cover
Contact Name
Selma Intan Praditya Sari Himawan
Contact Email
selma.intan@uai.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.alazhar.sosial@gmail.com
Editorial Address
jurnal.alazhar.sosial@gmail.com
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial
ISSN : 27455939     EISSN : 27455920     DOI : http://dx.doi.org/10.36722/jaiss.v1i2.460
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Sosial merupakan jurnal ilmiah untuk bidang Sosial yang diterbitkan setiap bulan Februari dan Agustus. Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Sosial dikelola LPPM Universitas Al Azhar Indonesia sejak tahun 2020. Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Sosial mempublikasikan artikel penelitian dan hasil review yang berhubungan dengan bidang Ilmu Hukum, Manajemen, Akuntansi, Ilmu Komunikasi dan Hubungan Internasional.
Articles 102 Documents
Diplomasi Pariwisata Halal Jepang: Mengembangkan Muslim-Friendly Tourism untuk Meningkatkan Daya Saing Global Nujhan, Nujhan
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial Vol 6, No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaiss.v6i2.3786

Abstract

Fenomena pertumbuhan pariwisata halal global yang mencapai 160 juta wisatawan Muslim dengan pengeluaran USD 220 miliar pada tahun 2019 telah mendorong negara-negara non-Muslim untuk mengembangkan sektor pariwisata ramah Muslim. Jepang, sebagai negara dengan minoritas Muslim kurang dari 1% populasi, menginisiasi pengembangan Muslim-friendly tourism sejak 2013 melalui "Visit Japan Campaign" sebagai strategi diplomasi publik dan ekonomi. Penelitian ini menggunakan konsep diplomasi pariwisata dan Muslim-friendly tourism untuk menganalisis strategi Jepang dalam mengembangkan pariwisata halal. Dengan pendekatan kualitatif melalui analisis dokumen kebijakan dan data sekunder, penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi kebijakan pariwisata halal Jepang serta peran multi-stakeholder dalam pengembangannya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meski menghadapi tantangan domestik seperti keterbatasan infrastruktur dan pemahaman halal, strategi komprehensif Jepang dalam mengembangkan ekosistem pariwisata halal melalui sertifikasi, pembangunan fasilitas, dan kerjasama internasional telah berkontribusi signifikan terhadap peningkatan posisi Jepang sebagai destinasi wisata ramah Muslim di tingkat global. Kata kunci: Daya Saing Global, Diplomasi Pariwisata, Jepang, Muslim-Friendly Tourism, Pariwisata Halal.
Pemaknaan Sosial “Pare Jahat” di Kalangan Pelajar Perantau di Kampung Inggris Kecamatan Pare, Kediri, Jawa Timur Ulfa, Marwa; Prakoso, Bayujati; Hariyati, Farida
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial Vol 6, No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaiss.v6i2.3466

Abstract

Kampung Inggris Pare yang bertepatan di desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur adalah salah satu kampung yang menjadi destinasi para pelajar dalam meningkatkan dan mengasah kemampuan bahasa inggris. Para pelajar diketahui datang ke kampung ini berasal dari daerah yang berbeda-beda dan mempunyai durasi belajar yang berbeda-beda. Di kampung ini terdapat fenomena sosial “orang datang dan pergi” sehingga terbentuklah stigma sosial “Pare Jahat” yang berkembang di masyarakat sekitar atau lingkungan para pelajar perantau. Berdasarkan pengalamatan peneliti bahwa kampung ini terkenal sebagai tempat singgah para pelajar. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi pemaknaan sosial terkait stigma “Pare Jahat”. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif eksploratif dengan paradigma konstruktivisme, metode fenomenologi dengan teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi, wawancara mendalam serta teknik analisis data yang digunakan adalah triangulasi data, dan menggunakan teori Coordinated Management of Meaning (CMM). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Para pelajar perantau memiliki proses pemaknaan yang berbeda-beda mengenai stigma sosial “Pare Jahat” di Kampung Inggris Pare Jawa Timur. Fakta di lapangan menunjukan bahwa interaksi sosial memiliki peran yang penting dalam pengkoordinasian makna individu sebagai makhluk sosial.   Kata kunci: CMM; Kampung Inggris; Pelajar Perantau; Stigma Sosial
Tumpang Tindih Ketentuan Sanksi Nepotisme bagi Pegawai Negeri Sipil Sebagai Unsur Penyelenggara Negara di Indonesia Liah, Jeremiah Jung; Susmayanti, Riana
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial Vol 6, No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaiss.v6i2.4233

