cover
Contact Name
Sukardin
Contact Email
jurnalprima8@gmail.com
Phone
+6887765978484
Journal Mail Official
jurnalprima8@gmail.com
Editorial Address
Sukardin MNS Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mataram Jln. Asri VI no.136 BTN Perum Elit Kota Mataram Phone: +6287765978484 Email: jurnalprima8@gmail.com
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
ISSN : 24770604     EISSN : 26215152     DOI : -
Core Subject : Health,
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan is a journal that publishes research results from the health field. This journal can publish research articles from various fields of health. However, the scope of the type of articles submitted is research articles in the field of health professions The Focus and Scope of Your Healthy Journal are as follows: - Basic nursing - Health care - Health Knowledge - Midwifery - Public health - Health education if the articles out of the listed scope will be automatically rejected by the editorial team before going into the review stage.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2018)" : 17 Documents clear
PENGARUH TEHNIK STORY TELLING TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN HOSPITALISASI ANAK USIA PRA SEKOLAH YANG DIRAWAT DI RUANG ANAK RSUD SELONG LOMBOK TIMUR I Made Eka Santosa
Jurnal PRIMA Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v4i2.125

Abstract

Hospitalisasi atau suatu kondisi dirawat di rumah sakit/pelayanan kesehatan lain, merupakan suatu keadaan yang menimbulkan stres bagi seorang anak. Hospitalisasi sangat tidak menyenangkan bagi seorang anak, karena mereka tidak mengerti mengapa mereka harus dirawat di rumah sakit (Lewer, 1993). Kondisi ini merupakan manifestasi kecemasan dari anak yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Kecemasan ini disebut dengan kecemasan hospitalisasi. Kondisi tersebut tentunya memerlukan strategi yang tepat agar anak usia pra sekolah yang dirawat di rumah sakit dapat menerima tindakan medis atau keperawatan yang telah diprogramkan. Salah satu strategi komunikasi yang bisa diterapkan pada anak usia pra sekolah adalah tehnik komunikasi ”story telling” atau tehnik bercerita. Tehnik bercerita ini dapat membantu membuka pikiran anak dan dapat merubah persepsi anak terhadap kondisi stress menjadi kondisi yang tidak menakutkan. Perawat dapat memvariasikan cerita dengan topik-topik fiktif yang mendidik atau menggunakan cerita-cerita fabel, dongeng dan lain sebagainya. Mendengarkan cerita juga merupakan distraksi dari rasa sakit yang dialami anak. Dengan bercerita, perawat juga dapat mengubah koping mekanisme anak dari maladaptif menjadi adaptif, mengurangi stress hospitalisasi, sehingga anak dapat menerima tindakan yang diprogramkan untuk mempercepat proses penyembuhannya. Penelitian pra eksperiment ini berlokasi di Ruang Rawat Inap Anak RSUD Selong Lombok Timur, menggunakan one group pre test and post test design, dengan uji analisis statistik T-Test, untuk mengetahui pengaruh tehnik story telling terhadap kecemasan hospitalisasi anak usia sekolah. Dari hasil perhitungan T-test dengan menggunakan pre-post test dapat di peroleh T-hitung sebesar 12,283 dengan jumlah responden 19 orang di peroleh Df= N-1 = 18. Derajat kebebasan bernilai 18 pada T-tabel dengan taraf signifikasi 0,05 bernilai = 2,101 sehingga Ha dapat di terima artinya ada penurunan tingkat kecemasan pada pasien anak pra sekolah yang dirawat di RSUD Selong Lotim antara sebelum dan sesudah dilakukan terapi story telling dengan hasil mean post-test sebesar 14,84 sesudah diberikan terapi.
PERBEDAAN EFEKTIVITAS ANTARA PEMBERIAN TEPID SPONGE BATH DAN KOMPRES PLESTER TERHADAP PERUBAHAN SUHU TUBUH ANAK BATITA YANG MENGALAMI DEMAM DI RUANG ANAK RSUD dr. R. SOEDJONO SELONG LOMBOK TIMUR Ageng Abdi Putra
Jurnal PRIMA Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v4i2.115

