cover
Contact Name
Prof. Dr. Suwarto, M.Pd
Contact Email
suwartowarto@yahoo.com
Phone
+6281329275915
Journal Mail Official
suwartowarto@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Letjend Sujono Humardani No. 1 Jombor Sukoharjo 57521
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan
ISSN : 2715095X     EISSN : 26865041     DOI : https://doi.org/10.32585/jp.v29i2.647
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan merupakan jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan gagasan atau karya inovatif di bidang pendidikan. Karya inovatif para guru dan dosen pembangunan sektor pendidikan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi sekolah dan institusi pendidikan menjadi fokus jurnal ini. 1. Media pembelajaran 2. Model Pembelajaran 3. Pendekatan Pembelajaran 4. Strategi Instruksional 5. Metode Intruksional 6. Teknik Pengajaran 7. Taktik Pengajaran
Articles 437 Documents
Analisis Kebijakan Pendidikan Full Day School di Indonesia Farid Setyawan; Ismail Fauzi; Bunga Fatwa; Hilmi Abdussalam Zaini; Nur Mrs Jannah
JURNAL PENDIDIKAN Vol 30, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.25 KB) | DOI: 10.32585/jp.v30i3.1632

Abstract

: Penetapan pembelajaran full day school merupakan kebijakan baru yang memberlakukan pembelajaran di sekolah seharian penuh. Pendidikan yang sifatnya dinamis tentu selalu melakukan pembaharuan demi mengejar ketertinggalan Pendidikan Indonesia dengan negara maju. Namun hal ini tentu memerlukan persiapan yang matang agar dapat meminimalisasi timbulnya konflik. Kekhawatiran masyarakat timbul karena dengan adanya full day school ditakutkan dapat merusak tatanan yang sudah ada seperti pengajaran madrasah diniyah. Tentu hal ini akan berdampak pada pemberdayaan masyarakat dan anak-anak. Pada penelitian ini akan membahas lebih lanjut tentang bagaimana implementasi dan problematika penerapan sistem pendidikan full day school.
Sosiologi Pendidikan Dalam Pemikiran Ibnu Khaldun Djaja Hendra
JURNAL PENDIDIKAN Vol 30, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.429 KB) | DOI: 10.32585/jp.v30i3.1923

Abstract

Abstract: The thinkers assume that the 'Father of Sociology' must be Auguste Comte (France). Whereas about 4 centuries ago, before Comte was born, the behavior of the people had been discussed by Ibn Khaldun (Islamic Sociologist). At that time the term sociology was not yet known, let alone talking about the sociology of education. Sociology of education is deliberately displayed and tries to be explored and sought in the main points of Ibn Khaldun's thoughts when he is talking about people's behavior in his work entitled Mukaddinah. In the book, indeed, Ibn Khaldun does not talk specifically about the sociology of education, but we ourselves are trying to find the scattered fragments according to our field of knowledge in his work. The advantages of Ibn Kahdun when talking about the behavior of society as a whole, then where do we look for the sociology of education? Also, what should not be forgotten is that Ibn Khaldun also includes his teaching methods. Why is that? Ibn Khaldun is a thinker as well as someone who compares with the reality on the ground. This can happen because he is a thinker who is behind the desk as well as being in the government (demands field work). He theorizes as well as application.  Keywords: sociology of education, main ideas, community behavior 
Proses Internalisasi Kearifan Lokal Intangible Melalui Pendidikan Informal Untuk Memperkuat Karakter Bangsa Lilis Sumantri
JURNAL PENDIDIKAN Vol 30, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.67 KB) | DOI: 10.32585/jp.v30i3.1759