Abstract

Repetisi larangan nepotisme dan ketentuan sanksi yang berbeda-beda bagi PNS pelaku nepotisme dalam UU No. 28 Tahun 1999, UU AP, PP No. 42 Tahun 2002, PP Manajemen PNS, PP No. 94 Tahun 2021, dan Permenpan RB No. 9 Tahun 2017 menyebabkan tumpang tindih hukum. Dalam UU No. 28 Tahun 1999, sanksi yang diatur adalah sanksi pidana/perdata, sedangkan UU AP, PP Manajemen PNS dan PP No. 94 Tahun 2021, sanksi yang diatur adalah sanksi administratif dan disiplin. Kemudian dalam PP No. 42 Tahun 2004 dan Permenpan RB No. 9 Tahun 2017, sanksi yang diatur adalah sanksi moral dan tindakan administratif. Melalui penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, asas dan konseptual, penelitian ini menunjukkan akibat adanya tumpang tindih larangan dan sanksi nepotisme adalah terjadinya hiper regulasi dan ketidakpastian hukum terkait jenis sanksi yang akan digunakan, siapakah yang menegakkan sanksi, serta tidak terlaksananya kepastian hukum, sehingga dibutuhkan harmonisasi hukum. Melalui interpretasi menyelaraskan dan gramatikal, ditemukan sanksi perdata tidak memenuhi asas lex certa sehingga patut dihapuskan. Adapun sanksi yang didahulukan adalah sanksi administratif ringan, sanksi moral dan tindakan administratif, namun jika perbuatan nepotisme menyebabkan kerugian keuangan negara, kerusakan lingkungan, dan pelaku PNS mendapatkan keuntungan, dapat dijatuhi sanksi pidana sebagai diikuti sanksi administratif berat. Kata kunci: Nepotisme; Pegawai Negeri Sipil (PNS); Sanksi
A Study on the Implementation of Capital Punishment within Indonesia's Criminal Justice System through the Lens of Human Rights Hidayah, Ahdiyatul
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial Vol 6, No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaiss.v6i2.4177

Abstract

The death penalty remains a contentious issue, sparking debate both nationally and internationally. It represents the harshest form of punishment within the criminal justice system. This sanction is deemed necessary by some due to its strong deterrent effect on individuals committing grave offenses. This research aims to examine how the death penalty is implemented within Indonesia's legal framework. The study employs a normative juridical method, relying on primary sources such as legal texts, academic literature, and relevant regulations. The analysis is conducted descriptively. Currently, the death penalty is no longer regarded as the primary form of punishment but rather as a special and alternative measure. The findings indicate that judges consider multiple considerations when deciding on capital punishment, including legal principles, existing laws, regulatory frameworks, and religious factors. The death penalty is applicable for the most severe crimes as stipulated by law. Indonesian law treats foreign nationals and citizens equally in this regard. In judicial decisions, judges evaluate both juridical evidence—such as testimonies from witnesses and experts, defendant statements, and other proofs—and non-legal factors that may either mitigate or intensify the defendant’s sentence.  Keyword: Death Penalty, Human Rights, Sanctions
Front Cover Jurnal Al-Azhar Indonesia Cover, Front
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial Vol 6, No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaiss.v6i2.4443

