cover
Contact Name
Singgih Subiyantoro
Contact Email
singgihsubiyantoro@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
singgihsubiyantoro@yahoo.com
Editorial Address
Pascasarjana Kependidikan UNS lantai 2
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 25410261     EISSN : 27459969     DOI : https://doi.org/10.32585/
Core Subject : Education,
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran merupakan jurnal ilmiah berskala nasional yang dikelola oleh Ikatan Profesi Teknologi Pendidikan Indonesia cabang Surakarta (IPTPI Surakarta). Edudikara terbit berkala per 3 bulan sekali, yakni Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 393 Documents
MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU MELALUI PENDEKATAN SUPERVISI AKADEMIK KOLABORATIF DI SEKOLAH DASAR Adelina Dince
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2019): September
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i3.155

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kompetensi profesional guru di SD Negeri Wuring dihasilkan dua hal berikut: (1) Proses supervisi dengan menerapkan pendekatan supervisi kolaboratif secara spesifik terdiri dari tahap pra-supervisi kolaboratif, supervisi kolaboratif dan pasca-supervisi kolaboratif. Proses supervisi dengan menerapkan pendekatan supervisi kolaboratif mengalami perkembangan dari siklus I ke siklus II. Pada tahap pra-supervisi kolaboratif siklus I, curah pendapat tidak berjalan dengan efektif karenakepala sekolah tidakmelakukan koordinasi dengan semua guru dan tidak menjelaskan teknis supervisi kolaboratif yang akan dilaksanakan diantaranya mengindentifikasi masalah-masalah krusial ketika guru melaksanakan kinerja profesionalnya, mencatat dan membawanya pada saat curah pendapat dan diskusi bersama kepala sekolah dan guru lainnya. Kemudian pada siklus II, kepala sekolah melakukan koordinasi dengan semua guru dan menjelaskan teknis supervisi kolaboratif yang akan dilaksanakan serta menguatkan dan menegaskan kepada guru untuk menyiapkan kelengkapan terkait kinerja profesionalnya sehingga curah pendapat dan diskusi berjalan dengan tertib dan efektif; (2) Peningkatan kompetensi profesional guru di SD NegeriWuring dari pra-siklus ke siklus Isebesar 18,18 poin. Rata-rata kompetensi profesional guru pada pra-siklus sebesar 52,27 dengan kriteria kurang dan pada siklus I sebesar 70,45 dengan kriteria cukup. Kompetensi profesional guru juga mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 18,19 poin. Rata-rata kompetensi profesional guru pada siklus II sebesar 88,64 dengan kriteria baik. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kompetensi profesional guru di SD Negeri Wuringdapat ditingkatkan melalui penerapan pendekatan supervisi kolaboratif.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PECAHAN MELALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGA DI SEKOLAH DASAR Maria Avilanti
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2019): September
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i3.156

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa kelas 3 SD Katolik 068 Napungliti khususnya materi pecahan melalui bantuan alat peraga benda konkret, agar nilai yang dihasilkan dapat memenuhi syarat ketuntasan belajar. Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian kelas yang terdiri dari tiga siklus, tiap siklus meliputi: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian adalah pada siklus I siswa yang tuntas belajar sejumlah 14 siswa (58,3 %) dan yang tidak tuntas belajar sejumlah 10 siswa (41,7 %) dengan nilai rata-rata kelas 6,2 dan daya serap 61,7 %. Hasil pada siklus II siswa yang tuntas belajar sejumlah 17 siswa (70,8 %) dan yang tidak tuntas belajar sejumlah 7 siswa (29,2 %) dengan nilai rata-rata kelas 7,3 dan daya serap 73,3 %. Sedangkan hasil pada siklus III jumlah siswa yang tuntas belajar 21 siswa (87,5 %) dan yang tidak tuntas belajar sejumlah 3 (12,5 %) siswa dengan nilai rata-rata kelas 8,8 dengan daya serap 87,9%. Karena sudah memenuhi indikator keberhasilan bahkan sampai melebihi dari nilai yang peneliti targetkan, maka penelitian ini dihentikan pada siklus III. Dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi pecahan pada kelas SD Katolik 068 Napungliti dengan tingkat partisipasi siswa yang cukup menggembirakan serta memacu guru untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan model pembelajaran.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU KIMIA DALAM MENGELOLA PEMBELAJARAN DENGAN MODEL PROJECT BASED LEARNING Muryati Muryati
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2019): September
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i3.158

