cover
Contact Name
Mardianis
Contact Email
susi7071desmaryani@gmail.com
Phone
+62741-669352
Journal Mail Official
balitbangdajambi.1@gmail.com
Editorial Address
BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH - PEMERINTAH PROVINSI JAMBI Jalan R.M. Nur Atmadibrata No. 01.a Telanaipura Jambi Telp.(0741)669352 Fax. (0741)60450, Website : www.balitbangda.jambiprov.go.id
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Khazanah Intelektual
ISSN : 25808354     EISSN : 25485156     DOI : https://doi.org/10.37250/newkiki.v4i2
Khazanah Intelektual merupakan jurnal Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Jambi yang memuat karya tulis dari berbagai multidisiplin yang membahas permasalahan-permasalahan dibidang pemerintahan, kebijakan, politik, ekonomi, kesehatan, pertanian, keuangan, lingkungan, keamanan dan berbagai permasalahan dibidang pembangunan daerah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2020): Khazanah Intelektual" : 6 Documents clear
KINERJA UNIT PELAYANAN PUSKESMAS DI KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2018; KAJIAN BERDASARKAN INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT INDIKATOR PERMENPAN NO. 14 TAHUN 2017 Yudi Zanzeno
Khazanah Intelektual Vol. 4 No. 2 (2020): Khazanah Intelektual
Publisher : Balitbangda Provinsi Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37250/newkiki.v4i2.64

Abstract

ABSTRAK Evaluasi terhadap kinerja pelayanan publik sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan sangat penting untuk dilakukan, salah satunya melalui persepsi kepuasan pelanggan terhadap jasa pelayanan yang telah diterima. Penelitian ini bertujuan mengukur kinerja unit pelayanan kesehatan (puskesmas) di Kabupaten Sarolangun, menggunakan indikator Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Permenpan) Nomor 14 Tahun 2017 serta menentukan unsur pelayanan prioritas dalam peningkatan kinerjanya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif desain cross sectional di seluruh puskesmas se-Kabupaten Sarolangun pada tahun 2018. Sampel penelitian adalah pasien yang datang berkunjung ke puskesmas sebanyak 419 orang yang dipilih secara purposive samplingsecara proporsional untuk masing-masing puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan kinerja unit pelayanan puskesmas di Kabupaten Sarolangun pada kategori Baik, dengan mutu pelayanan B dan nilai Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) yaitu 77,49. Indikator yang harus menjadi prioritas dalam upaya peningkatan kepuasan pasien adalah sarana prasarana dan waktu penyelesaian, sedangkan indikator yang harus dipertahankan yaitu pembiayaan dan penanganan pengaduan, saran dan masukan. Disarankan untuk dapat melakukan pengukuran kebutuhan sendiri (self assessment) terkait sarana prasarana dengan mempertimbangkan ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan menggunakan skala prioritas pelayanan sesuai dengan tingkat urgen pemberian tindakan.
STUDI KOMPARATIF KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN INDUK DAN KABUPATEN PEMEKARAN (STUDI KASUS KAB. BATANG HARI DAN KAB. MUARO JAMBI) Ahmad Soleh; Zulfanetti; Asiah
Khazanah Intelektual Vol. 4 No. 2 (2020): Khazanah Intelektual
Publisher : Balitbangda Provinsi Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37250/newkiki.v4i2.66

