cover
Contact Name
Zul Anwar
Contact Email
zulanwar17@gmail.com
Phone
+62817259116
Journal Mail Official
mandalikaindo@gmail.com
Editorial Address
Jalan Candi Pawon No. 7, Getap Barata, Kel. Cakranegara Selatan Baru, Kec. Cakranegara, Kota Mataram, NTB. 83238 Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Teaching and Learning Journal of Mandalika (Teacher)
ISSN : -     EISSN : 27219666     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Teaching and Learning Journal of Mandalika (Teacher) focuses on teaching and learning studies. Published twice a year in April and October.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2021)" : 7 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IX PADA MATA PELAJARAN IPS Muhammad Husnan
TEACHING AND LEARNING JOURNAL OF MANDALIKA (TEACHER) e- ISSN 2721-9666 Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : INSTITUT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN MANDALIKA INDONESIA (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan partisipasi dan hasil belajar IPS pada siswa kelas XI-A SMP Negeri 3 Masbagik semester ganjil tahun akademik 2019/2020. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dan setiap akhir siklus dilaksanakan evaluasi hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi aktivitas siswa, lembar evaluasi hasil belajar siswa, dokumentasi. Hasil penelitian menggambarkan penggunaan model pembelajaran make a match dapat meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa kelas XI-A pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Pada pertemuan pertama siklus I, rata-rata persentase sub indikator aktivitas siswa sebesar 3,19 (katagori cukup aktif), meningkat pada pertemuan kedua menjadi 3,46 (katagori cukup aktif). Pada pertemuan pertama siklus II, meningkat menjadi 3,72 (katagori aktif) dan kembali meningkat pada pertemuan kedua menjadi 3,92 (katagori aktif). Rata-rata sub indikator aktivitas siswa pada siklus I mencapai 3,33 dan meningkat pada siklus II menjadi 3,82 Peningkatan rata-rata sub indikator siklus I ke siklus II adalah 0,49 diikuti dengan peningkatan hasil belajar siswa dilihat dari kenaikan persentase jumlah siswa yang mencapai KKM sebanyak minimal 85 % dari jumlah total siswa (26 Orang). Dari hasil pre-test, hanya 8 siswa atau 31% yang mencapai KKM. Pada siklus I jumlah siswa yang telah mencapai KKM meningkat menjadi 16 siswa atau 62%. Dan pada siklus II, meningkat menjadi 25 siswa atau sebanyak 96 %.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATERI AKSARA MURDA MELALUI PEMANFAATAN LAGU ANAK Novita Aprilianti
TEACHING AND LEARNING JOURNAL OF MANDALIKA (TEACHER) e- ISSN 2721-9666 Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : INSTITUT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN MANDALIKA INDONESIA (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari kesulitan belajar siwa pada materi aksara murda yang berdampak pada hasil belajar di bawah kriteria ketuntasan minimal membuat peneliti berupaya bagaimana supaya para siswa mengalami peningkatan hasil belajar. Pemanfaatan lagu adalah salah satu solusinya karena untuk menghafalkan huruf murda yang tidak mudah. Dari permasalahan tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: mengetahui aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran aksara murda melalui pemanfaatan lagu anak siswa kelas VIII-A SMPN 44 Surabaya semester genap tahun pelajaran 2017/2018, Mendeskripsikan hasil peningkatan belajar aksara murda melalui pemanfaatan lagu anak siswa kelas VIII-A SMPN 44 Surabaya semester genap tahun pelajaran 2017/2018. Untuk mencapai tujuan penelitian ini, maka proses penelitian ini dilaksanakan dalam empat tahapan, yakni: Perencanaan (planning), meliputi; penyusunan proposal penelitian, konsultasi kepada kepala sekolah, Pelaksanaan (acting), yakni pelaksanaan Proses Belajar Mengajar dengan memanfaatkan lagu dalam materi aksara murda, Pengamatan (observasi), pada tahapan ini guru sebagai peneliti mengadakan pengamatan secara seksama (Tahapan ini pelaksanaannya bersamaan dengan tahapan pelaksanaan), Refleksi ( reflecting ), guru sebagai peneliti mengevaluasi pelaksanaan tindakan. Hasil evalusi dijadikan dasar untuk perbaikan kualitas tindakan pada siklus berikutnya. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 44 Surabaya yang beralamat di Jalan Sidodadi, dan sebagai subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-A. Jadi penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data pengamatan atau observasi. Hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif, yaitu sebuah metode analisis data yang mendeskripsikan sifat-sifat sampel atau populasi. Kemudian dijadikan dasar dalam penyusunan kesimpulan dan rekomendasi penelitian. Pembelajaran melalui pemanfaatan lagu anak pada materi aksara murda dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I 53%, siklus II 88%.
