cover
Contact Name
Patria Asda
Contact Email
jurnalmikkiwh@gmail.com
Phone
+6281392306554
Journal Mail Official
jurnalmikkiwh@gmail.com
Editorial Address
STIKES Wira Husada Jalan Babarsari, Glendongan, Caturtunggal Depok Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan kesehatan Indonesia
ISSN : 19792298     EISSN : 26850990     DOI : https://doi.org/10.47317
Core Subject : Health,
MIKKI merupakan terbitan berkala ilmiah di bidang keperawatan dan kesehatan. Jurnal MIKKI pertama kali terbit pada tahun 2010 dalam bentuk media cetak. MIKKI merupakan wadah bagi peneliti ataupun praktisi untuk mempublikasikan hasil penelitian maupun literature review dalam bidang keperawatan dan kesehatan. lingkup bidang keperawatan : Keperawatan Dasar, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal bedah, keperawatan komunitas keluarga, keperawatan gerontik, keperawatan gawat darurat dan kritis, keperawatan jiwa, manajemen keperawatan Lingkup bidang kesehatan : kesehatan Ibu dan Anak, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, Administrasi kesehatan, Manajemen Rumah Sakit
Articles 8 Documents
Search results for , issue "MIKKI VOLUME 13 NOMOR 1, APRIL 2024" : 8 Documents clear
KORELASI ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN, TINGKAT KESIAPAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWA PESERTA PRAKTIK KLINIK DI MASA PANDEMI COVID-19 DI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PANTI RAPIH YOGYAKARTA Anggelina, Lisia; Wardani, Yulia; Noviati, Bernadetta Eka
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia MIKKI VOLUME 13 NOMOR 1, APRIL 2024
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v13i1.544

Abstract

Pandemi covid-19 merupakan situasi yang terjadi dimana adanya peningkatan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh sindrom pernapasan akut corona virus 2 (SARS-CoV-2). Penyebaran virus covid19 terjadi melalui kontak antara satu individu dengan individu lainnya (melalui sentuhan, air liur, dll). Peningkatan jumlah kasus covid-19 dan perubahan situasi dengan berbagai penerapan kebijakan dalam upaya pengendalian penyebaran virus covid-19 menimbulkan kecemasan pada mahasiswa saat praktik klinik dimasa pandemi covid-19. Kecemasan terjadi dapat disebabkan oleh banyak faktor seperti pengetahuan dan kesiapan mahasiswa. Kecemasan yang berkepanjangan dan terjadi secara terusmenerus dapat mempengaruhi saat praktik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan, tingkat kesiapan dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa peserta praktik klinik di masa pandemi covid-19 di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Rapih Yogyakarta. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik Purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan diikuti dengan teknik accidental sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 49 responden. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner tingkat pengetahuan, tingkat kesiapan, dan kecemasan (HARS) dalam bentuk google form. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan, tingkat kesiapan dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa peserta praktik klinik di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Rapih Yogyakarta dengan nilai Sig. (2tailed) pada 0,098 karena nilai Sig. (2-tailed) > dari 0,05 dan dengan nilai Sig. (2-tailed) pada 0,857 karena nilai Sig. (2-tailed) > dari 0,05. Kesimpulannya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan, tingkat kesiapan dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa peserta praktik klinik di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Rapih Yogyakarta. Sarannya mahasiswa diharapkan mau meningkatkan tingkat pengetahuannya lebih baik lagi serta kesiapan diri terlebih dalam persiapan untuk menjalankan praktik klinik dalam situasi seperti saat ini.  Kata Kunci : Covid-19, Kecemasan, Pengetahuan, Kesiapan, Praktik Klinik
Nursing Agency Dalam Meningkatkan Aktivitas Perawatan Diri Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Kalurahan Sidomoyo Dua Lembang, Fransiska Tatto; Muryani, Muryani; Hadi, Tria Prasetya
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia MIKKI VOLUME 13 NOMOR 1, APRIL 2024
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v13i1.616

