cover
Contact Name
Teguh Arie Sandy
Contact Email
penjualide@gmail.com
Phone
+6285232777747
Journal Mail Official
jira@ahlimedia.com
Editorial Address
Jln. Ki Ageng Gribig, Gang Kaserin MU No.36 Malang 65138
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik
Published by Ahlimedia Press
ISSN : 27456056     EISSN : 27457036     DOI : https://doi.org/10.47387/jira.v1i1
JIRA merupakan Jurnal dengan lingkup Kegiatan Pembelajaran, Penelitian Tindakan Kelas, Lesson Study, Pengembangan Media Pendidikan dan Pemanfaatan Teknologi Terkini. Mendapatkan naskah penelitian bidang Pendidikan, terkait dengan: - Penelitian Tindakan Kelas & Lesson Study - Riset Kualitatif dan Kuantitatif - Studi Pendidikan dan Studi Literasi - Pengembangan Media Pembelajaran - Pemanfaatan TIK & Teknologi Terkini
Articles 215 Documents
PENINGKATAN HASIL PEMBELAJARAN BAHASA ARAB MELALUI MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES DAN NONEXAMPLES PADA SISWA MA NEGERI 2 KOTA MALANG Mia El Rahma Sona
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v1i2.38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan dan efektivitas model pembelajaran Examples dan Nonexamples  pada pembelajaran Bahasa Arab. Adanya pembiasaan terhadap tugas dan latihan dapat membuat siswa lebih terlatih sehingga deiperoleh nilai yang lebih baik dalam kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian dipeoleh simpulan bahwa penerapan Model Pembelajaran Examples dan Nonexamples   pada pelajaran Bahasa Arab  materi menulis paragraf  narasi  mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal tersebut dapat dilihat pada penerapan model Pembelajaran Examples dan Nonexamples memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di MAN 2 Kota Malang   yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu 62,22% , 69,74%, dan 82,96%.This study aims to describe the application and effectiveness of the Examples and Nonexamples learning model in Arabic learning. The existence of habituation to assignments and exercises can make students more trained so that they get better grades in learning activities. The results of the research concluded that the application of the Examples and Nonexamples Learning Model in Arabic lessons on writing narrative paragraphs had a positive effect, which was to improve student achievement. This can be seen in the application of the Examples and Nonexamples Learning models having a positive impact in improving student achievement in MAN 2 Malang City which is marked by an increase in student learning completeness in each cycle, namely 62.22%, 69.74%, and 82.96 %.
Optimalisasi Layanan Bimbingan Klasikal dengan Model Problem-Based Learning untuk Mengatasi Perilaku Bullying Siswa SMP Amirotun Solikhah
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 7 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i7.197

Abstract

Tujuan penelitan ini untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan layanan bimbingan dengan model Problem-based Learning dapat mengatasi perilaku bullying di sekolah. Responden penelitian ini terdiri dari siswa kelas VIII berjumlah 24 anak yang diperoleh dari hasil penjaringan siswa sebanyak 300 anak. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes prestasi belajar dan dokumentasi. Metode dalam penelitian ini menggunakan dua siklus, yaitu siklus pertama dan siklus kedua. Masing-masing siklus terdiri dari dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Pda setiap siklus dilaksanakan dalam dua kali pertemuan. Karena situasi pandemi covid, siklus kedua dilaksanakan melalui zoom meeting/ layanan jarak jauh. Adapun diskusi kelompok dilaksanakan cukup beranggotakan 2 anak melalui whatsApp /video call. Analisa data statistik penelitian ini menggunakan rumus t-test untuk menguji perbedaan hasil pretest dengan postest. Kesimpulan penelitian ini pelaksanaan layanan bimbingan klasikal melalui metode problem-based learning optimal serta dapat mengatasi perilaku bullying. Hal itu terbukti dari perolehan skor rata-rata post test siklus pertama dengan kedua mengalami penurunan -0,076. Data yang lain, sebelum ada tindakan ada 19 anak hampir sering sekali melakukan pembullyian, 3 anak sering dan 2 hampir sering melakukan pembullyian. Setelah mengikuti layanan bimbingan klasikal melalui model problem-based learning terdapat 12 anak sama sekali tidak melakukan pembullyian, 3 anak pernah dan 9 anak kadang pernah melakukan pembullyian. Selanjutnya rata-rata nilai diskusi kelompok siklus pertama dengan siklus kedua mengalami peningkatan 13,75. Sedangkan rata-rata nilai individu siklus pertama dan siklus kedua juga meningkat 11,46. Makna penurunan berarti perilaku bullying di sekolah teratasi. Sedangkan makna peningkatan diartikan bahwa layanan klasikal dengan model problem-based learning kegiatan siswa lebih optimal. Dengan demikin layanan klasikal melalui model problem-based learning yang dilaksanakan dengan optimal dapat mengatasi perilaku bullying di sekolah.
ANALISIS PERILAKU MASYARAKAT SELAMA PANDEMIC COVID-19 DAN NEW NORMAL Kelvin Rivalna Akbar; Esaputri Bunga Wilastiara; Rezkika Noviyanti; Rahma Ardiani; Muhammad Bagus Sudinadji
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i1.74

