cover
Contact Name
Randy Frank Rouw
Contact Email
randyrouw@gmail.com
Phone
+6282255902491
Journal Mail Official
jitpk@sttjaffray.ac.id
Editorial Address
Gunung Merapi 103 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
ISSN : 27227553     EISSN : 27227561     DOI : http://dx.doi.org/10.25278/jitpk.v1i2.487
Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen (pISSN: 2722-7553; eISSN: 2722-7561) merupakan jurnal kedua yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Theologia Jaffray; diterbitkan tahun 2020. Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen adalah jurnal yang terdiri atas hasil penelitian ilmu teologi dan Pendidikan Agama Kristen. Jurnal ini diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar. Selain berfokus pada ilmu teologi dan pendidikan, jurnal kami juga menerima artikel yang membahas mengenai topik-topik berikut. Teologi Biblikal (Perjanjian Lama dan Baru) Teologi Praktika (kepemimpinan Kristen, misi kontekstual, agama dan budaya) Teologi Pastoral (Pelayanan Pemuda, gereja dan masyarakat) Ilmu Pendidikan Kristen Ilmu Pendidikan Teologi Teknologi Pembelajaran dan Model Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini dan Remaja
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2021)" : 5 Documents clear
Media Pembelajaran dan Kurikulum Pendidikan Jemaat dalam Gereja Berbasis Online untuk Menghadapi Perubahan Globalisasi Abad ke-21 Medy Martje Lobang; Yosua Feliciano Camerling
Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25278/jitpk.v2i1.488

Abstract

AbstrakDi abad ke-21 ini, kemajuan teknologi mengalami perubahan dengan sangat cepat. Hal tersebut memengaruhi berbagai bidang kehidupan termasuk juga sistem pendidikan. Untuk itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengemukakan media pembelajaran dan kurikulum pendidikan jemaat untuk menghadapi perubahan globalisasi abad ke-21. Adapun metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dengan melihat fakta, pandangan dan berbagai sumber tentang media pembelajaran dan kurikulum pendidikan jemaat untuk menghadapi perubahan globalisasi abad ke-21 ini. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu gereja berinovasi dalam pendidikan dengan memanfaatkan perkembangan zaman. Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh gereja adalah menggunakan media pembelajaran online melalui ibadah live streaming dan pembelajaran online lainnya seperti WhatsApp, e-Learning, Google Classroom, Youtube maupun Zoom Meeting serta beberapa aplikasi sejenisnya seperti Google Meet, Microsoft Teams, Jitsi Meet dan lainnya. Kekuatan media pembelajaran ini dapat menciptakan inovasi pendidikan dalam gereja yang lebih kreatif, sistematis, terukur dan menyenangkan. Setelah itu, gereja perlu menyiapkan kurikulum pendidikan jemaat yang terdiri dari materi Pendidikan Agama Kristen yang berpusat pada Alkitab dan materi Pendidikan Umum yang tetap dapat dikaitkan dengan kehidupan rohani seperti materi tentang kesehatan, etika berpakaian, public speaking, seks dalam pernikahan, keuangan dan lain sebagainya. Dengan demikian, gereja akan menikmati hasil yang baik dalam penguatan iman jemaat dan lebih bijak dalam menghadapi segala dampak negatif dari pengaruh perubahan globalisasi abad ke-21.Kata-kata Kunci: Abad 21, Gereja, Kurikulum, Media Pembelajaran, Pendidikan.
Bencana Alam (COVID-19) Menurut Perspektif Iman Kristen Kristanto Kristanto
Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25278/jitpk.v2i1.493

Abstract

AbstrakSejarah dunia mencatat bahwa sudah berulang kali terjadi pandemi termasuk bencana COVID-19 yang mulai mewabah tahun 2019. Ada beragam respons orang Kristen terhadap pandemi COVID-19 ini, yang menganggapnya sebagai hukuman, ujian, pelajaran/pendisiplinan, pemulihan dari Tuhan. Berdasarkan itu maka tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui bencana alam (COVID-19) menurut persfektif iman Kristen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis biblikal dengan pendekatan kualitatif, yaitu analisis biblikal tentang bencana (penyakit dan penderitaa lainnya) dengan menggunakan beberapa teks terkait. Berdasarkan hasil pembahasan maka kesimpulannya adalah bahwa bencana alam (COVID-19) adalah fenomena alam yang terjadi secara alamiah dan bukan rencana dan kehendak Tuhan yang bertujuan menghukum, menguji, memberi pelajaran/mendisplinkan umat-Nya dan memulihkan ciptaan-Nya.Kata-kata Kunci: Bencana Alam, COVID-19, Dosa, Iman Kristen, Hukuman.
Pengaruh Bencana Alam terhadap Spiritualitas Jemaat (Studi Kasus Jemaat Gereja Bala Keselamatan Korps Jono Oge) Royke Lepa
Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25278/jitpk.v2i1.496