Abstract

Latar belakang: Perawat memiliki peranan yang penting dalam memberikan motivasi kepada pasien diabetes melitus untuk mau dan mampu melaksanakan perawatan diri secara mandiri dirumah untuk mencapai kontrol gula darah yang baik, mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup.  Tujuan penelitian : Tujuan jangka panjang dalam penelitian untuk mengetahui perkembangan perawatan diri pada pasien diabetes mellitus dan mengetahui peran kader dalam memberikan supportive education system sedangkan target khusus yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah adanya perubahan perawatan diri yang baik bagi pasien dibetes mellitus sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan untuk melakukan perawatan mandiri dengan  supportive education system kepada pasien diabetes mellitus.Metode:Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi eksperimental dengan pendekatan the one group pretest-postest. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien diabetes mellitus di   Kalurahan Sidomoyo dengan jumlah sampel adalah 32 responden. Teknik pengambilan sampel  menggunakan teknik sampel purposive sampling yakni pengambilan sampel berdasarkan kriteria tertentu. Penelitian ini akan dilaksanakan di Kalurahan Sidomoyo padukuhan Tegalan dengan waktu penelitian dari agustus 2023 – Januari 2024.Hasil Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperimen dengan pendekatan the one group pretest post-test design. Jumlah sampel yaitu 32 responden dengan cara pengambilan sampel yaitu Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan adalah PPT, SAP, Video dan kuesioner pengetahuan yang valid dan reliabel. Analisis data menggunakan uji wilcoxon dengan α≤0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang bermakna antara nursing agency terhadap peningkatan pengetahuan perawatan diri pada pasien Diabetes Melitus dengan p value (0,001) < 0,05.Dari hasil yang diperoleh dapat disarankan bahwa untuk meningkatkan aktivitas perawatan diri pada pasien Diabetes mellitus baiknya dilakukan penyuluhan dua kali dalam sebulan olek kader yang ada di padukuhan tegalan sehingga pasien dapat mandiri dalam melakukan perawatan diri
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA BERMAIN GAME ONLINE DENGAN KUALITAS TIDUR MAHASISWA STIKES WIRA HUSADA YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2022-2023 Kaleka, Marselinus Umbu; Sumekar, *Ariana; Sunaryo, Sunaryo
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia MIKKI VOLUME 13 NOMOR 1, APRIL 2024
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v13i1.549

Abstract

Latar belakang : Game online adalah permainan yang dapat diakses oleh banyak pemain dari seluruh dunia, dimana mesin atau smartphone yang digunakan oleh pemain game terhubung dengan jaringan. Game online dapat diakses melalui jaringan internet yang berkembang pesat dan sangat digemari oleh banyak kalangan, termasuk kalangan pelajar, sedang penggunaan saat bermain game adalah hiburan untuk mengisi waktu luang. Tujuan penelitian : Untuk mengetahui hubungan antara bermain game online dengan kualitas tidur mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Wira Husada Tahun Ajaran 2022-2023. Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode penelitian survey analitik.teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah 77 responden. Hasil : Berdasarkan hasil uji chi square di peroleh nilai p value (0,001) jauh lebi rendah dari standar signifikan dari 0,05 atau (p < a). HI berarti diterima yang berarti ada hubungan antara kebiasaan bermain Game Online dengan kualitas tidur mahasiswa STIKES Wira Husada Yogyakarta tahun ajaran 2022-2023.Kesimpulan : Ada hubungan antara kebiasaan bermain Game Online dengan kualitas tidur mahasiswa STIKES Wira Husada Yogyakarta tahun ajaran 2022- 2023. Kata kunci : Game Online,Kualitas Tidur
Analisis Penyakit Tidak Menular Melalui Program CERDIK Di Desa Girirejo, Imogiri, Bantul, Yogyakarta Sugiman, *Sugiman; Chasanah, Siti Uswatun; Sumekar, Ariana
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia MIKKI VOLUME 13 NOMOR 1, APRIL 2024
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v13i1.617

