cover
Contact Name
Teguh Arie Sandy
Contact Email
penjualide@gmail.com
Phone
+6285232777747
Journal Mail Official
jira@ahlimedia.com
Editorial Address
Jln. Ki Ageng Gribig, Gang Kaserin MU No.36 Malang 65138
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik
Published by Ahlimedia Press
ISSN : 27456056     EISSN : 27457036     DOI : https://doi.org/10.47387/jira.v1i1
JIRA merupakan Jurnal dengan lingkup Kegiatan Pembelajaran, Penelitian Tindakan Kelas, Lesson Study, Pengembangan Media Pendidikan dan Pemanfaatan Teknologi Terkini. Mendapatkan naskah penelitian bidang Pendidikan, terkait dengan: - Penelitian Tindakan Kelas & Lesson Study - Riset Kualitatif dan Kuantitatif - Studi Pendidikan dan Studi Literasi - Pengembangan Media Pembelajaran - Pemanfaatan TIK & Teknologi Terkini
Articles 215 Documents
Efektivitas Google Classroom Terhadap Hasil Belajar Tematik Siswa SD Mrs. Sustiningsih
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 8 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i8.207

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran tematik dengan menggunakan media google classroom pada masa pandemi covid-19. Dalam pembelajaran tematik di masa pandemi ini, guru harus mampu melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan baik meskipun dengan jarak jauh. Salah satu cara yang tepat adalah dengan menggunakan media google classroom. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis pre-experimental dengan one group pretest-posttest design. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Gajahkumpul Kabupaten Pati sebanyak 15 siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli semester I tahun siswaan 2021/2022. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan wawancara. Validasi data menggunakan teknik korelasi product moment. Teknik analisis data menggunakan uji N-gain. Data pretest diperoleh dari hasil rata-rata ulangan harian materi penyajian data sebelum menggunakan media google classroom. Selanjutnya guru melaksanakan pembelajaran dengan media google classroom. Data posttest diperoleh dari hasil rata-rata ulangan harian setelah menggunakan media google classroom. Efektivitas media google classroom ini dapat dilihat dari peningkatan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 25% dengan uji N-gain 0,375 dengan kategori sedang. Dengan demikian media google classroom dapat meningkatkan hasil belajar tematik siswa kelas V.
Meningkatkan Kegiatan Perolehan Belajar Melalui Penggunaan Media Gambar Mengenal Jenis-Jenis Budaya di Indonesia pada Mata Pelajaran IPS Siswa SD Yulia Rozani
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 8 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i8.216

Abstract

Perlu dilakukan pembaharuan dan cara mengajar pendidik dalam mengelola proses kegiatan mengajar di bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada jenjang sekolah dasar sebagai respons terhadap penurunan kualitas dari pengetahuan peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan di SDN No. 25/II Muara Bungo dengan tujuan menaikkan kegiatan dan perolehan dari belajar peserta didik di sekolah dasar umumnya dan khususnya di kelas IV SD Negeri 025/II Muara Bungo. Selain itu, untuk meningkatkan kreativitas dan mutu seorang pendidik dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian adalah aktivitas masing-masing siswa meningkat dari perolehan nilai belajar peserta didik 66,66 % siklus 1 pada siklus II 71,42% Siklus III 78,09%. Dengan hasil penelitian ini tentunya diperoleh intisari yaitu penggunaan media gambar, baik itu visual dan audio visual dapat meingkatkan aktivitas pembelajaran di bidang IPS bagi peserta didik SD khususnya di kelas IV SD Negeri 25/II Muara Bungo.
Penerapan Supervisi Akademik dalam Meningkatkan Kemampuan Guru Membuat Media Pembelajaran PPT Interaktif di SMAN 2 Mukomuko Khairus Saleh
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 8 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i8.203