Abstract

Di tengah maraknya pengaruh globalisasi terhadap budaya bangsa, penguatan karakter bangsa menjadi sesuatu yang penting. Untuk itu diperlukan upaya untuk memperkuat karakter bangsa melalui media yang mudah dipahami dan mudah diterapkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini bertujuan menggali proses internalisasi kearifan lokal intangible dalam pendidikan informal guna memperkuat karakter bangsa dan mencari tahu hambatan-hambatannya. Pendidikan informal yaitu pendidikan di keluarga yang seharusnya mampu melakukan internalisasi atau proses pembelajaran nilai-nilai luhur, sehingga dapat memperkuat karakter bangsa.  Media  yang dapat digunakan untuk memperkuat karakter bangsa pada penelitian ini adalah melalui kearifan lokal intangible. Kearifan lokal intangible merupakan nilai-nilai luhur bangsa yang terdapat dalam budaya tidak berwujud, seperti pantun, cerita dan nyanyian tradisional, serta nasihat-nasihat. Proses internalisasi kearifan lokal intangible dilakukan melalui aktivitas sehari-hari dalam sebuah keluarga. Anak-anak dinyanyikan atau dibacakan cerita tradisional menjelang tidur. Aktivitas berupa pembiasaan sehari-hari, misal penggunaan bahasa Jawa krama serta memberi dan menerima dengan menggunakan tangan kanan. Aktivitas lainnya  saat bercengkrama bersama, misal saat makan atau bersantai. Hambatan dalam proses internalisasi berupa kurangnya waktu orang tua untuk berinteraksi dengan anak-anak dan kurangnya keteladanan orang tua.
Peningkatan Prestasi Belajar IPA dengan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share pada Siswa Kelas IXA SMP Negeri 5 Sukoharjo Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018 HARUN PURWANTO
JURNAL PENDIDIKAN Vol 30, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.528 KB) | DOI: 10.32585/jp.v30i3.1735

Abstract

This study aims to improve science learning achievement in class IX A of SMP Negeri 5 Sukoharjo in the 2017/2018 academic year by applying the TPS type cooperative learning model. This research is a Classroom Action Research (CAR) conducted in class IX A of SMP Negeri 5 Sukoharjo, first semester of the 2017/2018 academic year, with a total of 32 students. Data collection techniques used are tests, observations, and documentation. The stages of data analysis in this study are data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the research that has been done, it can be concluded that the TPS type cooperative learning model can improve science learning achievement in class IX A students of SMP Negeri 5 Sukoharjo. This can be seen from the percentage of student learning completeness, namely: before the action 12 students or 37.5%, in the first cycle as many as 23 students or 72.2% and in the second cycle as many as 30 students or 93.8%. While the average science learning achievement of students before the action was 71.2, in the first cycle of 77.2, and in the second cycle of 81.8.Keywords: TPS type cooperative learning model, science learning achievement. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar IPA kelas IX A  SMP Negeri 5  Sukoharjo tahun pelajaran 2017/ 2018 dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS.  Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di kelas IX A SMP Negeri 5  Sukoharjo, semester I tahun pelajaran 2017/ 2018, dengan jumlah siswa sebanyak 32 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Tahap-tahap analisis data dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa  dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dapat meningkatkan prestasi belajar IPA pada siswa kelas IX A   SMP Negeri 5  Sukoharjo. Hal ini dapat dilihat dari persentase ketuntasan belajar siswa, yaitu: sebelum tindakan 12 siswa atau 37,5%, pada siklus I sebanyak 23 siswa atau 72,2% dan pada siklus II sebanyak 30 siswa atau 93,8%. Sedangkan rata-rata prestasi belajar IPA siswa sebelum tindakan sebesar 71,2, pada siklus I sebesar 77,2, dan pada siklus II sebesar 81,8.Kata Kunci: model pembelajaran kooperatif tipe TPS, prestasi belajar IPA.
Pengaruh Media Daring Terhadap Kepuasan Belajar Siswa Pada Masa Pandemi Covid 19 Di SMPN 35 Bekasi ramadana aureza; Ardin Ardin
JURNAL PENDIDIKAN Vol 30, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.755 KB) | DOI: 10.32585/jp.v30i3.1832

