cover
Contact Name
Singgih Subiyantoro
Contact Email
singgihsubiyantoro@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
singgihsubiyantoro@yahoo.com
Editorial Address
Pascasarjana Kependidikan UNS lantai 2
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 25410261     EISSN : 27459969     DOI : https://doi.org/10.32585/
Core Subject : Education,
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran merupakan jurnal ilmiah berskala nasional yang dikelola oleh Ikatan Profesi Teknologi Pendidikan Indonesia cabang Surakarta (IPTPI Surakarta). Edudikara terbit berkala per 3 bulan sekali, yakni Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 393 Documents
COVER, DEWAN REDAKSI, DAFTAR ISI Admin Jurnal
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 4 (2018): December
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v3i4.125

Abstract

COVER, DEWAN REDAKSI, DAFTAR ISI
COVER, DEWAN REDAKSI, DAFTAR ISI Admin Jurnal
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2017): September
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v2i3.126

Abstract

COVER, DEWAN REDAKSI, DAFTAR ISI
COVER, DEWAN REDAKSI, DAFTAR ISI Admin Jurnal
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 4 (2017): December
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v2i4.127

Abstract

COVER, DEWAN REDAKSI, DAFTAR ISI
Penggunaan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Diskusi Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Univet Bantara Sukoharjo Angkatan Tahun 2015/2016 Muhammad Arief Maulana; Awik Hidayati
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2016): March
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v1i1.131

Abstract

Kemampuan berkomunikasi yang baik sangat diperlukan oleh setiap individu dalam berbagaiperkembangan. Setiap manusia dalam keseharian dipastikan melakukan komunikasi baik secara verbalmaupun non verbal. Hal yang terpenting dalam sebuah komunikasi adalah pesan yang disampaikan dapatdimengerti dan dipahami oleh lawan bicara termasuk komunikasi interpersonal. Komunikaisinterpersonal lebih mengedepankan adanya respon atau timbal balik yang positif dalam sebuahkomunikasi yang dilakukan secara langsung atau tatap muka. Banyak faktor yang mempengaruhi sebuahkomunikasi agar berjalan dengan baik, diantaranya keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif dankesamaan. Permasalahannya adalah mahasiswa belum mampu menumbuhkan komunikasi interpersonalyang baik antar sesame maupun dengan dosen. Metodologi penelitian ini menggunakan metodekuantitatif dengan jenis penelitian eskperimen pre test dan post test group. Teknik analisis data yangdigunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis deskriptif. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui seberapa efektif layanan Bimbingan Kelompok teknik diskusidalam meningkatkan komunikasi mahasiswa Bimbingan Konseling semester 2. Hasil yangdidapatkan adalah komunikasi interpersonal perlu ditingkatkan karena akan berdampak kepadakemampuan sosial mahasiswa, sehingga dosen perlu memberikan perlakuan bagi mahasiswayang kesulitan dalam berkomunikasi interpersonal yang baik
Penggunaan Metode Artikulasi untuk Mengajar Passive Voice Nurnaningsih Nurnaningsih
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2019): March
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i1.137

Abstract

Bahasa Inggris masih menjadi pelajaran yang tidak menarik minat siswa untuk dipelajari sehingga masih banyak siswa yang tidak memiliki nilai maksimal untuk pelajaran bahasa Inggris. Penerapan metode pendidikan artikulasi dapat menarik minat siswa untuk belajar bahasa Inggris, artikulasi khususnya pada penelitian kali ini. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan mengambil data penelitian dari interaksi siswa dengan guru dan interaksi siswa dengan siswa pada pembahasan Passive Voice, melalui perekaman dengan alat video. Sedangkan untuk tehnik pengumpulan data adalah wawancara dengan guru dan siswa, observasi keadan proses pembelajaran dan dokumentasi pencatatan atas perekaman video yang telah dilakukan. Penerapan artikulasi dikelas XI SMA Muhammadiyah Sukoharjo: a. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai, b. Guru menyajikan materi sesuai tujuan pembelajaran, c. untuk mengetahui daya serap siswa, sehingga dibentuk kelompok berpasangan dua orang, d. menugaskan salah satu siswa dari pasangan itu menceritakan materi yang baru diterima dari guru dan pasangannya mendengar sambil membuat catatan-catatan kecil, kemudian berganti peran. Begitu juga kelompok lainnya, e. menugaskan siswa secara bergiliran atau diacak menyampaikan hasil wawancaranya, f. Guru mengulangi/menjelaskan kembali materi yang sekiranya belum dipahami siswa, g. Kesimpulan/penutup. Metode artikulasi ini telah membuat siswa menjadi lebih perhatian kepada mata pelajaran bahasa Inggris. Metode artikulasi telah membuat siswa bangga jika dapat menerangkan secara komplit kepada temannya, dan bisa membuat teman lebih faham
Model Student Team Achievement Devision untuk Meningkatkan Minat Siswa terhadap Pembelajaran Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif Budiyarno, Arif
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2019): March
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i1.140

