cover
Contact Name
Mukhamad Faeshol Umam
Contact Email
mukhamad.umam@esdm.go.id
Phone
+62296421888
Journal Mail Official
jurnal.ppsdmmigas@esdm.go.id
Editorial Address
Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi Jl. Sorogo No.1 Cepu Blora Jawa Tengah 58315
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas
ISSN : 20899572     EISSN : 26555859     DOI : https://doi.org/10.37525/sp
Majalah Ilmiah Swara Patra merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi Widyaiswara, Instruktur, Dosen, Peneliti dan civitas academika yang hendak mempublikasikan hasil penelitiannya dalam bentuk studi literatur, latihan penelitian, dan pengembangan teknologi sebagai bentuk penerapan metode, algoritma, maupun kerangka kerja. Scope Majalah Ilmiah Swara Patra meliputi energi terbarukan, minyak dan gas bumi, konservasi energi dan ekonomi energi.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2016): Swara Patra" : 8 Documents clear
ANALISA SISTEM NODAL DALAM METODE ARTICIAL LIFT Ganjar Hermadi
Swara Patra Vol 6 No 2 (2016): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam industri migas khususnya bidang teknik produksi, analisa sistem nodal merupakan salah satu metode yang paling sering digunakan dalam penentuan laju produksi sumur natural flow. Persamaan inflow performance relationship (IPR) disubstitusikan ke dalam persamaan outflow performance relationship, atau dalam hal ini dapat disebut sebagai Tubing Performance Relationship (TPR), untuk memperoleh laju produksi dan tekanan operasi tanpa membuat grafik terlebih dahulu. Persamaan hasil substitusi ini memerlukan laju alir sebagai input yang juga merupakan output sehingga menyebabkan persamaan ini harus diselesaikan secara numerik dengan proses iterasi. Laju alir optimum yang dihasilkan kemudian di-validasi menggunakan program yang sudah ada.Lebih jauh lagi bisa dilakukan sensistivitas dengan melibatkan performa dari Artificial Lift. Hal ini dilakukan jika kondisi suatu sumur sudah tidak lagi mengalir secara alami (natural flow), sehingga pengangkatan buatan diperhitungkan dalam analisa system nodal. Outflow performance dari suatu Artificial Lift (misal sebuah pompa) dapat dilibatkan kedalam Inflow Performance reservoir sehingga dapat diperoleh spesifikasi pompa optimum untuk sumur tersebut.
IDENTIFIKASI SUMBER EMISI DAN PERHITUNGAN BEBAN EMISI Martono Martono
Swara Patra Vol 6 No 2 (2016): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agar mampu menghitung beban emisi langkah pertama kita harus memahami sumber emisi dan beban emisi sehingga mampu mengestimasi bahan bakar campuran dari data masing – masing komponen dan bagaimana mengkonversi komposisi bahan bakar dari berat ke molarSelain gas CO2, yang dapat menimbulkan efek rumah kaca adalah , Dinitrogen oksida (N2O) serta beberapa senyawa organik seperti gas metana (CH4) dan klorofluoro karbon (CFC). Gas-gas tersebut memegang peranan penting dalam meningkatkan efek rumah kaca. Yang berakibat meningkatnya suhu permukaan bumi akan mengakibatkan adanya perubahan iklim yang sangat ekstrem di bumi. Hal ini dapat mengakibatkan kenaikan tinggi muka air laut, perubahan pola angin, meningkatnya badai atmosferik, perubahan pola hujan dan siklus hidrologi dan lain-lain dan akhirnya berdampak pada ekosistem hutan, daratan, dan ekosistem alam lainnya.
TINJAUAN TEKNIS PENGOPERASIAN DAN PEMELIHARAAN BOILER Agus Sugiharto
Swara Patra Vol 6 No 2 (2016): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Boiler merupakan bejana tertutup yang terbuat dari baja yang berfungsi memindahkan panas yang dihasilkan pembakaran bahan bakar ke air yang pada akhirnya akan menghasilkan uap dan digunakan untuk proses diluar boiler itu sendiri, seperti pemanas, penggerak turbin, dan sebagainya. Pemakaian dan perawatan boiler yang baik akan membuat efisiensi boiler semakin tinggi dan menghemat biaya operasional secara umum.Berbagai usaha dapat dilakukan untuk menghemat biaya produksi uap diantaranya dengan penambahan peralatan guna memperbesar efisiensi dan bahkan adanya penggantian jenis bahan bakar yang digunakan.Pengoperasian dan pemeliharaan yang baik akan bisa meningkatkan efisiensi boiler secara signifikan apabila dilakukan secara rutin dan sesuai dengan aturan maupun prosedur yang berlaku. Untuk menjaga kualitas dan kehandaan operasi Boiler diperlukan pemeliharaan secara terjadwal agar boiler dapat bekerja dengan baik pada saat beroperasi. Perawatan dan pemeliharaan yang terjadwal dengan baik dapat meminimalisasi gangguan dan kerusakan serta dapat meningkatkan kinerja dari boiler.