Abstract

Penelitian tindakan sekolah ini Bettujuan untuk meningkatkan ketrampilan guru untuk mata pelajaran kimia menyusun RPPmenggunakan model pembelajaran Project Based Learning, dan untuk mengungkap pengaruh pembelajaran dengan model Project Based Learning terhadap motivasi dan hasil belajar siswa setelah guru menerapkan model pembelajaran tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitif, yang dilakukan terhadap 25 guru kimia di MGMP Kimia SMA. Hasil penelitian pada siklus I, diperoleh rata-rata capaian guru kimia pada fase Probject based learning pada kriteria Sangat baik dan baik sebesar 46,67%. Dan, pada akhir siklus II , diperoleh rata-rata capaian guru kimia pada fase Probject based learning pada kriteria Sangat baik dan baik sebesar 79,33%. Terjadi kenaikan yang sangat signifikan sebesar 32,67%. Untuk itu, penelitian tindakan sekolah ini dinyatakan ‘berhasil’ dan dihentikan pada siklus II, bagi fase yang belum mencapai kriteria akan diberikan bimbingan secara individual atau supervisi klinis.
PENINGKATAN KEDISIPLINAN DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN TEMATIK DENGAN MODEL PICTURE AND PICTURE Rima Ananda; Benedictus Sudiyana; Dwi Anggraeni Siwi
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2019): September
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i3.159

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa melalui pembelajaran tematik dengan model Picture and Picture pada siswa kelas II semester gasal SD Negeri 01 Tugu Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar Tahun Pelajaran 2019/2020, 2) untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui pembelajaran tematik dengan menggunakan model pembelajaran Picture and Picture pada siswa kelas II semester gasal SD Negeri 01 Tugu Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar Tahun Pelajaran 2019/2020, 3) mendeskripsikan penerapan model Picture and Picture untuk meningkatkan kedisiplinan dan hasil belajar siswa pada siswa kelas II semester gasal SD Negeri 01 Tugu Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar Tahun Pelajaran 2019/2020.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS AKSARA JAWA MELALUI METODE STRUKTURAL TIPE MAKE A MATCH PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Sri Sugiarti
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2019): September
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i3.160

Abstract

Dalam proses pembelajaran, tentunya ada berbagai masalah yang harus diatasi, antara lain mengenai proses dan hasil pembelajaran yang kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran keterampilan menulis aksara Jawa pada kelas VIII F SMP Negeri 1 Banyudono. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Juli sampai September 2017, mulai dari persiapan sampai penyusunan laporan. Penelitian ini dilakukan di kelas VIII F SMP Negeri 1 Banyudono tahun pelajaran 2017/2018. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui observasi, pemberian tes dan pengamatan. Untuk menguji validitas data, peneliti menggunakan triangulasi data dan triangulasi metode. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Prosedur penelitian ini menggunakan model make a match dalam setiap pertemuan. Sedangkan indikator capaian penelitian ini adalah apabila sudah mencapai target yang sudah ditetapkan, dan jumlah siklus ditentukan dari ketercapaian target. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa model make a match dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil pada pembelajaran keterampilan menulis aksara Jawa.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI KLINIS Mahsun Alwa'id
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2019): September
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i3.163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan guru dalam penggunaan metode pembelajaran melalui supervisi klinis melalui penelitian ini adalah, apakah supervisi klinis mampu meningkatkan kemampuan guru dalam penggunaan metode pembelajaran? Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Sekolah. Penelitian ini termasuk Penilitian Tindakan Sekolah. Subjek Penelitian adalah Guru di MAN 1 Semarang, Kabupaten Semarang pada Tahun Pelajaran 2018/2019.. Teknik pelaksanaan diawali dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi serta tindak lanjut. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus. Pelaksanaan kegiatan pada tiap tahapan meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dapat menguasai indikator yang ada dalam menentukan metode pembelajaran dan mencari metode yang benar-benar tepat dan sesuai dengan tujuan pembelajaran serta kondisi lingkungan kelas dan lingkungan sekolah itu sendiri yang selanjutnya memberikan manfaat bagi peningkatan prestasi belajar siswa dan peningkatan mutu sekolah.
MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA DI PERPUSTAKAAN MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK DISKUSI Cesara Deasefa Respati; Bambang Susanto; Muhammad Arief Maulana
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2019): December
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i4.164