PENERAPAN METODE MIND MAPPING BERBASIS MASALAH PADA MATERI IPS SEKOLAH DASAR: PENERAPAN METODE MIND MAPPING BERBASIS MASALAH PADA MATERI IPS SEKOLAH DASAR Nur Hasanah dan Sucahyo Mas’an Al Wahid
TEACHING AND LEARNING JOURNAL OF MANDALIKA (TEACHER) e- ISSN 2721-9666 Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : INSTITUT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN MANDALIKA INDONESIA (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses mengajar bukanlah kegiatan memindahkan pengetahuan dari guru kepada siswa, tetapi suatu kegiatan yang memungkinkan siswa merekonstruksi sendiri pengetahuannya sehingga mampu menggunakan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Maka dalam proses pembelajaran guru dituntut untuk inovatif, kreatif, adaptif, dan berperan sebagai fasilitator yang bertugas memberikan kemudahan belajar kepada peserta didik serta memberikan pembelajaran yang menyenangkan, bermakna baik di dalam kelas dan lingkungan pembelajaran.pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah dilengkapi teknik mind mapping dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik. Metode pelaksanaan kegiatan yang perlu dilakukan dalam merancang pelaksanaan penelitian tindakan kelas, diantaranya: (1) menentukan model-model dan pola penelitian tindakan kelas yang akan digunakan, (2) menyusun desain dan langkah-langkah tindakan yang akan dilakukan sesuai dengan fokus masalah dan hipotesis penelitian, (3) mengidentifikasi berbagai komponen yang diperlukan untuk kelancaran pelaksanaan penelitian tindakan kelas, dan (4) mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk tindakan yang akan dilaksanakan. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi yang dinarasikan dalam bentuk tabel dan gambar. Hasil belajar kognitif peserta didik kelas V SD Negeri 019 Tarakan pada pembelajaran IPS materi aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan potensi lainnya di daerah meningkat cukup signifikan. Peningkatan ini dapat dilihat dari persentase ketuntasan belajar klasikal pada siklus I sebesar 74,07% meningkat di siklus II sebesar 88,89% berdasarkan nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang telah ditetapkan.
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN ADOBE ILLUSTRATOR BERBASIS TUTORIAL KREATIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PRAKARYA Wisnu Putra Wijaya, Hadi Gunawan Sakti
TEACHING AND LEARNING JOURNAL OF MANDALIKA (TEACHER) e- ISSN 2721-9666 Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : INSTITUT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN MANDALIKA INDONESIA (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang terjadi di lapangan yaitu kreativitas belajar siswa masih rendah dikarenakan media yang dipakai kurang bervariasi, penjelasan yang bersifat monoton, dan kurang interaktif dari guru, sehingga mengakibatkan siswa kurang memperhatikan pelajaran yang disampaikan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah Ada Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Adobe Illustrator Berbasis Tutorial Terhadap Kreativitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Prakarya Kelas VIII Di SMPN 4 Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Adobe Illustrator Berbasis Tutorial Terhadap Kreativitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Prakarya Kelas VIII Di SMPN 4 Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik dengan rumus t-test. Hasil uji t-test menunjukkan nilai t-hitung sebesar 3,750, maka berdasarkan taraf signifikansi 5% dan d.b = 22, besarnya angka batas penolakan hipotesis nihil (Ho) yang dinyatakan dalam t-tabel adalah 2,074 yang menunjukkan bahwa nilai t-hitung lebih besar dari pada nilai t-tabel (3,750 > 2,074). Karena t-hitung lebih besar dari t-tabel. Hal ini berarti hipotesis nihil (Ho) yang diajukan ditolak dan sebaliknya hipotesis alternatif (Ha) yang diajukan diterima, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa: Ada Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Adobe Illustrator Berbasis Tutorial Terhadap Kreativitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Prakarya Kelas VIII Di SMPN 4 Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini “signifikan