Abstract

Legalitas Operasional Posyandu Berbasis Masyarakat dalam Perspektif UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan Wicaksono, Emirza Nur
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial Vol 6, No 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaiss.v6i3.4753

Abstract

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan salah satu wujud pemberdayaan masyarakat dalam sektor kesehatan yang berperan penting dalam pelayanan promotif dan preventif, khususnya untuk kesehatan ibu dan anak. Namun, kajian yuridis mengenai legalitas operasional Posyandu, terutama dalam konteks Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis legalitas operasional Posyandu berbasis masyarakat dalam perspektif regulasi terbaru tersebut serta mengkaji implikasi yuridisnya terhadap keberlangsungan Posyandu di masa mendatang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, serta analisis kualitatif terhadap bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan memberikan pengakuan normatif terhadap keberadaan dan operasional Posyandu sebagai bagian integral dari sistem pelayanan kesehatan nasional berbasis masyarakat. Namun, masih terdapat kendala dalam hal pemenuhan legalitas formal, status kelembagaan, serta perlindungan hukum bagi kader Posyandu.  Pengaturan ini membuka peluang penguatan regulasi teknis, dukungan kebijakan, serta perlindungan hukum yang lebih jelas untuk Posyandu, sehingga keberlangsungan dan penguatannya di masa depan dapat terjamin.  Kata kunci: Posyandu, Legalitas Operasional, UU No. 17 Tahun 2023, Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Analisis Yuridis
Reconstruction of Constitutional Responsibility in Financing Primary Education in Indonesia Fajrianto, Fajrianto; Rizqi, Muhammad; Aryanda, Dhien Favian; Difari, Ahmad Dzaky
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial Vol 6, No 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaiss.v6i3.4775

Abstract

This study examines the reconstruction of the State’s constitutional responsibility in financing primary education in Indonesia following Constitutional Court Decision No. 3/PUU-XXII/2024. The ruling corrected the narrow interpretation of Article 34(2) of Law No. 20 of 2003 on the National Education System (Sisdiknas Law), which had limited free education to public schools and caused discrimination against students in private schools. Using a normative juridical method with statutory and conceptual approaches, the study analyzes two issues: the Court’s reasoning in expanding the meaning of “free primary education” to include private schools, and the constitutional implications of the decision for realizing the right to education. The findings show that the Court’s decision rests on five key grounds: the constitutional guarantee of primary education under Article 31(2) of the 1945 Constitution; misinterpretation of the Sisdiknas Law conflicting with justice; the strategic role of private schools; the principles of non-discrimination and equality before the law; and consistency with Article 13 of the ICESCR. The decision strengthens equitable access to education, expands State funding to private schools, and redefines the State’s role as the guarantor of every citizen’s constitutional right to education. Keyword: Financing; Primary Education; Constitutional Court 
Perbandingan Strategi Diplomasi Budaya Hallyu, Cool Japan, dan Neo-Ottomanisme di Indonesia Al Hasyim, M. Musa; Devi, Juristia Indah
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial Vol 6, No 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaiss.v6i3.4182