Abstract

Penyakit tidak menular saat ini telah menjadi issue nasional. Data riset kesehatan dasar tahun 2018 menunjukkan trend PTM mengalami peningkatan dibandingkan Riskesdas tahun 2013. Kabupaten Bantul merupakan salah satu Kabupaten di D.I.Yogyakarta yang sudah melaksanakan Posbindu PTM. Pada tahun 2022 terdapat 352 Posbindu yang tersebar di 75 Desa di Kabupaten Bantul, jumlah ini mengalami kenaikan dibanding tahun 2021 sebanyak 327 posyandu.Sedangkan yang terlihat peningkatan sangat signifikan yaitu di Puskesmas Imogiri I dari 16 Posbindu di Tahun 2022 meningkat menjadi 30 Posbindu di Tahun 2022.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan perilaku CERDIK sebagai upaya pencegahan Penyakit Tidak Menular  pada masyarakat peserta Posbindu PTM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang berada di Desa Girirejo, Imogiri, Bantul. Sampel penelitian sebanyak 80 responden.Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kepandaian responden dalam mengelola stress dengan perilaku cerdik dalam pencegahan PTM dengan p-value 0,012 (p-value<0,05). Dari penelitian ini terlihat bahwa 25(45,5%) responden yang dapat mengelola stress dengan teratur dapat berprilaku cerdik dengan baik. Sedangkan 5(9,1%) responden yang dapat mengelola stress dengan kategori teratur mempunyai perilaku cerdik yang kurang baik
Efektivitas Penyuluhan Tentang Bullying pada Remaja Putri Panti Asuhan Lesmana, Tedy Candra
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia MIKKI VOLUME 13 NOMOR 1, APRIL 2024
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v13i1.610

Abstract

Bullying yang terjadi pada siswa remaja di Indonesia sangat tinggi. Terjadinya bullying dapat disebabkan ketidaktahuan remaja tentang hal itu. Diperlukan upaya penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan tentang bullying. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penyuluhan tentang bullying pada remaja putri panti asuhan. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif analitik menggunakan rancangan Quasi Experimental tanpa kelompok kontrol menggunakan rancangan one group pretest-posttest. Populasi penelitian melibatkan 30 remaja putri panti asuhan. Variabel yang diamati berupa penyuluhan dan tingkat pengetahuan tentang bullying. Alat penelitian menggunakan kuesioner terdiri dari 5 pertanyaan menanyakan tentang pengertian, penyebab, bentuk perilaku dan pencegahan bullying. Tahap pengumpulan data diawali dengan pre-test tentang bullying. Pemberian intervensi pendidikan kesehatan melalui melalui penyuluhan tentang pengetahuan bullying dilakukan setelah pretest selesai dikerjakan. Materi disajikan dalam bentuk slide Powerpoint dan pemutaran video tentang bullying.  Posttest dilakukan 10 menit setelah penyajian materi. Efektivitas penyuluhan tentang bullying pada remaja putri panti asuhan dianalisis dengan SPSS. Tahapan uji analisis berupa untuk uji normalitas dan uji efektivitas menggunakan Wilcoxon Signes Rank Test. Tingkat pengetahuan tentang bullying sebelum penyuluhan pada kategori tinggi 70% dan rendah 30%. Tingkat pengetahuan tentang bullying setelah diberi penyuluhan menjadi tinggi (100%). Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh hasil nilai Z hitung = -3,491 dan nilai sig. 0,000, dimana nilai Zhitung > Ztabel atau nilai sig < 0,05 sehingga hipotesis dapat diterima. Ada pengaruh penyuluhan terhadap perubahan pengetahuan remaja. Penyuluhan efektif untuk meningkat pengetahuan tentang bullying pada remaja putri panti asuhan.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Perawat Dengan Penerapan Triase di IGD RSUD Sleman Syarifah, Nur Yeti; Muryani, Muryani; Sumiyati, Sumiyati
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia MIKKI VOLUME 13 NOMOR 1, APRIL 2024
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v13i1.614

Abstract

Latar belakang: Triase adalah suatu sistem seleksi dan pemilihan pasien untuk menentukan tingkat kegawatan dan prioritas penanganan pasien. Sistem triase merupakan salah satu penerapan sistem manajemen risiko di unit gawat darurat sehingga pasien yang datang mendapatkan penanganan dengan cepat dan tepat sesuai kebutuhan dengan menggunakan sumber daya yang tersedia. Penilaian triase merupakan pengkajian awal pasien unit gawat darurat yang dilakukan oleh  perawat.Tujuan penelitian : Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan perawat dengan penerapan triase di IGD RSUD Sleman.Metode : Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 17 responden, kemudian hasilnya diuji dengan chi-square dengan tingkat kemaknaan p= 0,05.Hasil : Hasil penelitian yang dilakukan di IGD RSUD Sleman bahwa dari 17 responden yang diteliti didapati lebih dominan responden tingkat pengetahuan responden yang cukup yaitu 13 responden (76,5 %) dan tingkat pengetahuan responden yang baik ada 4 responden (23,5%). Sedangkan penerapan triase yang tepat ada 9 responden dan 8 responden dengan penerapan triase tidak tepat.Kesimpulan : Penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan penerapan triase di RSUD Sleman dengan nilai kemaknaan p=value 0,031 ˂ p= 0,05. 
Hubungan Pengetahuan Kepala Keluarga Tentang Covid-19 Dengan Kecemasan di Padukuhan Pugeran, Maguwoharjo, Sleman Alexandria Ma, Maria Fransiska; Antara, Antok Nurwidi; Asda, *Patria
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia MIKKI VOLUME 13 NOMOR 1, APRIL 2024
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v13i1.615

