cover
Contact Name
Siti Rohimah
Contact Email
jurnalkeperawatangaluh@gmail.com
Phone
+6281323566058
Journal Mail Official
jurnalkeperawatangaluh@gmail.com
Editorial Address
Prodi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Galuh Alamat: Jalan RE. Martadinata No. 150 Ciamis
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Galuh
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 26564122     DOI : https://doi.org/10.25157
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Galuh, merupakan jurnal ilmiah nasional sebagai sarana berbagi ilmu yang memfasilitasi hasil-hasil karya ilmiah bidang keperawatan yang mencakup keperawatan maternitas, Keperawatan medikal bedah, keperawatan anak, keperawatan anak, keperawatan keluarga, keperawatan komunitas, keperawatan gawat darurat dan manajemen keperawatan. Jurnal Keperawatan Galuh diterbitkan oleh Prodi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Galuh yang berdomisili di Jalan RE. Martadinata No. 150 Ciamis diterbitkan secara on line dengan no e-ISSN : 2656-4122. terbit 2 kali dalam satu tahun setiap bulan Januari dan Juli.
Articles 98 Documents
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Scabies dengan Kejadian Penyakit Scabies pada Santri Manbaul Ulum Unang Arifin Hidayat; Asep AS Hidayat; Yanyan Bahtiar
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 4, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v4i2.7817

Abstract

Penyakit Scabies merupakan penyakit kulit yang menular dimana penularan akan semakin cepat pada sekumpulan orang yang tinggal bersama, seperti pada santri di pondok pesantren. Tujuan penelitian adalah ingin mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan kejadian Scabies pada santri di Pesantren Manbaul Ulum Jamanis Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian menggunakan analitik komperatif dengan cross sectional pada 68 sampel. Pengambilan sampel secara acak sederhana. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian adalah sebagain besar tingkat pengetahuan kategori kurang (61,8%) dan kejadian scabies lebih dari setengahnya (51,5%). Hasil uji Chi-square diperoleh nilai r=0,001 (r<0,05), berarti terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian penyakit scabies pada santri. Pengetahuan santri tentang pencegahan, cara penularan, upaya pengobatan, serta menjaga kebersihan diri maupun lingkungan diharapkan mampu menekan bahkan meniadakan prevalensi scabies di pesantren. Simpulannya adalah pengetahuan santri tentang scabies berhubungan erat dengan kejadian scabies. Penulis menyarankan pada pengelola pesantren untuk memasukan materi kesehatan dengan kajian nilai-nilai islam terutama kebersihan diri dan lingkungan pada kurikulum pesantren.
Hubungan Pengetahuan Dengan Kepatuhan Masyarakat Tentang Protokol Kesehatan New Normal pada Masa Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Ciamis Tahun 2021 Ana Samiatulmilah; Tita Rohita; Dedeng Nurkholik
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 4, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v4i2.5691

Abstract

Corona virus diseases 2019 atau yang biasa kita singkat covid-19 saat ini menjadi permasalah di seluruh negara di dunia, terutama setelah terjadi kematian dalam waktu yang singkat. Pengetahuan tentang wabah dan aturan protokol kesehatan pada adaptasi kebiasaan normal pada masyarakat masih sangat kurang. Metode dalam penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah masyarakat berusia 17-60 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Ciamis Kabupaten Ciamis periode Januari-Maret Tahun 2021 sebanyak. 100 orang dengan teknik proporsional random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar pengetahuan masyarakat tentang protokol kesehatan new normal pada masa pandemi Covid-19 masih kurang sebanyak 55 orang (55%) sebagian besar responden tidak patuh terhadap protokol kesehatan new normal pada masa pandemi Covid-19 sebanyak 63 orang (63%). Sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan masyarakat tentang protokol kesehatan new normal pada masa pandemi covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Ciamis Tahun 2021 karena nilai chi square (χ2) hitung > chi square (χ2) tabel (54,863 > 5,991) dan nilai α > ρ value (0,05 > 0,001). Diharapkan masyarakat lebih meningkatkan pemahaman tentang protokol kesehatan new normal pada masa pandemi Covid-19 dengan cara mengikuti berbagai penyuluhan dari tenaga kesehatan
Koping Stres Orang Tua yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus di SLB ABC Kota Tasikmalaya Eli Kurniasih; Delia Rifdah Basuni; Chita Widia
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 5, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v5i1.9584