Abstract

Penelitian ini membahas dinamika soft power dengan fokus pada perbandingan antara strategi diplomasi budaya Turki melalui Neo-Ottomanisme, Korea Selatan melalui Hallyu (Korean Wave), dan Jepang melalui Cool Japan. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dan studi perbandingan sedikit negara dengan analisis literatur yang berkaitan dengan tren budaya populer asing di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi diplomasi budaya Hallyu Korea dan Cool Japan lebih mudah diterima masyarakat Indonesia dengan dipengaruhi oleh konsistensi branding budaya yang lebih bervariasi, penetrasi media populer, kedekatan regional sebagai sesama bangsa Asia, serta aktivitas kedua budaya tersebut di masyarakat Indonesia termasuk di perguruan tinggi. Sebaliknya, Neo-Ottomanisme belum mampu membentuk citra budaya yang kuat di benak publik Indonesia dibandingkan dengan kedua strategi dari diplomasi budaya Hallyu Korea dan Cool Japan karena titik mulai diplomasi Neo-Ottomanisme masih terbilang baru meskipun adanya kedekatan historis Turki Utsmaniyah dengan Aceh dan solidaritas dengan masyarakat Indonesia sebagai sama-sama negara dengan mayoritas muslim di dalamnya.  Kata kunci: Cool Japan, diplomasi budaya, Hallyu, Neo Ottomanisme, soft power
Komunikasi Intrapersonal dan Spiritualitas dalam Niat Berwirausaha Mahasiswa Digital Arianti, Gusmia; Shambodo, Yoedo; Hasna, Safira
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial Vol 6, No 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaiss.v6i3.4525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi intrapersonal dan spiritualitas terhadap niat berwirausaha mahasiswa berbasis digital dengan menggunakan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB). Di tengah arus transformasi digital dan meningkatnya partisipasi mahasiswa dalam usaha mandiri, perlu pemahaman mendalam tentang faktor internal yang mendorong intensi berwirausaha. Penelitian ini menekankan pentingnya peran komunikasi transendental sebagai bentuk komunikasi vertikal antara individu dengan Tuhan dan nilai-nilai spiritual seperti kejujuran, kerja keras, dan doa, yang diyakini membentuk sikap positif dalam berwirausaha. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif-deskriptif eksplanatori dengan teknik survei terhadap 150 mahasiswa wirausaha aktif di lima perguruan tinggi di Jakarta. Instrumen penelitian mengukur tiga variabel utama TPB: sikap terhadap perilaku, norma subjektif, dan perceived behavioral control, serta dimensi spiritualitas sebagai penguatan sikap. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel spirituallitas dan sikap terhadap perilaku yang berpengaruh signifikan terhadap niat berwirausaha, sementara dua variabel lainnya tidak signifikan. Temuan ini diperkuat dengan analisis reflektif bahwa komunikasi transendental (seperti doa) menjadi sumber motivasi dan stabilitas psikologis mahasiswa dalam mengambil keputusan wirausaha. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memperluas model TPB dengan mengintegrasikan aspek keagamaan dan dakwah dalam proses pembentukan niat berwirausaha.  Kata kunci: Digital Entepreneurship; Komunikasi Intrapersonal; Niat Berwirausaha; Spiritualitas
The European Union's Basic Need for Nickel Ore: Opposing The Downstreaming of Indonesian Nickel Ore Pulungan, Eska Dwipayana
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial Vol 6, No 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaiss.v6i3.4574

Abstract

Penelitian ini membahas ketergantungan uni eropa terhadap bijih nikel Indonesia. Indonesia merupakan salah satu negara pengespor bijih nikel terbesar secara global. Cadangan bijih nikel yang melimpah membuat uni eropa memiliki ketergantungan yang kuat terhadap hasil bumi Indonesia. Indonesia sebagai negara berkembang, melihat ada peluang untuk melakukan hilirisasi bijih nikel, demi mencapai keuntungan maksimun atas hasil sumber daya alam, agar terwujud kesejahteraan ekonomi dan sosial bagi rakyat Indonesia. Bagi uni eropa ternyata hilirisasi merupakan ancaman yang dinilai dapat merusak pertumbuhan industri yang sangat bergantung pada nikel dan dikhawatirkan akan merusakan perekonomian masyarakat Eropa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan teknik pengumpulan data sekunder. Hasil penelitian ditemukan bahwa, uni eropa memiliki ketergantungan yang kompleks akan bijih nikel, terutama untuk menguasai pasar global dalam pengembangan teknologi terbaharukan dan ramah lingkungan seperti kendaraan listrik. Kata kunci: Bijih Nikel; Hilirisasi; Indonesia; Uni Eropa.

Page 10 of 11 | Total Record : 102