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Media Daring (x) terhadap Kepuasan Belajar (y) di SMPN 35 bekasi kelas VIII pada mata pelajaran IPS.Metode penelitian di sini mengunakan metode kuantitatif menggunakan metode survey deskriptif. Sampel penelitian mengunakan random samlping yang berjumlah 55 siswa dan siswi.Kesimpulan hasil penelitian mengungkapkan: 1)Persamaan regresi liner regresi di peroleh Y= 21,564 + 0,564X. artinya skor Y dapat di prediksi melalui persamaan linear. 2) Dari hasil analisis di dapat bahwa media daring berpengaruh terhadap kepuasan belajar IPS, hal ini dapat di lihat dari thit dan p- value lebih kecil dari 0,05. Oleh sebab itu dapat di interpresentasikan banwa pengaruh media daring  berpengaruh positif terhadap kepuasan  belajar IPS. 3)Dari hasil analisis uji signifikasi persamaan regresi diperoleh yaitu thit dan p-value lebih kecil dari 0,05,atau Ho ditolak. Dengan demikian regresi Y atau X adalah signifikan atau Media daring berpengaruh terhadap kepuasan belajar mata pelajran IPS. 4)Uji signifikasi koefesien korelasi di peroleh= 0,775 dengan p-value kecil dari 0,05 hal ini berarti Ho ditolak. Dengan demikian koefesien berkorelasi  sedang antara media daring dan kepuasan  Belajar IPS . Sedangkan dari hasil analisis di peroleh RSquere  0,600, yang mengandung makna bahwa 60%  variasi variabel hasil Media Daring Terhadap Kepuasan Belajar.Kata kunci;  Media Daring, Kepuasan Belajar
Menulis Cerita Pendek dengan Model Pembelajaran “CANTIK” Bagi Siswa SMA Negeri 1 Tawangsari Tahun Pelajaran 2019/2020 Yuni Setyaningsih
JURNAL PENDIDIKAN Vol 30, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.6 KB) | DOI: 10.32585/jp.v30i3.1945

Abstract

This study aims to 1) find out the technique of writing short stories with the "CANTIK" learning model, 2) improve students' skills in writing short stories. In this study, the subjects were teachers and students of class XI MIPA1 SMA N 1 Tawangsari in the even semester of the 2019/2020 school year. The object of research in general is the implementation of learning to write short stories. The data obtained by the technique of giving short story writing assignments, observation and documentation. The data were analyzed using a qualitative description method, namely data presentation and conclusion drawing/verification. The results showed that learning to write short stories in class XI MIPA1 SMA N 1 Tawangsari in the even semester of the 2019/2020 school year was carried out based on the 2013 Curriculum, the Indonesian language learning syllabus for class XI, and was carried out according to the Indonesian RPP for short story text teaching materials. The obstacles faced in learning to write short stories are 1) the implementation of the right learning model in learning to write short stories, 2) the low motivation of students in participating in short story writing lessons, 3) decreased concentration of students when learning Indonesian is scheduled in the final hours. learning. The ways to overcome these obstacles are 1) the application of learning methods to write short stories that are appropriate and interesting for students, 2) provide motivation and enlightenment to students about the benefits of having the ability to write short stories in everyday life. 4) variations in the allocation of learning schedules for writing short stories.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Di Masa Pandemi Covid- 19 Melalui Metode Demonstrasi Materi Salat Bagi Siswa Kelas II SDN Gumpang 03 Sri Hidayati
JURNAL PENDIDIKAN Vol 30, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.427 KB) | DOI: 10.32585/jp.v30i3.1882