Abstract

Sejak awal maret 2020 presiden jokowi mengumumkan 2 warganya positif Covid-19.  Sejak itu Indonesia menetapkan social distancing, aturan protokol kesehatan, dan membagi wilayah berdasarkan zona untuk pemetaan pengendalian virus covid-19. Rumusan masalah penelitian ini yaitu bagaimana perilaku masyarakat Indonesia selama pandemic covid-19 dan selama pemerintah memberlakukan new normal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi perilaku masyarakat selama pandemic covid-19 dan selama pemerintah memberlakukan new normal. Sehingga dalam penelitian ini menemukan gambaran perilaku perbedaan sebelum dan setelah pemerintah memberlakukan new normal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Menggunakan pendekatan open ended quesionare. Hasil penelitian ini menunjukkan pertanyaan mengenai pengertian covid dapat ditarik kesimpulan bahwa new normal adalah suatu aktivitas yang dilakukan karena adanya suatu perubahan perilaku di tengah pandemic dengan selalu melakukan penyesuain diri dan beradaptasi dengan lingkungan. Dari setiap zona masyarakat melakukan kegiatan di dalam rumah. Saat keluar masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker. Since the beginning of March 2020, President Jokowi announced that 2 of his citizens were positive for Covid-19. Since then, Indonesia has established social distancing, health protocol rules, and divides areas by zone for mapping the control of the Covid-19 virus. The formulation of the research problem is how the behavior of the Indonesian people during the Covid-19 pandemic and during the government enforces the new normal. The purpose of this study is to explore people's behavior during the Covid-19 pandemic and during the government enforcing the new normal. So that in this study found a picture of the difference behavior before and after the government enforces the new normal. This study uses a qualitative phenomenological approach. Using an open-ended questionnaire approach. The results of this study indicate a question about the meaning of covid, it can be concluded that new normal is an activity that is carried out because of a change in behavior in the middle of a pandemic by always adjusting and adapting to the environment. From each zone the community carries out activities in the house. When leaving, the community adheres to health protocols by wearing masks.
ICE BREAKING SEBAGAI STIMULUS DAN REINFORCEMENT DALAM BELAJAR BAHASA INGGRIS DI PROGRAM SKS (SISTEM KREDIT SEMESTER) DI SMA NEGERI 5 SURABAYA Sri Rahayu Prihatini
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i3.101

