cover
Contact Name
Nurfardiansyah Burhanuddin
Contact Email
nurfardiansyah.bur@gmail.com
Phone
+6282346913176
Journal Mail Official
jurnal.wocd@umi.ac.id
Editorial Address
Jl.Urip Sumoharjo Km.05 , Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia Kode Pos : 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Community Dedication Journal
ISSN : -     EISSN : 27213307     DOI : https://doi.org/10.33096/wocd.vi.35
The Window of Community Dedication Journal is a scientific journal managed by the Center for Study and Journal Management of the Faculty of Public Health of the Muslim University of Indonesia with a peer review process, having ISSN: 2721-3307. Publish articles on community service activities in the fields of Health, Education, Social Affairs, Human Resource Development, Appropriate Technology, Agriculture and Law, etc.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 84 Documents
Identifikasi Masalah Kesehatan Serta Intervensinya Di Dusun Taeng Kabupaten Gowa Sayuti, Sartika; Burhanuddin, Nurfardiansyah; Damayanti, Misra; Abshir, Nana Khaerunnisa; syafaruddin, syafaruddin; Putri, Ainun Saskia; K, Nurhikmah
Window of Community Dedication Journal Vol.6 No.1 (Juni,2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.vi.2875

Abstract

Kesehatan merupakan investasi strategis dalam pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dusun Taeng masih menghadapi berbagai permasalahan kesehatan, di antaranya perilaku membakar sampah, rendahnya pengetahuan mengenai stunting, serta pengelolaan air limbah yang belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan kesehatan masyarakat dan menyusun intervensi sesuai prioritas kebutuhan wilayah. Metode yang digunakan meliputi analisis situasi, wawancara, pengisian kuesioner, Focus Group Discussion (FGD), penentuan prioritas masalah dengan metode CARL, serta pelaksanaan intervensi berupa penyuluhan dan pembagian media edukasi. Hasil pengabdian menunjukkan lima masalah utama, dengan tiga prioritas tertinggi yaitu kurangnya kesadaran masyarakat tentang bahaya membakar sampah sembarangan, rendahnya pengetahuan dan sikap terkait stunting, serta pengelolaan air limbah rumah tangga. Intervensi edukatif terbukti meningkatkan pengetahuan masyarakat, ditunjukkan oleh meningkatnya jumlah jawaban benar pada post-test dibandingkan pre-test. Kegiatan ini berdampak positif terhadap pemahaman masyarakat terkait perilaku hidup bersih dan sehat, serta mendorong peningkatan praktik kesehatan lingkungan di Dusun Taeng.
Edukasi Kesehatan Penggunaan Kontrasepsi Dalam Mendukung Keluarga Berencana (KB)Pada Masyarakat Dusun Maccini Parang Kelurahan Maccini Sawah Emin, Wan Sulastri; Ndari, Sriwulan; Laboro, Pratiwinsih; Rauf, Dessy Angraeni
Window of Community Dedication Journal Vol.6 No.2 (Desember ,2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.vi.2929

