Jurnal Poster Pirata Syandana
Jurnal Poster Pirata Syandana (ISSN : 2715-6397)is an architecture poster journal publication in colaboration of Department of Architecture in Engineering Faculty at Diponegoro University with TA committee. Jurnal Poster Pirata Syandana is a scientific publication and communication media of design methods architecture design, human settlement, building construction, history of architecture, environmental design and building sciences. architecture education material and behaviour in architecture
Articles
940 Documents
PENGEMBANGAN PONDOK PESANTREN KYAI GALANG SEWU SEMARANG
M Najib Asrof Imtiyas
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Menurut pengurus pondok pesantren Kyai Galang Sewu di bidang sekretariatan menjelaskan bahwa 9 dari 10 santri yang mendaftar pertahunnya, sudah diterima dahulu sebagai mahasiswa di suatu perguruan tingginya masing masing. Kebanyakan dari mereka kuliah di Universitas Diponegoro, Politeknik Negeri Semarang, Politeknik Kesehatan Semarang, bahkan ada yang kuliah di Universitas Semarang. Pengurus juga mengatakan bahwa santri baru yang dulunya juga pernah mondok di pesantrennya lebih memilih untuk terus melanjutkan pondoknya daripada tinggal di kos atau kontrakan. Hal ini disebabkan karena kegiatan belajar di pondok pesantren (ngaji) sudah menjadi kebiasaan mereka di kehidupan sehari – hari. Selain itu juga kebanyakan dari mereka mendapat saran dari guru – guru mereka untuk tetap melanjutkan pondoknya meskipun disampingi dengan kuliah.Adanya program pengurus dan kyai yang ingin mengembangkan pesantren ini juga menjadi alasan mengapa penulis mengambil judul ini. Pengembangan ini direncanakan sejak tahun 2018. Untuk kurikulum pondok pesantren ini menganut pada kurikulum pondok pesantren dimana sistem pembelajaran terpaku pada kitab – kitab kuning. Hanya saja mahasiswalah yang menjadi santri disini. Perencanaan ini juga sebagai rasa khidmat dan ta’dhim saya ke pondok pesantren dan guru – guru saya untuk sedikit membantu dalam proses mendesain bangunan ini. Untuk itu sedikit adanya kontribusi ini diharapkan mampu memberikan bekal kedepannya untuk melakukan rencana pengembangan dan penataan pondok pesantren Kyai Galang Sewu Tembalang Semarang ini. Penataan dalam hal ini berarti desain ulang ( redesain ) serta pengembangan disini berarti perluasan lahan maupun penambahan sarana dan prasarana.
MASJID KOTA SEMARANG DENGAN PENDEKATAN BANGUNAN HIJAU
An Umillah Hasya
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Berdasarkan Keputusan DirekturJenderalBimbingan Masyarakat Islam No. DJ. II/ 802 Tahun 2014 TentangStandarPembinaanManajemen Masjid, Masjid adalahbangunantempat ibadah umat Islam yang dipergunakanuntukshalatrawatib (lima waktu) dan shalatjumat. Masjid Agung Semarang atau yang biasadisebut Masjid Kauman Semarang merupakan masjid tertua di Kota Semarang. Masjid Agung adalah masjid yang berada di ibukotaPemerintahanKabupaten/ Kota dan disahkan oleh Bupati/ WalikotaatasusulanDirektur Kementerian Agama Kabupaten/ Kota yang menjadipusatkegiatankeagamaanislam dan sosialdenganpartisipasiinstansipemerintahkota. Persebaranpendudukmuslim di Kota Semarang semakinbanyak, namundikarenakan Masjid Kaumanmerupakanbangunan lama dan telahdigolongkansebagaicagarbudaya, Masjid Kauman Semarang belummemenuhikriteriatipologi Masjid Agung yang adasekarang. Berdasarkanhaltersebut, makabelumadanya Masjid Agung Semarang yang dapatmemenuhikebutuhanpendudukmuslimkhususnya Kota Semarang. Oleh karenaitumenjadiacuanpenulisuntukmerancang Masjid Kota Semarang. Masjid Kota Semarang initermasukdalamtipologi Masjid Agung. Perancangan Masjid Kota Semarang diharapkandapatmenjadipenghubungkegiatanpositifbaikdalambentuk ibadah maupunkegiatanbudaya. Perancanganinimengambillokasi di Jalan YosSudarso, Kecamatan Semarang Barat, dikarenakanmerupakan wilayah pusatkotadenganpendudukmuslimtertinggiketiga di Kota Semarang.