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui bagaimana penggunaan metode STAD dalam meningkatkan pemahaman dan aktivitas belajar siswa pada pelajaran PDTO. Bentuk penelitian tindakan kelas berdasarkan siklus kegiatan yang sudah direncanakan. Pengumpulkan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa angket, ulangan harian, dan lembar observasi. Pada siklus 1 hasil belajar siswa 6,43 menjadi 7,36 pada silklus II dan 7,89 pada siklus III. Hasil observasi menunjukkan kenaikan dimana pada siklus II naik sebesar 16,66 % dari pembelajaran siklus I. Pada observasi siklus III naik 14,59 % dibandingkan dengan siklus II. Dari hasil observasi dikelas, menunjukkan siswa yang berkemampuan tinggi terlihat lebih aktif dan antusias, sehingga memuncul kerjasama saling membantu serta berbagi pendapat dalam menyelesaikan tugas. Dari 7 kelompok, 80 % dapat menyelesaikan dengan baik dan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD siswa mampu menemukan langkah-langkah dalam mencari penyelesaian dari suatu materi yang harus dipahami dan dikuasai oleh siswa, baik secara individu maupun kelompok. Penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan pemahaman dan aktivitas proses belajar mengajar.
Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa dalam Pembelajaran IPA dengan Menerapkan Model Inkuiri Terbimbing Ari Yanto; Budi Febriyanto
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2019): March
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i1.141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa dengan menerapkan model inkuiri terbimbing (guided inquiry) pada pembelajaran IPA di kelas IV SDN 4 Cinyasag Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep siswa dalam memahami materi pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dimana peneliti bekerja sama dengan teman sejawat sebagai observer pada pelaksanaan penelitian. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 4 Cinyasag, sebanyak 20 siswa terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah tes, observasi, dan dokumentasi.. Penelitian dilaksanakan dalam 3 siklus. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan model Inkuiri Terbimbing ( Guided Inquiry ) dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa di kelas IV SDN 4 Cinyasag. Hal ini ditunjukan pada kondisi awal siswa menunjukan presentase ketuntasan 35% berada pada kategori rendah. Pada siklus I mencapai persentase ketuntasan 55% berada dikategori sedang. Pada siklus II persentase ketuntasan 65% berada tinggi. Dan pada siklus III persentase ketuntasan 85% dengan kategori sangat tinggi. Berdasarkan hal tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry) dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas IV SDN 4 Cinyasag
Pembelajaran Rangkaian Kontrol Elektromagnetik melalui Devide Et Impera Sutarno Sutarno
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2019): March
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i1.142

Abstract

Tujuan penelitian ini secara umum untuk meningkatkan hasil belajar Rangkaian kontrol elektromagnetik, sedangkan tujuan khususnya untuk meningkatkan hasil belajar Rangkaian kontrol elektromagnetik melalui Devide et Impera. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilakukan dalam dua tindakan. Tindakan pertama menerapkan metode Devide et Impera melalui saling mengawasi bergantian antar teman sejawat. Tindakan ke-2 menerapkan metode Devide et Impera melalui saling mengawasi silang antar teman sejawat. Capaian penelitian ini menunjukkan peningkatan prestasi belajar siswa setiap tindakannya. Prestasi kondisi awal 75,13 meningkat menjadi 75,69 pada tindakan ke-2 dan meningkat kembali menjadi 76,27. Nilai capaian terendah siswa pada kondisi awal 73,50 meningkat menjadi 74,50 pada tindakan I dan meningkat menjadi 75,25 pada tindakan ke-2. Nilai tertinggi kondisi awal 76,25 meningkat menjadi 77,00 pada tindakan I dan meningkat menjadi 77,75 pada tindakan ke-2. Berdasarkan ahsil Penelitian Tindakan Kelas tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan Devide et Impera mampu meningkatkan prestasi belajar Rangkaian Kontrol Elektromagnetik.
Studi Komparasi Metode Student Teams Achievement Divisions dan Metode Jigsaw terhadap Prestasi Belajar Selvinus Lando Panyule; Siti Suprihatiningsih; Rizki Nurhana Friantini
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2019): March
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i1.143

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika tentang metode Student Teams Achievement Divisions (STAD) dan Jigsaw terhadap prestasi belajar matematika siswa pada materi pokok soal persamaan garis dan sudut kelas VII SMP Negeri 3 Sengah Temila pada akademik 2017/2018 kabupaten landak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif studi penelitian komparatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Sengah Temila pada 13 Maret - 22 Maret 2018. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIIA dan VIIB SMP Negeri 3 Sengah Temila yang terdiri dari 57 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Student Teams Achievement Divisions (STAD) lebih baik daripada Jigsaw. Berdasarkan nilai rata-rata kelas VIIA menggunakan Metode STAD 80,55 dan kelas VIIB menggunakan model pembelajaran Jigsaw 75,71. Pengujian hipotesis terhadap hasil uji-t diperoleh thitung = 2,153 sedangkan ttabel = 2,004. Ini menunjukkan t hitung> t tabel atau 2,153> 2,004. H0 ditolak yang berarti bahwa ada perbedaan antara penggunaan metode Student Teams Achievement Divisions (STAD) dan Jigsaw pada prestasi belajar matematika siswa pada garis subjek dan sudut kelas VII di SMP Negeri 3 Sengah Temila 2017/2018 tahun ajaran Kabupaten Landak
Meningkatan Hasil Belajar Biologi melalui Model Mastery Learning Pada Siswa Kelas XII SMAN 8 Palembang Saparudin Saparudin
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2019): March
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i1.144

Abstract

Pembelajaran adalah suatu proses interaksi yang terjadi antara peserta didik, pendidik, serta sumber atau media belajar yang digunakan dalam mencapai suatu kompetensi tertentu melalui kegiatan belajar yang dilakukan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peningkatan hasil belajar Biologi setelah diterapkannya model pembelajaran Mastery Learning pada peserta didik kelas XII. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Biologi setelah diterapkan model pembelajaran Mastery Learning pada peserta didik kelas XII IPA 1 SMA Negeri 8 Palembang. Metode Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Pembelajaran dengan Model Pembelajaran Mastery Learning mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar peserta didik dalam setiap siklus, yaitu pra siklus (44,74%), siklus I (71,05%) dan (97,37%) pada siklus II.