cover
Contact Name
Rohita
Contact Email
rohita@uai.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalaudhi@uai.ac.id
Editorial Address
Universitas AL-AZHAR INDONESIA Kompleks Masjid Agung Al Azhar Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12110
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI)
ISSN : 26222469     EISSN : 27748243     DOI : 10.36722/jaudhi
Core Subject : Education,
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh PG PAUD Fakultas Psikologi dan Pendidikan Universitas Al Azhar Indonesia menggunakan platform pengelolaan jurnal ilmiah secara online, yaitu Open Journal System (OJS). Jurnal AUDHI memuat naskah di bidang anak usia dini (AUD) yang ada di Indonesia dan terbit secara berkala, 2 (dua) kali dalam setahun, setiap bulan Juli dan Januari. Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif mempunyai scope, namun tidak terbatas pada beberapa tema kajian berikut: 1. Kesehatan dan gizi anak usia dini, 2. Pendidikan anak usia dini, 3. perlindungan, pengasuhan dan kesejahteraan bagi anak usia dini.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2022)" : 6 Documents clear
PENGGUNAAN VIDEO PEMBELAJARAN DALAM MENGEMBANGKAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 4-6 TAHUN Novi Nurlela; Widya Astuti; Zahrina Amelia
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v4i2.888

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan tentang video pembelajaran online yang digunakan dalam mengembangkan motorik kasar anak usia 4-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner hasil dari responden yang diteliti. Analisa data menggunakan analisis secara deskriptif. Jumlah responden dalam penelitian ini yaitu 21 orang tua yang memiliki anak usia 4-6 tahun di Kelurahan Bojong Menteng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video pembelajaran yang digunakan dalam  mengembangkan motorik kasar anak usia 4-6 tahun di Kelurahan Bojong Menteng yaitu masih belum maksimal dikarenakan dalam beberapa jenis motorik kasar, komponennya belum terpenuhi semua. Jenis lokomotor yang belum tercapai yaitu gerakan memanjat, jenis non-lokomotor yang belum tercapai yaitu gerakan melompat ditempat, menekuk, meregang, mendorong, memutar, menggeleng, mengangguk, membungkuk, dan mengayunkan tangan, dan jenis manipulatif yang belum tercapai yaitu gerakan memukul, memantulkan, memutar tali, dan menangkap objek. Peran orang tua sangat penting untuk memantau dan terus melatih perkembangan motorik kasar anak
MENGENAL MODEL PAUD BEYOND CENTRE AND CIRCLE TIME (BCCT) UNTUK PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI Aida Nur Fitri; Christine Steffani; Salsabila Afifah
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v4i2.944

Abstract

AbstractThis article discusses the BCCT learning model or known as the Sentra model that describes the history, shortcomings and advantages, main characteristics, principles, and objectives of this BCCT / Sentra model. This article was created considering the importance of learning models in the implementation of early childhood education, so that it is expected to expand knowledge, especially educators as parties who have an important role in the implementation of education for early childhood. This research uses this type of qualitative research by referring to descriptive analysis from a variety of relevant sources. The type of study used is literature study by collecting information from books, journals, article discussions and others. The results of this study found that the learning model that is suitable for use in early childhood education in Indonesia is the BCCT / Sentra learning model, because it does not require much equipment, but children's intelligence can still be optimized.AbstrakArtikel ini membahas mengenai model pembel ajaran BCCT atau dikenal dengan model Sentra yang memaparkan sejarah, kekurangan dan kelebihan, ciri utama, prinsip-prinsip, serta tujuan dari model BCCT/ Sentra ini. Artikel ini dibuat mengingat pentingnya model pembelajaran dalam pelaksanaan pendidikan anak usia dini, sehingga diharapkan dapat memperluas pengetahuan khususnya para pendidik sebagai pihak yang memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pendidikan bagi anak usia dini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan merujuk pada penganalisisan deskriptif dari berbagai sumber yang relevan. Jenis studi yang digunakan yaitu studi kepustakaan dengan mengumpulkan informasi dari buku, jurnal, pembahasan artikel dan lainnya. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa model pembelajaran yang cocok digunakan dalam pendidikan anak usia dini di Indonesia adalah Model pembelajaran BCCT/ Sentra, karena  tidak memerlukan peralatan banyak, namun kecerdasan anak tetap bisa dioptimalkan.  
PENANAMAN ASPEK SOSIAL EMOSIONAL DALAM PEMBELAJARAN SENTRA DI MASA PEMBELAJARAN JARAK JAUH Putri Wimbi Tria Rizky; Putri Aulia Diani
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v4i2.913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanaman sosial emosional dalam pembelajaran model sentra di TK Ketilang Jakarta. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik utama dalam pengambilan data yaitu dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini mengunakan model Milles and Hubberman yang terdiri dari tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini adalah guru kelompok B pada kelas B4 TK Ketilang Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan model pembelajaran sentra terdapat perubahan dalam sistem belajar yaitu dengan hanya menerapkan 1 (satu) sentra dalam satu hari. Perkembangan sosial emosional terkendala karena kurangnya sosialisasi dan interaksi anak dengan teman dan guru sehingga anak cepat marah dan merasa malu saat pembelajaran. Penanaman kemampuan sosial emosional dilakukan dengan cara mengadakan interaksi antara guru dan anak melalui home visit 1 bulan sekali; meminta anak untuk melakukan kegiatan interaksi bersama ayah, ibu, kakak, adik, seperti membersihkan rumah, memasak hingga berkebun; memperkenalkan anak dengan teman-temannya yang dilakukan saat pembelajaran berlangsung, serta mengajak anak-anak memberikan tepuk tangan bila temannya berhasil mengerjakan atau menjawab sesuatu. Media yang digunakan untuk menanamkan kemampuan sosial emosional adalah video pembelajaran
KEGIATAN PRACTICAL LIFE: UPAYA PENANAMAN KEMANDIRIAN PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN Adinda Rizki Aprilia; Rohita Rohita
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v4i2.829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kegiatan practical life sebagai upaya dalam menanamkan kemandirian pada anak usia 3-4 tahun, mencakup perencanaan, pelaksanaan, serta penilaiannya. Penelitian yang dilakukan di KB Islam Al Azhar 17 Bintaro dengan kepala sekolah, 2 guru kelas, dan 22 anak sebagai sumber data ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Model Miles and Huberman digunakan untuk melakukan analisis data yang mencakup tahapan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan practical life untuk menanamkan kemandirian anak usia 3-4 tahun di KB Islam Al Azhar 17 Bintaro dilakukan dengan membuat perencanaan kegiatan practical life dan mencantumkannya dalam RPPM dan RPPH, memberikan kegiatan berupa membuka dan menutup pakaian; membawa cangkir, piring, dan nampan; serta membuka dan menutup pintu. Metode yang digunakan adalah metode praktek langsung, dengan menggunakan media berupa benda sesungguhnya yaitu bingkai pakaian dengan resleting, perekat, dan kancing; cangkir, piring, nampan, serta pintu kelas.  Penilaian terhadap capaian kemandirian anak dilakukan menggunakan teknik observasi dengan ceklist. 
PENGGUNAAN FLASH CARD UNTUK KEMAMPUAN MEMBACA ANAK 5 TAHUN DENGAN METODE BERCERITA febry hidayatul umamiah; Norma Diana Fitri; Indaria Tri Hariyani
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v4i2.927

