cover
Contact Name
Nurfardiansyah Burhanuddin
Contact Email
nurfardiansyah.bur@gmail.com
Phone
+6282346913176
Journal Mail Official
jurnal.wocd@umi.ac.id
Editorial Address
Jl.Urip Sumoharjo Km.05 , Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia Kode Pos : 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Window of Community Dedication Journal
ISSN : -     EISSN : 27213307     DOI : https://doi.org/10.33096/wocd.vi.35
The Window of Community Dedication Journal is a scientific journal managed by the Center for Study and Journal Management of the Faculty of Public Health of the Muslim University of Indonesia with a peer review process, having ISSN: 2721-3307. Publish articles on community service activities in the fields of Health, Education, Social Affairs, Human Resource Development, Appropriate Technology, Agriculture and Law, etc.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 84 Documents
Pemberdayaan Masyarakat dalam Penanggulangan Stunting: Program Edukasi Gizi untuk Ibu Hamil dan Anak Balita Darlis, Idhar; Rusnita, Rusnita; Khasanah, Uswatun
Window of Community Dedication Journal Vol. 5 No. 2 (Desember,2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.v5i2.2256

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi serius di Indonesia, ditandai dengan tinggi badan anak yang di bawah standar usia normal, yang dapat memengaruhi pertumbuhan fisik dan kognitif mereka. Penelitian menunjukkan bahwa intervensi berbasis komunitas, terutama program edukasi gizi untuk ibu hamil dan anak balita, sangat penting dalam mengatasi masalah ini. Kegiatan penyuluhan dilakukan di Desa Kalimporo, Kecamatan Bangkala, dengan melibatkan 30 warga menggunakan metode ceramah dan diskusi. Proses penyuluhan terdiri dari dua tahap: persiapan dan pelaksanaan, yang mencakup pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dari rata-rata nilai pre-test 17.33 menjadi post-test 23.77, dengan p-value 0.000 yang menandakan perbedaan signifikan. Standar deviasi post-test yang lebih rendah menunjukkan peningkatan homogenitas pengetahuan di antara peserta. Program edukasi ini tidak hanya meningkatkan pemahaman tentang pentingnya gizi bagi ibu hamil dan anak balita, tetapi juga menekankan perlunya keterlibatan masyarakat untuk memastikan penerapan pengetahuan yang diperoleh. Dengan pendekatan inovatif seperti pelatihan makanan bergizi dan penggunaan media digital, diharapkan dapat mengurangi prevalensi stunting dan menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas di Indonesia.
Pemantauan dan Edukasi Sanitasi Kualitas air Sumur Bor pada Masyarakat di Dusun Paramppunganta Desa Kampili Kab Gowa Baharuddin, Alfina; Alwi, Muhammad khidri; indasari, indasari; Maharani, Saskia Anrah; Aulia, Adira Artika; Mubakkira, Nurul Fadliah
Window of Community Dedication Journal Vol. 5 No. 2 (Desember,2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.v5i2.2298

Abstract

Poor environmental sanitation factors include inadequate access to clean water, contributing to an increase in infectious diseases such as diarrhea.This research is descriptive quantitative The population in this study were 5 boreholes The population in this study was the community in Paramppungata Hamlet, Kampili Village, Gowa Regency of 200 people. The sampling technique with exhautif sampling method (total sampling) is that all populations are sampled in this study as many as 200 people. The results showed that the quality of borehole water in terms of physical parameters in the turbidity parameter exceeded the lowest NAB at point 3 (0.48), and the highest at point 5 was 240. Likewise with odor and taste parameters that are problematic at points 2, 3 and point 4. Chemical parameters meet the requirements of drinking water quality standards for both Fe, nitrate (No3) parameters, only the total hardness parameter does not meet the requirements. biological parameters at all points do not meet the drinking water quality requirements, the highest at point 3 by 5400 ml / l and the lowest at points 1 and 2 each by 130 ml
Perilaku Masyarakat Terhadap Pemanfaatan Akses Layanan Air Bersih Di Dusun Jenemadingi Kab Gowa Andayanie, Ella; Yuliati, Yuliati; Baharuddin, Alfina
Window of Community Dedication Journal Vol. 5 No. 2 (Desember,2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.v5i2.2299