Abstract

Latar belakang : COVID-19 ini di sebabkan oleh virus SARS-CoV-2 (Savere Acute Respiratory Syndrome CoronaVirus-2) menjadi peristiwa yang mengancam kesehatan masyarakat secara umum. Corona virus disease (COVID-19) adalah penyakit menular yang dapat ditularkan melalui kontak secara langsung dengan penderita yang ditularkan melalui air liur, droplet ataupun melalui udara yang buruk. Dalam pendemi COVID-19 akan menimbulkan kesehatan mental yang di perkirakan akan meningkat hari demi hari selama pendemi ini1. Menurut WHO, 2020 masalah kesehatan mental yang terjadi pada pandemi COVID-19 yaitu meningkatnya tingkat stres dan kecemasan.Tujuan   : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan kepala keluarga tentang covid 19 dengan kecemasan di Padukuhan Pugeran Kelurahan Maguwoharjo Kabupaten Sleman Yogyakarta.Metode  : Penelitin ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah kepala keluarga sebanyak 240 responden.Teknik sampling yang digunakan adalah Teknik proportionate stratified random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian adalah 71 responden.  Analisa data yang digunakan adalah uji statistik spearman rank.Hasil :Hasil penelitian yang dilakukan pada 71 responden didapatkan hasil yang berpengetahuan baik sebanyak 39 responden (54,9%) dan yang berpengetahuan cukup sebanyak 20 responden (28,2 %), yang berpengetahuan kurang sebanyak  12 responden (16,9%). Sedangkan tingkat kecemasan dalam kategori normal sebanyak 47 responden (66,2%) dan yang tingkat kecemasan berat sebanyak 2 responden (2,8%). Berdasarkan hasil uji statistik spearman rank didapat hasil terdapat hubungan yang   signifikan   antara   tingkat   pengetahuan   kepala keluarga tentang COVID 19 dengan kecemasan di Padukuhan Pugeraan Kelurahan Maguwoharjo Kabupaten Sleman Yogyakarta dengan nilai Signifikansi p = 0,005<0,05.Kesimpulan : Kesimpulannya semakin baik tingkat pengetahuan responden dalam penelitian ini tetapi semakin menurun tingkat kecemasan seseorang
Faktor risiko kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Imogiri I Bantul Yogyakarta Wulandari, Dewi Ariyani; Basuki, Prastiwi Putri; Sunaryo, Sunaryo
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia MIKKI VOLUME 13 NOMOR 1, APRIL 2024
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v13i1.684

Abstract

Salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) yang menjadi masalah kesehatan yang sangat serius saat ini adalah hipertensi yang disebut sebagai the silent killer. Hipertensi selalu masuk dalam 10 besar penyakit sekaligus 10 besar penyebab kematian di DIY selama beberapa tahun terakhir berdasarkan STP Puskesmas maupun STP RS. Berdasarkan hasil survey community di wilayah kerja Puskesmas Imogiri 1, ditemukan kasus hipertensi sebesar 21,5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Imogiri 1. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Imogiri 1, Bantul, Dareah Istimewa Yogyakarta. Sampel penelitian ini sebanyak 112 orang dan teknik pengambilan sampel dengan cara purpossive random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisa data menggunakan aplikasi pengolah data dengan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara usia (OR=7,77), status gizi (OR=4,985), dan riwayat hipertensi (OR=5,58) dengan kejadian hipertensi. Serta tidak ada hubungan antara perilaku merokok, konsumsi garam, aktivitas fisik, dan tingkat stress dengan kejadian hipertensi. Saran agar Puskesmas menambah program promotif seperti memberikan pendidikan kesehatan masyarakat dengan melakukan penyuluhan mengenai faktor risiko yang dapat meningkatkan kejadian hipetensi serta meningkatkan program preventif.

Page 1 of 1 | Total Record : 8