cover
Contact Name
Vega Aditama
Contact Email
vegaaditama@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6282257017949
Journal Mail Official
vegaaditama@lecturer.itn.ac.id
Editorial Address
Jl. Bendungan Sigura-gura No 2 Malang, Jawa TImur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Infomanpro
ISSN : 24609609     EISSN : 27747956     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
Infomanpro Journal is a publication media of research results in the field of Civil Engineering and sub-fields of structure, geotechnical engineering, transportation, construction management, and water resources. This journal is published regularly as much as 2 volumes per year in June and December.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2017): JURNAL INFOMANPRO" : 4 Documents clear
ANALISIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENGOLAHAN LIMBAH CAIR BAGI INSTITUSI PELAYANAN MEDIS DI SEKITAR KALIMAS SURABAYA Kustamar Wulandari; Subandiyah Azis; Anton Tantri
Jurnal Teknik Sipil Info Manpro Vol 6 No 1 (2017): JURNAL INFOMANPRO
Publisher : Pascasarjana Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/infomanpro.v6i1.109

Abstract

ABSTRAK Buangan limbah cair dari beberapa institusi pelayanan medis mengalir ke sungai Kalimas Surabaya. Dalam mengupayakan agar buangan limbah cairnya memenuhi syarat yang ditentukan, maka masing – masing institusi pelayanan medis mempunyai dasar pertimbangan tersendiri dalam memilih sistim pengolahan limbah cair dan memutuskan keberlanjutan pengolahan limbah cair yang telah dimilikinya. Tujuan penelitian ini adalah penerapan metode kuantitatif analisa dasar pertimbangan dalam pemilihan sistim pengolahan limbah cair, dan analisa pengambilan keputusan terhadap keberlanjutan pengolahan limbah cair yang telah dimiliki oleh institusi pelayanan medis. Metode yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menjawab kebutuhan multikriteria dalam mencapai keputusan optimal dengan batasan sumber daya yang dimiliki oleh institusi pelayanan medis. Hasil dari penelitian ini adalah diketahuinya aspek dan faktor yang menjadi dasar pertimbangan dalam memilih sistim pengolahan limbah cair terurut sebagai berikut: a) Aspek Lingkungan terdiri atas faktor-faktor peme-nuhan baku mutu effluent COD, BOD, TSS, PO4, pH, NH3; b) Aspek Finasial terdiri atas faktor-faktor Biaya Awal / Investasi, Biaya Operasional dan Pemeliharaan; c) Aspek Teknis terdiri atas faktor-faktor (1) Tingkat Kinerja Unit dan Peralatan, (2) Konsumsi Energi, (3) Ketersediaan Komponen Peralatan, (4) Kelengkapan Proses Pengolahan, (5) Kemudahan Pengoperasian, (6) Kebutuhan Luas Lahan, (7) Umur Rencana Unit dan Peralatan, (8) Kemudahan Pemasangan Instalasi, (9) Kebutuhan Adanya Operator. Sedangkan keputusan deskriptif maupun kuantitatif mengenai keber-lanjutan pengolah limbah cair eksisting menunjukkan urutan yang sama walau-pun dengan prosentase berbeda, yaitu: (1) Mempertahankan IPAL eksisting; (2) Membongkar lalu membangun IPAL baru; (3) memodifikasi IPAL.
PENGENDALIAN PROYEK DENGAN METODE KONSEP NILAI HASIL PADA PROYEK PRESERVASI DAN PELEBARAN JALAN RUAS PALANTARAN-KASONGAN-TANGKILING Noor Ramsi; Subandiyah Azis; I Gede Surya
Jurnal Teknik Sipil Info Manpro Vol 6 No 1 (2017): JURNAL INFOMANPRO
Publisher : Pascasarjana Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/infomanpro.v6i1.3028