Abstract

Clean Water is One of the Basic Needs for Human Life. Dug Well Water is Used by the Jenemadingi Hamlet Community as a source of clean water for daily life such as: bathing, washing clothes, kitchen activities, and bathrooms/toilets. This counseling activity took place in Je'nemadingi Hamlet which was attended by 30 residents. The methods used during the activity were lectures and discussions. At the beginning of the activity, the team conducted counseling related to well water sanitation and its impacts and how to overcome it. The method of this counseling stage was carried out through 3 stages, namely: the socialization stage, the Implementation stage. This activity includes 3 sessions, including: The first stage: Pre-test, which is given through a questionnaire, through the lecture method, questions and answers, and discussions Post-test and assessing the results of the post-test and Stage 3 monitoring and evaluation. The clean water sanitation access education program for the Community succeeded in significantly increasing the knowledge of participants. The average value increased from 19.26 in the pre-test to 21.78 in the post-test, with a p-value of 0.001 indicating a significant difference. These results confirm the effectiveness of the clean water sanitation education program
Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) dalam Lingkungan Sekolah alam, rizqy iftitah
Window of Community Dedication Journal Vol. 5 No. 2 (Desember,2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.v5i2.1804

Abstract

Anak usia dini merupakan tahap awal, dimana selama periode ini pertumbuhan dan perkembangan anak harus diperhatikan. Periode ini juga anak sangat rentan terkena berbagai macam masalah kesehatan. Anak usia dini juga sangat peka terhadap berbagai rangsangan dari luar, sehingga sangat mudah untuk membimbing dan memberikan pemahaman tentang kebiasaan positif, termasuk kebiasaan hidup bersih dan sehat. Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah akan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, serta mampu untuk menciptakan pendidikan kesehatan dan bermanfaat besar dalam peningkatan kesejahteraan siswa. SDN Paccinang 1 Makassar merupakan salah satu institusi pendidikan dimana para siswanya belum memahami bagaimana cara menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Mereka juga masih suka jajan sembarangan sehingga banyak siswa yang mengalami masalah kesehatan, seperti diare. Tujuan dari kegiatan ini adalah : 1) Memberikan pendidikan kesehatan berupa kegiatan penyuluhan tentang PHBS; 2) Memberikan demonstrasi tentang cara mencuci tangan yang baik dan benar. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN Paccinang 1 Makassar. Metode yang digunakan yakni penyuluhan dan demonstrasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu meningkatnya pengetahuan siswa tentang PHBS serta para siswa mampu melakukan cara mencuci tangan yang benar. Perlunya diadakan penyuluhan kesehatan yang lebih sering lagi guna meningkatkan derajat kesehatan kearah yang lebih baik lagi Kata Kunci : Pendidikan kesehatan, PHBS, SDN Paccinang 1 Makassar
Sosialisasi Dan Edukasi Terkait Jentik Nyamuk Di Dusun Parappunganta, Kabupaten Gowa Baharuddin, Alfina; Burhanuddin, Nurfardiansyah; Nurgahayu, Nurgahayu; Aulia, Adira Artika; Indasari, Indasari; Nurhalida, Zalina; Mubakkira, Nurul Fadillah; Maharani, Saskia Anrah
Window of Community Dedication Journal Vol.6 No.1 (Juni,2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.vi.2576

