cover
Contact Name
Prof. Dr. Suwarto, M.Pd
Contact Email
suwartowarto@yahoo.com
Phone
+6281329275915
Journal Mail Official
suwartowarto@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Letjend Sujono Humardani No. 1 Jombor Sukoharjo 57521
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan
ISSN : 2715095X     EISSN : 26865041     DOI : https://doi.org/10.32585/jp.v29i2.647
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan merupakan jurnal ilmiah yang memuat dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, dan gagasan atau karya inovatif di bidang pendidikan. Karya inovatif para guru dan dosen pembangunan sektor pendidikan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi sekolah dan institusi pendidikan menjadi fokus jurnal ini. 1. Media pembelajaran 2. Model Pembelajaran 3. Pendekatan Pembelajaran 4. Strategi Instruksional 5. Metode Intruksional 6. Teknik Pengajaran 7. Taktik Pengajaran
Articles 437 Documents
PERAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL PADA PEMBELAJARAN IPS DI SD KELAS TINGGI Ani Heryani; Nurul Pebriyanti; Tin Rustini; Yona Wahyuningsih
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i1.1977

Abstract

Latar belakang penelitian ini ialah pesatnya perkembangan teknologi yang identik dengan adanya era disrupsi. Dimana era ini menuntut proses pembelajaran agar mampu mengintegrasikan pemanfaatan media teknologi pada proses kegiatan belajar mengajar IPS di SD kelas tinggi melalui pengembangan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai peran dari pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi dalam mengembangkan literasi digital bagi peserta didik khususnya pada proses belajar mengajar materi IPS SD kelas tinggi. Pendekatan studi literatur merupakan metode yang dipakai pada penelitian yang dilakukan. Dimana penelitian ini bersumber dari beberapa jurnal yang relevan dengan topik bahasan dalam lingkup Peran Media Pembelajaran yang berbasis Teknologi dalam Pembelajaran IPS di SD Kelas Tinggi dan Literasi digital. Hasil penelitian yang di dapat dari penelitian yang dilakukan ialah, pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran dalam proses pembelajaran IPS di SD kelas tinggi berpengaruh terhadap paradigma pembelajaran IPS yang mampu meningkatkan motivasi, hasil belajar dan literasi digital pada peserta didik.
KERJASAMA ANTARA GURU DAN ORANG TUA DALAM MENANGANI ANAK DISABILITAS INTELEKTUAL DI TK MAMBAUL HUDA Jolaekha S.Pd.AUD; Diana Diana; Deni Setiawan
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i1.2050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode video modeling terhadap peningkatan keterampilan sosial pada anak dengan disabilitas intelektual. Desain penelitian bekerja sama dengan orang tua/wali murid. Guna menentukan keterampilan sosial yang muncul, peneliti menggunakan skala rating sebagai alat pengumpulan data. Aspek-aspek keterampilan sosial yang terdapat pada skala rating antara lain perilaku berbagi, bekerjasama, sabar menunggu giliran dan bergabung dengan teman lainnya. Analisa data menggunakan metode Video modeling peningkatan skor tertinggi muncul pada aspek perilaku kerjasama
Sop Iga Madu Sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Satu Lembar Bagi Guru SDN Sawangan 1 Kecamatan Sawangan Tahun Pelajaran 2021/2022 mudiyanta mudiyanta
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i1.2236