Abstract

Orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus memiliki tanggung jawab dan tekanan psikologis yang lebih besar dalam mengasuh dan perawatan anak sehingga dapat menyebabkan parenting stress. Pemilihan strategi koping sangat penting dalam menentukan perkembangan anak. Tujuan Penelitian: Mengetahui tingkat stress orang tua dalam menghadapi anak berkebutuhan khusus dan mengetahui strategi koping yang digunakan orang tua dalam menghadapi anak berkebutuhan khusus di SLB ABC Argasari Lestari Tasikmalaya. Metode Penelitian : Rancangan penelitian ini berjenis deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel 50 responden dengan teknik sampling purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stres Scales (DASS 42) dan Ways of Coping Questionnaire (WCQ). Hasil Penelitian : Tingkat stress orang tua yang peniliti dapatkan, yaitu normal sebanyak 12 orang (24,0%), stress ringan 23 orang (46,0%), stress sedang 14 orang (28,0%), stress berat 1 orang (2,0%), dan stress sangat berat tidak ada. Koping yang digunakan orang tua dalam menghadapi stress yaitu koping berfokus pada masalah sebanyak 42 orang (84,0%), koping berfokus pada emosi 6 orang (12,0%), koping berfokus pada masalah dan emosi 2 orang (4,0%). Kesimpulan : Tingkat stress orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus di SLB ABC Argasari Lestari Tasikmalaya mengalami stress ringan dan  menggunakan koping berfokus pada masalah dalam menghadapi stress.
Pendekatan Transkultural Nursing Terhadap Persepsi Masyarakat Tentang Perawatan Paliatif di Kampung Adat Kuta Kecamatan Tambaksari Asri Aprilia Rohman; Yoga Ginanjar; Irfan Permana; Asep Wahyudin
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 5, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v5i1.9906

Abstract

Perkembangan masyarakat menuntut adanya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, khususnya akan pelayanan kesehatan termasuk tuntutan asuhan keperawatan yang berkualitas. Dinamika globalisasi yang terjadi menyebabkan perpindahan penduduk baik antar daerah maupun antar negara (migrasi) dimungkinkan dapat terjadi dan mampu menimbulkan pergeseran terhadap tuntutan asuhan keperawatan. Indonesia sebagai negara kepulauan dan memiliki keragaman budaya yang sangat kaya menyebabkan ada beberapa kebiasaan kultur yang terpengaruh dalam kehidupan sehari-hari khususnya bidang kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pendekatan transcultural nursing terhadap perubahan persepsi masyarakat tentang perawatan paliatif di Kampung Adat Kuta Kecamatan Tambaksari. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pendekatan one group pre post-test design, yaitu jenis penelitian yang memberikan tes awal (pre-test) sebelum diberikan perlakuan, setelah diberikan perlakuan barulah memberikan tes akhir (post-test). sampel dalam penelitian ini yaitu 59 orang. Hasil penelitian menunjukan rata rata persepsi masyarakat sebelum dilaksanakan pendekatan transcultural  nursing yaitu 3,65 dan setelah dilaksanakan pendekatan transcultural  nursing yaitu 10.26, hasil uji paired t-test didapatkan nilai p=0,00, karena p-value < 0,05 maka disimpulkan hipotesis diterima atau ada pengaruh pendekatan transcultural nursing terhadap persepsi masyarakat tentang perawatan paliatif di Kampung Adat Kuta Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis.
Profil Faktor Risiko Kejadian Stroke Berdasarkan Carta Score di Kabupaten Ciamis Siti Rohimah; Tika Sastraprawira; Undang Ruhimat
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 5, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v5i1.9907

Abstract

Tingkat kecacatan fisik dan mental pada pasien pasca stroke bisa mempengaruhi kualitas hidup pasien. Dampak penurunan fungsional ini menyebabkan penderita stroke kehilangan produktivitasnya dan harus mengeluarkan biaya yang besar untuk perawatan rehabilitasi. Tujuan Penelitian untuk melakukan identifikasi faktor risiko stroke, perilaku berisiko PTM dan risiko kejadian stroke pada komunitas di Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel 257 masyarakat yang berada di Kabupaten Ciamis. Instrument yang digunakan adalah kuisioner dan alat ukur tekanan darah, timbangan, pengukur tinggi badan dan stik test pengukur glukosa darah dan kolesterol, risiko kejadian stroke diukur dengan Carta Score. Hasil Penelitian bahwa sebagian besar responden berusia 26 smapai 56 tahun, jenis kelamin 67,7% perempuan, 84.4% merokok, 88,3% makan sayur dan buah kurang dari 5porsi, 55.3% meiliki aktivitas cukup, 53.3% tidak mengalami gangguan tidur dan makan, 42,4 % memiliki IMT buruk, 65% lingkar perut katagori buruk, 45.5% tekanan darah katori buruk, 82.5% GDS katagori baik, 76,7% kadar kolesterol katagori buruk, dan 64,6% memiliki risiko kejadian stroke pada 10 tahun yang akan datah kurang dari 10%. Dapat disimpulan bahwa lebih dari setengahnya masyarakat kabupaten Ciamis memiliki faktor risiko kurang makan sayur dan buah, kadar kolesterol yang buruk, dan lingkar perut yang buruk. Yang dapat meningkatkan risiko kejadian stroke dimasa yang akan datang. Saran: hasil identifkasi berdasarkan wilayah dapat dijadikan sasaran program prioritas dalam mengendalikan faktor risiko stroke.
Pengaruh Progressive Muscle Relaxation Terhadap Tingkat Fatigue pada Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis Asep Riyana; Wulan Siti Nurhalimah
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 5, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v5i1.9583