Abstract

Keberhasilan proses belajar mengajar di dalam kelas sangat ditentukan oleh strategi pembelajaran, bagaimanapun lengkap dan jelasnya komponen lain, tanpa diimplementasikan melalui strategi yang tepat, maka komponen-komponen tersebut tidak akan memiliki makna dalam proses pencapaian tujuan. Oleh karena itu setiap akan mengajar guru diharuskan untuk menerapkan strategi atau metode tertentu dalam pelaksanaan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran Pendidikan Agama Islam pokok bahasan salat secara tertib bagi siswa kelas II Semester II tahun pelajaran 2020/2021menggunakan metode Demonstrasi.Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas II SD Negeri Gumpang 03 Kartasura. Perbaikan pembelajaran yang dilakukan guru cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata hasil belajar yang diperoleh siswa dan tingkat ketuntasan belajar siswa. Nilai rata-rata hasil belajar yang diperoleh siswa pada akhir tindakan Siklus I mengalami peningkatan dibandingkan dengan hasil belajar pada kondisi awal, yaitu meningkat dari 65.00 menjadi 71.43. Tingkat ketuntasan belajar siswa mengalami peningkatan dari 42.86% pada kondisi awal, meningkat menjadi sebesar 73.43% pada akhir tindakan Siklus I.Kegiatan penelitian tindakan kelas yang dilakukan guru berdampak positif dengan meningkatnya nilai rata-rata dan ketuntasan belajar siswa pada tindakan Siklus II. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada akhir tindakan Siklus II mengalami peningkatan dibandingkan dengan nilai rata-rata pada akhir tindakan Siklus I, yaitu meningkat dari 71.43 menjadi 86.07. Tingkat ketuntasan belajar siswa mengalami peningkatan dari 73.43% pada akhir tindakan Siklus I, meningkat menjadi sebesar 100% pada akhir tindakan Siklus II. Simpulan dari penelitian ini adalah metode demonstrasi dapat berpengaruh positif terhadap proses pembelajaran dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, serta metode demonstrasi ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together sebagai Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Prakarya Sri Rejeki
JURNAL PENDIDIKAN Vol 30, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.022 KB) | DOI: 10.32585/jp.v30i3.1736

Abstract

This study aims to improve learning achievement of craft subjects through cooperative learning model type NHT in students of class VII G SMP Negeri 5 Sukoharjo first semester academic year 2017/ 2018.This research is a Classroom Action Research conducted in class VII G SMP Negeri 5 Sukoharjo first semester of academic year 2017/ 2018 with 32 students. Data collection techniques used are tests, observations, and documentation. The stages of data analysis in this study are data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. The success indicator is the average score of the student's test at least 80.0 and many students with a value above the minimum mastery criteria (KKM) of 70.0 reach ≥ 85%.Based on the research that has been done, it can be concluded that the application of cooperative learning model type NHT can improve learning achievement of craft subjects student of class VII G SMP Negeri 5 Sukoharjo. Before the action / pre cycle, student learning outcomes reaching KKM 15 students or 46,9%, in cycle I, 23 students or 71,9% and in cycle II, 30 students or 93,75%. The average value of the class before the action / pre cycle was 68.5 after the first cycle action was 76,7 and after the second cycle action was 82.1.Keywords: Cooperative learning model type NHT, learning achievement of craft subjects. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar prakarya melalui model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VII G SMP Negeri 5 Sukoharjo semester I tahun pelajaran 2017/ 2018. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan di kelas VII G SMP Negeri 5 Sukoharjo semester I tahun pelajaran 2017/ 2018 yang berjumah 32 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi.Tahap-tahap analisis data dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Indikator keberhasilan adalah nilai rata-rata tes siswa sekurang-kurangnya 80,0 dan banyak siswa dengan nilai di atas kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu 70,0 mencapai ≥ 85%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan prestasi belajar bahasa prakarya siswa kelas VII G SMP Negeri 5 Sukoharjo. Sebelum tindakan/ prasiklus, prestasi belajar siswa yang mencapai KKM 15 siswa atau 46,9%, pada siklus I, 23 siawa atau 71,9% dan pada siklus II, 30 siswa atau 93,75%. Nilai rata-rata kelas sebelum tindakan/prasiklus sebesar 68,5 setelah tindakan siklus I sebesar 71,9 dan setelah tindakan siklus II sebesar 82,1.Kata Kunci: Model pembelajaran kooperatif tipe NHT, prestasi belajar prakarya.
Permainan Medikar Limai Untuk Meningkatkan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) di SD Negeri Sukoharjo 04 Khosyiatun Khosyiatun
JURNAL PENDIDIKAN Vol 30, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.064 KB) | DOI: 10.32585/jp.v30i3.1890