PENGEMBANGAN STASIUN KELAS I SEBAGAI BAGIAN DARI REAKTIVASI STASIUN BONDOWOSO
Angeline Michelle Justisia S Koraag
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Mengacu pada PeraturanPresiden No. 80 Tahun 2019, pemerintahmerencanakan salah satu program pembangunan (kembali) trayekkeretaapimenuju Pelabuhan Panarukan yang melewatiKabupatenBondowoso. ReaktivasilayanankeretaapitrayekKalisat-Panarukantentuharusdiikutidenganpengembanganstasiun yang dilalui oleh trayektersebut, termasukStasiunBondowoso. Namun, adanyafungsibarusebagai museum dan status BangunanCagarBudaya pada StasiunBondowosodiikuti oleh ketentuan-ketentuan yang harusditaati agar tidakmenghilangkannilainya. Agar rencanareaktivasitrayekKalisat-Panarukandapatberjalandengantetapmempertahankannilaicagarbudayadari Museum KeretaApiBondowoso, makadiperlukanreaktivasiStasiunBondowososebagaititikkedatangan dan keberangkatanpenumpangkeretaapiberupapembangunanstasiunbaru. Oleh sebabitu, muncullahmasalahperancanganterkaitbagaimanamenghadirkanbangunanstasiunbaru yang fungsionalnamuntetapmempertahankanbangunanstasiun lama sebagaibangunancagarbudaya dan terciptakesinambungan di antarakeduanya. Meskipunstasiunbaruhadirdengangaya yang berbedadenganbangunan lama, dalamperancangannyatetapharusmemperhatikanprinsip-prinsip yang digunakan pada perancanganbangunan lama. Mengacu pada kondisi-kondisiini, perancanganiniberusahauntukmerancangpengembanganbangunanbaruStasiunBondowososesuailayanankeretadenganmemperhatikankeberadaanbangunanstasiun lama melaluipendekatankontekstual.
MASJID AGUNG KABUPATEN KULON PROGO BERDASARKAN TINJUAN REGIONALISME KRITIS
Baharrudin Purbahanggita
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masjid merupakantipologibangunan ibadah yang keberadaannyamudahditemukankhususnya di Indonesia yang mayoritasberagamaislam. Terlebih di tradisimasyarakatjawa masjid seringditemukan di barat alun-alunkota. Perancangan masjid tersebutmasukkedalamklasifikasi masjid agung karenakepemilikanpemerintahdaerah. Pendekatan pada perancangan masjid agung denganregionalismekritis yang menitikberatkan pada kontektualtapak. Regionalismekritis pada perancangan masjid agung lebihmelihatdaritipe masjid yang memilikihierarkiruang yang paling tinggisebagairuangutamasholat. Selain itu juga pendekatanregionalismekritisberkaitandengankontekstualalamdengan salah satunyaekplorasi material alam yang ada di sekitartapak. Selainituregionalismekritis juga melihatsistemstruktur yang biasaumumdigunakan oleh masjid jawa yang kemudian di sesuaikan agar dapatbentanganlebar.