Abstract

Demam adalah suhu tubuh di atas batas normal biasa, dapat di sebabkan oleh zat toksin yang mempengaruhi pusat pengaturan suhu, penyakit-penyakit bakteri, tumor otak atau dehidrasi. Demam bukanlah penyakit, melainkan tanda dari penyakit. Mayoritas penyebab demam pada anak adalah infeksi, baik karena bakteri maupun virus. Perawat sangat berperan untuk mengatasi demam melalui peran mandiri ataupun kolaborasi, seperti tepid sponge bath dan kompres plester. Penelitian ini dilakukan pada 22 sample yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok tepid sponge bath dan kompres plester dengan menggunakan teknik acidental sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Pengolahan data menggunakan uji wilcoxon mann-whitney u test. Hasil uji statistik didapatkan hasil bahwa ada perbedaan efektivitas antara pemberian tepid sponge bath dan kompres plester terhadap perubahan suhu tubuh anak batita yang mengalami demam di ruang anak RSUD dr. R. Soedjono Selong dengan nilai p value
HUBUNGAN PELAKSANAAN SUPERVISI DENGAN KEPUASAN KERJA PERAWAT PELAKSANA DI INSTALANSI RAWAT INAP RSUD PATUT PATUH PATJU KABUPATEN LOMBOK BARAT Ni Made Sumartyawati
Jurnal PRIMA Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v4i2.105

Abstract

Supervisi keperawatan merupakan kegiatan pengawasan dan pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan oleh supervisor, ditujukan untuk mengawasi seluruh staff keperawatan menjalankan tugasnya dengan baik, memperbaiki proses keperawatan yang sedang berlangsung, serta memberikan kepuasan kerja perawat pelaksana yang disupervisi. Kepuasan kerja perawat pelaksana dapat meningkatkan motivasi bekerja perawat lebih baik, sehingga tercapai kualitas. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampling dalam penelitian ini adalah perawat pelaksana yang bertugas di instalansi rawat inap kelas III (IRNA III, IRNA Paru, dan IRNA Anak) RSUD Patut Patuh Patju Kabupaten Lombok Barat sebanyak 30 orang, dengan tehnik sampling yang digunakan adalah total sampling. Isntrumen yang digunakn adalah lembar kuesioner dan analisa datanya menggunakan Uji Spearman Rank dengan taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian diperoleh nilai Pvalue = 0,000 (Pvalue < α), hal ini berarti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, dengan kekuatan hubungan (derajat korelasi) kuat dan arah positif (koefisien rho = 0,623). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pelaksanaan supervisi kepala ruang dengan kepuasan kerja perawat pelaksana di RSUD Patut Patuh Patju Kabupaten Lombok Barat. Rekomendasi yang diajukan dari penelitian ini adalah bagi pihak manajemen rumah sakit untuk dijadikan bahan pertimbangan agar semakin meningkatkanperbaikan sistem manajemen terutama untuk pelaksanaan supervisi.
PENGARUH PENERAPAN KIE (KOMUNIKASI, INFORMASI DAN EDUKASI) TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PERIOPERATIF KATARAK DI RUMAH SAKIT MATA NTB Baiq Nova Aprilia Azamti
Jurnal PRIMA Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v4i2.120

Abstract

Katarak merupakan suatu penyakit yang terjadi karena timbulnya kekeruhan pada lensa mata yang mengakibatkan terjadinya penurunan visus pengelihatan yang jika tidak dilakukan penanganan akan mengakibatkan terjadinya kebutaan. Ansietas atau kecemasan merupakan salah satu faktor dari penderita katarak yang bisa mempengaruhi seseorang untuk dilakukan operasi katarak, hal ini dikarenakan oleh timbulnya keraguan dan rasa takut pada pasien yang meyebabkan terjadinya penolakan untuk dilkukan operasi. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimental, dengan tehnik sampling Accidental Sampling. Sampel penelitian yaitu pasien katarak di Rumah Sakit Mata NTB dengan denga jumlah sampel sebanyak 40 responden. Analisa data menggunakan Ujii T-test. Berdasrkan hasil analisa menunjukkan nilai probabilitas sebesar 0,000,< 0,05, menunjukkan ada pengaruh penerapan KIE(Komunikasi, Informasi dan Edukasi) terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien perioperatif katarak di Rumah Sakit Mata NTB. Berdasarkan hasil analisa di atas menunjukkan bahwa penerapan KIE pada pasien perioperative katarak memiliki pengaruh yang signifikan untuk dapat menurunkan tingkat kecemasan pada pasien perioperative katarak.
PENGARUH BRAIN GYM (SENAM OTAK) TERHADAP PENINGKATAN KESEIMBANGAN PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DI RS KOTA MATARAM Hadi Kusuma Atmaja
Jurnal PRIMA Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v4i2.111

