cover
Contact Name
Bangun I R Harsritanto
Contact Email
bangunirh@arsitektur.undip.ac.id
Phone
+6281229999446
Journal Mail Official
jpps@arsitektur.undip.ac.id
Editorial Address
architecture campuss, faculty of engineering, Universitas Diponegoro, Jl Prof Soedarto SH, Tembalang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Poster Pirata Syandana
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 27156397     DOI : -
Jurnal Poster Pirata Syandana (ISSN : 2715-6397)is an architecture poster journal publication in colaboration of Department of Architecture in Engineering Faculty at Diponegoro University with TA committee. Jurnal Poster Pirata Syandana is a scientific publication and communication media of design methods architecture design, human settlement, building construction, history of architecture, environmental design and building sciences. architecture education material and behaviour in architecture
Articles 940 Documents
ISLAMIC CENTRE SEBAGAI PUSAT PEMBELAJARAN DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOFILIK Rachmawati, Sheila
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah dinamika era modern, disrupsi pada berbagai sektor kehidupan menjadi kenyataan yang tak terhindarkan, termasuk dalam ranah keagamaan. Namun, bersamaan dengan itu muncul berbagai tantangan, seperti misinformasi, radikalisasi, dan intoleransi, yang dapat memperburuk kohesi sosial dan memicu perpecahan antar umat. Citra diri yang positif sangat terkait dengan sikap toleransi, yang dapat dibentuk melalui ibadah sebagai sarana mendekatkan diri kepada-Nya. Oleh karena itu, diperlukan ruang yang mendukung proses ini, tempat di mana citra diri dapat diperbaiki dan toleransi dapat diperkuat. Islamic Centre, sebagai ruang untuk beribadah, memegang peranan penting dalam menciptakan atmosfer intim dengan Tuhan. Untuk mencapai atmosfer tersebut, perancangan ruang harus berkolaborasi dengan alam sekitar, menciptakan harmoni antara bangunan dan lingkungan. Dalam perancangan ini, metode yang digunakan meliputi pemetaan data, studi preseden, dan sintesis teori, dengan pendekatan deskriptif untuk analisis data yang diperoleh. Proses desain melibatkan analisis fisik tapak, fungsi ruang, serta aspek arsitektural. Tugas akhir ini, berjudul “Islamic Centre: Pusat Pembelajaran dan Pengembangan Masyarakat dengan Pendekatan Arsitektur Biofilik,” bertujuan untuk merancang sebuah kawasan Islamic Centre yang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan masyarakat yang mendukung pembentukan citra diri yang positif dan penguatan toleransi sosial.
Pengembangan Kawasan Wisata Apung Di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak Dengan Pendekatan Floating Architecture Salfabila, Hanna
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir rob akibat kenaikan muka air laut dan penurunan tanah telah menyebabkan kerusakan signifikan di kawasan pesisir Kabupaten Demak, khususnya Desa Timbulsloko. Dampaknya mencakup kerusakan infrastruktur, gangguan aktivitas masyarakat, hingga hilangnya lahan produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan solusi berupa pengembangan desain kawasan wisata apung dengan pendekatan floating architecture, yang tidak hanya mampu beradaptasi dengan kondisi banjir rob, tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Pendekatan metodologi meliputi analisis deskriptif, dokumentasi kondisi eksisting, dan studi komparatif terhadap model struktur apung di lokasi lain. Konsep yang diusulkan memadukan kebutuhan kawasan wisata apung yang aman dari banjir berbasis kelestarian mangrove dan biota laut setempat. Teknologi struktur apung berupa platform B-Foam menjadi inovasi utama dalam desain untuk menciptakan bangunan yang fleksibel dan tahan lama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi struktur apung dapat menjadi solusi efektif dalam menghadapi tantangan lingkungan pesisir sekaligus meningkatkan daya tarik wisata lokal. Model ini diharapkan mampu menciptakan kawasan wisata yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan berkontribusi pada konservasi lingkungan pesisir.
Alzheimer Care Center dengan Pendekatan Therapeutic Design di Kota Solo Ferrial, Nindya Ramadhanty Indah Tantya
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan Alzheimer Care Center di Kota Solo ini menggunakan pendekatan therapeutic design untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung stimulasi bagi penderita Alzheimer. Melalui pengolahan massa bangunan, sirkulasi intuitif, dan taman terapeutik, desain ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup lansia secara holistik.
Pusat Agrowisata Dengan Fasilitas Hotel Resort di Bandungan Veronika, Galuh
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pusat Agrowisata dengan fasilitas hotel resort di Bandungan dirancang untuk memanfaatkan potensi alam daerah ini sebagai destinasi wisata yang berkelanjutan. Bandungan memiliki kekayaan hasil pertanian dan perkebunan, seperti bunga krisan, mawar, serta buah dan sayuran, yang menjadikannya daya tarik wisata yang besar. Peningkatan jumlah wisatawan menciptakan kebutuhan akan akomodasi berkualitas, yang mendorong pengembangan hotel resort berbasis ekologi. Desain bangunan mengutamakan keberlanjutan, dengan penggunaan material lokal, desain hemat energi, dan integrasi lanskap taman bunga. Metode yang digunakan meliputi studi literatur mengenai agrowisata dan arsitektur berkelanjutan, serta survei lapangan untuk menganalisis potensi dan kebutuhan lokal. Hasilnya digunakan untuk merancang konsep yang sesuai dengan kondisi daerah. Perancangan ini diharapkan dapat menjadi model destinasi wisata berkelanjutan yang mendukung ekonomi lokal, pelestarian lingkungan, dan memberikan pengalaman wisata yang menyeluruh bagi pengunjung.
