cover
Contact Name
Hadi Nugroho, SKM.,M.Epid
Contact Email
journal.imcbintaro@gmail.com
Phone
+628980385758
Journal Mail Official
journal.imcbintaro@gmail.com
Editorial Address
Komplek RS. IMC Bintaro Jaya Sektor 9, Jalan Raya Jombang No.56, Ciputat - Kota Tangerang Selatan, Banten 12453
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro
ISSN : 24606960     EISSN : 27752410     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro merupakan jurnal ilmiah yang menyajikan artikel tentang pengetahuan dan informasi riset dan pengembangan terkini yang berhubungan dengan kesehatan, keperawatan, kebidanan, perumahsakitan, dan farmasi. Jurnal ini merupakan sarana publikasi dan ajang berbagi karya riset dan pengembangan dari civitas akademika STIKes IMC Bintaro dan pihak-pihak lain di bidang pelayanan kesehatan. Pemuatan artikel di jurnal ini dialamatkan ke kantor editor. Informasi lengkap untuk pemuatan artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi mitra bestari dan atau editor. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun.
Articles 202 Documents
GAMBARAN PEMBERIAN EDUKASI PERAWAT DALAM DISCHARGE PLANNING DAN KEPATUHAN KONTROL PASIEN DIABETES MELITUS PASCA RAWAT DI RS GRHA KEDOYA JAKARTA BARAT TAHUN 2023 Mawar Jingga; Hutasoit, Mey Lis Ceriyah; Mira Suminar; Hutasoit, Mey Lys Ceryah
Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Stikes IMC Bintaro
Publisher : STIKes IMC Bintaro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63448/1z2nd436

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus adalah penyakit metabolik kronis yang terjadi akibat gangguan produksi insulin oleh pankreas. Penyakit ini memerlukan pengelolaan yang baik, termasuk edukasi kesehatan dari perawat dalam discharge planning untuk meningkatkan kepatuhan pasien terhadap kontrol pasca rawat. Edukasi yang diberikan diharapkan dapat membantu pasien dalam perawatan mandiri dan mencegah komplikasi. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengaruh pemberian edukasi perawat dalam discharge planning terhadap kepatuhan kontrol pasca rawat pasien Diabetes Melitus di RS Grha Kedoya Jakarta Barat tahun 2023. Metodelogi penelitian: Penelitian ini menggunakan metode Quota Sampling dengan teknik analisis Chi-square untuk melihat hubungan antara edukasi perawat dalam discharge planning dan kepatuhan kontrol pasca rawat pasien Diabetes Melitus. Hasil penelitian: Mayoritas responden berusia 46–55 tahun (42,3%) dan laki-laki (57,6%). Sebelum edukasi, 71,2% memiliki pemahaman kurang optimal, dan kepatuhan kontrol pasca rawat hanya 57,6%. Setelah edukasi, pemahaman meningkat menjadi 84,7%, dan kepatuhan menjadi 76,3%. Hasil uji Chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara edukasi perawat dalam discharge planning dengan peningkatan kepatuhan kontrol pasca rawat. Kesimpulan dan saran: Edukasi dalam discharge planning berperan dalam meningkatkan kepatuhan pasien terhadap kontrol kesehatan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perawat dalam meningkatkan keterampilan edukasi guna mendorong pasien untuk melakukan kontrol kesehatan secara rutin.
HUBUNGAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI DENGAN TERJADINYAKARIES GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH KELAS 3 DI SDITAL-IKHWANIYAH PONDOK AREN TANGERANG SELATAN TAHUN 2024 Aisya Putri Magrifa; Heni Purwanti; Beata Rivani; Purwanti, Heni
Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Stikes IMC Bintaro
Publisher : STIKes IMC Bintaro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63448/byk1hj63

Abstract

Latar Belakang: Karies gigi dapat mengganggu aktivitas anak, menyebabkan rasa tidaknyaman, nyeri, infeksi, gangguan makan, dan gangguan tidur. Kondisi ini dapat berujung padaperawatan inap jika tidak ditangani, serta berdampak pada kehadiran dan proses pembelajaran disekolah.. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antarakebiasaan menggosok gigi dengan kejadian karies gigi pada anak usia sekolah di SDITAl-Ikhwaniyah. Metodelogi Penelitian: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengandesain cross-sectional, melibatkan 76 responden melalui teknik total sampling. Hasil Penelitian:Penelitian menunjukkan bahwa 50% responden dengan kebiasaan menggosok gigi burukmengalami karies gigi, sementara 7,9% tidak mengalami karies. Uji chi-square menunjukkannilai p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara kebiasaanmenggosok gigi dengan karies gigi. Anak dengan kebiasaan buruk memiliki risiko 5,58 kalilebih besar terkena karies. Simpulan Terdapat hubungan signifikan antara kebiasaan menggosokgigi dengan kejadian karies gigi pada anak usia sekolah. Kebiasaan menggosok gigi yang burukmeningkatkan risiko karies gigi, yang dapat berdampak pada kesehatan dan aktivitas anak.Saran: anak anak perlu rutin menggosok gigi dua kali dalam sehari dengan tehnik yang benar.Orangtua dan guru harus mengawasi serta memberikan edukasi tentang kesehatan gigi. Sertapemeriksaan gigi setiap enam bulan sekali dianjurkan untuk pencegahan karies.