cover
Contact Name
Bangun I R Harsritanto
Contact Email
bangunirh@arsitektur.undip.ac.id
Phone
+6281229999446
Journal Mail Official
jpps@arsitektur.undip.ac.id
Editorial Address
architecture campuss, faculty of engineering, Universitas Diponegoro, Jl Prof Soedarto SH, Tembalang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Poster Pirata Syandana
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 27156397     DOI : -
Jurnal Poster Pirata Syandana (ISSN : 2715-6397)is an architecture poster journal publication in colaboration of Department of Architecture in Engineering Faculty at Diponegoro University with TA committee. Jurnal Poster Pirata Syandana is a scientific publication and communication media of design methods architecture design, human settlement, building construction, history of architecture, environmental design and building sciences. architecture education material and behaviour in architecture
Articles 940 Documents
STASIUN KERETA CEPAT DAN HOTEL BINTANG TIGA DI KAWASAN TOD HALIM - JAKARTA THOMAS WIWANDAKA PEPE
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 152 (juni 2021)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi Kota Jakarta menjadi peluang bagi masyarakat untuk mencari pekerjaan di ibukota. Dilansir dari info grafis validnews.id, setiap harinya kota Jakarta menerima 1,2 juta penduduk yang bermigrasi sirkuler (komuter) dari kota di sekitarnya. Salah satunya adalah kota Bandung. Waktu tempuh yang dibutuhkan moda transportasi eksisting berkisar 3-4 jam. Dengan tingginya intensitas komuter antar kota Jakarta-Bandung memunculkan kebutuhan akan transportasi publik yang lebih efisien. Maka dari itu pemerintah Indonesia bekerja sama dengan pemerintah RRC menggagas Proyek Infrastruktur Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang merupakan salah satu proyek strategis nasional untuk menghubungkan Provinsi DKI Jakarta – Provinsi Jawa Barat melalui moda transportasi baru yakni Kereta Cepat. Proyek dengan panjang jalur 42.3 KM dimulai konstruksinya pada tahun 2017 ini memberikan solusi dengan memotong waktu perjalanan komuter dari dua kota besar tersebut dengan waktu 30-40 menit saja. Proyek ini juga membangun kawasan Pengembangan Berorientasi Transit di keempat pemberhentian kereta yakni Stasiun Halim, Karawang, Walini Raya, dan Talaga Luar. Berdasarkan masterplan Kawasan TOD Halim terdiri dari berbagai bangunan transportasi dan komersial. Stasiun Halim merupakan stasiun akhir sebagai “ruang perantara antara kota” dengan akses intermoda transportasi publik kota Jakarta lainnya. Keberadaan bangunan komersial melengkapi daya tarik kawasan. Salah satunya adalah bangunan hotel yang dapat mengakomodasi kebutuhan istirahat-rekreasi para komuter ataupun masyarakat yang berkunjung ke kawasan. Maka dari itu diperlukan perancangan dan perancangan di kawasan TOD Halim untuk mengintegrasikan antar fungsi bangunan dengan harapan dapat menjadi simpul perekonomian baru di Kota Jakarta.
