi guru membawa pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Oleh karena itu disarankan agar para guru memiliki inisiatif untuk menciptakan video buatan sendiri untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE BERCERITA MELALUI MEDIA HAND PUPPET (BONEKA TANGAN) SISWA SMP NEGERI 1 RANCAEKEK Lien Herlina
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v1i3.46

Abstract

Tujuan penelitian ini merupakan buat tingkatkan hasil berlatih pelajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Narasi Cerita binatang memakai tata cara menceritakan lewat alat Boneka Tangan. Tipe penelitian ini merupakan Penelitian Aksi Kategori dengan tata cara kegiatan golongan serta perlengkapan peraga boneka tangan( hand puppet). Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap siklus mencakup pemograman, penerapan, pemantauan serta refleksi. Subyek penelitian ini merupakan pelajar kategori VII- A SMP Negara 1 Rancaekek Kabupaten Bandung tahun pelajaran 2016- 2017 beberapa 33 pelajar. Pengumpulan informasi dalam penelitian ini memakai metode uji serta pemantauan dengan metode analisa cerita yang mencakup penyajian informasi serta pencabutan kesimpulan. Bersumber pada hasil penelitian terjalin ekskalasi hasil berlatih pelajar ialah dari 37% pra siklus, bertambah jadi 63% pada siklus I serta 93% pada siklus II. Kenaikan angka minimun dari 40 pada pra siklus, jadi 50 pada siklus I, serta jadi 70 pada siklus II. Kenaikan angka maksimum dari 80 pada pra aksi, jadi 90 pada siklus II serta jadi 100 pada siklus II. Ada pula ekskalasi angka pada umumnya kategori bila pada pra siklus angka pada umumnya yang digapai merupakan 67, 4 kemudian bertambah jadi 71, 6 pada siklus I serta jadi 81, 8 pada siklus II. Dengan begitu bisa disimpulkan kalau dengan memakai tata cara menceritakan lewat alat Hand Puppet bisa tingkatkan hasil berlatih  Bahasa Indonesia materi Cerita Fabel siswa kelas VII-A SMP Negeri 1 Rancaekek Kabupaten Bandung tahun pelajaran 2016-2017. The purpose of this research is to improve the results of the practice of students in upgrading Indonesian. Narrative material Animal stories use the way of telling stories through hand puppets. This type of research is a Category Action Research with group activity procedures and hand puppet props. This research was conducted in 2 cycles, each cycle covering programming, application, monitoring and reflection. The subjects of this study were students of the VII-A category of SMP Negara 1 Rancaekek Bandung Regency in the 2016-2017 school year some 33 students. Collecting information in this study uses test methods and monitoring with story analysis methods that include presenting information and drawing conclusions. Based on the research results, the escalation of students' training results was from 37% pre-cycle, increased to 63% in cycle I and 93% in cycle II. The increase in the minimum number is from 40 in the pre-cycle, to 50 in the first cycle, and to 70 in the second cycle. Increase in the maximum number from 80 in pre-action, to 90 in cycle II and to 100 in cycle II. There is also an escalation of numbers in general categories if in the pre-cycle the number reached is 67.4 then increases to 71.6 in cycle I and becomes 81.8 in cycle II. That way it can be concluded that by using the method of telling through the Hand Puppet tool, it can improve the results of practicing Indonesian Language Fable Story material for VII-A grade students of SMP Negeri 1 Rancaekek, Bandung Regency, 2016-2017.
EFEKTIFITAS APLIKASI ACT SEBAGAI LEARNING SOCIETY DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN GENRE SOSIO-RELIGI Sisi Rosida
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i4.109

