cover
Contact Name
Tohir Solehudin
Contact Email
jpg@uika-bogor.ac.id
Phone
+6282110975474
Journal Mail Official
jpg@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Sholeh Iskandar km 2 Bogor 16162 Jawa Barat, Indonesia Telp/Fax: 0251-8335335
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Guru (JPG)
ISSN : 27221504     EISSN : 27211002     DOI : 10.32832/jpg
Core Subject : Education,
Merupakan Jurnal Pendidikan yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Ibn Khaldun Bogor. Ruang lingkup meliputi penelitian para guru terkait pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 232 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Picture and Picture Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Tentang Interactions Between Teachers And Students Inside And Outside The Classroom That Can Foster Behaviour di Kelas Xi Ea Sulaiman Sulaiman
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol 2, No 3 (2021): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v2i3.5043

Abstract

Penelitian ini dilakukan berawal dari kondisi rendahnya pencapaian nilai akhir siswa dalam pembelajaran yang menyebabkan perlunya kepekaan seseorang guru untuk menggunakan suatu model pembelajaran yang dapat memicu siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. Fenomena ini perlu dicermati sebagai upaya untuk melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode yang tepat sehingga memberdayakan siswa sepenuhnya dalam belajar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan menggunakan Penggunaan pembelajaran model Collaboration Type Picture and Picture dalam pembelajaran membuat siswa tidak bosan dan jenuh sebaliknya merasa senang sehingga aktivitas belajar mereka meningkat. Hal ini terbukti pada siklus I ada 31,42% atau 11 siswa yang aktif, 34,28 % atau 12 siswa yang cukup aktif dan 34,28 % atau 12 siswa yang kurang aktif pada saat pembelajaran. Setelah guru memperbaiki hasil refleksi pada siklus I maka pada siklus II didapat 77,14% atau 27 siswa aktif pada saat pembelajaran dan 22,85% atau 8 peserta tidak yang cukup aktif pada saat pembelajaran serta 0,00% atau tidak ada siswa yang tidak aktif pada saat pembelajaran. Hal tersebut berpengaruh terhadap hasil belajar yang dicapai siswa. Pembelajaran model Collaboration Type Picture and Picture dapat meningkatan hasil belajar pesertsa didik pada mata pelajaran Bahasa Inggris di Kelas XI EA SMK Negeri 2 Bogor dengan menggunakan Pembelajaran model Collaboration Type Picture and Picture.
PENTINGNYA KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU Aulia Akbar
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol 2, No 1 (2021): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v2i1.4099

Abstract

Kualitas seoang guru dapat diukur dari seberapa besar guru menguasai empat kompetensi yang ada. Keempat kompetensi tersebut yaitu: kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, kompetensi profesional, dan kompetensi keperibadian. Dalam praktiknya da satu kompetensi yang membedakan antara guru dan profesi lainnya yaitu kompetensi pedagogik. Kompetensi pedagogik merupakan kompetensi yang mutlak dimiliki oleh guru sekaligus kompetensi ini merupakan kompetensi yang membedakan guru dengan profesi lainnya. Kompetensi ini mencakup pengetahuan dan keterampilan yang luas serta mendalam mengenai karakteristik siswa serta psikologi siswa. dengan menguasai kompetensi ini diharapkan guru dapat lebih efektif dan efisien dalm berinteraksi dengan siswa serta dapat memacahakan permasalahan yang terjadi pada siswa. Agar dapat mengembangkan diri, seorang guru harus selalu mengasah pengetahuan dan keterampilan menganai pembelajaran dan siswa. beberapa cara yang dapat dilakukan guru dalam mengasah kemempuannya yaitu: rajin rmembaca buku-buku pendidikan, membaca dan menulis karya tulis ilmiah, mengikuti berita aktual dari media pemberitaan, serta mengikuti pelatihan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PRODUK KREATIF DAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XII BC SMK NEGERI 2 KOTA BOGOR Neneng Hermawati
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 2 No. 2 (2021): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v2i2.4678