APARTEMEN BIOFILIK DI KAWASAN INTERMODA BSD MUTIARA AFIFAH RABBANI
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 152 (juni 2021)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan sensus penduduk tahun 2020, Banten menjadi provinsi urutan ke-5 dalam tingkat populasi penduduk, sedangkan kabupaten Tangerang menjadi wilayah Kabupaten/Kota dengan urutan ke-4 penduduk tertinggi di Indonesia. Apartemen sebagai salah satu hunian vertikal menjadi daya tarik tersendiri di tengah kepadatan penduduk. Beberapa faktor  yang menyebabkan apartemen kini semakin diminati antara lain adalah faktor lokasi yang strategis, apartemen cenderung dibangun di lokasi strategis, dekat kawasan bisnis, atau pusat kota.  Masuk dalam masterplan BSD City dan berada di wilayah Kabupaten Tangerang, kavling di Kawasan Intermoda juga merupakan lokasi yang sangat strategis dan cocok untuk investasi properti didukung dengan data dalam Perda 1 Tahun 2019 Lampiran Bab II, Perekonomian Kabupaten Tangerang tahun 2017 mengalami percepatan dibandingkan dengan pertumbuhan tahun-tahun sebelumnya. Laju pertumbuhan PDRB Kabupaten Tangerang tahun 2017 mencapai 5,84%, sedangkan tahun 2015 dan 2016 sebesar 5,60% dan 5,36%. Pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Real Estate sebesar 10,03%.Dalam Perancangan Apartemen di Kawasan Intermoda BSD ini, pendekatan desain yang akan diambil adalah pendekatan desain biofilik. Pendekatan desain ini diambil untuk menyeimbangkan pola hidup penghuni apartemen, terutama para pekerja yang menggunakan transportasi umum
UNDIP BASKETBALL CENTER ARINA ILMIA
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 152 (juni 2021)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang menerima lebih dari 8.000-10.000 mahasiswa barusetiap tahunnya dari 11 fakultas. UNDIP Semarang memiliki sejumlah Unit Kegiatan Mahasiswa(UKM). Dari sekian banyak UKM yang ada, UKM keolahragaan cukup banyak diminati oleh mahasiswa Universitas Diponegoro. Salah satu UKM Keolahragaan yang cukup diminati adalah UKM Basket. UKM Basket aktif dalam mengikuti berbagai ajang dan kompetisi Basket antarmahasiswa, baik dalam skala lokal maupun regional. Hal ini dapat dibuktikan dengan beberapaprestasi yang diraih dalam tiga tahun terakhir. Disamping itu, UKM Bakset tidak mempunyaihomebase dan UNDIP mempunyai 9 lapangan basket outdoor yang tersebar di beberapa fakultasdengan fasilitas yang kurang memadai. Berdasarkan fakta tersebut diperlukan upaya peningkatan fasilitas latihan yang lebih representatif agar prestasi Basket mahasiswa UNDIP dapat meningkat. Sesuai dengan indikasi Program Kampus Undip Tembalang tahun 2020-2029 poin 11, akan adanya pembangunan sport center yang didalamnya berupa lapangan basket indoor. Untuk itu perancangan sebuah Gedung Olahraga (GOR) khusus untuk olahraga basket atau disebut Undip Basketball Center (UBC) yang diharapkan mampu memfasilitasi kegiatan mahasiswa yang berhubungan dengan olahraga basket.
PUSAT PENGEMBANGAN BATIK TRUSMI CIREBON EGA NISSYAWALI LISTIANDITA
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 152 (juni 2021)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri batik berkembang di Kawasan Trusmi, Kecamatan Plered dengan jumlah pengusaha yang tercatat saat ini sebanyak 593 unit usaha, dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 4.628 orang, nilai investasi sebesar Rp 14.003.094.000 dan kapasitas produksi mencapai 42.024 kodi per tahun (Disperindag Kabupaten Cirebon tahun 2018). Pemerintah Kabupaten Cirebon telah membangun Sentra Batik Trusmi yang memiliki 112 kios. Namun, penjual mengeluhkan sepinya pengunjung yang datang ke sentra tersebut. Ada pula salah seorang pedagang yang pindah berjualan ke sentra dengan harapan meraup keuntungan lebih, tetapi hasil yang didapatkan tidak sesuai harapan. Meskipun fasilitas penunjang yang ada terbilang lengkap, namun variasi kegiatan yang dapat dilakukan di sentra batik ini masih kurang variatif dibanding showroom batik milik pengusaha mandiri. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah pusat aktivitas yang dapat mengakomodasi berbagai kegiatan yang berkaitan dengan Batik Trusmi berkonsep one stop service centre. Sehingga bukan hanya pengunjung yang dapat menikmati fungsi dari bangunan tersebut, tapi juga pengrajin dan pemerintah.