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik diskusi dapat meningkatkan minat baca di perpustakaan pada siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Mojolaban Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Sedangkan metode analisis data menggunakan stastistik deskriptif, karena membandingkan minat baca siswa di perpustakaan antara kondisi awal dengan kondisi siklus I, dengan siklus II, membandingkan minat baca siswa di perpustakaan antara siklus II dengan siklus III. Dari hasil pra siklus diketahui bahwa minat baca siswa di perpustakaan masuk dalam kriteria sangat rendah dengan rata-rata presentase 20,3%. Setelah diadakan siklus 1 berlanjut ke siklus 2 terdapat kenaikan 37,9% menjadi 55,6%. Dan tindakan pada siklus 3 meningkat menjadi 76,3%, hasil tindakan pada siklus 3 menunjukkan bahwa seluruh siswa yang menjadi subjek penelitian mengalami peningkatan minat baca dari tahap ke tahap. Berdasarkan analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa bimbingan kelompok teknik diskusi dapat meningkatakan minat baca di perpustakaan pada siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Mojolaban Tahun Pelajaran 2019/2020.
LAYANAN INFORMASI DENGAN MEDIA PUZZLE UNTUK MENGURANGI PERILAKU BULLYING SISWA Chika Andriani; Awik Hidayati; Aldila Fitri Radite Nur Maynawati
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2019): December
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i4.165

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya Pengaruh layanan informasi dengan media puzzle untuk mengurangi perilaku bullying pada siswa kelas XI Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Nguter Tahun Pelajaran 2019/2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui skala psikologi untuk mengetahui data tentang tingkat perilaku bullying siswa. Hasil analisis data diperoleh hasil uji t-hit = 30,239, selanjutnya dikonsultasikan dengan t-tab dengan derajat kebebasan = 32 dengan taraf signifikansi 5% diperoleh t-tab 1,694. Jadi hasil perhitungan t-hit lebih besar dari t-tab dengan taraf signifikansi 5% (30,239>1,694) sehingga hipotesis berbunyi Ada Pengaruh Layanan Informasi dengan Media Puzzle Perilaku Bullying pada siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1Nguter Tahun Pelajaran 2019/2020 diterima kebenarannya. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah : Ada Pengaruh Layanan Informasi dengan Media Puzzle Perilaku Bullying pada siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1Nguter Tahun Pelajaran 2019/2020.
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK SOSIODRAMA TERHADAP SELF DISCLOSURE Endah Nur Fajar; Awik Hidayati; Aldila Fitri Radite Nur Maynawati
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2019): December
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i4.166

Abstract

Abstrak Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik sosiodrama terhadap self disclosure. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen nyata (True Eksperimental Design). Subyek penelitian ditentukan melalui skala psikologi pretest yang telah dikerjakan oleh para siswa. Hasil skala yang telah dihitung kemudian menentukan interval self disclosure rendah, sehingga diperoleh subyek penelitian sebanyak 9 siswa. Subyek eksperimen mendapatkan layanan bimbingan kelompok sebanyak 2 kali pertemuan dan treatment sosiodrama sebanyak 1 kali pertemuan. Setelah treatment sosiodrama dilaksanakan, subyek penelitian mengerjakan skala psikologi sebagai posttest untuk mengetahui peningkatan self disclosure. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan SPSS 21 dengan rumus Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil uji Wilcoxon Signed Ranks Test sebesar -2.666, dengan nilai signifikansi 0.008 jika dibandingkan dengan tabel Z (n = 9, sig = 0.05, a = 6) maka z hitung < z tabel dan taraf signifikansi 0.008 < 0.05, sehingga dapat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum tindakan (pretest) dengan sesudah tindakan (posttest). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik sosiodrama terhadap self disclosure.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS Rintang Puji Astuti
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2019): December
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i4.167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris materi Asking and Giving Opinion siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe make a match pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Sukoharjo semester I tahun pelajaran 2016/ 2017. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan di kelas VIII C SMP Negeri 2 Sukoharjosemester I tahun pelajaran 2016/ 2017 yang berjumah 32 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi.Tahap-tahap analisis data dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Indikator keberhasilan adalah nilai rata-rata tes siswa sekurang-kurangnya 80,0 dan banyak siswa dengan nilai di atas kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu 75,0 mencapai ≥ 90%.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris materi Asking and Giving Opinion siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Sukoharjo. Sebelum tindakan/prasiklus,hasil belajar siswa yang mencapai KKM sebanyak 18 siswa atau 56,25%, pada siklus I, 25 siawa atau 78,125% dan pada siklus II, 32 siswa atau 100%. Nilai rata-rata kelas sebelum tindakan/prasiklus sebesar 70,5 setelah tindakan siklus I sebesar 75,13 dan setelah tindakan siklus II sebesar 81,6.