Abstract

Dengue merupakan penyakit infeksi virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti betina, yang berkembang pesat di wilayah tropis seperti Indonesia, terutama pada musim penghujan akibat banyaknya genangan air yang menjadi tempat perindukan nyamuk. Penyakit ini dapat menimbulkan gejala ringan hingga berat seperti demam berdarah dan sindrom syok dengue, bahkan berisiko menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan tepat. Upaya pengendalian dilakukan melalui pendekatan promotif dan preventif, termasuk Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan metode 3M Plus dan penggunaan abate (abatisasi) sebagai insektisida untuk membunuh jentik. Indeks entomologi seperti HI, CI, BI, dan ABJ digunakan untuk mengetahui kepadatan jentik di suatu wilayah. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan minimnya partisipasi aktif menjadi hambatan utama dalam pengendalian DBD. Oleh karena itu, dibutuhkan peran serta semua lapisan masyarakat, termasuk anak-anak sebagai agen perubahan, untuk menciptakan lingkungan bebas jentik dan menurunkan angka kasus DBD secara berkelanjutan, sejalan dengan target eliminasi kematian akibat dengue pada tahun 2030.
Pencegahan Stunting Melalui Program "1 Hari 1 Telur" di Dusun Bonginge, Desa Sipodeceng Devy Febrianti; Said, Sunandar
Window of Community Dedication Journal Vol.6 No.1 (Juni,2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.vi.2671

Abstract

Stunting is a serious public health issue with long-term impacts on child growth and development. In Bonginge Hamlet, Sipodeceng Village, stunting remains a major concern. Through community empowerment activities, provided education on the importance of animal-based protein and implemented the “1 Egg a Day” program for toddlers over an eight-day period. This initiative included education sessions, egg distribution, and monitoring of consumption outcomes. The results showed an increase in mothers’ knowledge of balanced nutrition and positive changes in family dietary patterns. This activity highlights the importance of participatory approaches and simple interventions in efforts to reduce stunting at the village level.
Edukasi Masyarakat Terkait Pentingnya Kotak P3k Di Dusun Ta’banga Desa Julukanaya Kecamatan PalanggaKabupaten Gowa 2025 Yuliati, Yuliati; Nurfardiasyah, Nurfardiansyah; Nurgahayu, Nurgahayu; Nurul, A.Myra; Nurjannah, Siti; Hasdin, Waqiah Aura Hasdin; Masturah, Rifqah Hafilah; Mahafany, Andi
Window of Community Dedication Journal Vol.6 No.1 (Juni,2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.vi.2757

Abstract

 Melakukan pekerjaan rumah tangga adalah pekerjaan yang dilakukan sepanjang waktu dan rutin karena dianggap pekerjaan rutinitas dan biasa dilakukan, maka ada kecenderungan dilakukan dengan tidak memperhatikan faktor- faktor yang menimbulkan kecelakaan. Beberapa kejadian seperti cedera, luka bakar atau kejadian seperti tersedak yang membutuhkan penanganan yang segera. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan terhadap cara pertolongan pertama pada kondisi kecelakaan yang bisa terjadi di rumah tangga maka diharapkan Masyarakat Dusun Ta'banga, Desa Julukanaya, Kabupaten Gowa dapat meningkatkan ketepatan penanganan kecelakaan dengan menggunakan kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) terlebih dahulu sehingga dapat mencegah terjadinya cedera yang lebih serius sambil menunggu penanganan dari tim medis. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan memberikan edukasi melalui kegiatan penyuluhan mengenai pentingnya kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) di rumah tangga. Diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat tentang penangan awal kecelakaan dalam rumah tangga, selanjutnya memberikan edukasi dan diakhiri dengan post-test. Hasil dari pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang kepemilikan kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) di rumah tangga.
Edukasi Masyarkat Menerapkan Perilaku Bersih Dengan Memanfaatkan Limbah Buah Menjadi Desinfektan Nurbaeti, Nurbaeti; Akbar, Nurlina
Window of Community Dedication Journal Vol.6 No.2 (Desember ,2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.vi.2794