Abstract

Kemampuan guru untuk menghasilkan materi pembelajaran yang efektif dalam bentuk presentasi PowerPoint interaktif diharapkan meningkat sebagai hasil dari proyek ini. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari empat langkah yaitu planning, acting, observation dan reflection. Berdasarkan temuan tindakan siklus 1, disimpulkan bahwa sembilan instruktur (atau 45 persen) memiliki kemampuan yang cukup untuk membuat media pembelajaran, sedangkan sebelas guru (atau 55 persen) memiliki kemampuan yang cukup untuk membuat media pembelajaran. menghasilkan media pendidikan. Pada siklus II ditemukan adanya peningkatkan kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penerapan supervisi akademik dapat membantu pengajar di SMAN 2 Mukomuko dalam mengembangkan kompetensinya untuk membuat materi pembelajaran PPT interaktif.
Meningkatkan Mutu Sumber Daya Manusia Bidang Animasi Melalui Program SMK PK (Pusat Keunggulan) Mr. Mardi
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 8 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i8.208

Abstract

Upaya pemerintah untuk terus meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia terus dilakukan. Melalui instuksi Presiden No 9 tahun 2016 tentang revitalisasi SMK mendorong semua pihak untuk melakukan perubahan mendasar dalam menyiapkan tenaga kerja siap pakai berdaya saing dengan tenaga kerja luar negeri. Arus globalisasi memungkinkan tenaga luar negeri masuk ke negara manapun, termasuk Indonesia. Hal inilah yang mengkahawatirkan jika kita tidak siapkan akan berdapak kurang baik bagi negeri sendiri. Jadilah tuan rumah di negeri sendiri. Tenaga kerja level II setingkat lulusan SMK cukup banyak dibutuhkan oleh perusahaan. Tenaga-tenaga terampil tersebut harus disiapkan sejak dari bangku sekolah, agar tidak lagi terjadi pengangguran. Proses pembelajaran yang mengikuti kebutuhan industri dengan model project base learning diharapkan menjadi linier dengan proses produksi yang dilakukan perusahaan. Pembelajaran yang memerdekakan memberikan peluang bagi siswa dalam kebebasan dalam memperoleh sumber belajar dari mana saja, dari internet, buku, makalah, guru, media dan lainnya. Bagi guru dapat berinovasi dengan pembelajaran yang menarik melalui media-media baik on line dan cetak seperti buku, video tutorial, power point, media interactive dan lainnya. SMK-PK merupakan program kementerian No 165 /M/ tahun 2021 yang berupaya membangkan kinerja dan peningkatan kualitas SDM di SMK melalui kemitraan penyelarasan dengan dunia usaha dan industri. Tujuan program tersebut diharapkan SDM lulusan SMK Negeri 12 Surabaya benar-benar siap pakai/siap kerja. Pekerjaan yang dilakukan di industri juga diajarkan dan dilakukan di sekolah. Link and match benar-benar terjadi dalam kegiatan sekolah. Mengacu pada hasil responden terhadap industri animasi sangat dibutuhkan siswa siap pakai baik Pra produksi-Produksi dan Post Produksi. Bukan hanya skill tapi juga sikap kerja, karakter dan profil pelajar pancasila menjadi poin penting dalam memproduksi film animasi.
Online Teachers Training: Increasing Elementary School Teachers’ Ability in Daily Speaking English for Bilingual Redjeki Agoestyowati
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 8 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i8.217

Abstract

Bilingual class (Indonesian and English) for some lessons must be done in Islamic Elementary School of Al Azhar 17 Bintaro. Therefore, English Training for teacher was conducted. This program was a challenge for all teachers of SD Al Azhar 17 Bintaro to improve their competence in teaching by using two languages and to improve the ability of using English for daily communication with students. The aims of the training was to prepare the implementation of bilingual classes that was done 10 meetings and each meeting was done 4 hours. English Teacher Training Program include: games and icebreaking, group and class discussions, role-play, sharing session, microteaching (presentation), and feedback evaluation. Participants were always enthusiastic in doing all activities. Feedback from other participants was very good. At the end of the training, there was an increase in the competence of all participants in using English expressions for teaching purposes. They seem more confident and communicate more fluently in English. The school hopes that the bilingual training program in schools will continue to be a success.
Blended Learning Berbantuan Learning Management System dan WhatsApp Sebagai Upaya Pembelajaran Peningkatan Aktivitas Siswa Semasa Pandemi Puji Lestari
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 8 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i8.204

