cover
Contact Name
Rifqi Ferry Balfas
Contact Email
jophus@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jophus@umus.ac.id
Editorial Address
Program Studi Farmasi Universitas Muhadi Setiabudi Jl. P. Diponogoro KM. 2 Wanasari, Brebes 52252 Jawa Tengah Tel : (0283) 619 9000
Location
Kab. brebes,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Jophus: Journal of Pharmacy UMUS
ISSN : -     EISSN : 27153320     DOI : 10.46772/jophus
Core Subject : Health, Science,
Jurnal JOPHUS adalah jurnal yang memuat naskah ilmiah dari peneliti, akademisi, maupun praktisi, berupa hasil penelitian dan/atau bentuk karya tulis ilmiah lainnya, yang khusus mengkaji bidang: 1. Farmasi bahan alam 2. Farmasi klinik dan komunitas, 3. Farmasi Etik, 4. Manajemen Farmasi, 5. Kimia Farmasi, 6. Biologi Farmasi, 7. Fitokimia, 8. Farmasetika dan Teknologi Farmasi, 9. Mikrobiologi dan bioteknologi, 10. Farmakologi dan toksikologi, 11. Farmakokinetik
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 02 (2024): Februari" : 4 Documents clear
IDENTIFIKASI IDENTIFIKASI DAN PENETAPAN KADAR KLORIN (CI2) DALAM BERAS PUTIH (Oryza Sativa L.) YANG DIJUAL DI PASAR KENDAL DENGAN METODE ARGENTOMETRI: Identifikasi Dan Penetapan Kadar Klorin (Ci2) Dalam Beras Putih (Oryza Sativa L.) Yang Dijual Di Pasar Kendal Dengan Metode Argentometri UTAMI, Rose Malinda Andamari Wahyu Utami; Melani Dewi; Nita Fajaryanti
Jurnal Ilmiah JOPHUS : Journal Of Pharmacy UMUS Vol. 5 No. 02 (2024): Februari
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jophus.v5i02.1423

Abstract

ABSTRAK Permasalahan manipulasi mutu beras sering dilakukan oleh pedagang curang seperti penyemprotan zat aromatik dan pemakaian bahan pemutih seperti klorin (Cl2). Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 033/Menkes/Per/IX/2012, bahwa klorin tidak tercatat sebagai Bahan Tambahan Pangan (BTP) dalam kelompok pemutih yang diperbolehkan. Dipilihnya beras putih (Oryza Sativa L.) sebagai sampel penelitian karena beras putih (Oryza Sativa L.) merupakan makanan pokok yang dikonsumsi masyarakat Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah beras putih (Oryza Sativa L.) yang dijual di Pasar Kendal mengandung klorin (Cl2) dengan metode argentometri dan berapakah kadar klorin pada beras putih (Oryza Sativa L.) yang dijual di Pasar Kendal dengan metode argentometri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode titrasi argentometri dengan teknik Simpel Random Sampling. Penelitian ini dilakukan secara observasional dengan pendekatan kualitatatif dan kuantitatif. Data kadar klorin dianalisa melalui prosedur uji univariat (analisa deskriptif). Hasil penelitian yang diperoleh dari enam sampel beras putih (Oryza Sativa L.) yang dijual di Pasar Kendal menunjukkan bahwa 3 sampel beras curah yang diteliti terdapat 2 sampel beras yang positif mengandung klorin dengan 66,6932 mg/L dan 71,0087 mg/L. Serta pada 3 sampel beras kemasan terdapat 1 sampel beras yang mengandung klorin dengan kadar 55,7085 mg/L, sedangkan pada 3 sampel lainnya tidak mengandung klorin.
IDENTIFIKASI IDENTIFIKASI DAN PENETAPAN KADAR KLORIN (CI2) DALAM BERAS PUTIH (Oryza Sativa L.) YANG DIJUAL DI PASAR KENDAL DENGAN METODE ARGENTOMETRI: Identifikasi Dan Penetapan Kadar Klorin (CI2) Dalam Beras Putih (Oryza Sativa L.) Yang Dijual Di Pasar Kendal Dengan Metode Argentometri Safitri, Fifit; Dewi, Melani; Fajaryanti, Nita
Jurnal Ilmiah JOPHUS : Journal Of Pharmacy UMUS Vol. 5 No. 02 (2024): Februari
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jophus.v5i02.1424