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui model pembelajaran Berbasis Proyek dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik tentang materi Produk Teknologi Tepat Guna, (2) untuk menggambarkan proses peningkatan aktivitas dan hasil belajar peserta didik tentang materi Produk Teknologi Tepat Guna sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Berbasis Proyek, (3) untuk mengukur besarnya peningkatan hasil belajar peserta didik tentang materi Produk Teknologi Tepat Guna setelah menggunakan model pembelajaran Berbasis Proyek. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Berbasis Proyek dapat menjadi variasi pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik sehingga terbukti meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik di Kelas XII BC SMK Negeri  2 Kota Bogor. Sebelum menggunakan model pembelajaran Berbasis Projek  hasil belajar peserta didik hanya  memiliki nilai rata-rata 74.14. Siklus pertama meningkat dengan nilai rata-rata sebesar 78.00, meningkat lagi di siklus ke-dua dengan perolehan nilai atau hasil belajar peserta didik dengan nilai rata-rata sebesar 81.70, dan di siklus ke-tiga nilai rata-rata peserta didik meningkat lagi menjadi 86.10. Aktivitas peserta didik dalam pembuatan produk teknologi tepat guna. Perolehan prosentase pada siklus pertama sebesar 53,45% (cukup aktif),  perolehan prosentase pada siklus ke-dua sebesar 78.62%  (aktif), dan perolehan prosentase pada siklus ke-tiga sbesar 95.52% (sangat aktif). Maka dapat disimpulkan terjadi  peningkatan aktivitas peserta didik  diantara ketiga  siklus tersebut. Sehingga penggunaan model pembelajaran Berbasis Proyek yang disesuaikan dengan  materi pembelajaran dapat menciptakan situasi belajar yang menyenangkan sehingga terjadi peningkatan aktivitas dan hasil belajar peserta didik.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VI PADA MATERIGAYA DAN GERAK MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI DI SDKWATUPEDAR Ermilinde Nona Erna
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol 2, No 1 (2021): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v2i1.4095

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dapat didefinisikan sebagai proses ilmiah, sikap ilmiah,dan produk ilmiah. Beberapa hal yang dapat dilakukan guru agar pembelajaran menjadilebih bermakna bagi peserta didik, antara lain: memiliki metode strategi dan modelpembelajaran yang sesuai sehingga dapat menemukan yang sesuai bagi dirinya. Apabilaguru telah menemukan model strategi, metode yang tepat dan sesuai bagi dirinya dananakdidik maka suasana pembelajaran menjadi lebih kreatif, dinamis, tidak monotondan menyenangkan, sehingga dapat memberikan rasa puas bagi anak didik. Dampakselanjutnya pemahaman terhadap konsep-konsep IPA yang dipelajari anak didikmenjadi lebih bermakna, lebih kuat dan berdaya guna, sehingga hasil belajar anak didikmenjadi lebih baik. Salah satu model pembelajaran yang dapat dilakukan guru adalahmetode demonstrasi. Subjek dalam penelitian siswa kelas VI SDK Watupedar semester Itahun pelajaran 2018/2019 yang terdiri dari 12 siswa. Prosedur penelitian yangdigunakan yaitu prosedur jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan,dan refleksi. hasil belajar siswa yang tergolong dalam kategori tuntas pada tespendahuluan hanya 46,87% (6 Siswa), siklus I sebesar 75,00% (9 Siswa) sedangkanpada siklus II mencapai 96,87% (11 Siswa), dengan demikian kategori hasil belajarsiswa yang tergolong tuntas mengalami peningkatan sebesar 21,87%. Hasil belajarsiswa yang tergolong dalam kategori tidak tuntas pada siklus I sebesar 25,00% (3Siswa) sedangkan pada siklus II sebesar 3,13% (1 Siswa) dengan demikian kategorihasil belajar siswa yang tergolong tidak tuntas mengalami penurunanan sebesar21,87%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode demonstrasi padamata pelajaran IPA materi Gaya dan Gerak dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelasVI SDK Watupedar.
Upaya Meningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Mata Pelajaran Matematika Tentang Materi Peluang Melalui Model Pembelajaran Cooperatif Learning Type Snowball Throwing di Kelas XII MIPA Rahayu Verry
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol 2, No 3 (2021): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v2i3.5045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui hasil belajar peserta didik pada pelajaran Matematika tentang Peluangdengan menggunakan model pembelajaran Cooperatif Learning type Snowball Throwing sehingga dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik di kelas XII MIPA 7SMA Negeri 2 Bogor Tahun Pelajaran 2018 / 2019,  (2) mengetahui proses peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran  Matematika tentang Peluang melalui model pembelajaran  Snowball Throwing XII MIPA7SMA Negeri 2 Bogor semester genap Tahun Pelajaran 2018 / 2019, (3) mengukur besarnya peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Matematika tentang Peluangmelalui model pembelajaran  Snowball Throwingdi kelas XII MIPA7 SMA Negeri 2 Bogor Semester genap Tahun Pelajaran 2018 / 2019. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan  model  pembelajaran Snowball Throwing dapat menjadi variasi pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik sehingga terbukti meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas XII MIPA7SMA Negeri 2 Bogor semester genap Tahun Pelajaran 2018 / 2019. Sebelum menggunakan model pembelajaran Snowball Throwinghasil belajar peserta didik hanya mencapai nilai rata-rata kelas 64,25  kemudian terjadi peningkatan setelah menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing menjadi 79.89 pada siklus 1 dan 91,94 pada siklus 2.
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR SERI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN SEDERHANA SISWA KELAS IV SDI LIII NAPUNG BIRI Maria Gradina Wewe
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 2 No. 2 (2021): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v2i2.4575