Abstract

Pada dasarnya situasi pembelajaran yang beku dan membosankan pernah dialami guru dan juga dirasakan oleh para peserta didik . Hal ini terjadi biasanya pada jam pelajaran akhir atau bisa juga bahkan diawal jam pelajaran karena situasi yang menjenuhkan. Kejenuhan belajar bisa terjadi ketika kondisi emosional dan fisik seseorang tidak dapat memproses informasi, pengetahuan dan pengalaman sehingga tidak bersemangat untuk melakukan aktivitas belajar. Dalam kondisi seperti ini peserta didik tidak bisa konsentrasi dan kurang fokus akhirnya menimbulkan rasa lelah dan bosan. Dengan ice bearking diharapkan bisa dijadikan stimulus di dalam kelas di 15 menit pertama sebelum pembelajaran atau 15 menit di akhir pembelajaran sebagai kegiatan reinforcement (penguatan). Dengan harapan peserta didik mendapatkan motivasi untuk belajar mandiri di dalam kelompok. Sehingga masing masing peserta didik bisa menciptakan suasana yang kondusif dalam belajar kelompok. Dalam suasana yang kondusif peserta didik bisa merasa nyaman berdiskusi dalam belajar kelompok di program SKS (Sistem Kredit Semester). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kegiatan belajar mengajar di program SKS (Sistem Kredit Semester) pada siswa kelas X SMA Negeri 5 Surabaya. Dalam penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subyek penelitian ini sebanyak 6 kelas pada kelas X SMA Negeri 5 Surabaya dengan jumlah populasi sebanyak 210 orang. Ice breaker adalah solusi yang sangat tepat guna menciptakan situasi yang kondusif. Dimana pola pikir dan pola tindak ke satu titik perhatian menjadi selaras untuk mengkondisikan suasana menjadi dinamis, focus dan menyenangkan. Maka sangat tepat dan jelas bahwa ice breaking memang diperlukan dalam proses pembelajaran terutama di program SKS (Sistem Kredit Semester) karena ice breaking bisa bermanfaat sebagai pembangkit energi pada saat kondisi lelah dan jenuh. Dengan harapan bisa meningkatkan focus peserta didik. Sehingga peserta didik merasa relax di kejenuhan mernikirkan pelajaran, akan merasa diberi sebuah ruang untuk sejenak berfikir ringan untuk mendapatkan motivasi di awal dan di akhir pembelajaran.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN KUALITAS KARAKTER SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL TAUHIDUL ILMI PADA MATERI KOLOID Heni Hasanah
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 5 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i5.134

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan kualitas karakter dan hasil belajar siswa pada materi koloid melalui model Tauhidul Ilmi. Model Tauhidul Ilmi merupakan model pembelajaran yang menggabungkan sains sains dengan pembelajaran sains spiritual, melalui pendekatan yang berbeda pada proses pembelajaran holistik. Latar belakang penelitian ini meliputi hasil survei yang menemukan terdapat 5,6% berkarakter rendah, 63,9% sedang dan hanya 37% siswa yang berkualitas dan hasil belajar pada materi koloid baru 13,9% tuntas dan 86,1% tidak tuntas. Penelitian dilakukan dengan menganalisis data hasil tes siklus akhir, hasil observasi karakter siswa dan aktivitas guru dalam proses pembelajaran. Langkah-langkah dalam penerapan model Tauhidul Ilmi dimulai dengan memberikan stimulasi kemudian menggali kearifan, mengidentifikasi masalah, mengumpulkan data, mengolah data, membuktikan / menguji hipotesis, mengkomunikasikan kesimpulan dan tahap terakhir evaluasi dan refleksi. Penelitian ini menghasilkan peningkatan hasil belajar dari 13,9% tuntas menjadi 85,3%. Dan peningkatan kualitas karakter siswa pada kategori atas dari 37% menjadi 61,1%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui model tauhidul ilmi dapat meningkatkan hasil belajar dan kualitas karakter siswa kelas XI MIPA 5 di MAN 2 Kota Bandung pada materi koloid. Oleh karena itu, untuk pembelajaran selanjutnya diusulkan untuk menggunakan model tauhidul ilmi dalam pembelajaran koloid.
PENGGUNAAN MEDIA “LEMJATAR” MATERI JURNAL UMUM DENGAN METODE SIMULASI UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA Said Edy Wibowo
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v1i1.28

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan media pembelajaran Lemjatar dengan model simulasi untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Lemjatar merupakan sebuah  media simulasi akuntansi perusahaan jasa yang dibuat berdasarkan kartu transaksi, namun langkah dan cara kerja dengan aturan transaksi perusahaan jasa, sesuai kompetensi dasar yang harus dipahami siswa. Jenis penelitian ini PTK dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah 7 siswa laki-laki dan  32 siswa perempuan. Pada siklus I tergolong dalam kategori baik dengan persentase 58,14%. Siklus II, aktifitas siswa secara individu naik menjadi kategori sangat baik dengan persentase 79,01%. Skor hasil belajar siswa masuk kategori cukup (53,49%) dengan skor rata-rata hanya 49,96 pada Siklus I, Dalam siklus II, skor hasil belajar siswa masuk kategori sangat baik (48,83) dengan rata-rata 86,74. This study aims to describe Lemjatar learning media with a simulation model to improve student learning achievement. Lemjatar is a service company accounting simulation media that is made based on transaction cards, but the steps and methods of working with service company transaction rules are according to the basic competencies that students must understand. This type of research is PTK with descriptive methods. The research subjects were 7 male students and 32 female students. In the first cycle it was in the good category with a percentage of 58.14%. Cycle II, individual student activities rose to the very good category with a percentage of 79.01%. The score of student learning outcomes was in the moderate category (53.49%) with an average score of only 49.96 in Cycle I, In cycle II, the score of student learning outcomes was in the very good category (48.83) with an average of 86.74.
Efektivitas Moda Luring Teknik Guru Kunjung pada Pembelajaran Matematika Materi Perpangkatan dan Bentuk Akar untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa SMP Reni Resmanawati
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 7 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i7.187