Abstract

Salah satu komponen perkembangan bahasa adalah kemampuan membaca dan mengenal huruf-huruf abjad dari A sampai Z. Kemampuan membaca anak memerlukan stimulus yang tepat agar dapat mengembangkan kemampuan membaca sesuai dengan usianya.Media flashcard merupakan salah satu media untuk mengembangkan kemampuan membaca. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan penggunaan flashcard untuk kemampuan membaca anak usia 4-5 tahun. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, subjek dalam penelitian ini adalah guru, siswa dan walimurid TK A dengan jumlah 1 guru TK A, 5 siswa TK A, dan 1 Wali murid di TK Az-Zahra Klumprik Surabaya, jadi seluruh subjek ada 7 orang. Teknik penentuan subjek pada penelitian ini adalah purposive sampling.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, sementara untuk validasi data digunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penggunaan media flashcard mampu mengembangkan kemampuan membaca anak melalui metode bercerita dengan bantuan gambar dan huruf dari alfabet A-Z. Media flashcard dapat membuat anak tertarik, mudah mengingat kosakata baru, mampu menyebutkan bentuk dan bunyi huruf, melatih keterampilan mendengarkan, dan merangsang anak untuk berpikir serta kemudian membuat anak dapat mengeluarkan imajinasinya.Jadi kesimpulannya penggunaan media flashcard mampu mengembangkan kemampuan membaca anak usia 5 tahun di TK Az-Zahra Klumprik Surabayadengan metode bercerita
PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL “GEMPURAN” Wahyu Wulandari
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v4i2.924

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai karakter yang terkandung dalam permainan tradisional Gempuran yang dilakukan oleh anak usia dini serta mengetahui dampak positif dan negatif dalam permainan tradisional Gempuran. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumen. Dokumen yang dikumpulkan berfungsi sebagai data pendukung. Keabsahan data dilihat pada saat melakukan kegiatan permainan tradisonal Gempuran yaitu dengan mengecek dan mengobservasi segala aktivitas yang dilakukan oleh pendidik dan peserta didik dalam kegiatan pembentukan karakter melalui permainan Gempuran serta melakukan wawancara dengan pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat nilai-nilai karakter di dalam permainan tradisional Gempuran, yaitu rasa gotong royong, demokrasi, persatuan, dan kepatuhan. Nilai-nilai tersebut menjadi dasar bagi anak usia dini untuk menjalankan aktivitas pada tahap usia berikutnya. Secara garis besar ada dampak positif yang dapat berpengaruh besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak seperti dapat bersosialisasi, anak merasa senang, anak dapat bersikap sportif, serta menjadikan anak kreatif. Adapun dampak negatifnya yaitu dalam hal waktu bermain, yang dapat diatasi dengan adanya pembatasan waktu dalam bermain. Dari dampak negatif yang diperoleh maka terdapat temuan baru yang didapatkan, yaitu bagaimana mengajarkan anak untuk menghargai waktu dengan bersikap disiplin. 

Page 1 of 1 | Total Record : 6