cover
Contact Name
Selma Intan Praditya Sari Himawan
Contact Email
selma.intan@uai.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.alazhar.sosial@gmail.com
Editorial Address
jurnal.alazhar.sosial@gmail.com
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial
ISSN : 27455939     EISSN : 27455920     DOI : http://dx.doi.org/10.36722/jaiss.v1i2.460
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Sosial merupakan jurnal ilmiah untuk bidang Sosial yang diterbitkan setiap bulan Februari dan Agustus. Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Sosial dikelola LPPM Universitas Al Azhar Indonesia sejak tahun 2020. Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Sosial mempublikasikan artikel penelitian dan hasil review yang berhubungan dengan bidang Ilmu Hukum, Manajemen, Akuntansi, Ilmu Komunikasi dan Hubungan Internasional.
Articles 114 Documents
Analisis Yuridis Tanggung Jawab Platform dan Perlindungan Hukum terhadap Pengemudi Ojek Daring atas Risiko Kecelakaan Kerja Triandi Triandi
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial Vol 7, No 2 (2026): inpres
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaiss.v7i2.5496

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong pertumbuhan layanan transportasi berbasis aplikasi yang melibatkan pengemudi ojek daring sebagai bagian dari ekonomi platform. Namun, tingginya risiko kecelakaan kerja yang dihadapi pengemudi belum diimbangi dengan kepastian tanggung jawab hukum perusahaan platform dan perlindungan hukum yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab hukum perusahaan platform dan perlindungan hukum terhadap pengemudi ojek daring atas risiko kecelakaan kerja dalam sistem hukum Indonesia. Permasalahan utama terletak pada ketidakjelasan status hukum hubungan antara platform dan pengemudi yang berdampak pada lemahnya perlindungan hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, dan konseptual untuk menelaah norma, prinsip, dan doktrin hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan kemitraan yang dikonstruksikan oleh platform tidak sepenuhnya mencerminkan realitas hubungan kerja, sehingga menimbulkan kekosongan tanggung jawab hukum terhadap risiko kecelakaan kerja. Perlindungan yang diberikan masih bersifat terbatas dan belum terintegrasi dalam sistem jaminan sosial nasional. Selain itu, terdapat kendala yuridis berupa ketidakjelasan regulasi, fragmentasi norma, dan lemahnya penegakan hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan reformulasi hukum melalui pengakuan pekerja platform, penguatan tanggung jawab perusahaan, serta pengembangan sistem perlindungan yang lebih komprehensif guna menjamin keadilan dan kepastian hukum.Kata kunci: Kecelakaan kerja; Ojek daring; Perlindungan hukum; Platform digital; Tanggung jawab hukum
Interval Kinerja Keuangan: Studi Kasus PT Indosat dan PT Telkom Andri Faisal; Annisa Nurbaiti
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial Vol 7, No 2 (2026): inpres
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaiss.v7i2.4886

Abstract

Perusahaan Telekomunikasi adalah salah satu perusahaan terpenting yang menghubungkan manusia dengan manusia lainnya dengan layanan komunikasi. Perusahaan vital ini mencetak keuntungan yang fantastis karena permintaaan terhadap komunikasi masih tinggi. Puncaknya Laba TLKM 33.984 Trilyun mencapai pada tahun 2021.Dari penelitian ini adalah membandingkan kinerja kedua perusahaan tersebut Dari perusahaan tersebut, diperoleh laporan keuangan tersebut dan rasio dari sisi profitabilitasnya. Dengan mengukur atau membandingkan kedua profitabilitasnya maka kita akan mendapatkan nilai dari kinerja kedua perusahaan tersebut. Hasilya berbeda dengan penelitian sebelumnya dan menunjukkan nilai dari profitabilitas berbeda. pada bagian ROA TLKM mendominasi dengan nilai tertinggi sedangkan justru nilai ROE pada ISAT lebih baik karena adanya penurunan nilai ekuitas tahun 2021. NIlai GPM juga menunjukkan ISAT lebih baik dari TLKM. Sementara nilai NPM yang merupakan rasio laba bersih terhadap penjualan TLKM lebih baik daripada ISAT. Secara keseluruhan dari keempat rasio profitabilitas PT TLKM masih lebih unggul dari PT ISAT.  Kata kunci: Analisis Keuangan; Indosat; Perusahaan Telekomunikasi; Rasio Keuangan; Telkom.
Analisis Yuridis terhadap Intervensi Politik Koperasi Desa Merah Putih dan Risiko State Capture Muhammad Dianurchafiz
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial Vol 7, No 2 (2026): inpres
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaiss.v7i2.5546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis intervensi politik dalam pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih serta mengkaji potensi terjadinya state capture dalam sistem hukum Indonesia. Permasalahan utama yang dikaji meliputi konstruksi pengaturan hukum koperasi, bentuk intervensi politik, potensi distorsi kekuasaan, kecukupan regulasi, serta kebutuhan rekonstruksi hukum ke depan. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, melalui analisis terhadap peraturan, doktrin, dan literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun hukum positif telah mengatur prinsip dasar koperasi, terdapat celah normatif yang memungkinkan intervensi politik dalam tata kelola koperasi, terutama melalui mekanisme pembinaan, distribusi sumber daya, dan relasi kekuasaan di tingkat lokal. Kondisi ini membuka peluang terjadinya state capture yang berpotensi merusak independensi dan fungsi koperasi sebagai instrumen demokrasi ekonomi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan reformasi hukum yang komprehensif, termasuk penguatan regulasi konflik kepentingan, mekanisme pengawasan independen, dan peningkatan transparansi. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan kajian hukum ekonomi dan tata kelola koperasi serta memberikan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat integritas kelembagaan koperasi di Indonesia. Kata Kunci: Hukum Koperasi; Intervensi Politik; Koperasi Desa; State Capture; Tata Kelola
Contested Seas, Unsettled Order: Great Power Rivalry and the Limits of ASEAN Centrality in the South China Sea Aditya Romadhon
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): inpres
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaiss.v7i2.5707

Abstract

The South China Sea has become the primary arena through which the broader Sino-American rivalry is playing out, and in doing so it has placed ASEAN Centrality, long the organising principle of Southeast Asian diplomacy, under unprecedented strain. This article examines how great power competition has eroded ASEAN's institutional agency over the decade from 2016 to 2026. Drawing on qualitative document analysis and a tripartite theoretical framework, the study applies Neorealist, Neoliberal Institutionalist, and Constructivist lenses to account for ASEAN's growing inability to manage maritime disputes. The findings show that China's gray-zone coercion, the persistent failure of the Code of Conduct negotiations, and the proliferation of exclusive minilateral arrangements such as AUKUS and the Quad have collectively undermined the credibility of ASEAN-led multilateralism. Individual member states have responded by pursuing sharply divergent hedging and bandwagoning strategies, deepening the organisation's internal fractures. The article concludes that without meaningful institutional reform that moves beyond the rigid "ASEAN Way," ASEAN Centrality will remain an aspiration rather than a practical reality.  

Page 12 of 12 | Total Record : 114