KEGIATAN BELAJAR DARING MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS XI ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DI SMA NEGERI I SUNGAILIAT Zuhdi Hadiono
TEACHING AND LEARNING JOURNAL OF MANDALIKA (TEACHER) e- ISSN 2721-9666 Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : INSTITUT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN MANDALIKA INDONESIA (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kunci dari keberhasilan pada era penyesuaian diri mampu membangun kerjasama yang baik antara peserta didik, pendidikan dan orang tua siswa. Penyiapan diri membangun generasi penghuni masa depan yang memiliki dua sisi dunia dan saling berbeda, disalah satu kakinya mampu memanfaatkan potensi untuk memberikan keunggulan dan disisi lain mampu bersaingan dengan memanfaatkan teknologi digital. Untuk memasuki masa depan dengan persfektif yang berbeda penting perbaikan maupun penyegaran. Hadirnya pembelajaran daring yang dilakukan tanpa tatap muka , tetapi melalui platform virtual yang tersedia. Penyampaian materi pelajaran didistribusikan secara online, dengan komunikasi secara online dan tes juga secara online. Hadirnya keterampilan lulusan di abad 21,mampu berpikir kritis, memiliki kompetensi dalam pemecahan masalah, inovatif dan kreatif, berkompetensi dalam teknologi informasi, berkomunikasi, menggunakan kecerdasan buatan dan menguasai multi bahasa mesin elektronik. Penguatan diri membangun kemampuan pada kecakapan baru yang lebih implikasi berkorelasi dengan teknologi digital. Munculnya persaingan pada aktivitas penyesuaian kehidupan baru sangat berpotensi lahirnya kecakapan yang lebih tinggi, menjangkau kepada kesiapan diri untuk bersaingan dengan meningkatkan keterampilan hidup. Kesiapan literasi digital dalam konsep merdeka belajar di kegiatanya mampu mengakomodir dan melibatkan berbagai macam aspek kecakapan serta potensi dari keterampilan kognisi, lingkungan ligusitik digital dan kecakapan bermedia membangun koneksi untuk memberikan layanan bagi semua. Mengasah keterampilan diri atas otonomi akan focus mengenal atau menggunakan pada kecakapan high literacy atau membaca dengan menggunakan petunjuk yang tertera pada media untuk memberikan keterampilan tingkat tinggi sejalan dengan perkembangan kecakapan digital serta sosial. Kesiapan mental untuk menantang kondisi yang terjadi (challenge mindset) merupakan bagian dari tatacara memperkuat mentalitas menghadapi kesulitan, keterkungkungan, ketidak stabilan dan keterbatasan. Hadirnya kecakapan intensional menggali informasi yang dimiliki ketika tertantang oleh suatu pembahasan yang lebih tinggi, lebih rinci serta implikatif. Berdampak memiliki ketajaman daya nalar dalam mengelola masa depan untuk secepatkan merealisasi harapan menuju era baru akan lebih baik serta mampu diangkat dalam memperkuat kemampuan akademik dengan mencapai prestasi tinggi. Kesiapan diri, pada kemampuan program aplikasi, ketersedian sarana prasarana, kesiapan kuota internet, adanya jaringan serta kemampuan teknis lainya akan memberikan banyak pengaruh walaupun saling bersinergi satu sama lainya.
CRITICAL REVIEW ARTIKEL :“INTERACTIVE DOCUMENTARY ON PERSPECTIVE OF NEW MEDIA” Zul Anwar dan Hastuti Diah Ikawati
TEACHING AND LEARNING JOURNAL OF MANDALIKA (TEACHER) e- ISSN 2721-9666 Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : INSTITUT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN MANDALIKA INDONESIA (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan utama dari film dokumenter linear adalah gambar bergerak dan begitu juga untuk film dokumenter interaktif. Dokumenter dibuat dari gambar dan penggabungan media lain. Pembuat film dokumenter interaktif telah menggunakan gambar diam serta gambar bergerak. Layar, dokumenter interaktif harus selalu mengejar pendekatan layar penuh demi interaktifitas atau keterlibatan penggunanya. Audio juga termasuk elemen kunci dari dokumenter interaktif karena akan mendukung fleksibilitas dan meberikan sifat menarik. Fitur dari dokumenter interaktif terletak pada interface yang bergerak dan navigasinya. Sampai saat ini, empat mode utama interaktivitas telah digunakan dalam dokumenter interaktif yaitu : hypertext, percakapan, pengalaman dan partisipatif. Mode ini diadopsi dari bagaimana interaksi antara manusia dengan komputer.