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan SOP IGA MADU untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP satu lembar di SDN Sawangan 1 Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan sekolah (PTS) yang dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah 6 orang guru kelas. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik tes dan non tes. Alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan dokumen. Teknik analisis data ini adalah deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif sesuai jenis data. Hasil penelitian ini adalah kemampuan guru dalam menyusun RPP satu lembar mengalami peningkatan. Hasil penelitian pada akhir siklus I menunjukkan bahwa: Kegiatan workshop yang diadakan pada siklus pertama pertemuan pertama menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan dari perbandingan skor rata-rata pre test 73,33 dan skor rata- rata post test 90, sehingga terjadi peningkatan rata-rata skor 21,66. Hasil kegiatan pertemuan kedua berupa pendampingan individu dengan kriteria keberhasilan  pembimbingan minimal pencapaian skor 90 bagi 100% responden, maka satu dari enam guru yang diteliti atau 17% yang belum mencapai skor minimal yaitu guru kelas dua. Sedangkan lima orang lainnya atau 83% sudah mencapai skor minimal.  Abstract: The purpose of the study was to describe the SOP IGA MADU to improve teacher competence in compiling a single sheet lesson plan at SDN Sawangan 1 for the 2021/2022 academic year. This research is a type of school action research (PTS) which is carried out in 2 cycles. The subjects of this study were 6 classroom teachers. The data collection technique in this research is a test and non-test technique. The data collection tools in this study were observation sheets and documents. This data analysis technique is descriptive qualitative and descriptive quantitative according to the type of data. The result of this research is the ability of teachers in compiling one sheet lesson plans has increased. The results of the study at the end of the first cycle showed that: Workshop activities held in the first cycle of the first meeting showed very encouraging results from the comparison of the average pre-test score of 73.33 and the post-test average score of 90, resulting in an increase in the average score 21.66. The results of the second meeting activity were in the form of individual mentoring with the minimum success criteria of mentoring achieving a score of 90 for 100% of the respondents, then one of the six teachers studied or 17% who had not achieved the minimum score was the second grade teacher. While the other five people or 83% have reached the minimum score.Keywords: competence, workshop, individual guidance, and one sheet lesson plan.
BunSay : Pusat Literasi Berbasis Kreativitas Pada Anak Usia Dini di TK Negeri Pembina Kabupaten Sukoharjo Erni Jumiastuti; Fathimah Nur Hasanah; Anisa Nur Hidayah; Hartono Hartono
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i1.2004

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan gambaran teoritis dan praktis tentang implementasi pembelajaran melalui pusat keBun Saya untuk meningkatkan kreativitas anak usia dini, yang akan dianalisis lebih lanjut. Alasan pemilihan strategi adalah kemampuan literasi anak masih rendah. Metode dalam penelitian ini adalah melalui pembelajaran pusat BunSay. Prosedur kerja yang dilakukan adalah dimulai deari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, foto/dokumentasi kegiatan. Sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan ∑ Anak yang   mendapat nilai ê3 dan ê4 X 100 % ∑ Jumlah anak dalam kelompok. Hasil dari pembelajaran melalui pusat BunSay ini adalah kemampuan literasi dan kreativitas anak berkembang sesuai harapan guru atau berkembang sangat baik. Hal ini dapat dilihat dari jumlah anak yang memperoleh nilai BSH atau Berkembang Sangat Baik dari kondisi awal 3 anak menjadi 8 anak.  Beberapa kendala yang terjadi di lapangan antara lain faktor pemeliharan, keamanan, alam, dan pendanaan, sedangkan faktor yang mendukung adalah fasilitas lahan yang ada, kerjasama dari guru, pengalaman dan kemampuan guru. Tindak lanjut dalam menerapkan pembelajaran ini adalah adanya upaya perbaikan, fasilitas pendukung lainnya. Simpulan melalui pembelajaran bercerita di pusat BunSay dapat meningkatkan kemampuan bercerita berbasis kreativitas anak usia dini di TK Negeri Pembina Kabupaten Sukoharjo.