Abstract

Semenjak wabah Covid-19 melanda, sistem pendidikan mencari inovasi untuk proses kegiatan pembelajaran disekolah. Guru sebagai tenaga pendidik harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, meskipun siswa tidak bisa pergi kesekolah. Solusinya, guru mau tidak mau harus dapat mendesain media pembelajaran sebagai inovasi dengan memanfaatkan media daring. Pembelajaran blendded learning dengan Learning Management System Edmodo sebagai website dijadikan sebuah wadah atau forum diskusi oleh sekolah tidak dapat berdisi sendiri untuk pelaksanaan pembelajaran, diperlukan aplikasi whatsapp untuk meningkatkan aktivitas siswa pada pembelajaran daring semasa pandemi.
Layanan Pembelajaran Bagi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Dengan Hambatan Emosional, Perilaku dan Kesulitan Belajar Melalui Pembelajaran Kombinasi Dalam dan Luar Jaringan di Sekolah Penyelenggara Inklusi pada Masa Pandemi Covid-19 Fitri Meldawati
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v3i1.256

Abstract

Best Practice ini ditulis untuk membagi pengalaman penulis dalam memberikan layanan pembelajaran bagi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus dengan dambatan emosional, perilaku dan kesulitan belajar melalui pembelajaran kombinasi dalam dan luar jaringan di Sekolah Penyelenggara Inklusi pada Masa Pandemi Covid-19. Pada hakikatnya kebijakan yang dikeluarkan pemerintah telah berpihak pada peserta didik berkebutuhan khusus baik di SLB maupun di sekolah penyelenggara inklusi. Kebijakan pemerintah memberikan kebebasan yang luas untuk sekolah melayani peserta didik dengan memenuhi hak mereka untuk mendapatkan pengajaran dengan ,mengidentifikasi hambatan, kendala dan tantangan yang dihadapi PDBK selama pelaksanaan pembelajaran di masa pandemic covid-19. Penulis mengangkat pengalaman terbaik penulis dalam mengoptimalkan layanan pembelajaran bagi peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah penulis. Sehingga no one left behind dalam mendapatkan hak untuk memperoleh pendidikan sesuai dengan UUD 1945. Penulis memaparkan pengalaman dalam bentuk deskripsi upaya peningkatan kompetensi, dan pelaksanaan layanan pembelajaran di masa pandemic covid-19.
Inovasi Pengelolaan Peserta Didik di Indonesia Ratna Sari Titi Handayani; Hajar Thawafina; Via Nuriyatun; Indra Cahya Purnama
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 10 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i10.232

Abstract

Tujuan dari jurnal ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan pengelolaan peserta didik di Sekolah Dasar. Metode pada jurnal ini menggunakan berbagai sumber tertulis, baik berupa buku-buku, majalah, artikel, dan jurnal, atau dokumen-dokumen yang relevan dengan materi inovasi pengelolaan peserta didik. Hasil dari jurnal ini menunjukkan : (1) Inovasi PPDB terus dilakukan demi mewujudkan pendidikan yang lebih baik seperti PPDB online dan juga jalur penerimaan peserta didik baru yang terus diperbarui yakni jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur perpindahan tugas orang tua atau wali, dan jalur prestasi (2) terdapat dua jenis inovasi dalam pengelompokkan peserta didik yaitu pengelompokkan atas fungsi integrasi dan pengelompokan atas fungsi perbedaan. (3) Inovasi dalam pengembangan bakat dan minat peserta didik dapat terlihat melalui layanan bimbingan konseling, kegiatan ekstrakurikuler, dan kegiatan pembiasaan/keteladanan (4) terdapat beberapa jenis inovasi dalam penempatan kapasitas peserta didik yaitu inovasi pada kegiatan literasi, inovasi dalam membangun ambisi dan keinginan berprestasi, serta inovasi dalam rangka memupuk rasa kepercayaan diri.
Pentingnya Inovasi Pendidik untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Lailatul Mubarokah; Umaymah Nurul Azizah; Alvina Riyanti; Brylian Nurfan Nugroho; Teguh Arie Sandy
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 9 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i9.224