Abstract

Pembelajaran jarak jauh membuat rawan tindakan plagiarisme, dikarenakan rendahnya kemampuan menulis siswa. Dibutuhkan implementasi kurikulum yang mengubah paradigma terhadap peran manusia dan digital. Tujuan penelitian ini mengkaji peningkatan dan keefektifan kemampuan menulis cerpen genre sosio-religi menggunakan aplikasi ACT sebagai learning society. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif pada metode eksperimen. Desain penelitian dalam bentuk One-Goup Pretest-Postes Design. Pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan test. Hasil penelitian menunjukkan (1) aplikasi ACT sebagai learning society meningkatkan kemampuan menulis cerpen genre sosio-religi, dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar pada nilai pretest 66,8 meningkat menjadi 87 pada nilai posttest. (2) aplikasi ACT menerapkan konsep learning society terbilang efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis cerpen genre sosio-religi, dibuktikan dengan perbandingan nilai thitung (13,3) lebih besar dari pada ttabel (1,67), (thitung 13,3 lebih besar dari ttabel 1,67), maka hipotesis diterima.
Pelaksanaan Workshop untuk Meningkatkan Keterampilan Guru dalam Membimbing Kegiatan Ekstrakurikuler Tulis dan Baca Puisi Kepada Siswa Melalui Teknik Asosiasi dan Fantasi Naning Indarwati
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 6 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i6.160

Abstract

Tujuan penelitian adalah melalui workshop dapat meningkatkan keterampilan guru dalam membimbing kegiatan ekstrakurikuler tulis dan baca puisi dengan penerapan teknik asosiasi dan fantasi. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan sekolah dengan dua siklus dan masing-masing siklus melalui empat tahapan, yaitu perencanaan (planning), tindakan (acting), observasi (observing), dan refleksi (reflection). Teknik pengambilan data penelitian dilakukan dengan cara observasi, angket, dan dokumentasi untuk mendeskripsikan tingkat keberhasilan pelaksanaan workshop bagi guru dalam membimbing kegiatan ekstrakurikuler tulis dan baca puisi. Penelitian berlangsung selama tiga bulan, yaitu Oktober–Desember 2019 di SDN 2 Krajankulon Kaliwungu Kabupaten Kendal. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif, kualitatif. Hasil observasi guru dalam membimbing kegiatan ekstrakurikuler menulis dan membaca puisi siklus 1 adalah 78,7 %; hasil angket guru terhadap pelaksanaan workshop, pelatihan, hingga pendampingan siklus 1 adalah 77,2%  masih perlu ditingkatkan dari target yang diharapkan, yaitu 85%. Pada siklus 2 tingkat ketercapaian hasil observasi guru dalam membimbing kegiatan ekstrakurikuler menulis dan membaca puisi mengalami peningkatan, yaitu 86,4% dan hasil angket guru terhadap pelaksanaan workshop, pelatihan, hingga pendampingan siklus 2 adalah 86,2%, sehingga penelitian ini sudah memenuhi harapan dari indikator pencapaian yang ditetapkan, yaitu 85%. Dapat disimpulan bahwa melalui workshop terdapat peningkatan keterampilan guru dalam membimbing kegiatan ekstrakurikuler menulis dan membaca puisi dengan penerapan teknik asosiasi dan fantasi kepada siswa di SDN 2 Krajankulon Kaliwungu Kabupaten Kendal tahun pelajaran 2019/2020.
COVER AND PREFACE VOL. 1 NO.1 2020 Admin Ahlimedia
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi Pembelajaran dalam Jaringan dengan Menggunakan Instagram dan Liveworksheets pada Masa Pandemi Silvia Hazlita
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 7 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i7.195

Abstract

Corona Virus menuntut guru untuk berinovasi demi menciptakan pembelajaran yang tidak memberatkan siswa sekaligus meningkatkan jumlah partisipan di kelas. Salah satu caranya dengan menggunakan Instagram dan Liveworksheets sebagai media pembelajaran dan evaluasi. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman penulis dalam mengimplementasikan pembelajaran dalam jaringan dengan menggunakan Instagram dan Liveworksheets pada masa pandemic di SMP Negeri 1 Selat Nasik. Metode penulisan yang dilakukan adalah best practice, yaitu menceritakan pengalaman penulis selama kegiatan berlangsung sejak awal pemberian instruksi hingga selesai evaluasi. Subjek kegiatan berjumlah 70 orang siswa kelas IX yang sedang mempelajari materi kesebangunan dan kekongruenan. Data diperoleh melalui tes tertulis dalam jaringan dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk tes tertulis dan deskriptif kualitatif untuk wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perbedaan jumlah partisipan antara pembelajaran dalam jaringan secara konvensional dengan pembelajaran dalam jaringan dengan menggunakan Instagram dan Liveworksheets.
PENGARUH METODE INKUIRI TERHADAP PEMBELAJARAN PKn PADA SISWA KELAS V SD Mrs. Komariyah
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i1.73