Studi Komparasi Pembelajaran Daring dan Pembelajaran Tatap Muka Terhadap Motivasi Belajar Siswa Hasna Nur Azizah; Afif Afghohani
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i1.2119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan motivasi belajar melalui Pembelajaran Daring dan Pembelajaran Tatap Muka. Penelitian ini dilaksanakan di Kelas X MIPA 1 dan X MIPA 2 SMA Negeri 1 Polokarto Sukoharjo pada semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket atau kuesioner. Teknik analisis data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah uji independent t – test dengan = 5%. Hasil analisis data diperoleh nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,025 yang lebih kecil dari nilai alpha 0,05 atau (sig.) < 0,05, maka dapat   ditolak dan  diterima. Itu berarti perbedaan yang signifikan antara motivasi belajar siswa kelas X MIPA 1 dan X MIPA 2 SMA Negeri 1 Polokarto pada pembelajaran berani dan pembelajaran tatap muka. Adapun tingkat perbedaannya dapat dilihat dari perolehan rata-rata motivasi belajar siswa pada pembelajaran daring sebesar 73.20 sedangkan perolehan rata-rata motivasi pada pembelajaran tatap muka sebesar 78.50. Kesimpulan yang dapat diambil adalah motivasi belajar siswa pada pembelajaran berani lebih kecil dibandingkan dengan motivasi pembelajaran tatap muka.Kata-kata Kunci : motivasi belajar, pembelajaran tatap muka, pembelajaran berani
Karakteristik Tes Prestasi Bahasa Inggris sebelum Covid-19 zakiyah zakiyah
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i1.2226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan karakteristik tes prestasi bahasa inggris sebelum Covid -19. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dan diskriptif. Objek penelitian adalah semua lembar tentang prestasi bahasa inggris sebelum Covid-19 dan selama Covid-19 Data diperoleh dari seluruh respons siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Semarang dengan 287 lembar jawaban siswa sebelum Covid-19. Teknik pengumpulan data adalah dokumen dan wawancara. dokumen berupa kisi-kisi , lembar soal, lembar jawaban, dan kunci jawaban . Peneliti saya melakukan wawancara dengan seorang guru Bahasa Inggris dan kepala MGMP Bahasa Inggris sub rayon 01 Semarang Timur. Sebuah analisis data menggunakan program Quest .Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik tes prestasi Bahasa Inggris sebelum Covid -19 ; pertama , tingkat kesukaran butir dalam persentase= mudah: sedang: sulit = 55%: 37,5%: 7,5% ; kedua , daya beda butir dalam proporsi= jelek: diterima: baik: sangat baik= 10%: 30%: 25%: 35% ; ketiga , efektivitas p engecoh dalam persentase = efektif: tidak efektif = 53,3 0 %: 46 ,70 % ; keempat , uji reliabilitas = 0,990 ; kelima , v aliditas isi adalah sah karena semua bahan dalam groomer-kisi telah ter wakili oleh butir soal. 
Penerapan Model Pembelajaran Outbound Anak Usia Dini Di TK Roudlotul Ilmi Jatibarang Brebes Aini Sobah; Diana Diana; Deni Setiawan
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i1.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan permainan outbound anak usia dini di TK Roudlotul Ilmi Jatibarang Brebes. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A yang berjumlah 40 anak. Data dikumpulkan melalui pengamatan, catatan lapangan, wawancara dan dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa penerapan permainan outbound pada anak usia dini di TK Roudlotul Ilmi Jatibarang Brebes berkembang dengan baik. Hal ini dapat dilihat pada proses permainan outbound, Proses penerapan permainan outbound berjalan dengan baik. Permainan tersebut melalui beberapa tahapan, yaitu perencanaan hal yang harus dipersiapkan seperti menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk bermain outbound. Pelaksanaan kegiatan outbound seperti cara bermain dan aturan bermainnya dan refleksi yaitu tahapan akhir permainan sebagai evaluasi pengalaman bermain anak. 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM TERHADAP MATERI TEKS NEWS ITEM PADA PESERTA DIDIK KELAS XII IPS 3 SMA NEGERI 1 GEMOLONG TAHUN PELAJARAN 2021/2022 SUMARDI MARDI
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i2.2353

Abstract

Tujuan makalah ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Flipped Classroom dan penilaiannya dalam pembelajaran teks news item di kelas XII IPS 3 SMA Negeri 1 Gemolong  Tahun  Pelajaran  2021/2022.Penerapan model pembelajaran Flipped Classroom terhadap materi teks news item di kelas XII IPS 3 SMA Negeri 1 Gemolong  Tahun  Pelajaran  2021/2022 dapat dilakukan secara Out Class dan In Class.Di dalam Out Class guru berperan sebagai provide active learning environment, facilitator of learning; dan plan follow up activities. Penerapan model pembelajaran flip classroom dalam pembelajaran teks news item pada tahap Out Class dapat dilakukan 3 langkah, yaitu (1) planning; (2) recording; dan (3) publishing. Sementara penerapan pembelajaran flipped classroom sebagai sebuah In Class peserta didik lebih aktif, baik belajar di kelas nyata maupun di kelas maya. Di dalam In Class, peran guru    hanya sebagai fasilitator, pendamping, pengamat, penilai, dan instruktur. Kegiatan In Class dalam flipped classroom dibagi menjadi tiga bagian yaitu: kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Penilaian model pembelajaran Flipped