TERMINAL BUS MANGKANG MIXED-USE BERBASIS ARSITEKTUR INKLUSIF ADAPTASI PANDEMI COVID-19
Maharani Rachma Savitri
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kota Semarang merupakan Ibu Kota ProvinsiJawa Tengah dan kota metropolitan membutuhkanpenunjangkegiatanmobilisasiterutama di daratyakni salah satunyadenganadanya terminal bus. Kota Semarang memiliki Terminal Tipe A yakni Terminal Mangkang yang menjadisimpulpergerakantransportasidarat di Kota Semarang, sebagaipenghubungdengankota Jakarta, Yogyakarta, Surabaya dan kota-kotalainnya di Indonesia. Lokasinya yang berada di KecamatanTugu dan jauhdaripusatkotamemunculkanbanyak terminal bayangan di sekitarlokasi dan menyebabkankemacetan. Pandemi Covid-19 juga turutberdampak pada intensitasjumlah bus dan penumpang pada terminal. Mengenaihaltersebut Menteri Perhubunganmemilikigagasanuntukterusmelakukanpembenahan pada pelayanan terminal hinggabisasamabaiknyadengan Bandara. Untukmenarikminatpengunjungdiperlukanredesain Terminal Mangkangdengankonsep Mixed-Use yakniberupapusatkuliner dan oleh-oleh serta Mall Pelayanan Publik sebagaifungsiekonomi dan sosial. Terminal juga terkoneksidenganlingkungansekitardimanaterdapatsektorpariwisatayakniKebunBinatangMangkang di seberang terminal sebagaiperluasanjangkauan terminal. Selainitu terminal juga memilikitampilanikonikmengadopsi konsep neo vernakuler, inklusif, dan adaptifterhadapPandemi Covid-19 sebagaipemenuhankenyamanan dan keamananpengunjung.
BOGOR REGENCY SPORTS CENTER DENGAN PENDEKATAN ECO-TECH
Ariyatna Kurnia Ruditya
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Salah satubentukusahamenerapkanpolahidupsehatadalahdenganberolahraga. Di sampingmanfaatnyabagikesehatan, olahraga juga dapatmembangunidentitas dan karaktersuatumasyarakat. Prestasidalambidangkeolahragaandapatmemperkokohketahanannasional, mengangkatkehormatan, martabat, dan harkatbangsa di kancahinternasional, sertamempereratpersatuan dan kesatuanbangsa. Mengingatperanolahragadalampembangunan Negara tersebut, diterbitkanlahPeraturanPresiden RI Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain BesarOlahraga Nasional (DBON). Grand design inidibuatsebagaiupayamenggencarkan kultur ataukebiasaanberolahraga pada Masyarakat Indonesia denganmelakukanpembinaan dan pengembangansehinggadapatmunculbibitatlet-atlet Nasional. Salah satusentrautama DBON iniadalahprovinsiJawa Barat karenamerupakangudangatletnasional. Provinsiinimerupakanjuarabertahan PON XIX dan XX yang menandakankeberhasilannyadalamaspekkeolahragaan. Untukmendukungterlaksananya DBON, daerah-daerah di Jawa Barat perlumemilikisarana dan prasaranakeolahragaan yang baik dan memadaidenganstandarnasionalmaupuninternasional. Salah satudaerah yang memilikipotensikeolahragaan di Jawa Barat adalahKabupaten Bogor. Pada Kabupaten Bogor sudahterdapatkawasanolahragadenganstandarinternasionalyaitu Kawasan Stadion Pakansari di Kecamatan Cibinong. Namunmengingatluasnya wilayah Kabupaten Bogor, makatetapdiperlukansuatufasilitas yang dapatmendukungsekaligusmeningkatkanminatberolahragamasyarakatKabupaten Bogor di daerahselainKecamatan Cibinong. FasilitasinidapatberupaGelanggangOlahragaatauSports CenterTipe B (melayanikebutuhantingkatkabupaten) yang menerapkanstandarinternasional pada desainnyasebagaiupayamelahirkanbibitatletinternasional.