Abstract

Penelitian mengenai Studi Komparatif Kemampuan Keuangan Daerah KabupatenInduk dan Kabupaten Pemekaran(Studi Kasus Kabupaten Batang Hari dan Kabupaten Muaro Jambi) bertujuan untuk mengukur dan menganalisis kemampuan keuangan daerah Kabupaten Batang Hari dan Kabupaten Muaro Jambi yang ditunjukkan melalui Derajat Otonomi Fiskal (DOF), Indeks Kemampuan Rutin (IKR) dan Indeks Penampilan PAD (IPAD), menganalisis perbedaan kemampuan keuangan daerah Kabupaten Batang Hari dan Kabupaten Muaro Jambi yang ditunjukkan melalui Derajat Otonomi Fiskal (DOF), Indeks Kemampuan Rutin (IKR) dan Indeks Penampilan PAD (IPAD, menganalisis hubungan antara kemampuan keuangan daerah Kabupaten Batang Hari dan Kabupaten Muaro Jambi dengan pertumbuhan ekonomi, selama periode 2001-2015. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dalam bentuk runtun waktu (time series) dengan periode pengamatan dari tahun 2001 sampai 2015. Alat analisis yang digunakan untuk menjawab tujuan penelitian tersebut di atas adalah indikator kemampuan keuangan daerah melalui Derajat Otonomi Fiskal (DOF), Indeks Kemampuan Rutin (IKR) dan Indeks Penampilan PAD (IPAD), uji beda independent sample t-tes dan korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan keuangan daerah Kabupaten Batang Hari dan Kabupaten Muaro Jambi masih sangat rendah, dimana Derajat Otonomi Fiskal (DOF) sangat kurang karena berada < 10 persen, Indeks Kemampuan Rutin (IKR) sangat kurang karena berada antara rasio 0,00 – 20,00 persen dan Indeks Penampilan PAD (IPAD) lemah karena IPPAD < 1. Ada perbedaan yang signifikan Derajat Otonomi Fiskal (DOF) dan Indeks Penampilan PAD antara Kabupaten Batang Hari dan Kabupaten Muaro Jambi, sementara tidak ada perbedaan yang signifikan Indeks Kemampuan Rutin (IKR) antara Kabupaten Batang Hari dan Kabupaten Muaro Jambi.Tidak ada hubungan antara indikator kemampuan keuangan daerah (DOF, IKR dan IPPAD) dengan pertumbuhan ekonomi melalui indikator PDRB di Kabupaten Batang Hari dan kabupaten Muaro Jambi.
STRATEGI KEBIJAKAN PEMERINTAH KABUPATEN SUMEDANG DALAM PENYALURAN BANTUAN SOSIAL DI MASA PANDEMI COVID-19 Nugrahana Fitria Ruhyana; Hadi Ferdiansyah
Khazanah Intelektual Vol. 4 No. 2 (2020): Khazanah Intelektual
Publisher : Balitbangda Provinsi Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37250/newkiki.v4i3.69

Abstract

The Covid-19 pandemic has caused massive social restrictions so that many people's productive activities have been disrupted, which has led to increased poverty. To overcome this, the government is trying to channel a social safety net for the poor and near-poor. However, the distribution of social safety nets so far has not been fully targeted, thus reducing the effectiveness of these funds. This study aims to provide alternative policies for the Sumedang Regency Government in overcoming the problem of distributing social safety nets to make them more targeted. The method used is a problem solving approach based on literature studies. The fundamental problem with the ineffective social safety net is the inaccurate data on beneficiaries. It requires active community participation in data collection on the poor who deserve to receive a social safety net. Another policy that can be taken so that the beneficiaries do not increase is by providing a psychological effect in the form of labeling the social safety net recipient's house.
A PERAN KELUARGA DALAM ADAPTASI KEBIASAAN BARU; STUDI KASUS PADA PERILAKU IBU RUMAH TANGGA DALAM PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 Yulia Hertika
Khazanah Intelektual Vol. 4 No. 2 (2020): Khazanah Intelektual
Publisher : Balitbangda Provinsi Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37250/newkiki.v4i2.70

Abstract

Ketahanan dan kepedulian masyarakat merupakan kunci keberhasilan dalam berperilaku pencegahan penularan Covid-19, dimulai dari tatanan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku pencegahan penularan Covid-19 oleh keluarga di kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif desain cross-sectional yang dilakukan melalui penyebaran angket secara online kepada ibu rumah tangga di Kota Jambi. Hasil penelitian menunjukkan kategori perilaku sudah baik pada kebiasaan cuci tangan pakai sabun, konsumsi sayur dan penggunaan masker ketika keluar rumah. Namun masih kurang untuk konsumsi buah-buahan, anggota keluarga masih ada yang merokok, keluar rumah masih untuk hal-hal yang tidak urgen, kebiasaan berolahraga minimal 30 menit sehari, serta masih kurang di dalam pembelian online untuk membeli kebutuhan pangan keluarga. Perlunya sosialiasi dan edukasi yang lebih masif tentang perilaku yang mendukung pencegahan penularan Covid-19, meningkatkan koordinasi antar pedagang, pengelola pasar dan perangkat masyarakat (RT) dalam penjualan secara online.
FAKTOR PREDIKSI STUNTING DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR: STUDI WILAYAH PADA KATEGORI WILAYAH STUNTING BERAT DI PROVINSI JAMBI Novia Susianti; Weni Lestari
Khazanah Intelektual Vol. 4 No. 2 (2020): Khazanah Intelektual
Publisher : Balitbangda Provinsi Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37250/newkiki.v4i2.71