Abstract

AbstrakPasca bencana alam yang menimpa Provinsi Sulawesi Tengah membawa dampak yang besar bagi kehidupan masyarakat secara khusus spiritualitas atau kehidupan iman jemaat yang berada di Gereja Bala Keselamatan Korps Jono Oge. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah bencana alam berpengaruh terhadap spiritualitas jemaat. Untuk mendapatkan hasil digunakan metode kuantitatif untuk mengetahui pendapat responden. Selanjutnya data yang terkumpul diolah dengan menggunakan analisis frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bencana alam yang terjadi pada 28 September 2018 membawa dampak yang baik bagi kehidupan spiritualitas jemaat. Hal tersebut ditunjukkan bahwa jemaat mempunyai pandangan yang benar terhadap bencana. Variabel-variabel spiritualitas menunjukkan bahwa bencana berpengaruh terhadap iman yang bertumbuh, kehidupan doa dan membaca Firman Tuhan, kesetiaan dalam beribadah dan melayani.  Kata-kata Kunci: Bencana, Bencana Alam, Spiritualitas, Jemaat.
Pengaruh Kurikulum 2013 pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen terhadap Perkembangan Spiritual Anak Kelas 4 & 5 SD Kristen Kalam Kudus Makassar Natalia Mallangi; Ivan Th. J. Weismann
Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25278/jitpk.v2i1.517

Abstract

AbstrakKurikulum adalah bagian yang penting dalam dunia pendidikan, maka kurikulum perlu untuk dirancang dengan baik dan disempurnakan. Di Indonesia, kurikulum telah mengelami beberapa kali perubahan. Adapun tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kurikulum 2013 (K13) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen terhadap perkembangan spiritual anak kelas 4 & 5 SD Kristen Kalam Kudus Makassar. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode kuantitatif. Untuk melakukan peneltian tersebut hal yang dilakukan, yaitu: pertama, pengambilan dan pengumpulan data melalui buku, jurnal, dan artikel yang berkaitan dengan judul yang dibahas dalam tulisan. Kedua, penyebaran angket pada siswa-siswi SD Kristen Kalam Kudus Makassar. Ketiga, melakukan wawancara secara langsung kepada siswa-siswi. Berdasarkan hasil penelitian penulis maka: pertama, manajemen kurikulum 2013 yang dilaksanakan pada SD Kristen Kalam Kudus telah terlaksana dengan baik. Kedua, siswa-siswi yang menjadi responden pada penelitian ini berada pada tahap Conjunctive Faith dan Universalizing Faith, jadi hanya terdapat dua tahap dari enam tahap perkembangan spiritual. Ketiga, pengaruh antara variabel X dan Y berada pada korelasi yang lemah dengan konstribusi sebesar 0,07% terhadap tahap Conjunctive Faith dan konstribusi sebesar 22% terhadap tahap Universalizing Faith. Keempat, dari hasil wawancara yang dilakukan maka didapatkan bahwa faktor yang mendukung perkembangan spiritual pada responden adalah keluarga dan gereja. Kata-kata Kunci: Guru, Kurikulum 2013, PAK, Perkembangan, Spiritual Anak.
Penolakan Allah Dalam 1 Samuel 15:1-35 Beserta Implikasinya Goldy Lie Peruge
Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25278/jitpk.v2i1.595

Abstract

AbstrakTujuan dari penulisan ini adalah untuk menjelaskan makna dari penolakan Allah dalam 1 Samuel 15:1-35. Metode yang dipergunakan penulis adalah metode hermeneutik. Hasil dari pembahasan adalah penolakan Allah adalah sesuatu yang kasat mata. Tuhan secara tidak langsung tidak lagi berpihak kepada Saul dalam kepemimpinannya. Ini dikarenakan ketidaktaatan dari Saul sendiri. Beberapa implikasi yang dapat diambil dari pembahasan adalah: Pertama, Allah tidak salah memilih pemimpin-Nya. Ketidaktaatan pemimpin sendiri yang mengharuskan Allah menolak dan tidak berpihak padanya. Kedua, ketaatan harusnya mendasari penyembahan seseorang. Tanpa ketaatan, penyembahan menjadi sia-sia. Ketiga, sebagai hamba-hamba Tuhan, harus ada pertobatan yang sungguh-sungguh.Kata-kata Kunci: Penolakan, Allah, Saul, Hamba Tuhan

Page 1 of 1 | Total Record : 5