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini berjudul “Efektivitas Moda Luring Teknik Guru Kunjung Pada Pembelajaran Matematika Materi Perpangkatan dan Bentuk Akar, Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Kelas IX-B SMP NEGERI 1 Cikancung Tahun pelajaran 2020/2021”. Sejak kondisi pandemi COVID-19 terjadi, kegiatan belajar dilaksanakan dari rumah melalui pembelajaran jarak jauh, dengan moda daring atau luring.  Tujuan dilaksanakan guru kunjung adalah untuk memperoleh gambaran tentang efektivitas pembelajaran pada materi Perpangkatan dan Bentuk Akar di kelas IX-B. Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri dari empat langkah, merujuk pada model yang dikembangkan oleh Kurt Lewin, yaitu (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Hasil dari penelitian menunjukkan teknik guru kunjung pada materi Perpangkatan dan Bentuk Akar berlangsung efektif, hal ini dibuktikan dengan indikator efektivitas yang diperoleh mengalami peningkatan dari sebelum diberi tindakana/pra siklus, setelah tindakan siklus I dan siklus II. Berdasarkan analisa hasil kegiatan yaitu aktivitas pembelajaran sebelum diberi tidakan  semua aspek hanya 40% (katagori kurang), setelah diberi tindakan maka terjadi kenaikan yang sangat signifikan yaitu aktivitas pembelajaran menjadi 70% pada siklus I dan 90% pada siklus II, proses komunikasi dari 40% sebelum tindakan menjadi 75% setelah tindakan siklus I dan naik menjadi 90% setelah tindakan siklus II, demikian pula untuk respon peserta didik dari 40 % sebelum tindakan, menjadi 75% setelah tindakan siklus I dan 90% setelah tindakan siklus II, sehingga hasil belajar yang semula 40 % naik menjadi 64%  dan 86% setelah tindakan siklus II. Berdasarkan data tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran moda luring dengan teknik guru kunjung berlangsung efektiv dan dapat meningkatkan prestasi belajar kelas IX-B SMP Negeri 1 Cikancung.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-BOOK DENGAN MEMANFAATKAN FITUR RUMAH BELAJAR PADA PADA MATA PELAJARAN IPA Sri Handayati
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 1, No 4 (2020)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v1i4.61