Abstract

Fatigue merupakan keluhan utama yang sering dialami oleh pasien hemodialisis dalam jangka panjang sehingga akan mempengaruhi kualitas hidupnya. Salah satu intervensi keperawatan yang digunakan untuk mereduksi tingkat fatigue adalah progresive muscle relaxation yang dilakukan selama ±15- 25 menit untuk hasil yang maksimal, dengan memberikan efek dari perasaan negatif menjadi perasaan positif. Untuk mengidentifikasi efektivitas progresive muscle relaxation terhadap tingkat fatigue pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis. Quasi experiment dengan pendekatan literature review yang menelusuri artikel pada 4 elektronik database yaitu Google Scholar, Medpub, Science Direct dan Garuda. Kata kunci yang digunakan adalah progressive muscle relaxation, fatigue, gagal ginjal kronis, hemodialisis. Kriteria inklusinya adalah artikel berbahasa Inggris dan Indonesia yang diterbitkan pada tahun 2015-2020, instrumen yang digunakan adalah PRISMA dengan metode PICO  Data  base yang ditemukan dari hasil PRISMA ada 7  artikel yang memenuhi kriteria, diantaranya 6 artikel menyebutkan bahwa efek latihan progressive muscle relaxation terdapat perbedaan yang signifikan terhadap tingkat fatigue pada kelompok intervensi antara sebelum dan sesudah dilakukan progresive muscle relaxation dengan nilai p = 0,000. 1 artikel tidak menunjukan adanya perbedaan pada tingkat fatigue mencapai tingkat normal nilai p= 0,179. Intervensi progressive muscle relaxation dapat menurunkan tingkat fatigue, intervensi tersebut sangat direkomendasikan untuk pelayanan keperawatan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis.
Pelaksanaan Senam Kaki Oleh Diabetesi di Kompleks Perumahan S Mangkubumi Kota Tasikmalaya Setelah Diberikan Edukasi Kesehatan Secara Demonstrasi Chita Widia; Bunga Shintya Permatasari; Asep Robby; Eli Kurniasih
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 5, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v5i1.9916

Abstract

Diabetes mellitus merupakan peyakit metabolik yang dapat menyebabkan beragam komplikasi, salah satunya adalah neuropati perifer yang berakibat terjadinya ulkus pada kaki. Tujuan Penelitian untuk mengetahui frekwensi dalam sepekan pelaksanaan senam kaki oleh diabetes di perumahan S Mangkubumi KotaTasikmalaya setelah diberikan edukasi kesehatan secara demonstrasi Rancangan penelitian ini berjenis deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel 5 responden dengan teknik sampling total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan Pada penelitian ini menggunakan Observasi terstruktur yaitu observasi yang telah dirancang secara sistematis, tentang apa yang akan diamati, kapan dan dimana. Hasil Penelitian: Sebelum diberikan edukasi kesehatan secara demonstrasi mengenai senam kaki diabetik, 5 orang (100%) responden belum melaksanakan senam kaki. Setelah dilakukan edukasi, selama 14 hari 3 orang (60%) rutin melakukan senam kaki diabetik yaitu melakukan 3 kali dalam seminggu dengan waktu yang digunakan 20-30 menit. 1 orang (20%) kadang-dakang melakukan yaitu melakukan senam 2 kali dalam seminggu 20-30 menit. 1 orang (20%) tidak melakukan senam kaki. Kesimpulan : Mayoritas diabetesi di Perumahan S Mangkubumi Kota Tasikmalaya melaksanakan senam kaki diabetic secara mandiri setelah dilakukan edukasi kesehatan secara demonstrasi mengenai gerakan senam kaki diabetic dan manfaatnya bagi perdaran darah.
Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Pelaksanaan Dokumentasi Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Hj. Siti Muniroh Tasikmalaya Asep Riyana; Arip Rahman
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 5, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v5i2.10800