Classroom menggunakan penilaian formative yang terdiri atas 2 instrumen, yaitu  tes dan inventori. Penilaian formatif bisa dilakukan dengan offline maupun online  dengan menggunakan Learning Management System (LMS) seperti Google Form, Google Classroom,  dan  Microsoft Form.Pembelajaran teks news item dengan menggunakan model flipped classroom dapat lebih efektif dan efisien. Kedua, peserta didik bisa belajar dan mengungkapkan gagasan dan keterampilanya secara bebas dan maksimal. Mereka dilayani dengan pembelajaran blended (campuran) terutama pada masa pandemi. Pada kelas maya, mereka bisa belajar kapanpun dan dimanapun mereka suka karena guru sudah mengirim materi lewat rekaman video atau powerpoint. Dalam proses pembelajaran, guru selalu memberi motivasi dan pendampingan kepada kegiatan peserta didik (pembelajaran terpusat pada siswa). Pada akhirnya paradigma belajar bahasa Inggris sulit dan membosankan dapat dihindari sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan maksimal.Kata Kunci:  Pembelajaran, Flipped Classroom, Teks News ItemApplication of Flipped Classroom Learning Model to News Item Text for XII IPS 3 Grade Students at SMA 1 Negeri Gemolong in Academic Year 2021/2022Sumardi Guru SMA Negeri 1 Gemolong, E-mail: sumardigemolong@yahoo.co.idAbstrac: The aim of writing journal is to describe the application of flipped classroom learning model and the assesment in learning teaching news item text for XII IPS 3 grade students at SMA Negeri 1 Gemolong in academic year 2021/2022.The application of flipped classroom model learning can be done through Out Class and In Class. In Out class, the role of teacher as provide active learning environment, facilitator of learning, and plan follow up activities. There are three steps in application, they are (1) planning, (2) recording, and (3) publishing. In then other hand, In Class, the application of model learning of flipped classroom, the students are more active online or offline class and the role of teacher as facilitator, assistant, observer, evaluator and instructur. In Class activity of flipped classroom is divided into three sections, prelimenary, core and closing. The learning assessment of flipped classroom uses formative that consists of two instruments, they are test and inventory. Formative assessment can be done online or offline by using Learning Management System (LMS) such as Google Form, Google classroom and Microsoft Form. The application of flpped classroom model learning makes the students not only fun and chalenging but also it can be more effective and efficient. Secondly, the students can be more free to study and to express their idea and skill in learning. They are serviced by blended learning, especially in pandemic. Online class, the students can learn whenever and wherever they want because the teacher has shared video or powerpoint learning material. In learning teaching process, the teacher always gives motivation and assistant to the students (students centered learning). Finally, paradigm that learning English is so difficult and bored can be avoided that the aim of learning can be achieved maximally.    Key Words : Learning, Flipped Classroom, News Item Text
Kecerdasan Adversitas Ditinjau dari Pola Asuh Otoritatif dan Keyakinan Diri (Self Efficacy) Bernardus Widodo; Bernadetta Eka
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i3.2893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Pola Asuh Otoritatif dan Keyakinan Diri (Self Efficacy) terhadap Kecerdasan Adversitas. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswa kelas XI SMK Farmasi Bina Farma Madiun sebanyak 108 siswa. Teknik pengambilan sampling menggunakan Teknik Sampling Jenuh. Dengan demikian jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak jumlah populasi yaitu 108 siswa. Data diperoleh dengan menggunakan metode angket berbentuk skala yaitu skala pola asuh otoritatif, skala keyakinan diri, dan skala kecerdasan adversitas. Dalam penelitian ini penulis mengajukan 3 hipotesis yaitu: (1) hipotesis minor pertama berbunyi : pola asuh otoritatif berpengaruh terhadap kecerdasan adversitas, (2) hipotesis minor kedua berbunyi: keyakinan diri berpengaruh terhadap kecerdasan adversitas, dan (3) hipotesis mayor berbunyi: pola asuh otoritatif dan keyakinan diri berpengaruh terhadap kecerdasan adversitas. Data dianalisis dengan menggunakan teknik regresi linier berganda.  Berdasarkan hasil dari pengolahan data dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Model persamaan garis regresi Y=40.466+0.184 (X1)+0.223(X2). (2) Analisis korelasi memiliki keeratan lemah dengan R sebesar 0,364. (3) Koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,133, hal ini berarti pola asuh otoritatif dan keyakinan diri memiliki pengaruh sebesar 13,3,% terhadap kecerdasan adversitas siswa kelas XI SMK Farmasi Bina Farma Madiun Tahun Ajaran 2018-2019. (4) Hipotesis “pola asuh otoritatif berengaruh terhadap kecerdasan adversitas”, diterima karena nilai t hitung < t tabel (2.389 > 1.659). (5) Hipotesis “keyakinan diri berpengaruh terhadap kecerdasan adversitas”, diterima karena t hitung > t tabel ( 2.330 > 1.659). (6) Hipotesis “pola asuh otoritatif dan keyakinan diri berpengaruh terhadap kecerdasan adversitas:,diterima karena f hitung > f tabel ( 8.024 > 3.08 ).