Abstract

Limbah buah, seperti kulit jeruk dan nanas, sering menjadi sumber penyakit seperti diare karena mengundang lalat pembawa kuman. Namun, limbah ini dapat diolah menjadi ekoenzim, yaitu disinfektan alami yang efektif untuk membersihkan perabotan rumah tangga, jendela, dan lantai, serta dapat digunakan sebagai pupuk cair untuk tanaman. Sebuah kegiatan pengabdian masyarakat yang melibatkan 20 anggota PKK menggunakan metode edukasi dan demonstrasi untuk mengajarkan pemanfaatan ini. Hasilnya sangat positif, terbukti dari peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan setelah kegiatan. Pemahaman tentang: perilaku bersih meningkat dari 50% menjadi 87%, pengolahan limbah meningkat dari 40% menjadi 90%, bahaya pembersih kimia: meningkat dari 25% menjadi 85%. Kegiatan ini berhasil menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah buah menjadi ekoenzim merupakan solusi praktis untuk mengelola sampah sekaligus mempromosikan gaya hidup bersih dan sehat tanpa bahan kimia berbahaya.
Edukasi Masyarakat Dalam Meningkatkan Pemahaman Tentang Jarak Ideal Sumber Air Bersih dan Septic Tank di Dusun Raja-Raja Gowa 2025 Sumiaty, Sumiaty; Nurgahayu, Nurgahayu; Pratiwi Anshar, Cahyani Belvana; Siti Maharani, Tzasa Avrilia; Putri, Novira Rezkya; Ridha Lutfiah, ST. Nur; Rahmah, Miftahul
Window of Community Dedication Journal Vol.6 No.1 (Juni,2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.vi.2828

Abstract

Pencemaran sumber air bersih akibat jarak yang terlalu dekat dengan septic tank merupakan salah satu faktor risiko utama dalam penyebaran penyakit berbasis lingkungan. Pengetahuan masyarakat yang masih terbatas menjadi tantangan dalam upaya pencegahan pencemaran air. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Dusun Raja-Raja, Kabupaten Gowa, mengenai bahaya penggunaan sumber air bersih yang berdekatan dengan septic tank serta cara-cara pencegahannya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan secara langsung dan pembagian media cetak berupa poster dan leaflet. Penyuluhan dilaksanakan pada tahun 2025 dengan melibatkan sebanyak 7 orang peserta dari masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan warga setelah mengikuti penyuluhan, terutama terkait bahaya kontaminasi air bersih akibat septic tank yang terlalu dekat serta tindakan preventif yang dapat dilakukan, seperti menjaga jarak ideal antara keduanya. Edukasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan Dusun Raja-Raja.
Pelatihan Pembuatan Teh Herbal Berbasis Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Dan Pemasaran Digital Untuk Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Remaja Di Kelurahan Manggala Abbas, Hasriwiani Habo; Nuruh Husnah; A.Rizki Amelia Ap; Ilmi Kumaera; Alifah Fauziah; Ayunda
Window of Community Dedication Journal Vol.6 No.2 (Desember ,2025)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.vi.2867

Abstract

In the era of rapid digital advancement, new challenges have emerged related to adolescent behavior. High levels of internet use—exceeding five hours per day according to the 2022 APJII survey—indicate a pattern of gadget usage that is largely unproductive. This condition is closely linked to an increasingly sedentary lifestyle and a decline in youth participation in entrepreneurial activities, community engagement, and personal development. In addition, the abundance of butterfly pea flowers (Clitoria ternatea L.) growing around residential areas in Kelurahan Manggala has not been fully utilized; most plants serve only as decorative ornamentals without further economic value. Therefore, this community service program aimed to empower adolescents by training them to produce butterfly pea herbal tea as a means to strengthen their economic independence. The program employed lectures, hands-on practice, group discussions, and demonstrations. It was conducted on 18 October 2025 at the Pokja KB Office Hall in Kelurahan Manggala. The training on herbal tea production resulted in notable improvements, with participants’ knowledge increasing to 90% and skill levels rising to 80%. The training materials emphasized selecting high-quality flowers, proper drying techniques, and basic sanitation standards. Digital marketing training also showed significant gains, with knowledge improving to 90% and skills to 85%. This session focused on the use of social media platforms, branding strategies, and safe digital transaction practices. Overall, the program effectively enhanced adolescents’ competencies in producing butterfly pea herbal tea and applying digital marketing, thereby creating opportunities for the development of micro-enterprise initiatives based on local botanical resources.