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan bahasa Indonesia dengan mengefektifkan penggunaan media gambar seri di kelas IV SDI Napung Biri. Rancangan PTK mengacu mengacu pada model Kurt Lewin dilaksanakan secara bersiklus. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, data kuantitatif diperoleh dari hasil evaluasi pembelajaran siswa sedangkan data kualitatif diperoleh dari kegiatan proses pembelajaran di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran gambar seri dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan pada siswa kelas IV SDI Napung Biri. Peningkatan kemampuan menulis karangan tersebut ditandai dengan meningkatnya aspek-aspek ketrampilan menulis karangan dari siklus I ke siklus II, begitu juga dengan nilai ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus I hanya mencapai 52,38 % sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 80,95%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran gambar seri pada materi menulis karangan dikelas IV SDI Napung Biri dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis karangan sederhana.
UPAYA MENINGKATKAN KINERJA GURU MELALUI PENERAPAN SUPERVISI AKADEMIK DI SDI PIGANG KECAMATAN ALOK BARAT KABUPATEN SIKKA Edelfildis Edelfildis
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 2 No. 2 (2021): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v2i2.4673

Abstract

Tujuan dari penelitian yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja guru yang dianggap masih kurang pada saat melakukan observasi oleh kepala sekolah. Maka dari itu perlu dilakukan sebuah inovasi dengan cara menerapkan supervisi akademik di SDI Pigang Kelurahan Wailiti Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka. Kegiatan penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah, yang dilaksanakan sebanyak dua siklus dengan empat tahapan yaitu: perencaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa penerapan supervisi akademik dapat meningkatkan kinerja guru di SDI Pigang Kelurahan Wailiti Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa, indikator perencaan pada siklus I memperoleh skor 60,00 meningkat pada siklus II dengan skor 82,00%. Pada indikator pelaksanaan pembelajaran memperoleh skor 55,00% meningkat pada siklus II dengan skor 75,00%. Dan pada indikator penilaian pembelajaran memperoleh skor 55,00% meningkat dengan skor 77,00%. Selain itu rata-rata kinerja guru juga meningkat pada siklus I rata-rata kinerja guru adalah 56,66 dengan kategori cukup, pada siklus II meningkat hingga 78,00 dengan kategori Baik.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI METODE BERCERITA PADA SISWA KELAS III SDK LEI Maria Dolorosa Lega
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol 2, No 1 (2021): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v2i1.4096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa dan membantu siswa kelas III SDK LEI. Penelitian ini menggunakan metode bercerita. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, yang terdiri atas Kegiatan Awal, Kegiatan Inti dan kegiatan akhir. Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi hasil belajar siswa yang diambil dari pemberian tes bercerita di depan kelas, kemampuan guru dalam pengelolaan pembelajaran yang diambil dari lembar observasi kegiatan guru, aktivitas siswa yang  diambil dari lembar observasi kegiatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I terdapat presentase ketuntasan klasikal 60% dan daya serap individu sebesar 64,28% sedangkan hasil observasi aktivitas siswa 62,5% dan observasi aktivitas guru 87,5% dengan kategori cukup. Pada tindakan siklus II terdapat 22 siswa yang tuntas secara invidu sehingga presentase ketuntasan klasikal 88% dan daya serap individu 79,94% sedangkan hasil observasi aktivitas siswa 87,5% dan hasil observasi guru 85,7% dengan kategori sangat baik. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan sehingga dapat disimpulkan bahwa perbaikan pembelajaran dengan menggunakan metode Bercerita dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas III SDK LEI.
Pengaruh Model Pembelajaran Jigsaw Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi Tentang Indeks Harga dan Inflasi di Kelas XI IPS Titiek Prihastuti
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol 2, No 3 (2021): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v2i3.5046