Abstract

Stroke dianggap sebagai masalah besar yang tengah dihadapi hampir seluruh dunia, sehingga diperlukan gerakan (senam otak) yang menghasilkan stimulus yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh brain gym (senam otak) terhadap peningkatan keseimbangan pasien stroke non hemoragik Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain quasy experimental atau eksperimen semu dengan pendekatan crossectional yaitu variabel sebab atau risiko dan akibat atau kasus yang terjadi pada objek penelitian diukur dan dikumpulkan secara simultan. Penelitian ini dilakukan di RS Kota Mataram dengan 30 pasien dan analisis digunakan analisis univariat dan Bivariat analisis uji beda dua mean dengan independent Mann-Whitney test. Dari Hasil uji statistic didapatkan ada perbedaan yang signifikan antara responden diberikan perlakuan senam otak dibandingkan responden rawat jalan (group control) terhadap Berg Balance Scale (fugsi keseimbangan) dengan angka significancy p=0.001 (p < 0,05). Kesimpulan bahwa senam otak (brain gym) lebih efektif dibandingkan dengan rawat jalan terhadap peningkatan fungsi keseimbangan pada pasien stroke non hemoragik di RS Kota Mataram.
DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN KEMANDIRIAN REMAJA KELAS VIII SMP NEGERI MATARAM Rabiatul Adawiyah
Jurnal PRIMA Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v4i2.116

Abstract

Penelitian ini dilatarbelangi oleh terindikasi adanya kelompok siswa yang tidak mandiri ditandai dengan: tidak mampu mengambil keputusan sendiri, kurangnya inisiatif dalam bertindak, terlambat datang sekolah, nyontek ketika ujian berlangsung, tidak mengerjakan PR, tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru, sering bolos, berkeliaran di luar sekolah pada saat jam pelajaran, dan ada kasus lain yang dilakukan siswa seperti membawa kosmetik, merokok dan banyaknya data siswa yang tidak masuk sekolah pada hari pertama sekolah semester genap (laporan bimbingan konseling). Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasi analitik dengan dengan pendekatan cross sectional. Tehnik sampling dengan menggunakan Random sampling, Simple Random Sampling dengan jumlah sampel 196 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner. Teknik analisa data menggunakan uji spearman rank test. Hasil pnelitian tingkat dukungan sosial teman sebaya sebagian besar dikatakan tinggi sebanyak 175 responden (89,29%), kemudian tingkat kemandirian remaja sebagian besar dalam kategori tinggi yaitu sebanyak 176 responden (89,80%). Hal ini menunjukan bahwa tingkat dukungan sosial teman sebaya dan tingkat kemandirian remaja SMP Negeri Mataram berdsarkan hasil uji statistik spearman rank test diperoleh nilai p velue sebesar 0,029 dimana ≤ α (0,05) dengan nilai r hitung sebesar 0,156. Hal ini berarti hubungan yang ada berarti Ha diterima. Diperlukan bagi orang tua dan guru untuk mendorong kemandirian remaja dengan melalui dukungan sosial teman sebaya dan untuk para orang tua lebih memperhatikan lingkungan pergaualan anak remajanya.
PENGARUH RELAKSASI BENSON TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA PASIEN POST OPERASI SECTIO CAESAREA DI RUANG NIFAS RSUD PRAYA Dina Fitriana
Jurnal PRIMA Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v4i2.107

Abstract

Sectio caesarea adalah prosedur bedah untuk pelahiran janin dengan insisi melalui abdomen dan uterus. Masalah yang paling mendominasi pada post SC adalah nyeri. Relaksasi Benson adalah salah satu cara untuk mengurangi nyeri, relaksasi ini dilakukan dengan cara menggabungkan relaksasi yang diberikan dengan kepercayaan yang dimiliki klien. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh Relaksasi Benson terhadap penurunan nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea di Ruang Nifas RSUD Praya. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian quasy experiment dengan pre test-post test with control group. Pengambilan sampel dengan menggunakan quota sampling. Jumlah sampel sebesar 30 responden (15 responden kelompok eksperimen dan 15 responden kelompok kontrol). Tingkat nyeri diukur dengan skala mankoski. Hasil uji Paired sample test diperoleh nilai t-hitung 2,85 dan nilai t-tabel 2,04. Karena nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima yaitu ada pengaruh Relaksasi Benson terhadap penurunan nyeri post operasi sectio caesarea. Pada kelompok eksperimen sebelum diberikan Relaksasi Benson sebagian besar responden mengalami nyeri pada skala 3 berjumlah 5 orang (33,3%) dan pada kelompok kontrol sebagian besar responden mengalami nyeri pada skala 3 berjumlah 4 orang (26,7%). Sedangkan pada kelompok eksperimen setelah diberikan Relaksasi Benson sebagian besar responden mengalami nyeri pada skala 1 berjumlah 8 orang (53,3%) dan pada kelompok kontrol sebagian besar responden mengalami nyeri pada skala 4 berjumlah 5 orang (33,3%). Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Relaksasi Benson dapat menurunkan nyeri post sectio caesarea. Oleh karena itu disarankan kepada perawat maupun tenaga kesehatan lainnya dapat menerapkan Relaksasi Benson dalam pengembangan managemen non farmakologis dalam mengatasi nyeri pasien post operasi sectio caesarea.

Page 2 of 2 | Total Record : 17