Wacana “Cinta Diri Sendiri” Sebagai Bentuk Advokasi Anak Dan Remaja Terdampak Kekerasan (Analisis Wacana Kritis Pada Teks Pidato Kim Nam Jun BTS Di Majelis Umum PBB) Azzura Nayla Amany
JURNAL PENDIDIKAN Vol 31, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v31i3.2779

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah membongkar suatu praktik kekuasan yang terkandung dalam teks pidato. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan paradigma kritis sebagai pandangan analisis wacana, sehingga kita bisa melihat bahwa bahasa selalu terlibat kedalam suatu hubungan kekuasaan. Sumber Primer dalam penelitian ini bersumber dari teks pidato Kim Nam Jun yang berjumlah 712 kata, sedangkan data sekunder berupa literatur yang relevan dengan penelitian. Teori yang digunakan dalam penelitian ini mencakup 2 teori, yaitu teori Soft Power oleh Joseph Nye, dan Analisis wacana krits model Teun A. Van Dijk yang digunakan untuk mengungkapkan bagaimana sebuah praktik kekuasaan terkandung dalam subjek penelitian ini. Hasil penelitian didapatkan bahwa teks pidato Kim Nam Jun mengandung unsur-unsur dimensi wacana yang dikriteriakan Van Dijk yaitu Analisis Teks, Kognisi sosial, dan konteks sosial. Lebih dalam lagi, Van Dijk mengungkapkan bahwa sebelumnya kita harus paham bahwa pidato adalah salah satu konstrsukti praktik kekuasaan. Dalam penelitian ini pidato Kim Nam Jun adalah sebuah konstruksi dari adanya agenda Gen-U di Majelis Umum PBB. Bentuk kekuasaan menurut Van Dijk dibagi menjadi 2, Kontrol teks, kontrol konteks dan kontrol fikiran. Kontrol teks diselipkan maksud eksplisit yang mengacu pada pemberian simpati kepada pendengar, kata ganti “saya” dan “kami” yang mengimplisitkan pihak yang berkuasa dalam wacana, pemakaian leksikon berupa majas, dan penggunaan metafora berupa kutipan lirik lagu BTS sebagi ornamen teks. Selanjutnya, konteks dibuktikan dengan adanya power yang dimiliki PBB sebagai pemegang dominasi terbesar dalam agenda Gen-U dan acces kedalam wacana yang dipegang oleh Kim Nam Jun BTS. Bentuk kontrol fikiran dalam pidato ini yaitu serangkaian rencana yang ditujukan kepada anak muda oleh PBB bersama organisasi lainnya sebagai otoritas kredibel yang dipercaya dan kredibel oleh anak muda. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah 1.Adanya kepentingan tujuan GenU yang dibangun didalam wacana tersebut 2.Adanya pengendalian kontrol konteks dan teks, 3.Adanya kontrol pikiran dalam wacana teks Pidato yang dibentuk PBB, UNICEF, Generation Unlimited, BTS sebagai otoritas  yang dianggap mempunyai kredibilitas terhadap kaum muda.