Abstract

Kondisi riil yang terjadi di SDN Sukoharjo 04 Kabupaten Sukoharjo sejak tahun pelajaran 2018/2019 dari hasil asesmen awal pelaksanaan PPK sudah mulai nampak di sekolah namun belum membudaya. Mencermati permasalahan yang timbul dapat dirumuskan masalah yaitu: 1) bagaimanakah meningkatkan PPK melalui permainan Medikar Limai di SD Negeri Sukoharjo 04? dan 2) bagaimanakah hasil PPK melalui permainan Medikar Limai  di SD Negeri Sukoharjo 04?. Best Practce ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah untuk meningkatkan PPK melalui  permainan Medikar Limai di SD Negeri Sukoharjo 04 dan untuk mengetahui hasil  PPK melalui  permainan Medikar Limai di SD Negeri Sukoharjo 04. Strategi yang digunakan untuk mencari solusi pemecahan masalah dengan menggunakan permainan Medikar Limai. Langkah-langkah yang ditempuh melalui tiga tahapan sebagai berikut:  tahap asesmen awal; tahap pelaksanaan; tahap evaluasi. Tindakan pada tahap pelaksanaan meliputi PPK berbasis kelas, Implementasi Nilai Utama PPK dan Aktivitas Peseerta didik saat Bermain Medikar Limai. Semua langkah tersebut telah disusun instrumen dan rubrik penilaian yang akan dinilai oleh penulis. Hasil yang dicapai implementasi PPK berbasis kelas dan implementasi 5 nilai utama PPK telah menujukkan peningkatan hasil yang mulanya pelaksanaan PPK sudah mulai nampak di lingkungan sekolah menjadi pelaksanaan PPK sudah membudaya. Aktivitas peserta didik saat bermain Medikar Limai yang telah dilakukan menunjukkan hasil peserta didik mengalami perubahan perilaku yang tadinya mulai berkembang menjadi membudaya. Guru yang semula belum mengintegrasikan lima nilai utama ke dalam rencana pembelajaran kini sudah konsisten untuk mengintegrasikan nilai utama tersebut dalam skenario pembelajaran. Peserta didik yang awalnya belum nampak dalam penanaman lima nilai utama PPK juga telah menujukkan perubahan dengan pembiasaan yang membudaya dan juga terjadinya peningkatan hasil belajar. Kata-kata Kunci: Medikar Limai, PPK, aktivitas
Kecakapan Hidup Anak Speech Delay Di Kabupaten Sragen Fathimah Nur Hasanah; Diana Diana; Deni Setiawan
JURNAL PENDIDIKAN Vol 30, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.627 KB) | DOI: 10.32585/jp.v30i3.1958

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kecakapan apa saja yang dimiliki oleh anak yang mengalami speech delay dan upaya apa saja pengembangan yang dilakukan oleh orang tua anak mereka. Subjek dalam penelitian ini ialah dua anak yang mengalami speech delay di Kabupaten Sragen. Penggunakan metode dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles and Huberman. Hasil penelitian ini adalah anak yang mengalami speech delay tipe ekspresif yang mendapatkan kasih sayang dari orang tua dengan porsi lebih mampu melakukan kegiatan makan, menyiapkan perlengkapan untuk makan, menulis, mewarnai, BAK dan BAB, berniaga, memperbaiki mainannya sendiri, berbagi mainan dan makanan, membersihkan lingkungan, mandi, serta menyapa temannya yang dilakukan secara mandiri. Hal tersebut diperkuat dengan pengembangan-pengembangan yang dilakukan oleh orang tua anak speech delay di setiap kali berkegiatan, yaitu: penekanan mengucapkan doa sebelum makan dan minum, doa naik kendaran, orang tua mengajari anak mereka secara kongkret urutan-urutan melakukan kegiatan memakai pakaian, mengajari urutan dalam mandi yang berguna untuk kehidupan kedepannya. Begitu juga dengan masyarakat yang berada di lingkungan dekat dengan anak speech delay(Significant other) melakukan hal yang demikian.

Page 11 of 44 | Total Record : 437