Abstract

Indonesia menjadi negara yang sangat berkembang pesat dalam pertambahan jumlah penduduk, dimana memiliki jumlah penduduk terbesar keempat setelah negara China, India, dan Amerika Serikat. Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia dan menempati urutan ke empat setelah China. Pertumbuhan populasi di Indonesia pada tahun 2024 berhasil mencapai jumlah 281.603 juta jiwa. informasi dan akses terhadap alat kontrasepsi serta layanan kesehatan reproduksi sehingga pasangan usia subur dapat merencanakan jumlah dan jarak kelahiran anak-anak mereka. Program ini menawarkan berbagai metode kontrasepsi yang aman dan efektif untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Tidak hanya mengendalikan pertumbuhan penduduk, program KB juga dapat membantu meningkatkan kesehatan ibu dan anak sehingga dapat mengurangi angka kematian ibu dan anak. Metode kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan oleh 10 mahasiswa profesi ners, bersama dengan petugas kesehatan dari Puskesmas Maccini Sawah dalam rangka penyuluhan kepada masyarakat yang dibantu oleh kader-kader setempat. Penyuluhan ini dilaksanakan di Puskesmas Maccini Sawah, dilaksanakan pada tanggal 17 Oktober 2024 selama 30 menit. Media yang digunakan pada saat penyuluhan yaitu leaflet sehingga bisa mendengarkan dan membaca materi yang ada. Hasil dari penyuluhan ini sebelum melakukan penyuluhan diberikan pre-test kepada peserta penyuluhan yang berjumlah 20 orang didapatkan peserta dengan pengetahuan baik 10 orang dan pengetahuan kurang 10 orang. Kesimpulan dari kegiatan penyuluhan ini peserta PUS yang mengikuti penyuluhan dapat mengetahui cara menggunakan dan memilih jenis alat kontrasepsi sesuai.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat terhadap Dampak Merokok melalui Penyuluhan Kesehatan di Dusun Cambaya Kabupaten Gowa Saputri, Windi Anissa; Anis , Raina Mazha; Almadinah, Putri Amelia; Ahri , Reza Aril; Burhanuddin, Nurfardiansyah; Raudiana, Raudiana
Window of Community Dedication Journal Vol.6 No.2 (Desember ,2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.vi.2873

Abstract

Perilaku merokok merupakan aktivitas yang dimulai dari membakar, menghisap, hingga menghembuskan asap rokok yang mengandung zat berbahaya seperti tar, nikotin, dan karbon monoksida. Paparan asap rokok, terutama di dalam rumah, dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi perokok maupun anggota keluarga yang tidak merokok. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya merokok di lingkungan rumah dan pentingnya menciptakan ruang tinggal yang bebas asap rokok. Program dilaksanakan di Dusun Cambaya, Desa Julukanaya, Kecamatan Pallangga melalui metode penyuluhan dengan tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Edukasi diberikan dalam bentuk pemaparan materi, diskusi, serta tanya jawab untuk memastikan pemahaman yang optimal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah diberikan penyuluhan. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi kesehatan berbasis komunitas dapat menjadi strategi efektif untuk mendorong perubahan perilaku dan mewujudkan lingkungan yang lebih sehat.
Penguatan Kesehatan Mental Remaja Diaspora Melalui Seni Macrame Dan Integrasi Dakwah Islam Mahmud, Nur Ulmy; Setiawati, Nur; Ikhtiar, Muhammad; Asrina, Andi; Muthaliib, Nurul Ulfah; Batara, Andi Surahman
Window of Community Dedication Journal Vol.6 No.2 (Desember ,2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.vi.3039

Abstract

Adolescents are a vulnerable age group prone to mental health problems, particularly stress and anxiety, due to academic pressures, bullying, and a lack of emotional support. This condition becomes more complex among diaspora adolescents who live in different social and cultural environments. Therefore, creative, contextual, and spiritually aligned intervention approaches are needed. This community engagement program aimed to strengthen adolescent mental health through macramé art training combined with Islamic da’wah. The activity was conducted in a one-day workshop at BP KNPI Malaysia involving 15 adolescent participants. The methods included a pre-test using the DASS-42 questionnaire, macramé training based on art therapy principles, light da’wah integration during reflection sessions, and a post-test to measure changes in mental health conditions. The results showed a reduction in stress levels by 34.1% and anxiety levels by 37.2% after the intervention. Participants also reported increased calmness, improved emotional regulation, and strengthened spiritual motivation through the values of patience, gratitude, and reliance on God emphasized during the da’wah session. Thus, art- and da’wah-based interventions proved effective as a holistic approach, addressing not only emotional aspects but also reinforcing adolescent spirituality. This program is recommended to be developed sustainably by involving community facilitators so it can become a routine initiative for adolescent mental health promotion.