cover
Contact Name
Sri Suryanti
Contact Email
srisuryanti@umg.ac.id
Phone
+6281280297873
Journal Mail Official
didaktika@umg.ac.id
Editorial Address
Faculty Teacher Tranining and Education, Universitas Muhammadiyah Gresik Jl. Sumatera No. 101 GKB Kebomas Gresik Provinsi Jawa Timur
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Didaktika: Jurnal Pemikiran Pendidikan
ISSN : 16934318     EISSN : 26218941     DOI : http://dx.doi.org/10.30587/didaktika
Core Subject : Education,
didaktika Jurnal Pemikiran Pendidikan memuat hasil penelitian dibidang pendidikan, baik pendidikan matematika, pendidikan bahasa inggris maupun pendidikan dasar
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 27 No 1 (2020)" : 9 Documents clear
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIK SISWA DENGAN METODE PEMBELAJARAN THINKING ALOUD PAIR PROBLEM SOLVING (TAPPS) Nur Widyasari; Suyoto Suyoto; Nur Fauziyah
DIDAKTIKA Vol 27 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.705 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v27i1.2104

Abstract

Tujuan penelitian ini mengkaji 1) Peningkatan kemampuan pemahaman matematika siswa setelah menggunakan metode pembelajaran TAPPS.2) Aktivitas Siswa dalam Pembelajaran dengan metode TAPPS. 3)Respon siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan metode pembelajaran TAPPS. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Asy-Syariah tahun ajaran 2012/2013 pada bulan September-Oktober 2013.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes pemahaman konsep, wawancara, lembar observasi, dan jurnal harian siswa.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematika siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan rata-rata skor pemahaman konsep siswa dari 68,13 menjadi 78,06 pada siklus II. Kemudian terlihat dari kenaikan persentase indikator pemahaman konsep matematika siswa mencapai lebih dari 70% atau dalam kategori baik. Indikator pemahaman konsep antara lain Instrumental dan Relasional. Aktivitas siswa selama proses pembelajaran matematika dengan metode TAPPS sangat baik. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan Rata-rata aktivitas siswa pada siklus I sebesar 63,33% meningkat menjadi 87,78% pada siklus II. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukan bahwa pada umumnya siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran matematika TAPPS. Hal ini dapat dilihat melalui hasil jurnal harian yang menunjukan persentase respon positif siswa meningkat dari 60,16% pada siklus I menjadi 81,82% pada siklus II.
Penerapan Strategi Pembelajaran (Think Talk Write) TTW Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dan Kemampuan Berfikir Kritis Matematika Pada Materi Pokok Bahasan Persamaan lingkaran Matematika Di Kelas XI SMK Amanatul Ummah Pegantenan Pamekasan Ulfatur Rohmah; Aslih Maulana
DIDAKTIKA Vol 27 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.497 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v27i1.2100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: apakah penerapan (Think Talk Write) TTW pada materi pokok bahasan persamaan lingkaran dapat hasil belajar dan kemampuan berfikir kritis matematika peserta didik kelas XI SMK Amanatul Ummah Pegantenan Pamekasan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas(PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMK amanatul umamah pegantenan pamekasan yang jumlah peserta didiknya 23 orang, terdiri dari 11 perempuan dan 12 laki-laki.. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Penelitian tindakan kelas ini dirancang dalam 2 (dua) siklus, setiap siklus ada 4 (empat) tahap yaitu perencanaan (planning), tindakan (action), Pengamatan(observation), dan refleksi (reflection Hasil belajar pada kondisi awal rata-rata sebelum dilakukan penelitian yaitu 60 dengan presentase ketuntasan 39%. Setelah dilakukan penelitian siklus I menggunakan strategi pembelajaran Think-Talk-Write mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 77,44 dengan peresentase ketuntasan mencapai 83%.untuk kemampuan berpikir kritis pada kondisi awal rata-rata sebelum dilakukan penelitian yaitu 50,5 (tidak kritis) dengan presentase 44,7% (tidak kritis). Setelah dilakukan penelitian siklus I menggunakan strategi pembelajaran Think-Talk-Write mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 72,8 (kritis) dengan peresentase mencapai 79,3% (kritis). Dari data tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran (Think Talk Write) TTW dengan melalui delapan langkah- langkahnya dapat meningkatkan hasil belajar dan berpikir kritis peserta didik pada pokok pada materi pokok persamaan lingkaran kelas XI SMK Amanatul Ummah Pegantenan Pamekasan. Keberhasilan penggunaan metode tersebut diharapkan bisa digunakan sebagai alternatif pendekatan pembelajaran yang inovatif. Selanjutnya para guru dapat lebih berkreasi dalam menggunakan model pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas XI MIPA SMA DARUL ULUM 2 UNGGULAN BPPT JOMBANG Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write (TTW) Materi Program Linier Mochamad Noer Arief Basuki Rachmadhani; Suyoto Suyoto
DIDAKTIKA Vol 27 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.02 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v27i1.2105