Abstract

Stunting pada masa balita akan menjadi hambatan paling signifikan bagi tumbuh kembang anak dan akan menurunkan kualitas kesehatannya di masa depan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting serta faktor prediksi stunting di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif desain cross sectional, dan bagian dari penelitian determinan stunting pada wilayah dengan prevalensi berat di Provinsi Jambi. Penentuan lokasi penelitian dan sampel penelitian dilakukan secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi stunting sebesar 27,9%, lebih banyak terjadi pada usia < 3 tahun, jenis kelamin perempuan dan lebih sering mengalami ISPA dibandingkan diare. Faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting ditemukan adalah usia ibu, tinggi badan ibu, pola asuh makan (usia pemberian MP ASI), pola asuh kesehatan (perilaku mencuci tangan dan penimbangan balita ke posyandu) dan sanitasi (SPAL, jamban keluarga dan ketersediaan air bersih). Sedangkan faktor prediktor terkuat dalam memprediksi kejadian stunting yaitu perilaku merokok, dimana keluarga dengan anggota keluarga yang merokok meningkatkan resiko memiliki balita stunting sebesar 7 kali, yang tidak memiliki jamban sehat beresiko 5 kali, ibu atau pengasuh yang tidak mencuci tangan dalam menyiapkan makanan bagi balita beresiko 4 kali, dan balita yang sering mengalami ISPA beresiko 2,5 kali menderita stunting. Perlunya peningkatan cakupan rumah tangga bebas rokok di dalam rumah, meningkatkan konvergensi pemerintahan desa dengan pihak swasta mewujudkan gerakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dalam menciptakan jamban sehat melalui Teknologi Tepat Guna (TTG) jamban septik tank system over flow serta ketersediaan air bersih.
PUBLIC SECTOR SERVICE INNOVATION COMPARISON: (RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto dan Lembaga Permasyarakatan Nusakambangan Cilacap) Ellyza Octaleny
Khazanah Intelektual Vol. 4 No. 2 (2020): Khazanah Intelektual
Publisher : Balitbangda Provinsi Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37250/newkiki.v4i2.72

Abstract

Abstrak Inovasi merupakan suatu hal penting yang harus dimiliki oleh sebuah organisasi pemberi layanan sektor publik. Instansi pemerintah sebagai pemberi layanan dituntut memiliki inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan inovasi pelayanan sektor publik di RSUD Prof. Margono dan Lembaga Permasyarakatan Nusakambangan Cilacap. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan dalam penelitian ini adalah: 1). Kurangnya personil pegawai yang sesuai dengan tugas dan fungsinya; 2). Kuangnya kesejahteraan pegawai sehingga kinerja pegawai rendah dan tidak berkualitas; 3). Pegawai berpendidikan rendah sehingga tidak sesuai dengan beban tugas dan fungsinya. Rekomendasi untuk kedua Lembaga sector public tersebut dalam penelitian ini adalah: 1). Penambahan personel pegawai sesuai dengan tugas dan fungsinya sehingga cakupan kewenangannya luas; 2) Lebih memperhatikan kesejahteraan pegawai sehingga pegawai termotivasi untuk bekerja dengan baik dan berkualitas; 3) Memberikan Kemudahan kepada pegawai yang ingin melanjutkan pendidikannya kejenjang yang lebih tinggi sehingga kualitas Pendidikan personel lebih seimbang dengan beban kerja. Kata Kunci: Inovasi, Pelayanan, SektorPublik Abstract Innovation is an important thing that must be owned by an organization that provides public sector services. Government agencies as service providers are required to have innovations to improve the quality of services to the community. This study aims to compare public sector service innovations in hospitals. Prof. Margono and the Nusa kambangan Penitentiary. The research method used is descriptive qualitative method. Data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The findings in this study are: 1). Lack of employee personnel in accordance with their duties and functions; 2). The lack of employee welfare so that employee performance is low and not qualified; 3). Employees have low education so that it is not suitable with their work load and function. The recommendations for the two public sector institutions in this study are: 1). The addition of employee personnel in accordance with their duties and functions so that the scope of their authority is broad; 2) Pay more attention to employee welfare so that employees are motivated to work well and quality; 3) Providing convenience to employees who want to continue their education to a higher level so that the quality of personnel education is more balanced with the workload. Keywords: Innovation, Service, Public Sector

Page 1 of 1 | Total Record : 6