cover
Contact Name
Noorma Yunia
Contact Email
noormayunia@gmail.com
Phone
+6285280055655
Journal Mail Official
lppm.stailatansa@gmail.com
Editorial Address
Gedung STAI La Tansa Mashiro Jl. Soekarno Hatta, By pass, Rangkasbitung Tlp/Fax: +6252 207163/ 206794
Location
Kab. lebak,
Banten
INDONESIA
Jurnal Aksioma Ad Diniyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies
ISSN : 23376104     EISSN : 27213579     DOI : http://dx.doi.org/10.55171/jad.v9i2
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah ini dikelola Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI La Tansa Mashiro Rangkasbitung, Lebak, Banten. Jurnal ini merupakan perubahan dari Jurnal Al-Hadloroh (ISSN 2067-5606). Sejak Volume 1 Nomor 1 Maret 2013, sebagai terbitan perdana, berkala ini berganti nama menjadi Jurnal Aksioma Ad-Diniyah. Frekuensi terbit yakni dua kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan bulan Desember. Visi Aksioma ad-diniyyah menjadi jurnal terakreditasi dalam pendidikan agama islam. Dengan tujuan : (1) Membantu penyebaran informasi pendidikan agama islam. (2) Mendukung penelitian di bidang pendidikan agama islam. Fokus utama dalam jurnal ini adalah pada bidang pengajaran agama islam; pendidikan agama islam dan akhlak tasawuf.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2020)" : 5 Documents clear
UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN BUDAYA RELIGIUS DI SEKOLAH Aris Salman Alfarisi
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.758 KB) | DOI: 10.55171/jad.v8i1.411

Abstract

Perwujudan budaya religius di lingkungan sekolah merupakan keputusan  ideal,   dengan   cara   membiasaan   peserta   didik   dalam   melaksanakan  nilai-nilai keagamaan setiap hari. Untuk itu agar budaya religius tetap terlaksana, maka kepala sekolah selalu melakukan upaya peningkatkan internalisasi nilai-nilai agama agar peserta didik tumbuh menjadi anak yang taat terhadap ajaran agama islam. Penelitian tentang budaya religius ini dilakukan di SD Islam Al-Husna Rangkasbitung dengan tujuan (1) Untuk mengetahui upaya kepala sekolah dalam menngkatkan suasana religius dan (2) Untuk mengetahui suasana religius di SD Islam Al-Husna rangkasbitung. Dalam memilih metode penelitian, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian tindakan sekolah (PTS), artinya penelitian ini lebih fokus kepada upaya yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam meningkatkan budaya religius di SD Islam Al-Husna Rangkasbitung, namun sumber data yang lain diperlukan seperti dari bagian keagamaan, kurikulum, guru dan siswa. Setelah dilakukan penelitian, hasil menunjukkan (1) Peningkatan budaya religius yang dilakukan oleh kepala sekolah antara lain (a) Melakukan pembinaan bakat seperti dalam mengumandangkan adzan terhadap peserta didik dan mengadakan perlombaan adzan sewaktu-waktu (b) Melaksanakan latihan pengembangan pemahaman kalam Allah setiap seminggu sekali seperti melaksanakan istighosah atau seminar keagamaan dan memberikan pengajaran dan pemahaman mengenai al-quran dengan cara belajar tajwid dan pelatihan qori (c) Mewajibkan seluruh guru-guru untuk melaksanakan nilai-nilai keagamaan dengan tujuan sebagai pemberian keteladanan terhadap peserta didik. (2) Budaya Religius yang sudah dilaksanakan setiap harinya antara lain (a) membiasakan senyum, salam dan sapa ketika bertemu guru dan selalu senantiasa berbicara baik kepada siapapun serta membiasakan peserta didik untuk mengumandangkan adzan secara bergilir ketika hendak melaksanakan shalat berjamaah (b) Membiasakan untuk membaca kalam Allah setiap hari seperti membaca asmaul husna setiap pagi sebelum memulai pembelajaran dan setiap sore setelah shalat ashar berjamaah serta membaca al-quran dan hafalan surat-surat pendek (c) Mewajibkan kepada peserta didik untuk mematuhi segala peraturan yang telah ditetapkan oleh kepala sekolah dalam melaksanakan nilai- nilai keagamaan, seperti shalat berjamaah dan shalat dhuha
EKSISTENSI KIAI TERHADAP KEGIATAN KEAGAMAAN DI CIGOONG UTARA KECMATAN CIKULUR KAB. LEBAK Mumu Zainal Mutaqin
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.247 KB) | DOI: 10.55171/jad.v8i1.412