Abstract

Tujuan penelitian ini memaparkan pengaruh metode inkuiri dalam pembelajaran PKN pada siswa kelas V SD. Dengan metode inkuiri dapat melatih siswa untuk menghadapi keadaan/ masalah kemudian mencari jawaban atau simpulannya. Objek yang diteliti dalam penelitian penerapan metode inkuiri adalah dengan jumlah siswa 15 orang terdiri atas,7 orang laki-laki dan 8 orang perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permbelajaran PKN yang menggunakan metode inkuiri mempunyai pengaruh terhadap pembelajaran PKn pada siswa kelas V SD. Pembelajaran PKn yang menerapkan metode inkuiri mempunyai rata-rata nilainya lebih tingggi (7,48) dari pada yang tidak menggunakan metode inkuiri (5,68).The purpose of this study is to describe the effect of the inquiry method in PKN learning for fifth grade elementary school students. With the inquiry method, it can train students to face situations / problems and then look for answers or conclusions. The object studied in the research application of the inquiry method was 15 students consisting of 7 boys and 8 girls. The results showed that PKN learning using the inquiry method had an influence on Civics learning in grade V SD students. Civics learning that applies the inquiry method has a higher average score (7.48) than those without the inquiry method (5.68).
Penerapan Teknik Discovery Learning untuk Meningkatkan Activity serta Perolehan dari Pembelajaran Matematika Siswa SMA Mr. Yusril
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 8 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i8.209

Abstract

Discovery Learning (Pembelajaran Penemuan) merupakan suatu teknik dalam pengajaran dengan berbagai macam cara supaya anak mendapatkan pengetahuan yang lebih dari sebelumnya, yang mulanya belum mengetahuinya, hal tersebut tidak melewati pemberitahuan, beberapa maupun keseluruhannya dapat ditemukan dengan sendirinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami penerapan teknik discovery learning yang mampu menaikkan activity serta perolehan dari pembelajaran Matematika dengan materi Data Berdistribusi Normal pada siswa kelas XII  jurusan IPA di SMAN 2 Mukomuko tahun pembelajaran 2019/2020. Penelitian yang dilakukan ini merupakan penelitian yang menggunakan tindakan di kelas (Classroom Action Research). Penelitian dilaksanakan di kelas XII IPA SMAN 2 Mukomuko yang dilakukan pada bulan Januari hingga Maret 2020. Perolehan dari penelitian ini menggambarkan bahwa dengan penerapan teknik discovery learning bisa menaikkan activity serta perolehan dari pembelajaran matematika materi Data berdistribusi normal  kelas XII IPA SMAN 2 Mukomuko Tahun Pembelajaran 2019/2020. Hal tersebut  ditunjukan dengan 1) apabila setiap mata pembelajaran meningkat sebelum activity pelajar, 29% akan diambil hanya sekali di kelas, pada siklus I persentase activity pelajar meningkat menjadi 66% dalam kategori cukup, serta prosesnya akan berlangsung pada siklus II. Meningkat menjadi 84.% Baik di kelas yang baik. 2) Perolehan dari pembelajaran meningkat karena peningkatan perolehan dari pembelajaran pelajar pada fase pra sesi Siklus I serta Siklus II. Sebelum pengujian yang dilakukan, ditemukan 30 pelajar memiliki skor 21 atau 75% di bawah KKM 65, 7 atau 25% di atas KKM 65, serta skor rata-rata 61,94. Selain itu, pada siklus I 30 pelajar, 60% dari 18 pelajar atau anak memperoleh skor di bawah KKM 75, serta 12 pelajar atau 40% melebihi KKM 75 dengan skor rata-rata 70,69. Ada data, 30 siswa pada data yang diperoleh merupakan 5 pelajar atau 17% memiliki skor kurang dari 75 serta 25 pelajar atau 83% memiliki skor rata-rata 76,38 yang melebihi KKM 75.