Abstract

Nursing documentation is evidence of recording and reporting owned by nurses in carrying out nursing care, which is useful for the benefit of clients, nurses and the health team in providing health services. The research objective was to describe the factors that influence the implementation of nursing care documentation in the Inpatient Room of Hj Islam Hospital. Siti Muniroh Tasikmalaya. The research method used is descriptive research. The sample in this study were 33 nurses. The results of the study found that most of the nurses at the Hospital Islam Hj. Siti Muniroh Tasikmalaya has sufficient knowledge about nursing care documentation (51.52%). The number of nurses in the Islamic Hospital Hj. Siti Muniroh Tasikmalaya stated that most of the rooms did not meet the needs of three rooms (60%). Nurse at Inpatient Hospital Islam Hj. Siti Muniroh Tasikmalaya mostly carried out nursing care documentation procedures (57.58%). Nurse at Inpatient Hospital Islam Hj. Siti Muniroh Tasikmalaya stated that most of the nursing supervision was carried out (66.67%). Based on the results of the research, the authors suggest that planning for the needs of nurses is adjusted to the workload of nurses and the level of dependency of clients, not based on the number of beds in the hospital.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Remaja dengan Pencegahan HIV AIDS di Wilayah Kerja Puskesmas Imbanagara Kabupaten Ciamis Dadan Sualisman; Dini Nurbaeti Zen; Enik Suhariyanti
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 5, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v5i2.11728

Abstract

Secara global tercatat bahwa setiap minggu sebanyak 6.000 remaja usia 15-24 tahun tercatat terinfeksi HIV. Di dunia jumlah orang hidup dengan HIV AIDS tercatat sebanyak 37,9 juta kasus. Pada Tahun 2018 terdapat 1,7 juta orang yang baru terkena infeksi HIV AIDS. Tujuan: untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja dengan pencegahan HIV AIDS di Wilayah Kerja Puskesmas Imbanagara Kabupaten Ciamis. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional atau penelitian hubungan. Sampel pada penelitian ini adalah dalam penelitian ini adalah remaja akhir usia 17 – 25 tahun berjumlah 5.248 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik rendom sampling. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji rank spearman. Hasil : Analisis bivariat dengan menggunakan rank spearman didapat nilai koefisien korelasi sebesar 0.813 dan 0.863 yang berarti ada hubungan yang kuat antara pengetahuan dan sikap remaja dengan pencegahan HIV AIDS. Simpulan : Terdapat hubungan yang kuat antara pengetahuan dan sikap remaja dengan pencegahan HIV AIDS di Wilayah Kerja Puskesmas Imbanagara Kabupaten Ciamis. Saran : Puskesmas imbanagara melalui pemegang program HIV AIDS gar dapat lebih memprioritskan konseling khususnya bagi remaja di wilayah tersebut sehingga pengetahuan remaja dapat lebih meningkat dan mengarahkan sikap remaja kearah positif.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Desa Suruhwadang Kabupaten Blitar Syahira yumna Azizah; Choirul Anna Nur Afifahh
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 5, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v5i2.11288

Abstract

Stunting termasuk masalah kurang gizi kronis karena kurangnya asupan gizi dalam waktu cukup lama. Kabupaten Blitar memiliki prevalensi stunting 14,5% atau kategori rendah dibandingkan prevalensi nasional. Desa Suruhwadang terkenal dengan pemasok telur terbesar di Kabupaten Blitar karena mayoritas masyarakatnya menjadi peternak ayam sehingga penghasilan masyarakat termasuk kategori cukup baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Desa Suruhwadang Kabupaten Blitar. Jenis penelitian ini observasional dengan desain cross sectional yang dilakukan di Desa Suruhwadang pada bulan Desember 2022. Subjek adalah balita usia 6-59 bulan berjumlah 15 anak dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data dengan wawancara, test, dan pengukuran antropometri langsung kemudian analisa data menggunakan Spearman Rank. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting di Desa Suruhwadang yaitu riwayat infeksi pada balita (p=0,024), riwayat ASI eksklusif (p=0,00), serta asupan energi (p=0,005) dan protein (p = 0,01). Sedangkan pendidikan ibu, pengetahuan gizi ibu dan pendapatan keluarga tidak memiliki hubungan dengan kejadian stunting pada balita di Desa Suruhwadang. Saran penelitian ini adalah memberikan penyuluhan ASI eksklusif dan memberikan edukasi kepada ibu dan keluarga balita terkait penanganan penyakit infeksi serta meningkatkan informasi mengenai pola makan yang bergizi seimbang pada balita.

Page 6 of 10 | Total Record : 98