Abstract

Fenomena dan wacana kegiatan keagamaan di masyarakat memang sangat penting, sebab   masyarakat sangat membutuhkan bimbingan agama dalam kegiatan keagamaan yang kaffah.  Maka dari itu ketika di dalam suatu masyarakat itu terdapat Kiai, seorang kiai harus bisa membina masyarakat setempat serta  bisa mengadakan kegiatan yang dapat meningkatkan kesadaran keagamaan di masyarakat. Seperti kegiatan pengajian bersama masyarakat setempat. demi tercapainya masyarakat yang paham terhadap kegiatan keagamaan.Perumusan dalam penelitian ini adalah, (1). Bagaimana eksistensi Kiayi di Masyarakat Ciparanje Desa Cigoong Utara kec, Cikulur kab. lebak?, (2). Bagaimana kegiatan keagamaan  masyarakat di  Ciparanje Desa Cigoong Utara kec, Cikulur kab. lebak?, (3). Bagaimana upaya Kiai terhadap Masyarakat dalam Meningkatkan aktivitas Keagamaan  di Ciparanje Desa Cigoong Utara kec, Cikulur kab. Lebak? Sedangkan perumusan dalam penelitian ini adalah, (a). Untuk mengetahui eksistensi Kiai di Masyarakat Ciparanje Desa Cigoong Utara Cikulur Kab. Lebak. (b). Untuk mengetahui aktivitas keagamaan di masyarakat Ciparanje Desa Cigoong utara Cikulur Kab. Lebak. (c). Untuk mengetahui upaya Kiai terhadap Masyarakat dalam Meningkatkan aktivitas Keagamaan  di Ciparanje Desa Cigoong Utara kec, Cikulur kab. lebak.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan penedekatan kualitatif studi kasus. Kemudian dari data dan sumber data yang sudah diperoleh dengan menggunakan tekhnik observasi, pengamatan, wawancara, dan dokumentasi dianalisis secara mendalam dengan lebih mengedapankan materi kasus temuan. Selanjutnya dari materi temuan kasus yang ada diupayakan adanya solusi awal sebagai salah satu bentuk alternativ solusi dan dideskripsikan dengan uraian analisis statistika.            Hasil penelitiannya yang dapat diambil dari penelitian ini yaitu, (1) Pemahaman masyarakat akan pentingnya kegiatan keagamaan di masyarakat Ciparanje sebelum diadakannya kegiatan pengajian masih banyak yang tidak paham akan hal tersebut. (2) Upaya seorang kiai dalam meningkatkan kegiatan keagamaan di masyarakat Ciparanje desa Cigoong Utara Kec. Cikulur Kab. Lebak - Banten.
KONSEP PENDIDIKAN ISLAM DALAM AL-QUR’AN SURAT AL-BAQARAH AYAT 31-32 (STUDI KOMPARATIF DALAM TAFSIR IBNU KATSIR DAN TAFSIR AL-MISBAH) Mochmad Husen
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.628 KB) | DOI: 10.55171/jad.v8i1.413

Abstract

Penelitian ini dilatar-belakangi oleh berbagai permasalahan yang terkait dengan konsep pendidikan Islam yang harus terdapat adanya pembaharuan, kaitannya dengan terapan dalam pengajaran, pendidikan karakter dan karakter peserta didik. Hal ini perlu mendapatkan perhatian khusus, dimana hal tersebut kini terabaikan karena seiring berjalannya waktu guru sebagai pendidik bersikap acuh terhadap proses pengajaran dan pendidikan karakter. Sehingga mengajar dengan metode seadanya, tanpa adanya upaya menemukan metode baru yang lebih efektif. Atau sikap acuh lainnya adalah tidak peduli terhadap karakter peserta didik. Sehingga perlu kiranya penulis melakukan sebuah penelitian yang menyangkut permasalahan tersebut. Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pedoman pengajaran dalam konsep pendidikan Islam (2) untuk mengetahui keterkaitan metode pengajaran dengan sikap peserta didik (3) untuk mengetahui bagaimana konsep Pendidikan Islam dalam perspektif al-Qur’an Surat al-Baqarah ayat 31-32.Berdasarkan analisis penulis, dapat diketahui bahwa menurut tujuan Islam, konsep pendidikan harus lebih diperhatikan secara mendetail, yakni tentang konsep metode pengajaran yang harus selalu menemukan hal-hal baru dan sesuai dengan karakter peserta didik, metode pengajaran tersebut harus mempunyai dampak positif terhadap karakter peserta didik, sehinga ketika kedua hal tersebut dipadukan, maka akan terdapat konsep baru yang sesuai dengan konsep pendidikan Islam yang hakiki, dalam hal ini berkaitan dengan pembahasan tafsir Surat al-Baqarah ayat 31-32.Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dan termasuk kategori studi kepustakaan (library research), dengan sifat penelitian deskriptis-analitis. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, studi dokumentasi dan kajian pustaka. Selanjutnya, setelah data yang dibutuhkan terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis deduktif-induktif. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa materi ini sumber utamanya adalah Surat al-Baqarah ayat 31-32 dengan metode tafsir yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Tafsir muqaran dengan jalur perbandingan antara dua tafsir rujukan, yaitu Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir al-Mishbah.hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, konsep pendidikan Islam dalam perspektif al-Qur’an Surat al-Baqarah ayat 31-32 memberikan deskripsi sebagai bentuk pendidikan yang harus menemukan pembaharuan, utamanya dalam proses pengajaran dan penanaman sikap yang terpuji yang harus ada di dalam diri para peserta didik.
METODE PEMBELAJARAN DALAM PERSPEKTIF NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM Ujang Saefuddin Rosyid
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.242 KB) | DOI: 10.55171/jad.v8i1.414