SEKOLAH TINGGI SENI PERTUNJUKKAN DI YOGYAKARTA DENGAN PENEKANAN ARSITEKTUR EKLEKTIK
Hana Fairuz Shinta
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan provinsi yang berada di Pulau Jawa yang memiliki adat istiadat dan budaya yang sangat menarik. Sebagian besar masyarakat di sini masih memegang teguh adat istiadat dan budaya yang dimilikinya. Dari proses kebudayaan tersebut munculah berbagai kesenian sebagai bentuk ekspresi dan karakter masyarakat setempat. Kesenian daerah tersebut tersebar di seluruh wilayah di Provinsi Yogyakarta salah satunya adalah Kabupaten Kulon Progo. Kesenian tersebut dihidupkan oleh kelompok seniman yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Kulon Progo. Kulon Progo juga terkenal dengan budaya seni pertunjukkannya khususnya seni tari. Total jumlah komunitas seni pertunjukkan di Kulon Progo sampai tahun 2020 sudah mencapai 1096 kelompok seni. Dari beberapa kesenian yang ada, seni pertunjukkan merupakan salah satu kesenian yang patut dilestarikan. Kesenian Kulon Progo dikelompokkan ke dalam berbagai macam yaitu seni tari, seni music, seni teater/drama, dan seni karawitan.cNamun hingga tahun 2014 jumlahnya hanya komunitas tersebut menurun. Sehingga pemerintah menggencarkan kegiatan yang akan mendukung Kembali kesenian tersebut. Sekolah Tinggi Seni Pertunjukkan di Kulon Progo ini merupakan perancangan fasilitas pendidikan yang berfokus pada bidang seni pertunjukan. Proyek ini dirancang untuk mewadahi kebutuhan para peminat kesenian pertunjukan asal DIY yang hingga saat ini belum memiliki fasilitas pendidikan formal untuk mengembangkan bakat mereka dalam bidang seni pertunjukan.•
RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK KABUPATEN BREBES
Zahra Amardina Ayuningtyas
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Indonesia merupakan negara berkembang yang berperan aktif dalam pembangunan pelayanan kesehatan. Indikator diperlukan untuk mengukur keberhasilan pembangunan kesehatan. Tingkat kesehatan merupakan salah satu indikator terpenting Indonesia sehat atau indikator penetu. Taraf hidup masyarakat tercermin dari kematian ibu (AKI) dan kematian bayi (AKB). Untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, pertama-tama kita harus meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak adalah dengan memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu dan merata. Jawa Tengah merupakan salah satu daerah dengan AKI dan AKB tertinggi. Di Jawa Tengah, Kabupaten Brebes merupakan daerah dengan angka kelahiran tinggi sebesar 31.228 pada tahun 2020. Angka kelahiran ini diikuti oleh BMR dan AKB tertinggi di Jawa Tengah. Perancangan rumah sakit ibu dan anak ini merupakan bagian dari pelayanan kesehatan ibu dan anak. Desain pelayanan kesehatan ibu dan anak telah mengalami berbagai perkembangan yang menyesuaikan kebutuhan ibu dan anak. Perkembangan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien ibu dan anak dengan pemulihan kesehatan yang lebih baik dan cepat. Salah satu inovasi dalam desain fasilitas pelayanan kesehatan ibu dan anak adalah dengan pendekatan desain lingkungan penyembuhan.