Abstract

Secara umum pengendalian merupakan proses membandingkan apa yang terjadi dengan apa yang seharusnya terjadi. Pengandalian tidak akan bisa dilakukan jika kegiatan pekerjaan belum dimulai, dan kegiatan tidak dapat dimulai tanpa perencanaan. Pelaksanaan Pekerjaan tanpa perencanaan kurang mendapatkan hasil yang diinginkan bahkan merugikan. Jika hasil analisis pengendalian pekerjaan tidak memenuhi standar, perubahan-perubahan atau perencanaan ulang akan terjadi pada pekerjaan selanjutnya. Dengan demikian, perencanaan dan pengendalian adalah proses yang terus menerus berulang dilakukan dan merupakan hal yang tidak terpisahkan sampai proyek diselesaikan. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam pengendalian biaya dan waktu adalah Metode Konsep Nilai Hasil (earned value). Konsep ini merupakan suatu konsep perhitungan anggaran biaya sesuai dengan pekerjaan yang telah diselesaikan. Ketiga indikator Konsep Nilai Hasil yang meliputi ACWP, BCWP, dan BCWS, maka dapat dihitung nilai varian biaya dan jadwal (CV dan SV), indeks kinerja biaya dan jadwal (CPI dan SPI) dan Perkiraan Perkiraan Biaya dan jadwal penyelesaian proyek (EAC dan EAS). Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengumpulan data primer (observasi dan wawancara) dan data sekunder (RAB, time schedule dan laporan mingguan). Analisa dan interprestasi hasil dari penelitian ini adalah dari hasil pengolahan data pada minggu ke-14 Proyek Preservasi dan Pelebaran Jalan Ruas Palantaran – Kasongan – Tangkiling, dapat disimpulkan bahwa varian biaya dan waktu proyek dari hasil analisa diperoleh nilai CV = Rp. -3.436.221.766,44 menunjukan biaya yang diperlukan lebih besar daripada biaya anggaran dan SV = Rp. 188.233.253,16 menandakan sampai pada saat pelaporan pelaksaan proyek pekerjaan lebih cepat dari jadwal yang direncanakan, CPI < 1, menandakan biaya pelaksanaan lebih besar dari biaya yang direncanakan dan SPI > 1, menandakan waktu pelaksanaan lebih cepat dari jadwal yang direncankan. Sedangkan EAC = Rp. 47.761.391.475,55 menandakan perkiraan biaya pengeluaran untuk proyek lebih besar dari rencana anggaran proyek dan EAS = 35,83 minggu menandakan perkiraan penyelesaian pelaksanaan proyek lebih cepat dari waktu yang direncanakan.
STRATEGI PEMANFAATAN LAHAN PERSIMPANGAN JALAN RAYA KARANGLO KABUPATEN MALANG UNTUK PENGEMBANGAN PUSAT PERNIAGAAN Edi Hargono; Lalu Mulyadi; Januar Sasongko
Jurnal Teknik Sipil Info Manpro Vol 6 No 1 (2017): JURNAL INFOMANPRO
Publisher : Pascasarjana Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/infomanpro.v6i1.3029

Abstract

Perkembangan kota-kota di Indonesia banyak mengalami perkembangan yang sangat pesat, khususnya di Kabupaten Malang. Dengan adanya perkembangan tersebut maka dibutuhkan lahan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung perkembangan perekonomian disekitar areal persimpangan Jalan Raya Karanglo Kabupaten Malang, terutama terhadap masalah yang dapat mempengaruhi kesesuaian dan kelayakan pemanfaat lahan dalam pengembangan areal perniagaan. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kesesuaian dan kelayakan pemanfaatan lahan untuk pengembangan areal perniagaan. Berdasarkan dari hasil penelitian, faktor-faktor yang mempengaruhi secara signifikan tidak tercapainya kesesuaian dan kelayakan pemanfaatan lahan untuk pengembangan areal perniagaan adalah faktor aksesibilitas Strategi untuk mengatasi tidak tercapainya kesesuaian dan kelayakan pemanfaatan lahan adalah harus dengan menyediakan akses yang mudah untuk menuju ke areal perniagaan, serta dalam pengembangan areal perniagaan harus memperhatikan secara seksama agar pengembangan areal tersebut mendapatkan kesesuaian dan layak untuk mendukung keberadaan fasilitas yang ada disekitar persimpangan Jalan Raya Karanglo Kabupaten Malang.
STUDI PENERAPAN REKAYASA NILAI (VALUE ENGINEERING) PADA RENOVASI GEDUNG BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERWAKILAN PROPINSI MALUKU Lalu Mulyadi; Tiong Iskandar; Philip Rudolf
Jurnal Teknik Sipil Info Manpro Vol 6 No 1 (2017): JURNAL INFOMANPRO
Publisher : Pascasarjana Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/infomanpro.v6i1.3030

Abstract

Pada pelaksanaan renovasi pembangunan Gedung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Provinsi Maluku, baik perencana maupun kontraktor selalu dihadapkan pada pemilihan desain dan metode pelaksanaan yang tepat agar dapat mewujudkan bangunan yang tidak saja memenuhi syarat ditinjau dari segi desain namun juga ekonomis. Dalam hal ini, pemilihan desain dan bahan sangat penting dilakukan, karena akan menunjukkan mutu dan kualitas bangunan tersebut. Penerapan value engineering pada pekerjaan pasangan dinding dilakukan dengan mengganti penggunaan material dinding batu bata dengan bataco press serta dinding partisi double teakwood dengan tripleks 4 mm. Sementara pada pekerjaan atap penerapan value engineering dilakukan dengan mengganti struktur kayu dengan baja ringan serta genteng metal dengan seng gelombang BJLS 30” pada atap. Studi penerapan ini bertujuan untuk mengetahui besarnya penghematan biaya yang terjadi setelah diterapkannya rekayasa nilai (value engineering). Hasil studi penerapan rekayasa nilai (value engineering) yang dilakukan pada proyek Gedung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Provinsi Maluku yakni pada pekerjaan pasangan dinding serta pekerjaan atap. Besar cost saving atau pengurangan biaya setelah diterapkannya value engineering sebesar Rp. 124.437.495,65 dengan persentase 9,27 % untuk 2 (dua) jenis pekerjaan diatas. Sedangkan untuk keseluruhan proyek sebesar 2,59 %.

Page 1 of 1 | Total Record : 4