Abstract

Adanya Virus corona covid-19 yang sudah mewabah hampir seluruh negara termasuk Indonesia telah membawa perubahan yang mendesak pada berbagai sektor, demikian juga dengan sektor Pendidikan.  Tanpa terkecuali sektor ini  juga telah terdampak dengan adanya virus covid-19, akibatnya terjadi berbagai perubahan dalam sektor Pendidikan, perubahan ini terjadi sebagai upaya dalam mengurangi penyebaran virus covid-19, Adapun peybahan mendasar yang terjadi antara lain adalah perubahan model pembelajaran yang semula dilaksanakan secara tatap muka, maka dengan adanya virus covid-19 berubah menjadi pembelajaran di rumah atau pembelajaran jarak jauh (online). Sejak diberlakukannya pembelajaran online pada awal bulan Maret sampai saat ini jika dihitung kira-kira sudah berlangsung selama hampir 7 bulan , merupakan waktu yang waktu yang cukup  lama  bagi anak-anak termasuk juga bagi guru, hal ini telah menimbulkan berbagai masalah dalam proses pembelajaran, menurunnya motivasi belajar siswa merupakan salah satu  masalah yang  telah dihadapi hampir semua guru dan di semua jenjang Pendidikan. Oleh karena itu diperlukan adanya solusi untuk mengatasi permasalahan yang terjadi dalam proses pembelajaran saat ini. Motivasi belajar siswa sangat penting agar hasil belajar siswa dapat meningkat.   Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan media pembelajaran  e-book dengan memanfaatkan fitur rumah belajar  yang digunakan dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan  penelitian jenis R and D (Research and Development) yang merupakan penelitian pengembangan. Prosedur penelitian  adalah mengunakan model Borg and Gall dengan menggunakan 8 tahap dari 10 tahap, yaitu: 1) Observasi Analisis kebutuhan, 2) Pengumpulan Data, 3) Desain Produk, 4) Validasi Produk, 5) Revisi Produk, 6) Uji coba Produk, 7) Revisi Akhir, 8) Penyebarluasan. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data ini yaitu menggunakan lembar validasi, lembar observasi dan lembar angket. Media pembelajaran e-book dengan memanfaatkan fitur rumah belajar  yang di kembangkan bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa  yang mulai menurun sebagai akibat  pandemi virus covid 19. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Pandaan siswa kelas VIII. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September - Oktober. Dalam penelitian ini subjek yang digunakan  adalah  siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Pandaan. Sementara Istrumen penelitian  yang digunakan berupa  angket uji kelayakan oleh Ahli media, Ahli Materi, dan Angket respon siswa. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data sebagai berikut : 1) Berdasarkan validasi penilaian ahli materi diperoleh skor rata-rata 3,875 yaitu berada pada kategori “Baik”. Hasil validasi ahli media diperoleh skor rata-rata 3,75 yaitu pada kategori “Baik”. Sementara Validasi ahli bahasa diperoleh skor rata-rata 3,875 yaitu berada pada kategori “Baik”. Untuk hasil uji coba skala kecil respon peserta didik diperoleh  skor 4,25  yaitu pada kriteria “Sangat Baik”, dan sedangkan pada uji coba skala besar respon peserta didik memperoleh skor rata-rata 4,10 yaitu pada kriteria “Sangat Baik”. Berdasarkan hasil tersebut  dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran e-book dengan memanfaatkan fitur rumah belajar  berada dalam kategori baik dan dapat digunakan pada pembelajaran IPA secara daring siswa VIII I SMP N 1 Pandaan 
PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL MELALUI ZOOM CLOUD MEETING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS Sustiningsih Sustiningsih
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i2.64

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis dengan pendekatan kontekstual melalui zoom cloud meeting. Sasaran pada best practices ini adalah pada kelas V SDN Gajahkumpul semester 1 tahun pelajaran 2020/2021 yang berjumlah 15 siswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.. Hasil best practices menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan kontekstual melalui zoom cloud meeting dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematis. Berdasarkan penilaian rubrik kemampuan matematis, didapatkan hasil sebanyak 67 % atau 10 siswa dapat memahami konsep matematis pada materi debit. This article aims to improve the ability to understand mathematical concepts with a contextual approach through zoom cloud meetings. The target of these best practices is in grade V SDN Gajahkumpul in semester 1 of the 2020/2021 school year, which amounts to 15 students. The method used is descriptive qualitative. Best practice results show that using a contextual approach through zoom cloud meetings can improve mathematical comprehension skills. Based on the rubric assessment of mathematical abilities, 67% or 10 students were able to understand mathematical concepts in the discharge material. 
SUPERVISI BERBASIS PRESENSI FINGERPRINT UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DI SDN BENDUL MERISI 408 SURABAYA Mrs. Qonik
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 5 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i5.125

Abstract

Tujuan penelitian untuk meningkatkan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan melalui supervisi berbasis absensi fingerprint. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan sekolah dengan dua siklus dan masing-masing siklus melalui empat tahapan, yaitu perencanaan (planning), Tindakan (acting), observasi (observing), dan refleksi (reflection). Teknik pengambilan data penelitian dilakukan dengan cara observasi dan penilaian langsung terhadap peningkatan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan, Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif, kualitatif. Pada siklus I kinerja pendidik dan tenaga kependidikan melalui supervisi berbasis absensi fingerprint berada pada persentase 38,89% masih jauh dari target minimal ≥70% sehingga perlu dilakukan siklus II. Pada siklus II terjadi peningkatan pendidik dan tenaga kependidikan melalui supervisi berbasis absensi fingerprint meningkat menjadi 83,33% dan ini telah melebihi dari target yang ingin di capai cari upaya peningkatan pendidik dan tenaga kependidikan melalui supervisi berbasis absensi fingerprint. Kesimpulan yang dapat diambil bahwa upaya peningkatan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah melalui supervisi berbasis absensi fingerprint telah berhasil dan dapat diterapkan di SDN Bendul Merisi 408 Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya.

Page 4 of 22 | Total Record : 215