PERANAN GEOLOGI DALAM SISTEM HIDROKARBON SERTA POTENSI DAN TANTANGAN EKSPLORASI MIGAS DI INDONESIA FX Yudi Tryono
Swara Patra Vol 6 No 2 (2016): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak dan gas bumi di Indonesia merupakan sumber daya yang memiliki peranan penting. Selama ini Indonesia dikenal sebagai salah satu penghasil minyak dan gas bumi serta batubara di dunia. Kekayaan tersebut sebenarnya merupakan modal untuk menjadi negara besar. Lebih dari 50% energi yang digunakan di Indonesia berasal minyak dan gas bumi. Namun disisi lain, sumber daya ini merupakan sumber daya yang tidak dapat diperbaharui yang akan habis sewaktu-waktu karena eksploitasinya tidak diimbangi dengan penemuan cadangan migas yang signifikan padahal seperti kita ketahui bahwa potensi migas Indonesia sangatlah besar. Para ahli geologi meyakini bahwa Indonesia diperkirakan masih memiliki potensi sumber energi fosil (minyak bumi, gas alam, dan batu bara) cukup besar yang tersebar di seluruh Indonesia. Hanya, yang menjadi persoalan adalah kurangnya minat investor untuk melakukan eksplorasi pada wilayah terpencil, laut dalam, dan lapangan marginal. Potensi besar itu tidak ada artinya jika tidak dilakukan eksplorasi dan eksploitasi. Tinggal bagaimana upaya pemerintah untuk memaksimalkan sumber daya yang dimilikinya guna melakukan eksplorasi pada daerah-daerah yang belum diminati investor.
PERENCANAAN RATE OF PENETRATION PADA OPERASI PEMBORAN Agus Alexandri
Swara Patra Vol 6 No 2 (2016): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada setiap kali dilakukan operasi pemboran, selalu diusahakan agar laju pemboran yang diperoleh adalah laju pemboran yang optimum. Suatu operasi pemboran dikatakan memiliki laju pemboran yang optimum apabila waktu penyelesaiannya cepat dan tujuan pemboran tercapai dengan baik sesuai dengan rencana.Maksud dan tujuan perencanaan laju penembusan optimum ini adalah untuk meminimalisir segala macam problem pemboran tentunya dengan melakukan berbagai macam optimasi di berbagai aspek pemboran, dengan tujuan untuk meminimalisir biaya dan waktu pemboranUntuk mendapatkan waktu penyelesaian yang cepat dan biaya yang murah harus dilakukan suatu perencanaan laju penembusan atau Rate of Penetration (ROP) agar didapatkan hasil yang optimum. Untuk merencanakan ROP yang optimum diperlukan parameter-parameter yang mempengaruhi, meliputi: mekanika batuan, kondisi bawah permukaan, lumpur pemboran, hidrolika pemboran, mekanika drill string, model penghancuran batuan, tipe-tipe bit, mekanika penghancuran batuan pada bit, serta kondisi operasi bit (WOB & RPM).
PENGGUNAAN PRODUK PLASTIK DARI PETROKIMIA DENGAN BAHAN DASAR MINYAK DAN GAS BUMI MANFAAT DAN BAHAYANYA BAGI KESEHATAN DAN LINGKUNGAN Sulistyono Sulistyono
Swara Patra Vol 6 No 2 (2016): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plastik merupakan barang yang sangat dibutuhkan bagi kehidupan manusia, karena hampir semua peralatan baik rumah tangga, industri kecil hingga industri besar menggunakannya. Plastik terbentuk dari unsur-unsur seperti karbon, oksigen, hidrogen, klorin, belerang dan nitrogen dan sebagai bahan dasar dari plastik adalah dari minyak dan gas bumi. Proses pembuatan plastik dari minyak bumi secara singkat adalah minyak bumi dilakukan proses pemurnian di kilang minyak (refinery) bersama dengan gas bumi dihasilkan produk-produk petrokimia seperti etana, propana dan berbagai produk petrokimia lainnya. Selanjutnya etana dan propana dipecah dengan menggunakan tungku bersuhu tinggi, sehingga terbentuk etilena dan propilena. Dalam reaktor etilena dan propilena yang terbentuk digabungkan dengan katalis membentuk polimer plastik yang selanjutnya menjadi pelet/bijih plastik. Bijih plastik yang terbentuk kemudian diproses menjadi aneka produk plastik seperti sisir, botol plastik, kantong plastik, sampul plastik, ember plastik, gigi palsu, pipa paralon, produk elektronik, komputer, peralatan telekomunikasi, hingga plastik untuk industri sepeda, motor, mobil, kereta api hingga pesawat terbang. Minyak dan gas bumi dikategorikan sebagai B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya) maka plastik dengan bahan dasar minyak dan gas bumi merupakan bahan anorganik buatan yang tersusun dari bahan-bahan kimia yang cukup berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Pada satu sisi produk plastik dari industri petrokimia sangat penting dan diperlukan bagi kehidupan manusia, namun disisi lain produk plastik ternyata tidak ramah terhadap kesehatan dan lingkungan. Oleh karena itu diperlukan perlakuan dan upaya pengelolaan yang baik agar produk plastik lebih banyak manfaatnya dan tidak membahayakan bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya dengan dampak kerusakan lingkungan sekecil mungkin.