SHOPPING MALL DAN HOTEL DENGAN PENDEKATAN BIOPHILIC DESIGN DI KOTA SEMARANG
Muhammad Aulia Radja
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Indonesia saatinisedangberupaya membangun kembali perekonomian yang di tahap awal pandemi COVID-19. Salah satu upaya pemulihan ekonomi Indonesiadenganmengundang investor untukberinvestasi di Indonesia. Kota Semarang merupakan pusat segala aktivitas mulai dari perdagangan, ekonomi, jasa, industri hingga pariwisata di Jawa Tengah menjadikan Semarang sebagai salah satu kota yang paling berkembang. Ada dua sektor yang memberikan kontribusi ekonomi Kota Semarang, yaitu: perdagangan, hotel dan restoran, dan sektorindustri (Semarang dalam Angka, 2016). Berdasarkan RKPD Kota Semarang Tahun, 2021 dapatdilihatbahwapemerintah Kota Semarang sedangmemprioritaskanpeningkatankapasitas dan dayasaingekonomidaerahdenganberbagaimacamfokus yang dimanadidalamnyaterdapatfokuspembangunansarana dan prasaranaperdagangan dan juga fokuspeningkatanjumlah investor dan nilaiinvestasi, halinisejalandenganrencanapembangunanpusatperbelanjaan/mall di Kota Semarang yang dapatmenyediakansarana-prasaranaperdagangan dan juga dapatmengundang investor untukberinvestasike Kota Semarang. Selain dari segi ekonomi, pada tahun 2021 pemerintah Kota Semarang juga menggiatkanpertumbuhan di sektorpariwisatayaitudenganupayapeningkatankunjunganwisatawankeKota Semarang. Wakil ketuaPerhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jateng pada bulanJanuari 2020, Bambang Mintosih, mengatakanpenambahan hotel diperlukan di Kota Semarang dengancatatan hotel denganklasifikasibintang 5. Atas dasar pertimbangan-pertimbangan diatas maka dibutuhkan sebuah studi tentang mall dan hotel. Ide ini dituangkan ke dalam Tugas Akhir dengan judul “Shopping Mall dan Hotel Dengan Pendekatan Biophilic Design Di Kota Semarang”
WONOSOBO SPORT CENTER DENGAN PENDEKATAN STRUKTUR SEBAGAI PEMBENTUK ELEMEN VISUAL
Erna Yanti
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 154 (Juni 2022)
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pembangunan olahraga dan pemuda KabupatenWonosobobertujuanuntukmeningkatkankualitashidup yang berdayasaing, berkarakter dan sejahtera. Denganpotensi yang dimilikiKabupatenWonosobo di bidangolahraga, pemerintahmelalui RPJMD KabupatenWonosoboTahun 2021-2026 memiliki program unggulanyaitu “WonosoboSehat” denganpengembangan Sport Center sebagaisarana dan prasaranaolahragamasyarakatKabupatenWonosobo. KabupatenWonosobotelahmenunjukkanadanyapeningkatandalamperolehanprestasi pada berbagaikejuaraanolahragabaik di tingkatprovinsimasupunnasional, seperti pada PON Papua 2021 memerolehtigamedali, pada DulongmasBanjarnegara 2021 memeroleh 4 medaliperunggu dan 3 medaliperak dan pada ajang PORPROV JawaTengan XV 2018 dengan total perolehan 3 medaliemas, 7 medaliperak, dan 13 medaliperunggusertadapatmeraihjuara 30 dari 35 kontingen yang bertandingdimana di periodesebelumnyameraihjuara 34 darikeseluruhankontingen yang bertanding. Diperlukansuatutempat yang dapatmenjadisarana yang dapatmemenuhiaktivitasolahragatertentukhususnya pada perkembanganolahragaprestasi di KabupatenWonosobo yang mendukung pada peningkatankualitas para atletseperti training center bagiatlet yang akanberlaga pada lingkup yang lebihtinggi, baik pada lingkupprovinsi, nasionalmaupuninternasional. KabupatenWonosobomembutuhkanadanyapengembangan pada fasilitas yang tersedia agar dapatmemenuhikriteriaGelanggangOlahragaTipe B sebagaiwadahaktivitasolahragamasyarakatWonosobo. Sarana dan prasarana juga dapatdimanfaatkan oleh masyarakatumumsebagaisaranaolahragapublik pada saattidakada agenda perlombaan yang dilakukan dan dapatmenggunakanfasilitastambahan lain untukaktivitasolahragarekreasi.