cover
Contact Name
Noorma Yunia
Contact Email
noormayunia@gmail.com
Phone
+6285280055655
Journal Mail Official
lppm.stailatansa@gmail.com
Editorial Address
Gedung STAI La Tansa Mashiro Jl. Soekarno Hatta Bypass, Pasir jati, Rangkasbitung, Lebak, Banten, 42317
Location
Kab. lebak,
Banten
INDONESIA
JURNAL AKSIOMA AL-ASAS
ISSN : 27979253     EISSN : 27759881     DOI : http://dx.doi.org/10.55171/jaa
Jurnal Aksioma Al-Asas dikelola Program Studi S1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) STAI La Tansa Mashiro dan diterbitkan oleh LPPM STAI La Tansa Mashiro. Sejak Volume 1 Nomor 1 Juni 2020, sebagai terbitan perdana, berkala dengan Frekuensi terbit yakni dua kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan bulan Desember.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2021)" : 5 Documents clear
Perencanaan Dan Pelaksanaan Supervisi Pendidikan Serta Ugensinya Asrowi Asrowi
E-JURNAL AKSIOMA AL-ASAS Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.388 KB) | DOI: 10.55171/jaa.v2i1.602

Abstract

Pendidikan yang merupakan sistem kerja yang harus saling terkait antara komponen yang satu dengan lainnya. Bila selama ini guru selalu menjadi sorotan sekaligus ujung tombak pelaksanaan pendidikan di berbagai jenjang, sebenarnya masih ada komponen lain yang harus diberdayakan dalam aplikasi pendidikan di lapis bawah yaitu peran kepala sekolah. Kinerja guru dalam mengabdikan dirinya sebagai pemecahannya, sehingga tidaklah mengherankan jika hampir setiap bangsa telah menempatkan masalah pendidikan dalam suatu tempat yang utama.Namun demikian, upaya untuk melaksanakan pencapaiannya yakni mencapai tujuan pendidikan yang dikehendaki, hal itu harus diikuti dengan prinsip-prinsip yang telah dikembangkan serta teruji kebenarannya sehingga prinsip-prinsip itupun kiranya akan mendasari pemecahan masalah baik dalam hal kebijakannya yang akan tercermin dalam perencanaan pendidikan atau dalam perencanaan kurikulum maupun dalam hal-hal yang lebih operasional, yang dapat kita tinjau di sekolah atau di kelas sebagai lembaga yang melaksanakan pendidikan secara formal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu bentuk penelitian pada kondisi alamiah, di mana hasil penelitian adalah hasil serapan dari fakta-fakta lapangan, tanpa manipulasi. Karena bersifat deskriptif, maka temuan-temuan penelitian ini akan dikonsultasikan dengan teori-teori, hasil riset terdahulu, ataupun generalisasi-generalisasi.Supervisi merupakan pengamatan secara langsung dan berkala oleh atasan terhadap pekerjaan yang dilaksanakan oleh bawahan untuk kemudian apabila ditemukan masalah, segera diberikan petunjuk atau bantuan yang bersifat langsung guna mengatasinya. Supervisi sering diartikan sebagai bantuan yang diberikan untuk memperbaiki situasi belajar mengajar yang lebih baik. supervisi pendidikan perlu untuk dilakukan karena pada dasarnya supervisi pendidikan dilakukan untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada guru agar dapat menemukan jalan keluar dalam menghadapi permasalahan-permasalahan diatas secara mandiri, sehingga dapat berimplikasi juga terhadap peningkatan prestasi kerjanya. Supervisi pendidikan memiliki fungsi utama yaitu ditujukan pada perbaikan dan peningkatan kualitas pengajaran. Dalam melaksanakan tugasnya seorang supervisor harus berpegang pada prinsip-prinsip yang kokoh demi  kesuksesan tugasnya.Kata kunci : Supervisi, Pendidikan dan Urgensi
Pengaruh Alat Permainan Edukatif Dan Kepercayaan Diri Terhadap Pengetahuan Matematika Awal (Penelitian Eksperimen Pada Anak Kelompok B Di Taman Kanak-Kanak Kabupaten Pandeglang) Desri Yanti
E-JURNAL AKSIOMA AL-ASAS Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.801 KB) | DOI: 10.55171/jaa.v2i1.603

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh alat permainan edukatif dan kepercayaan diri terhadap pengetahuan matematika awal anak-anak kelompok B taman kanak-kanak (5-6 tahun). Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental dengan desain treatment by level 2x2. Sampel penelitian ini adalah 120 siswa. Prosedur pengumpulan data menggunakan teknik stratified multistage cluster random sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan anava dua arah. Hasil penelitian ini adalah: (1) pengetahuan matematika awal anak-anak yang diberikan ape maze memiliki pengaruh yang lebih tinggi daripada yang bermain ape puzzle (fhitung = 14,50 > ftabel = 3,97);  (2) ada efek interaksi antara anak-anak yang diberikan ape dan kepercayaan diri terhadap pengetahuan mereka tentang matematika awal (fhitung = 14,50 > ftabel = 3,97); (3) pengetahuan matematika awal anak-anak yang memiliki kepercayaan diri tinggi yang diberikan ape maze memiliki pengaruh skor yang lebih tinggi daripada anak-anak yang diberikan ape puzzle (qhitunga1b1-a2b1 = 6,44 > qtabel = 3,74); dan (4) pengetahuan matematika awal anak-anak yang memiliki kepercayan diri rendah yang diberikan ape puzzle memiliki pengaruh skor yang lebih tinggi daripada anak-anak yang diberikan ape maze (qhitung a1b2-a2b2 = 0,95< qtabel = 3,74).Kata kunci: Alat Permainan Edukatif, Kepercayaan Diri, Matematika Awal
Motivasi Anak Usia Dini Dalam Mengikuti Kegiatan Subuh Mengaji Lita Kurnia; Robiatul Adawiyah; Aas Asroriya
E-JURNAL AKSIOMA AL-ASAS Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.411 KB) | DOI: 10.55171/jaa.v2i1.604