Abstract

Permasalahan manipulasi mutu beras sering dilakukan oleh pedagang curang seperti penyemprotan zat aromatik dan pemakaian bahan pemutih seperti klorin (Cl2). Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 033/Menkes/Per/IX/2012, bahwa klorin tidak tercatat sebagai Bahan Tambahan Pangan (BTP) dalam kelompok pemutih yang diperbolehkan. Dipilihnya beras putih (Oryza Sativa L.) sebagai sampel penelitian karena beras putih (Oryza Sativa L.) merupakan makanan pokok yang dikonsumsi masyarakat Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah beras putih (Oryza Sativa L.) yang dijual di Pasar Kendal mengandung klorin (Cl2) dengan metode argentometri dan berapakah kadar klorin pada beras putih (Oryza Sativa L.) yang dijual di Pasar Kendal dengan metode argentometri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode titrasi argentometri dengan teknik Simpel Random Sampling. Penelitian ini dilakukan secara observasional dengan pendekatan kualitatatif dan kuantitatif. Data kadar klorin dianalisa melalui prosedur uji univariat (analisa deskriptif). Hasil penelitian yang diperoleh dari enam sampel beras putih (Oryza Sativa L.) yang dijual di Pasar Kendal menunjukkan bahwa 3 sampel beras curah yang diteliti terdapat 2 sampel beras yang positif mengandung klorin dengan 66,6932 mg/L dan 71,0087 mg/L. Serta pada 3 sampel beras kemasan terdapat 1 sampel beras yang mengandung klorin dengan kadar 55,7085 mg/L, sedangkan pada 3 sampel lainnya tidak mengandung klorin.
UJI UJI AKTIFITAS ANTIPIRETIK INFUSA DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa Bilimbi L.) TERHADAP MENCIT PUTIH JANTAN (Mus Musculus) YANG DIINDUKSI PEPTON: Uji Aktifitas Antipiretik Infusa Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) Terhadap Mencit Putih Jantan (Mus Musculus) Yang Diinduksi Pepton Khairunnisa, Mutiara Hasna; Fajaryanti, Nita; Wahyu Utami, Rose Malinda Andamari
Jurnal Ilmiah JOPHUS : Journal Of Pharmacy UMUS Vol. 5 No. 02 (2024): Februari
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jophus.v5i02.1425

Abstract

Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) merupakan tanaman yang mengandung flavonoid. Berdasarkan penelitian-penelitian sebelumnya bahwa flavonoid memiliki banyak manfaat seperti antipiretik, analgetik, dan antiinflamasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antipiretik infusa daun belimbing wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) terhadap mencit putih jantan (Mus Musculus) yang diinduksi pepton. Hewan uji yang digunakan sebanyak 15 ekor dan dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kontrol negatif, kontrol positif, dan kelompok pemberian infus. Setiap mencit diinduksi dengan pepton dosis 1ml/KgBB secara subkutan. Pengukuran suhu dilakukan sebelum induksi, 30 menit setelah pemberian induksi dan setiap 30 menit sampai menit ke-120. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji One Way ANOVA (Analysis of Variance) dan uji LSD (Least Significant Different). Hasil penelitian menunjukkan bahwa infusa daun belimbing wuluh memiliki aktivitas yang sebanding dengan kontrol positif parasetamol dalam menurunkan demam dan hasil data anova p<0,05. Kesimpulannya infusa daun belimbing wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) memiliki aktivitas antipiretik yang dapat menurunkan suhu tubuh mencit putih jantan (Mus Musculus).
UJI SIFAT FISIK SEDIAAN LIP CREAM DENGAN PEWARNA ALAMI DARI EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.): Uji Sifat Fisik Sediaan Lip Cream Dengan Pewarna Alami Dari Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia Mangostana L.) Hanita Christiandari; Anggraeni, Ulfy Ratna; Hernawan, Jarot Yogi Hernawan
Jurnal Ilmiah JOPHUS : Journal Of Pharmacy UMUS Vol. 5 No. 02 (2024): Februari
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jophus.v5i02.1396

Abstract

Lip cream adalah pewarna bibir yang digunakan untuk melembabkan bibir agar tidak mudah kering dan pecah-pecah. Penambahan zat warna merupakan faktor yang sangat penting dalam sediaan warna lip cream. Zat warna dapat memberikan daya tarik pada penglihatan dan dapat membangkitkan minat (selera). Kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) mengandung antosianin yang dapat digunakan sebagai pewarna alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik yaitu organoleptis, homogenitas, daya lekat, dan daya sebar pada sediaan lip cream. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Sampel yang digunakan adalah kulit buah manggis. Variabel bebas pada penelitian ini adalah ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) dengan bobot 0%, 6%, 8%, dan 10%, adapun variabel terikatnya adalah sifat fisik sediaan lip cream yang meliputi organoleptis, homogenitas, daya lekat, dan daya sebar. Data penelitian ini dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menghasilkan sediaan lip cream pada F0 berwarna kuning bening, F1 berwarna coklat muda agak merah muda, F2 berwarna coklat agak merah, dan F3 berwarna coklat kemerahan. Lip cream memiliki susunan yang homogen, tekstur lembek, setengah padat serta beraroma vanila. Nilai daya lekat F0 4,16 detik, F1 4,80 detik, F2 4,92 detik, dan F3 5,16 detik. Nilai daya sebar F0 6,5 cm, F1 6,4 cm, F2 6,0 cm, dan F3 5,4 cm. Sediaan lip cream dengan ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) memiliki sifat fisik organoleptis, homogenitas, daya lekat, daya sebar yang baik dan memenuhi syarat uji lip cream. Kata kunci : Lip cream, Kulit buah manggis, Sifat Fisik

Page 1 of 1 | Total Record : 4