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pelajaran Ekonomi dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan Jenis Penelitian tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Siklus pertama membahas tentang Indeks Harga, terdiri dari (1) Membuat perencanaan yaitu membuat perangkat pembelajaran (RPP-1, pedoman wawancara, soal ulangan, penilaian KBM guru), (2) tindakan (KBM guru dikelas), (3) observasi (penilaian oleh kolaboarator selama KBM) dan (4)  Refleksi (membahas kelemahan dan kelebihan selama KBM antara guru pengajar dan kolaborator). Data diperoleh dari test formatif, hasil wawancara siswa dan penilaian kolaborator/pengamat. Siklus kedua dilaksanakan seperti pada siklus pertama dengan materi yang berbeda yaitu tentang indeks harga. Dari data hasil penelitian  diperoleh kenaikan hasil belajar dari PBM siklus 1  yaitu rata kelas 74,24. Hasil tersebut ada kenaikan nilai rata-rata bila dibandingkan dengan pra siklus dengan perolehan nilai rata-ratanya sebesar 66,97. Begitu pula nilai rata-rata yang diperoleh pada siklus ke 2, ada kenaikan nilai rata-rata dari siklus pertama yaitu menjadi 84,24. Sedangkan kegiatan guru pada proses KBM siklus pertama mendapat persentase skor total 86,67% dengan kategori baik, meningkat di siklus 2 menjadi 98,33% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil penelitian ini, membuktikan bahwa  penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Oleh karena hal tersebut, disarankan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw ini dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam PBM, terutama pada pelajaran.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING PADA MATERI MENELAAH KETENTUAN KONSTITUSIONAL KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA DI KELAS XI MIPA 3 SMAN 2 BOGOR Koloria Sitanggang
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 2 No. 2 (2021): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpg.v2i2.4674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui hasil belajar peserta didik pada pelajaran PPKn tentang menelaah ketentuan konstitusional kehidupan berbangsa dan bernegaramelalui model pembelajaran  mind mapping, (2) mengetahui proses peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran  PPKn tentang menelaah ketentuan konstitusional kehidupan berbangsa dan bernegara melalui model pembelajaran  mind mapping, (3) mengukur besarnya peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PPKn tentang menelaah ketentuan konstitusional kehidupan berbangsa dan bernegara melalui model pembelajaran  mind mapping. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan  model  pembelajaran mind mapping dapat menjadi variasi pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik sehingga terbukti meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 2 Bogor semester genap Tahun Pelajaran 2018 / 2019. Sebelum menggunakan model pembelajaran mind mapping hasil belajar peserta didik hanya mencapai nilai rata-rata kelas 65.63 kemudian terjadi peningkatan setelah menggunakan model pembelajaran mind mapping  menjadi 75 pada siklus 1 dan 81,72 pada siklus 2. Sehingga dapat dikatakan model  pembelajaran  mind mapping yang disesuaikan dengan  materi pembelajaran dapat menciptakan situasi belajar yang menyenangkan sehingga terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik.

Page 3 of 24 | Total Record : 232