PENDEKATAN PEMBELAJARAN TERPADU TIPE INTEGRATE DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMAN 1 MONTONG GADING Nahrul Hayat
TEACHING AND LEARNING JOURNAL OF MANDALIKA (TEACHER) e- ISSN 2721-9666 Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : INSTITUT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN MANDALIKA INDONESIA (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari hasil analisis ulangan harian yang dilakukan peneliti, peserta didik kurang menguasai konsep secara fisis tentang besaran-besaran pada materi hukum Newton tentang gravitasi dan kebanyakan peserta didik tidak mampu menuntaskan soal karena terkendala proses matematika yang kurang mereka pahami khususnya perpangkatan (eksponensial), peneliti mendapatkan banyak kendala dalam proses pembelajaran khususnya dalam operasi matematika karena peserta didik pada kelas X belum banyak memiliki pengalaman matematika yang berarti jika dibandingkan dengan ketika materi tersebut ada pada kelas XI semester genap. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dibutuhkan sebuah model pembelajaran yang dapat membantu peserta didik agar mampu menyelesaikan persoalan-persoalan fisika khususnya pada materi hukum Newton tentang gravitasi agar hasil belajar peserta didik dapat meningkat. Salah satunya adalah menggunakan model pembelajaran terpadu. Model pembelajaran terpadu yang digunakan adalah model pembelajaran terpadu tipe integrate yakni model pembelajaran yang menggunakan pendekatan antar bidang studi. Model ini diusahakan dengan cara menggabungkan bidang studi dengan menetapkan prioritas kurikuler dan menemukan konsep dan sikap yang saling tumpang tindih di dalam beberapa bidang studi. Oleh karena itu penulis ingin mengetahui bagaimana peningkatan hasil belajar peserta didik melalui penyelesaian soal-soal fisika menggunakan model pembelajaran terpadu tipe integrate pada materi Hukum Newton Tentang Gravitasi di Kelas X MIPA 1 SMAN 1 Montong Gading. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana peningkatan prestasi belajar peserta didk SMAN 1 Montong Gading kelas X MIPA 1 pada materi Hukum Newton tentang gravitasi melalui pendekatan pembelajaran terpadu tipe integrate? tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar peserta didik di SMAN 1 Montong Gading kelas X MIPA 1 tahun pelajaran 2018/2019 pada materi Hukum Newton tentang gravitasi melalui pendekatan pembelajaran terpadu tipe integrate. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang diterapkan pada Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek Penelitian ini adalah Peserta didik kelas X MIPA 1 SMAN 1 Montong Gading semester genap tahun pelajaran 2018/2019 sebanyak 32 orang. Waktu dan tempat penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2018/2019 di SMAN 1 Montong Gading Kabupaten Lombok Timur. Penentuan waktu penelitian mengacu pada kalender akademik sekolah. Dalam penelitian tindakan kelas ini, peneliti menggunakan model yang terdiri dari tiga siklus, diamana setiap siklusnya terdiri dari 2 sampai 3 kali pertemuan. Adapun setiap siklusnya terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan (plan), pelaksanaan (act), pengamatan (observe), dan refleksi (reflect). Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan lembar tes. Teknik analisis data menggunakan Analisis data observasi aktivitas guru dan peserta didik dan indikator keberhasilan menggunakan mean dan ketuntasan belajar. Dari hasil penelitian dapat ditarik simpulan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran terpadu tipe integrate dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada peserta didik kelas X MIPA 1 di SMAN 1 Montong Gading tahun pelajaran 2018/2019 dengan hasil peningkatan hasil belajar siklus I sebesar 46,87%, siklus II sebesar 78,13% dan siklus III sebesar 87,50% dengan kontrol aktivitas peserta didik pada siklus I berada pada kategori kurang, sikus II pada kategori baik dan siklus III berada pada kategori baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 7