PENGEMBANGAN STASIUN KERETA API PONCOL DENGAN PENEKANAN KONSERVASI ADAPTIVE-USE" GHIFARI ABROR ISWARA
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 152 (juni 2021)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan tren urbanisasi menjadi salah satu fenomena yang populer terjadi di setiap kota di Indonesia, terutama Kota Semarang. Dengan jumlah penduduk sebesar 1.814.110 jiwa pada tahun 2019 dengan jumlah tingkat pertumbuhan populasi penduduk sebesar 1,57% pertahun akan mendorong pula adanya peningkatan kebutuhan akan kapasitas transporasi. Stasiun Kereta Api Poncol merupakan salah satu Stasiun Kereta Api Kelas Besar yang berada di Kota Semarang dimana stasiun merupakan salah satu simpul transit dan juga “nadi” pergerakan manusia dan barang yang sangat vital terhadap perekonomian di Kota Semarang. Namun, melihat jangka waktu kedepan kapasitas dari Stasiun Kereta Api Poncol tidak dapat lagi menampung lonjakan penumpang yang terus meningkat setiap tahunnya. Selain kondisi kurang memadainya kapasitas okupansi lonjakan penumpang kedepan, Stasiun Kereta Api Poncol merupakan salah satu objek Bangunan Cagar Budaya yang kaya dengan nilai historis.
PUSAT PENGEMBANGAN KERAJINAN TENUN DAN SULAM TAPIS DI KOTA BANDAR LAMPUNG KHOIRUNNISA INDRIANI
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 152 (juni 2021)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data dari BEKRAF dan BPS, kriya dan fashion menjadi sub sektor unggulan setelah kuliner di Kota Bandar Lampung. Perkembangan kain Tapis mengalami kemajuan dengan adanya berbagai kebutuhan dari sektor pariwisata serta perdagangan yang semakin meluas. Pemprov Lampung rumuskan Rencana Aksi Daerah Pembinaan dan Pengembangan Potensi Ekonomi Kreatif di Provinsi Lampung Nomor: 156/NK/BEKRAF/X/2019 dan Nomor: G/V.20/HK/2019 sejalan dengan implementasi Visi dan Misi Pemprov Lampung 2019-2024 : mengembangkan ekonomi kreatif, UMKM dan koperasi melalui pengembangan sentra sentra ekonomi kreatif berbasis sumberdaya dan keunggulan lokal.
CITY HOTEL BINTANG 3 JEPARA MUHAMMAD RIALDI
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 152 (juni 2021)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Jepara merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang sudah sejak lama terkenal dengan industri pengolahanya seperti mebel dan ukiran kayu, makanan, konveksi, dan rokok. Saat ini Industri pengolahan terus berkembang dan menjadi sektor industri utama dalam menyumbang pendapatan daerah, dan mempengaruhi sosial ekonomi masyarakat Jepara. Sepanjang tahun 2018, nilai ekspor kerajinan mebel dan ukiran Jepara tercatat lebih dari US$190 juta, atau menyumbang 34,87 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Jepara. Furnitur dari kayu, kerajinan kayu dan kerajinan tangan (handicraft), serta kayu olahan, merupakan kontributor terbesar PDRB untuk sektor industri pengolahan. Karena itu kerajinan mebel dan ukiran telah menjadi ‘trademark’, atau nafas kehidupan dan urat nadi pereonomian masyarakat Jepara (Kepala Disperindag 2019). Jumlah lokasi wisata di daerah Jepara sangat banyak, yakni sekitar 40 lebih wisata yang terdapat di kabupaten Jepara (BPS 2019). Menurut Bupati Jepara Dian Kristiandi di Jepara tahun 2019, “Kami optimistis sektor pariwisata akan menjadi lokomotif yang mampu menarik gerbong-gerbong sektor unggulan lain di Jepara.” Pada tahun 2016 jumlah kunjungan wisatawan mencapai 1.7 juta wisatawan, kemudian tahun 2017 naik menjadi 2,2 juta wisatawan dan sepanjang tahun 2018 kunjungan wisata di Kabupaten Jepara mencapai 2,6 Juta wisatawan. Perkembangan ini tentu saja butuh fasilitas yang bisa mendukung dan memfasilitasinya. Salah satu fasilitas yang dapat mendukung Ekonomi di Bidang Pariwisata adalah Hotel.