Abstract

Keberhasilan pendidikan tidak hanya terjadi melalui tatanan pendidikan, tetapi juga diperlukan peningkatan kinerja guru dalam melakukan pelaksanaan pendidikan. Pendidik merupakan salah satu komponen pendidikan yang berguna untuk melaksanakan jalannya pendidikan. Dimana keterampilan pendidik saat ini dituntut melakukan peningkatan kualitas pendidikannya untuk meningkatkan keberhasilan pendidikan yang sesuai dengan perkembangan zaman saat ini. Dalam hal ini diperlukan inovasi sebagai pendidik terkait penemuan baru pada kegiatan mengajar, meneliti, mengembangkan, melatih, mengelola dan memberikan pelayanan di bidang pendidikan. Untuk menciptakan inovasi guru hendaknya memiliki karakteristik sebagai berikut; terus belajar, kompeten, ikhlas, disiplin, dan totalitas. Kompetensi guru yang harus dikembangkan yaitu kompetensi kepribadian, kompetensi pedagodik, dan kompetensi profesional. Salah satu kompetensi yang berperan dalam meningkatkan inovasi pendidik yaitu kompetensi profesional. Hal ini dilakukan pendidik dengan mengikuti pendidikan prajabatan (preservice education) yang dilakukan oleh universitas untuk menyiapkan calon pendidik dan pendidikan dalam jabatan (inservice education) yang merupakan pendidikan, pelatihan dan pengembangan mengenai berbagai keterampilan guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran guru yang sesuai dengan perkembangan zaman. Selain itu, untuk meningkatkan kompetensi profesional yaitu dengan mengadakan program pembinaan dan pengembangan profesi guru, melakukan penelitian maupun kolaborasi.
Perencanaan Karir bagi Generasi Z dalam Pendidikan Islam Betri Syafrina
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v3i1.159

Abstract

Perencanan karier merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan karir individu. Namun generasi muda sekarang dalam mempersiapkan karirnya masih rendah dan bingung. Ada berbagai keresahan menunjukan bahwa kemampuan siswa, dimana dalam hal ini disebut sebagai generasi Z dalam mempersiapkan karirnya masih rendah, hal tersebut tampak dalam berbagai masalah baik yang berkaitan dengan pemilihan jenis studi lanjutan, pemilihan rencana pekerjaan, maupun yang berkaitan dengan ketidaksiapan para lulusan dalam memasuki pendidikan lanjutan atau dunia kerja. Hal ini dapat menjadi isyarat bagi dunia pendidikan untuk mengembangkan karir, baik dalam kegiatan intruksional maupun dalam kegiatan bimbingan dan konseling. Di samping itu, materi informasi yang bersifat personal, seperti bakat, ciri-ciri kepribadian atau minat pekerjaan perlu dikuasai oleh generasi Z. Generasi Z adalah digital natives, generasi yang sejak lahir telah terpapar oleh internet, jejaring sosial (social network), dan sistem seluler. Informasi karir dalam bimbingan karir islami diperlukan untuk pemberian bantuan terhadap individu agar dalam proses mencari pekerjaan dan bekerja senantiasa selaras dengan ketentuan dan petunjuk Allah, sehingga dapat mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Bimbingan memiliki sifat preventif sehingga dalam proses pemberian bantuan lebih banyak menekankan agar seseorang dalam mencari atau mencapai suatu pekerjaan jangan sampai melanggar/menyimpang dari ketentuan dan petunjuk Allah swt.