Abstract

Penelitian mengenai kegiatan subuh mengaji di latar belakangi oleh adanya kegiatan subuh mengaji yang dilakukan oleh santri pondok pesantren salafi di desa Jagabaya, Lebak- Banten, orang tua atau warga sekitar yang mendukung adanya kegiatan subuh mengaji yang di lakukan di desa Jagabaya, Lebak-Banten, keikutsertaan anak usia dini dalam kegiatan subuh mengaji karena ajakan saudaranya yang ikut serta dalam kegiatan subuh mengaji tersebut, serta kegiatan subuh mengaji dilakukan sebagai upaya menekan pada kegiatan negatif remaja dan menumbuhkan kegiatan positif yang bernilai ibadah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Pemerolehan data dalam penilitian ini menggunakan teknik wawancara. Observasi yang difokuskan pada faktor keikutsertaan anak usia dini dalam mengikuti subuh mengaji. Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan dalam penelitian ini, bahwa motivasi anak usia dini dalam mengikuti kegiatan subuh mengaji di Desa Jagabaya, Lebak-Banten lebih didapatkan dari motivasi eksternal, yaitu dukungan orang tua atau pengaruh keluarga, pengaruh lingkungan serta pendekatan dan penerimaan/sikap terbuka yang baik dari pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hijrah yang memberikan kepercayaan kepada warga sekitar Desa Jagabaya untuk dijadikan tempat mempelajari ilmu agama Islam bagi pemuda atau usia sekolah di pondok tersebut.Kata kunci: Motivasi, Anak Usia, dan Subuh Mengaji
Problematika Orang Tua Dalam Mendampingi Anak Belajar Di Rumah Pada Masa Pandemi Covid-19 (Penelitian Studi Kasus Di Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak Siti Erma Maemunah
E-JURNAL AKSIOMA AL-ASAS Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.607 KB) | DOI: 10.55171/jaa.v2i1.599

Abstract

Adanya pandemi covid-19 mengharuskan anak untuk belajar di rumah. Seluruh kegiatan belajar siswa dilaksanakan di rumah dengan bimbingan dari orang tua. Sehingga peranan orang tua dalam mendidik anak berada pada urutan pertama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kendala yang dihadapi orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah dan mendeskripsikan permasalahan secara umum tentang pendidikan anak usia dini ketika belajar dari rumah di Kampung Pasir Kadu Desa Tambakbaya selama pandemic covid-19. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa kendala yang dihadapi orang tua dalam mendampingi anak ketika belajar di rumah yaitu belum semua orang tua bersedia dan mampu mendampingi anak  belajar di rumah karena ada tanggung jawab yang lain seperti urusan kerja, urusan rumah dan sebagainya, penambahan biaya kouta internet, kurang memahami materi anak, dan tidak menggunakan metode yang bervariasi Ketika belajar. Permasalahan tentang pendidikan anak usia dini ketika belajar di rumah yaitu peserta didik mengalami kesulitan untuk konsentrasi dalam belajar dari rumah dan mengeluhkan banyaknya penugasan dari pendidik serta meningkatnya rasa stress dan jenuh akibat isolasi di rumah secara berkelanjutan sehingga berpotensi menimbulkan rasa  cemas dan depresi bagi anak, akses ke sumber belajar baik disebabkan karena masalah jangkauan listrik atau internet, maupun dana untuk aksesnya.Kata Kunci: Mendampingi Anak Belajar Di Rumah, Problematika Orang Tua
Efektivitas Pembelajaran Madrasah Diniyah Awaliyah Di Masa Pendemi Covid-19 (Penelitian Studi Kasus di Madrasah Diniyah Al-Khaeriyah Kopo Serang-Banten) Iwan Setiawan; Asrowi Asrowi
E-JURNAL AKSIOMA AL-ASAS Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.391 KB) | DOI: 10.55171/jaa.v2i1.600

Abstract

Kurangnya dorongan dari orang tua, kurangnya minat siswa untuk belajar, aturan untuk mematuhi protokol kesehatan, berkurangnya sumberdaya manusia (SDM)/berkurangnya jumlahsiswa,dan kepedulian orang tua yang berlebihan terhadap anak akibat Covid-19 yang menyebabkan pembelajaran di Madrasah Diniyah Al-Khaeriyah tidak efektif. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Tujuan penelitian dengan metode ini adalah secara khusus untuk menjelaskan dan memahami objek yang diteliti secara khusus sebagai suatu kasus. Hasil penelitian efektivitas pembelajaran di Madrasah Diniya Al-Khaeriyah Kopo-Serang menunjukkan bahwa efektivitas pembelajaran di Madrasah Diniyah Awaliyah mengalami penurunan yang signifikan selama masa pandemi Covid-19. Hal ini dikarenakan kurangnya dorongan dari orang tua, serta sulitnya mendapatkan izin dari masing-masing orang tua, akibat kekhawatiran yang berlebihan terhadap kesehatan anak dengan virus covid-19. Orang tua khawatir tentang keselamatan anak-anak mereka ketika mereka berada di luar rumah.Kata Kunci : Belajar dan Madrasah

Page 1 of 1 | Total Record : 5