Perancangan Retreat Center melalui Pendekatan Kontekstual Arsitektur di Kabupaten Bandung Barat Sari, Yuli Kartika
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kehidupan modern yang serba cepat, tingkat stres yang dialami oleh banyak individu semakin meningkat. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022 menunjukkan bahwa sekitar 36% masyarakat Indonesia mengalami stres akibat tekanan pekerjaan dan tuntutan sosial. Kondisi ini dapat memicu kelelahan fisik dan mental yang berujung pada gangguan kesehatan, seperti kecemasan dan depresi. Metode kualitatif digunakan sebagai studi banding bangunan dalam menentukan aktivitas dan program ruang. metode ini akan menjadi dasar dalam perancangan retreat center melalui konsep pendekatan kontekstual arsitektur pada desain bangunan dalam mengintegrasikan bangunan dengan alam sehingga pengguna dapat mencapai hubungan spiritualnya dengan dirinya dan alam. Dalam perancangan ini dihasilkan sebuah retreat center yang mengintegrasi penggunaan bahan alam untuk menciptakan ambience dan hubungan dengan manusia melalui konsep kontekstual arsitektur dengan metode tersebut untuk mengetahui kebutuhan pengguna dalam mencapai ketenangan dan tujuan dalam melakukan kegiatan retreat. Perancangan ini bertujuan menghasilkan konsep retreat center melalui pendekatan kontekstual arsitektur di Kabupaten Bandung Barat yang inovatif, berkelanjutan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat sebagai solusi untuk mencipatakan ruang yang mendukung ketenangan dan pemulihan. Implementasi pendekatan berupa retreat center seperti meditasi dengan tekhnologi modern. Sehingga dapat tercipta bangunan dengan keindahan dan kekuatan alam sebagai bagian integral dari pengalaman manusia.
Tempat Konser di Kawasan Hutan Boja Dengan Pendekatan Wayfinding Madani, Maulana
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang tempat konser di kawasan hutan Boja dengan pendekatan wayfinding, guna menciptakan pengalaman ruang yang efisien, nyaman, dan inklusif bagi pengunjung. Lokasi di kawasan hutan memberikan tantangan unik, terutama dalam aspek orientasi, navigasi, dan pengelolaan akses, mengingat kondisi alami seperti vegetasi alam, kontur tanah yang tidak rata, dan minimnya elemen penunjuk jalan alami. Pendekatan wayfinding diterapkan melalui integrasi desain arsitektur dan tata ruang yang memperhatikan kebutuhan pengunjung dengan memanfaatkan elemen-elemen visual, seperti signage, marka jalan, dan pencahayaan, serta penggunaan teknologi modern seperti aplikasi peta digital. Konsep wayfinding juga mempertimbangkan prinsip keberlanjutan, dengan meminimalkan dampak lingkungan melalui penggunaan material ramah lingkungan dan desain yang harmonis dengan alam. Penerapan wayfinding yang efektif tidak hanya meningkatkan pengalaman pengunjung, tetapi juga membantu menjaga kelestarian kawasan hutan. Tempat konser yang dirancang menjadi ruang publik yang inklusif, ramah lingkungan, dan menarik, sekaligus memperkuat identitas kawasan hutan Boja dan acara sebagai destinasi acara wisata budaya. Kata kunci: Tempat Konser, Hutan Boja, Wayfinding.