Abstract

Sesuai dengan tujuan pembelajaran matematika Permendiknas no. 22 tentang standar isi nomor empat, komunikasi matematis merupakan salah satu kemampuan penting yang harus dikembangkan dalam diri peserta didik. Rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa disebabkan karena siswa yang cenderung menyelesaikan suatu masalah dengan meniru penyelesaian masalah yang diperagakan oleh guru ketika membahas contoh dan soal matematika serta oleh gaya guru dalam mengajar di kelas XI MIPA SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT Jombang. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian pembelajaran kooperatif tipe TTW di kelas XI MIPA SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT Jombang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas XI MIPA SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT Jombang melalui pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW). Jenis penelitian yang digunakan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT Jombang tahun ajaran 2019/2020 dengan jumlah 20 siswa. Dari penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: Nilai rata-rata tes pada siklus I sebesar 58,64 dan siklus II sebesar 68,75. Persentase ketuntasan kelas pada siklus I sebesar 27,78% dan siklus II sebesar 62,50%. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa secara tertulis mengalami peningkatan namun belum mencapai indikator yang ditentukan. Skor rata-rata total kemampuan komunikasi matematis siswa secara lisan siklus I sebesar 2,43 dengan kategori cukup baik dan siklus II sebesar 2,98 dengan kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa secara lisan mengalami peningkatan dan sudah mencapai indikator yang ditentukan. Skor rata-rata total hasil pengamatan KBM siklus I sebesar 2,70 dengan kategori baik dan siklus II sebesar 3,15 dengan kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam menerapkan pembelajaran kooperatif tipe think talk write (TTW) mengalami peningkatan dan sudah mencapai indikator yang ditentukan. Pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) mampu meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa namun peningkatannya belum optimal.
PENERAPAN STRATEGI PQ4R (PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, REVIEW) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X IPS SMA PGRI MEGALUH JOMBANG MATERI NILAI MUTLAK Yayuk Setyaningsih; Aslih Maulana
DIDAKTIKA Vol 27 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1118.665 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v27i1.2101

Abstract

Pada umumnya tidak semua siswa mampu memahami suatu materi dengan membaca buku teks. Biasanya guru selalu memerintahkan siswa untuk membaca materi dari buku teks guna meningkatkan pemahamannya. Banyaknya materi dan adanya keterbatasan waktu juga merupakan penyebab guru memerintahkan siswa untuk membaca sendiri materi tersebut dari buku. Berdasarkan tentang penerapan strategi belajar PQ4R guna meningkatkan hasil belajar siswa dan aktivitas siswa dalam mempelajari materi nilai mutlak dengan pengajaran langsung. Penelitian dilakukan pada siswa kelas X IPS semester 1 di SMA PGRI Megaluh Jombang yang berjumlah 30 siswa. Pendekatan yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 kali siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap rencana, tindakan/observasi, refleksi dan revisi. Data untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa diperoleh dari nilai kuis pada setiap akhir siklus. Kemudian nilai ini dianalisis dengan batas ketuntasan dan ketercapaian IPK. Sedangkan untuk mengetahui peningkatan aktivitas siswa diperoleh dari lembar pengamatan aktivitas siswa. Penilaian yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil dari penelitian memberikan simpulan bahwa penerapan strategi belajar PQ4R dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa dengan rata-rata nilai tertinggi dicapai pada siklus II yaitu sebesar 91,3 dengan ketuntasan klasikal 100%. Sedangkan aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dengan rata-rata tertinggi sebesar 3,43 pada siklus II.
PENERAPAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS PESERTA DIDIK PADA MATERI STATISTIKA KELAS 12 SMA NEGERI 4 BOJONEGORO Nurul Ilmiyah; Suyoto Suyoto
DIDAKTIKA Vol 27 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1284.087 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v27i1.2097