HOTEL BISNIS BINTANG 4 DI SEMARANG DENGAN KONSEP SMART HOTEL ARSITEKTUR KONTEMPORER RAKYTIASA MEDICANTRA
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 152 (juni 2021)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hotel bisa dianggap sebagai akomodasi terbaik untuk para pekerja yang berkunjung ke Kota Semarang, Namun, hotel biasa dianggap kurang mampu memenuhi tuntutan kebutuhan pebisnis ketika berkunjung ke Semarang, misalnya seperti fitur early check-in, karena pebisnis tidak semuanya bisa menyesuaikan waktu datang ke Kota Semarang pada jam biasa dimana hotel bisa check-in, yakni pukul dua atau 14:00. Pebisnis adalah orang dengan jadwal yang cukup padat, bahkan bisa saja ketika sampai hotel mereka juga masih tetap bekerja dengan laptop atau gadget mereka, sehingga pebisnis kadang hanya memerlukan fasilitas hotel yang esensial yakni tempat tidur. Karena mereka kadang hanya memakai 1-2 fasilitas saja, mereka menginginkan harga yang reasonable ketika mereka menempati hotel tersebut.
POST-PANDEMIC APARTMENT DI BOGOR SHOFIYA FIKARIYA
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 152 (juni 2021)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin mahalnya harga tanah dan properti di ibukota menjadikan hunian vertikal menjadi pilihan bagi masyarakat, terutama di daerah Jabodetabek. Akan tetapi, semakin tingginya harga tanah di Ibu Kota DKI Jakarta, menyebabkan banyak masyarakatmengalami kesulitan mendapatkan hunian yang terjangkau di tengah kota. Maka dari itu pasar hunian vertikal (pada kasus ini apartemen) mulai bergeser ke arah Bodetabek dimana potensi pasarnya masih cukup besar terutama untuk kelas menengah. Seperti kawasan penyangga Jakarta lainnya, Bogor terus berkembang menjadi area investasi properti yang prospektif. Bogor disokong oleh sektor transportasi yang baik, misalnya KRL, Tol Jabodetabek, Tol Bogor-Ciawi – Sukabumi (Bocimi), dan kereta ringan (light rail transit/LRT) rute Bogor – Cawang. Selain itu hunian di Bogor belum terlalu padat jika dibandingkan dengan Jadetabek, dan merupakan kawasan sunrise property. Disamping itu, harga properti yang masih relatif terjangkau, suasana sejuk dan nyaman, banyak tempat wisata, dan rencana pembangunan infrastruktur besar yang terus berkembang. Selain itu, pandemi global saat ini telah dengan cepat mengubah ruang kita, memengaruhi cara orang hidup, bekerja, dan bergerak melalui kehidupan sehari-hari. Karena orang-orang terkurung di dalam rumah mereka sekarang lebih dari sebelumnya, sorotan telah diarahkan pada cara tempat tinggal dapat mengakomodasi tuntutan era baru yang tak terduga ini. Perlu adanya penerapan new normal untuk desain sebuah properti. Perubahan mulai dari hal kecil atau minor seputar mengubah tata letak furnitur, gaya layout, hingga perubahan besar sampai mengubah bentuk bangunan. Desain apartemen juga akan mengalami perubahan yang diarahkan untuk mencapai tingkat kenyamanan baru untuk bekerja maupun tinggal di apartemen. Dan diharapkan perencanaan dan perancangan “Post-pandemic Apartment di Bogor” mampu memenuhi kebutuhan tersebut.
CITY HOTEL BINTANG 5 SEMARANG DENGAN PENDEKATAN DESAIN ARSITEKTUR HIJAU YOLANDA PUTRI CAHYA SUKMA
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 152 (juni 2021)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan City Hotel Bintang 5 Semarang ini mengambil konsep green architecture / arsitektur hijau, dimana konsep baru sedikit diterapkan di Kota Semarang. Green Architecture adalah sebuah proses perancangan dalam upaya mengurangi dampak lingkungan yang kurang baik, untuk meningkatkan kenyamanan manusia dengan meningkatkan efisiensinya, pengurangan penggunaan sumber daya energi, pemakaian lahan, dan pengelolaan sampah efektif dalam tataran arsitektur (Ming Kok dalam Anisa, 2017). Maka dari itu dengan penerapan konsep ini akan memberikan kontribusi pada pemecahan masalah pemanasan global yang sedang terjadi.