Apartemen Dengan Fasilitas Mall Di Poj Semarang Rachman, Dimas
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan Apartemen dengan Fasilitas Mall di Kawasan Pearl of Java  (POJ) Semarang dilatarbelakangi oleh pertumbuhan urbanisasi dan industri yang  pesat di Kota Semarang, yang berdampak pada peningkatan jumlah penduduk,  kepadatan kota, serta munculnya tantangan lingkungan dan sosial. Kawasan POJ,  sebagai kawasan premium yang mengusung konsep One Stop Living, menawarkan  potensi pengembangan fasilitas hunian vertikal, komersial, dan rekreasi yang  terintegrasi. Proyek ini bertujuan untuk merancang apartemen yang memanfaatkan  peluang demografi dan meningkatkan daya tarik kawasan melalui integrasi dengan  Mall POJ City, menggunakan Pedestrian Skybridge sebagai penghubung  antarbangunan.  Lingkup pembahasan dalam Landasan Program Perencanaan dan  Perancangan Arsitektur (LP3A) meliputi studi lokasi, analisis kebutuhan ruang,  serta pendekatan desain berbasis Green Architecture untuk menciptakan lingkungan  yang berkelanjutan dan nyaman. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitis,  meliputi pengumpulan data primer melalui survei lapangan dan data sekunder  melalui studi literatur, serta studi banding terhadap proyek serupa. Permasalahan  utama yang dihadapi adalah isu kepadatan penduduk, kemacetan, dan kebutuhan  akan hunian modern yang mendukung gaya hidup masyarakat kelas atas.  Hasil dari perancangan ini adalah program ruang yang mencakup unit  apartemen berstandar tinggi, area komersial, ruang rekreasi pantai, dan fasilitas  pendukung lainnya yang terintegrasi dengan ruang terbuka hijau. Penerapan Green  Architecture diwujudkan melalui penggunaan material ramah lingkungan,  teknologi hemat energi, dan desain yang mendukung efisiensi ruang serta  keberlanjutan. Proyek ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi  lingkungan, masyarakat, dan pengunjung kawasan POJ.  Kata Kunci: Apartemen; Green Architecture; Integrasi; Pearl of Java; Pedestrian  Skybridge
Sekolah Tinggi Ilmu Kemaritiman di Pesisir Semarang Fasya, Adista Maurilla
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai negara maritim, Indonesia menghadapi tantangan yang serius dalam kurangnya kebutuhan tenaga kerja di sektor maritim terutama pelaut yang terampil. Rendahnya minat terhadap pendidikan maritim ini dipengaruhi oleh terbatasnya fasilitas pelatihan dan kurangnya kapal yang layak untuk praktik. Dengan mempertimbangkan posisi geografis Kota Semarang yang terletak di Pesisir Utara Pulau Jawa dan menjadi pusat kegiatan maritim di Jawa Tengah, perancangan lembaga pendidikan maritim akan sangat potensial untuk menyediakan pendidikan dengan fasilitas praktik langsung di perairan. Rancangan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan maritim dan mendukung pengembangan industri kemaritiman lokal yang berkelanjutan. Sekolah Tinggi Ilmu Kemaritiman ini akan mengedepankan praktik melalui pendekatan vokasi untuk menghasilkan lulusan siap pakai yang memenuhi standar internasional.
Kawasan Ekowisata Mangrove di Desa Tapak, Semarang Dwi Wicaksono, Najib
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan wilayah pesisir, seperti melindungi dari abrasi, penyedia tempat tinggal bagi biota-biota laut, serta berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim. Namun, keberadaan mangrove sering kali terancam oleh aktivitas manusia yang tidak berkelanjutan, seperti alih fungsi lahan untuk keperluan industri. Kerusakan ekosistem mangrove tidak hanya berdampak pada perubahan fisik lingkungan pesisir tetapi juga berdampak pada kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat pesisir. Tindakan perusakan mangrove dapat terjadi akibat kurangnya kesadaran lingkungan dan adanya anggapan bahwa mangrove tidak dapat meningkatkan taraf hidup dari kemiskinan serta pemahaman yang masih rendah terkait cara melestarikannya. Padahal selain berperan terhadap lingkungan ekosistem mangrove memiliki manfaat ekonomis, seperti dikelola menjadi sebuah ekowisata dan juga pengolahan buah mangrove sebagai bahan makanan. Oleh karena itu, diperlukan suatu fasilitas yang dapat mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pelestarian ekosistem mangrove melalui rekreasi alam yang menarik dan ramah lingkungan, yaitu dengan merancang suatu kawasan ekowisata mangrove dengan pendekatan arsitektur ekologi. Melalui rancangan kawasan ekowisata mangrove ini diharapkan dapat memberikan manfaat ganda berupa kesadaran lingkungan dan partisipasi aktif masyarakat dalam pelestarian mangrove sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal melalui pengelolaan ekowisata.
Perancangan Wellness Resort di Tawangmangu Harsonoputri, Andreanna Selma
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehidupan modern sering kali meningkatkan tingkat stres individu akibat tuntutan pekerjaan, kepadatan kota, dan polusi lingkungan, sehingga diperlukan solusi untuk meningkatkan kesehatan secara holistik, termasuk mental dan fisik. Wellness resort muncul sebagai alternatif yang potensial dalam konteks pariwisata kesehatan, terutama di wilayah Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, yang memiliki kekayaan alam dan budaya serta dukungan strategis dari posisi Solo Raya sebagai "The City of Java Wellness Tourism." Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan dan merancang wellness resort dengan pendekatan wellness architecture, yang mengintegrasikan elemen desain fisik pendukung kesehatan dan program-program wellness. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara untuk memahami kebutuhan dan potensi tapak. Hasil kajian ini diharapkan menghasilkan rancangan wellness resort yang tidak hanya memberikan kenyamanan tetapi juga memfasilitasi relaksasi dan pemulihan bagi pengunjung, serta menjadi referensi bagi mahasiswa arsitektur dalam pengembangan topik serupa. Dengan demikian, wellness resort ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung perkembangan pariwisata kesehatan di Indonesia.