OPTIMASI ENERGI POMPA Sonden Winarto
Swara Patra Vol 6 No 2 (2016): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengapa kita harus berhemat terhadap ENERGI ? Perkembangan pebangunan industri dan gedung yang sangat drastis pada era globalisasi sekarang, menuntut penggunaan energi pada industri maupun gedung tersebut sangat tinggi.Kenaikan Energi yang di gunakan pada industri maupun gedung bukanlah jumlah yang sedikit sementara perkembangan pasokan energi sangat lamban tidak berbanding lurus dengan perkembangan kebutuhan energi tersebut.Alternatif penambahan pasokan energi sangatlah tidak mungkin terwujud dalam waktu dekat, maka diperlukan solusi dalam mengatasi kekurangan pasokan energi khususnya kebutuhan energi pada industri dan bangunan.Menurut asosiasi pompa Inggris atau Britis Pump Manufacturers Association (BPMA) 20% energi dunia di gunakan oleh pompa dan 95% terpasang over sized. Salah satu solusi untuk mencukupi kebutuhan energi tersebut adalah dengan Optimalisasi energi, menjadi menarik bagi masyarakat khususnya industri dan bangunan komersil mengingat fraksi biaya energinya cukup tinggi dalam biaya operasi keseluruhan
OPTIMASI ENERGI POMPA Sonden Winarto
Swara Patra Vol 6 No 2 (2016): Swara Patra
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengapa kita harus berhemat terhadap ENERGI ? Perkembangan pebangunan industri dan gedung yang sangat drastis pada era globalisasi sekarang, menuntut penggunaan energi pada industri maupun gedung tersebut sangat tinggi.Kenaikan Energi yang di gunakan pada industri maupun gedung bukanlah jumlah yang sedikit sementara perkembangan pasokan energi sangat lamban tidak berbanding lurus dengan perkembangan kebutuhan energi tersebut.Alternatif penambahan pasokan energi sangatlah tidak mungkin terwujud dalam waktu dekat, maka diperlukan solusi dalam mengatasi kekurangan pasokan energi khususnya kebutuhan energi pada industri dan bangunan.Menurut asosiasi pompa Inggris atau Britis Pump Manufacturers Association (BPMA) 20% energi dunia di gunakan oleh pompa dan 95% terpasang over sized. Salah satu solusi untuk mencukupi kebutuhan energi tersebut adalah dengan Optimalisasi energi, menjadi menarik bagi masyarakat khususnya industri dan bangunan komersil mengingat fraksi biaya energinya cukup tinggi dalam biaya operasi keseluruhan

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 2 (2025): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 15 No 1 (2025): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 14 No 2 (2024): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 14 No 1 (2024): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 13 No 2 (2023): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 13 No 1 (2023): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 12 No 2 (2022): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 12 No 1 (2022): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 11 No 2 (2021): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas Vol 11 No 1 (2021): Perbaikan Berkelanjutan untuk Konservasi Energi Vol 10 No 2 (2020): Pendekatan Baru untuk Konservasi Energi Vol 10 No 1 (2020): Kebangkitan Energi Terbarukan Vol 9 No 2 (2019): Inovasi untuk Nilai Tambah Energi Vol 9 No 1 (2019): Konservasi Energi Tak Sekedar Hemat Energi Vol 8 No 4 (2018): Swara Patra Vol 8 No 3 (2018): Swara Patra Vol 8 No 2 (2018): Swara Patra Vol 8 No 1 (2018): Swara Patra Vol 7 No 1 (2017): Swara Patra Vol 6 No 4 (2016): Swara Patra Vol 6 No 3 (2016): Swara Patra Vol 6 No 2 (2016): Swara Patra Vol 6 No 1 (2016): Swara Patra Vol 5 No 4 (2015): Swara Patra Vol 5 No 3 (2015): Swara Patra Vol 5 No 2 (2015): Swara Patra Vol 5 No 1 (2015): Swara Patra Vol 4 No 4 (2014): Swara Patra Vol 4 No 3 (2014): Swara Patra Vol 4 No 2 (2014): Swara Patra Vol 3 No 4 (2013): Swara Patra Vol 3 No 3 (2013): Swara Patra Vol 3 No 1 (2013): Swara Patra Vol 2 No 3 (2012): Swara Patra Vol 2 No 2 (2012): Swara Patra Vol 2 No 1 (2012): Swara Patra Vol 1 No 2 (2011): Swara Patra More Issue