Abstract

Salah satu ciri matematika adalah menekankan pada proses deduktif aksiomatik yang memerlukan penalaran logis. Penalaran masuk dalam kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa, sehingga diharapkan siswa dapat menganalisis suatu permasalahan sebelum mengambil suatu keputusan sebagai bekal untuk menghadapi tantangan perkembangan dan perubahan. Fakta menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam bernalar belum diperhatikan secara mendalam. Untuk itu diperlukan pembelajaran yang didesain menurut pandangan konstruktivisme karena menurut pandangan tersebut pembelajaran bertujuan untuk membantu peserta didik untuk membangun konsep-konsep/ prinsip-prinsp matematika dengan kemampuannya sendiri melalui asimilasi dan akomodasi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tujuan meningkatkan kemampuan penalaran matematika melalui pendekatan konstruktivisme. Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas XII IPA 2 SMA Negeri 4 Bojonegoro sebanyak 33 orang. Prosesur dalam penelitian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Perangkat pembelajaran dalam penelitian ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), bahan ajar, dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) sedangkan instumen penelitian yang digunakan adalah Tes Kemampuan Penalaran (TKP). Dari hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa kemampuan penalaran matematis peserta didik kelas XII IPA 2 telah memenuhi indicator keberhasilan penelitian setelah siklus kedua, yaitu sebanyak 67% (24 peserta didik) memenuhi kriteria baik dalam bernalar. Keterlaksanaan pembelajaran tergolong baik pada siklus kedua yaitu seluruh pembelajaran terlaksana dengan prosentase 88,5%.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas Xi IPA 9 SMA Budi Utomo Perak Jombang Materi Peluang Dengan Model Team Assisted Individualization(TAI) Lilik Rachmawati; Aslih Maulana
DIDAKTIKA Vol 27 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.316 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v27i1.2102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: apakah penerapan Team Assisted Individualization (TAI) pada materi pokok peluang dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik kelas XI IPA 9 di SMA Budi Utomo Perak Jombang. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) pada peserta didik kelas XI IPA 9 semester ganjil di SMA Budi Utomo Perak Jombang tahun pelajaran 2018/2019, dengan jumlah 27 peserta didik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumen, observasi, dan tes evaluasi. Sedangkan indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah meningkatnya hasil belajar yaitu nilai rata-rata 70 dengan ketuntasan klasikal 75%, keaktifan70%. Penelitian tindakan kelas ini dirancang dalam 2 (dua) siklus, setiap siklus ada 4 (empat) tahap yaitu perencanaan (planning), tindakan (action), Pengamatan(observation), dan refleksi (reflection), dan masing-masing siklus dilaksanakan dengan dua kali pertemuan, satu pertemuan diantaranya untuk evaluasi siklus. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pada pra siklus keaktifan peserta didik pada siklus I 69,31% dan pada siklus II meningkat menjadi 79,629%. Hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan yaitu nilai rata-rata 70,74 dengan ketuntasan belajar klasikal 66,67% pada siklus I, dan pada siklus II rata-rata nilai peserta didik meningkat menjadi 71,44 dengan ketuntasan belajar klasikal mencapai 77,78% Dari dua siklus tersebut jelas bahwa ada peningkatan keaktifan peserta didik maupun hasil belajar setelah diterapkannya model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI). Dari data tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dengan melalui delapan langkah- langkahnya dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik pada pokok materi peluang kelas XI IPA 9 SMA Budi Utomo Perak Jombang Tahun 2018/2019. Keberhasilan penggunaan metode tersebut diharapkan bisa digunakan sebagai alternatif pendekatan pembelajaran yang inovatif. Selanjutnya para guru dapat lebih berkreasi dalam menggunakan model pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Peningkatan Motivasi Berprestasi Dan Hasil Belajar Matematika Pada Materi Transformasi Geometri Siswa Kelas Xi Tsm – 1 SMK Muhammadiyah 2 Jogoroto Melalui Pembelajaran Model Discovery Learning Muhammad Agus fanani; Suyoto Suyoto
DIDAKTIKA Vol 27 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.524 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v27i1.2098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana penerapan pembelajaran model Discovery Learning berbantuan media Power Point dan LKS meningkatkan motivasi berprestasi dan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri atas empat tahapan yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian tindakan ini adalah siswa kelas XI TSM 1 Semester Gasal SMK Muhammadiyah 2 Jogoroto tahun pelajaran 2019/2020 dengan jumlah siswa sebanyak 22 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, angket, catatan lapangan, dan tes. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif yang terdiri dari proses pengumpulan data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi berprestasi dan hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan dan keterampilan meningkat. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya skor rata-rata motivasi berprestasi siswa pada tahap Pra Siklus, Siklus I, II adalah 45; 75; dan 77. Pada aspek pengetahuan, nilai rata-rata kelas pada tahap Pra Siklus, Siklus I dan II adalah 45; 75; dan 77. Pada aspek keterampilan nilai rata-rata kelas pada tahap Pra Siklus, Siklus I dan II adalah 60; 80; dan 85. Berdasarkan hasil tindakan dan analisis, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pembelajaran model discovery learning berbantuan Power Point dan LKS dapat meningkatkan motivasi berprestasi dan hasil belajar pada mata pelajaran matematika siswa kelas XI TSM 1 SMK Muhammadiyah 2 Jogoroto tahun pelajaran 2019/2020.
Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Pada Materi Nilai Mutlak Kelas X Tkr SMK Pelita Harapan Tahun Ajaran 2019/2020 Muhtar Kurniawan; Nur Fauziyah; Aslih Maulana
DIDAKTIKA Vol 27 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.069 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v27i1.2103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan metode pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) materi nilai mutlak kelas X TKR SMK Pelita Harapan Padangan Bojonegoro. Penelitian ini dilakukan karena rendahnya hasil belajar matematika dan siswa merasa menganggap matematika adalah materi yang sulit dipelajari. Siswa SMK Pelita Harapan Padangan masih kesulitan untuk memahami konsep dan menerapakannya pada mata pelajaran matematika. Oleh karena itu diperlukan metode pembelajaran yang menuntut siswa lebih aktif sehingga lebih mudah memahami matematika. Metode pembelajaran yang dimaksud adalah metode pembelajaran NHT(Numbered Heads Together) dengan cara diskusi secara kelompok dan mempresentasikan hasil diskusi sehingga siswa akan lebih aktif dapat mengutarakan pemahaman tentang konsep yang dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari sehingga guru mampu membimbing dan mengarahkan untuk bersama-sama menyimpulkan hasil pemikiran. Dengan begitu siswa akan lebih paham dan lebih menguatkan pada ingatan. Yang berbeda dari metode pembeljaran kooperatif yang lain adalah yaitu prosesnya jika metode pembelajaran NHT ini dengan penomoran pada kelompok, dan dipanggil untuk mempresentasikan berdasarkan nomor yang disebutkan. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan subjek siswakelas X SMK Pelita Harapan Padangan,Bojonegoro tahun pelajaran 2019/2020 yang terdiri dari 25 siswa . Metode Pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan observasi dan tes sedangkan untuk instrumen penilitian ini adalah lembar observasi, LKPD dan tes. Hasil dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan metode NHT(Numbered Heads Together) mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika siswa kelas X SMK Pelita Harapan Padangan, karena siswa lebih aktih dan mampu mempresentasikan hasil diskusi dengan baik sehingga meningkatnya hasil belajar. Berdasarkan tes awal pada materi nilai mutlak, penelitian siklus I dan penelitian siklus II yang dilakukan kepada siswa menunjukkan bahwa peserta didik memperoleh hasil belajar yang baik dan baik sekali mengalami banyak peningkatan. Pada penelitian siklus I yang mencapai ketuntasan hingga 92% dan mengalami peningkatan lagi pada siklus II yaitu 100% atau seluruh siswa mencapai ketuntasan . Sehingga penelitian berhasil meningkatkan hasil belajar matematika pada materi nilai mutlak
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Discovery Learning Pada Materi Limit Fungsi Aljabar Di Kelas XI SMA Darul Ulum 1 Peterongan Rizkia Putri Perdana; Nur Fauziyah; Suyoto Suyoto
DIDAKTIKA Vol 27 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.024 KB) | DOI: 10.30587/didaktika.v27i1.2099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: apakah penerapan Model Discovery Learning pada materi pokok limit fungsi aljabar dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI SMA Darul Ulum 1 Peterongan. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) pada peserta didik kelas XI IPA1 dengan jumlah peserta didik sebanyak 34 peserta didik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah documenter dan tes. Penelitian tindakan kelas ini dirancang dalam 2 (dua) siklus, setiap siklus ada 4 (empat) tahap yaitu perencanaan (planning), tindakan (action), Pengamatan(observation), dan refleksi (reflection Dengan menerapkan model belajar Discovery Learning dalam pengajaran mata pelajaran Matematika diperoleh nilai rata–rata hasil pembelajaran yaitu sebelum siklus diperoleh nilai rata-rata sebanyak 58,24, pada siklus pertama sebanyak 69,9, dan pada siklus kedua sebanyak 84.01. Dari data tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning dengan melalui delapan langkah- langkahnya dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pokok pada materi pokok limit fungsi aljabar kelas XI SMA Darul Ulum 1 Peterongan. Keberhasilan penggunaan metode tersebut diharapkan bisa digunakan sebagai alternatif pendekatan pembelajaran yang inovatif. Selanjutnya para guru dapat lebih berkreasi dalam menggunakan model pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.

Page 1 of 1 | Total Record : 9