Abstract

Metode pembelajaran merupakan cara yang digunakan pendidik untuk menyampaikan materi ajar kepada peserta didik. Penerapan metode pembelajaran yang tepat akan mewujudkan tercapainya tujuan suatu proses pembelajaran yang diharapkan. Sejatinya dalam metode pembel  ajaran sebagai guru manusia pun memiliki guru terbaik yakni Nabi Muhammad SAW, sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah SAW suri teladan yang baik. Dan hal yang terpenting bahwa tidak ada metode yang paling ideal, karena setiap metode mempunyai karakteristik, kelebihan, dan kelemahannya masing-masing, oleh karena itu dalam proses pembelajaran di lapangan, pendidiklah yang paling mengetahui metode mana yang sesuai dan tepat untuk diterapkan kepada peserta didiknya.Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui metode pembelajaran dalam perspektif Nabi Muhammad SAW. (2) Untuk mengetahui historisitas metode pembelajaran dalam perspektif Nabi Muhammad SAW. (3) Untuk mengtahui relevansi metode pembelajaran dalam perspektif Nabi Muhammad SAW dengan Pembelajaran Saat Ini.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode kualitatif kajian historis. Menjelaskan laporan tentang apa yang telah ditemukan oleh peneliti lain atau membahas masalah penelitian, yang meliputi, mencari, membaca, dan menelaah laporan-laporan penelitian dan bahan pustaka yang memuat teori-teori yang relevan dengan penelitian yang akan dilakukan.Hasil dari penelitian ini adalah (1) Metode pembelajaran dalam perspektif Nabi Muhammad SAW diantaranya  terdapat metode ceramah, metode diskusi, metode eksperimen, metode tanya jawab, metode demonstrasi, metode keteladanan, metode pembiasaan, metode mau’izhat dan nasihat, metode kisah, metode perumpamaan, metode hadiah dan hukuman, metode gradual, metode perbandingan, metode kinayat, dan metode menggunakan gambar. (2) Historisitas metode pembelajaran dalam perspektif Nabi SAW dalam menyampaikan materi ajar kepada sahabat atau peserta didiknya yang diantaranya tercatat dalam beberapa riwayat Hadits Nabi SAW, (3) Relevansi metode pembelajaran dalam perspektif Nabi SAW dengan pembelajaran saat ini yaitu umumnya metode saat ini didasari dengan metode pembelajaran yang bersumber Nabi SAW yang kemudian terdapat sedikit modifikasi dimasa sekarang. Sehingga dengan kepiawaian pendidik, metode yang diterapkan Nabi SAW dimasa lampau masih sangat relevan dipergunakan dalam konteks pembelajaran saat ini.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAK PERSPEKTIF IMAM BURHANUL ISLAM AZ-ZARNUJI DALAM KITAB TA’LIM MUTA’ALIM Amat Hidayat
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.758 KB) | DOI: 10.55171/jad.v8i1.415

Abstract

Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak adalah suatu sifat berharga dari sebuah proses menjadikan pribadi seseorang berperilaku santun dalam kehidupannya yang dapa tmembentuk karakter seseorang.Dalam setiap kesempatan kita perlu mempelajari tentang, bagaimana Nilai-NilaiPendidikan Akhlak dalam kitab Ta’lim Muta’alim Karya Imam Burhanul Islam Az-Zarnuji. Kitab Ta’lim Muta’alim yang ditulis oleh Az-Zarnuji ini berisi kajian tentang bagaimana seorang pelajar dan pengajar memahami pembelajaran yang sesuai dengan ketentuan Allah agar pembelajaran dapat mendapatkan ridha darinya.Maka dari itu peneliti melakukanpenelitian ini bermaksud untuk menjawab permasalahan : 1) bagaimana nilai-nilaipendidikan akhlak di dalam kitab Ta’lim Muta’alim karya Imam Burhanul Islam Az-Zarnuji 2) bagaimana relevansi pendidikan karakter dan akhlak dalam kitab Ta’lim Muta’alim karya Imam Burhanul Islam Az-Zarnuji. Permasalahan tersebut dibahas menggunakan pendekatan analisis deskriftif dengan jenis penelitianLibraryResearch sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif yang berupa kata-kata tertulis bukan angka. Dengan demikian,laporan penelitian ini akan berisi kutipan-kutipan data untuk memberikan gambaran laporan tersebut. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa :tujuan nilai-nilai pendidikan akhlak membentuk budi pekerti luhur, berkepribadian Islam, terpelihara hubungan yang baik antara manusia dengan Allah dan Rasulnya, dengan sesama manusia dan dengan makhluk yang lain sehingga dapat tercapai kebahagiaan di dunia dan akhirat.Sehingga manusia yang mempunyai akhlak akan selalu mencari ridho Allah SWT, oleh karena itu nilai-nilai pendidikan akhlak sangatlah penting untuk mendapatkan rahmat Allah, karena hanya dengan aklhaklah manusia dapat memanusiakan manusia..

Page 1 of 1 | Total Record : 5