cover
Contact Name
Heriyadi
Contact Email
psikoborneo@fisip.unmul.ac.id
Phone
+625414121765
Journal Mail Official
psikoborneo@fisip.unmul.ac.id
Editorial Address
Gedung Dekanat Fisipol Lantai 3, Jln. Tanah Grogot, Kampus Gn. Kelua Universitas Mulawarman - Samarinda 75119
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 24772666     EISSN : 24772674     DOI : 10.3872/psikoborneo
PSIKOBORNEO : Jurnal Ilmiah Psikologi is a peer-reviewed journal which is published by Mulawarman University, East Kalimantan publishes biannually in March, June, September and December. This Journal publishes current original research on psychology sciences using an interdisciplinary perspective, especially within Organitational and Industrial Psychology, Clinical Psychology, Educational Psychology, and Experimental Psychology Studies. PSIKOBORNEO : Jurnal Ilmiah Psikologi published regularly quarterly in March, June, September, and December. The purpose of this journal is to disseminate ideas and results of research conducted by universities, particularly Psychology Studies, Faculty of Social and Political Sciences at Mulawarman University, which can be applied in society. PSIKOBORNEO : Jurnal Ilmiah Psikologi contains a variety of activities carried out both internally by the Social Sciences Mulawarman University or from externally in handling and overcoming various problems that occur in society by applying science and technology which can then be beneficial to improve the welfare of the society.
Articles 933 Documents
Pengaruh Remunerasi dan Keselamatan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Fariz Arie Surahman
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 7, No 1 (2019): Volume 7, Issue 1, March 2019
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v7i1.4717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh remunerasi dan keselamatan kerja terhadap kepuasan kerja sipir Lapas Narkotika Bayur Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 106 sipir penjara ASN yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala remunerasi, keselamatan kerja dan kepuasan kerja. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software Amos versi 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa remunerasi dengan kepuasan kerja menunjukkan nilai C.R sebesar 3,312> 1,96 dan nilai P sebesar 0,000> 0,05 yang berarti remunerasi memiliki pengaruh terhadap kepuasan kerja. Kemudian pada keselamatan kerja dengan kepuasan kerja menunjukkan nilai C.R sebesar 0,622 ≤ 1,96 dan nilai P sebesar 0,534> 0,05 dimana keselamatan kerja tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja.
Peranan Daya Tarik Fisik Terhadap Perasaan Cinta Pada Lelaki yang Memiliki Wanita Dengan Tunanetra Azhar Azhar
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 1, No 4 (2013): Volume 1, Issue 4, October 2013
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v1i4.3521

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran daya tarik fisik terhadap perasaan cinta pada pria yang memiliki istri buta. Daya tarik fisik adalah kombinasi karakteristik yang dievaluasi sebagai cantik atau tampan di bagian tubuh yang paling ekstrem dan tidak menarik bagian yang lain. Perasaan cinta adalah perasaan kasih sayang yang kuat terhadap seseorang yang dicintai dan bersedia melakukan apa pun demi orang yang dicintai. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 3 orang, yaitu laki-laki yang memiliki istri buta di bawah 40 tahun. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan bola salju. Data diambil dengan teknik wawancara mendalam menggunakan variabel indikator daya tarik fisik dan perasaan cinta. Data yang diperoleh dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Hasil yang diperoleh adalah daya tarik fisik memiliki peran penting bagi pria untuk mencintai pasangannya meski dalam kondisi buta. Maka perasaan cinta itulah yang mendasari mereka untuk saling menjaga dan menjaga hubungan rumah tangga mereka dengan berbagai cara, seperti menjaga komunikasi, meminimalkan masalah dalam rumah tangga, memelihara saling pengertian dan saling percaya di antara mereka, dan saling menerima satu sama lain kondisi serta membangun komitmen bersama
Peranan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kesiapan Bersekolah Anak Memasuki Sekolah Dasar Shella Anggia Puspita Putri
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 4, No 3 (2016): Volume 4, Issue 3, September 2016
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v4i3.4092

Abstract

Penelitian mengenai kesiapan bersekolah anak memasuki sekolah dasar dan pola asuh orang tua ini untuk mengetahui gambaran kesiapan anak dalam memasuki sekolah dasar dan peran pola asuh orang tua terhadap kesiapan anak. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Berdasarkan ciri-ciri kesiapan bersekolah anak memasuki sekolah dasar yang dikemumukakan oleh Nugraha dan dimensi pola asuh orang tua yang dikemumukakan oleh Baumrid (dalam Sigelman). Responden diambil berdasarkan teknik sampling (purposive sampling). Metode pengumpulan data adalah metode wawancara mendalam dan observasi dengan tujuan subjek (7 ibu dan 7 anak). Hasil penelitian menunjukkan dari ke 7 subjek 5 diantaranya memiliki kesaipan yang baik untuk memasuki sekolah dasar. Pada anak, A memiliki kesiapan yang baik, terlihat dari perkembangan motorik kasar, halus, sosial, emosional maupun kognitif. Pada anak, N telah memiliki kesiapan dalam motorik kasar maupun halus, dalam kognitif berkembang dengan baik, namun dalam sosial dan emosional anak masih dalam tahap perkembangan. Pada anak, NA terlihat berkembang dengan baik dalam motorik kasar, halus, kognitif mampu memahami pembelajaran yang di terima oleh anak. Pada anak, GA berkembang dengan baik dalam sistem motorik kasar maupun halus. Y Sedangkan pada anak R dan U memiliki kesiapan yang kurang dikarenakan dalam kognitif anak masih sulit untuk memahami pembelajaran yang diterima oleh anak.
Hubungan Tipe Kepribadian dan Budaya Organisasi dengan Kesejahteraan Subjektif Pegawai Ghali Hadafi
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 6, No 1 (2018): Volume 6, Issue 1, March 2018
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v6i1.4520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tipe kepribadian dan budaya organisasi terhadap kesejahteraan subyektif terhadap karyawan kantor kecamatan di Kota Samarinda. Analisis data diperoleh dari 61 sampel karyawan yang dipilih dengan teknik quota sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala budaya organisasi, skala kesejahteraan subyektif dan tes kepribadian DISC. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji Kruskal Wallis, uji Kendall Tau, dan tes Main Whitney U dengan bantuan Statistical Package of Social Science (SPSS) 20.0 for windows. Hasil penelitian dengan tingkat kepercayaan 95% menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan yang signifikan antara tipe kepribadian dan kesejahteraan subjektif yang diperoleh dari hasil perhitungan Chi Square > tabel Chi Square (45,930> 7,815) dan sig 0,000 (p <0,050); (2) Tidak ada korelasi yang signifikan antara budaya organisasi dan kesejahteraan subyektif dan skor yang diperoleh adalah 0,701 (p > 0,050) dan skor R adalah 0,036 (3,6 persen); dan (3) Tidak ada perbedaan kesejahteraan dari orang dengan D dan tipe kepribadian I dengan p = 0,883 (p > 0,050), tidak ada perbedaan kesejahteraan dari orang dengan tipe kepribadian S dan C dengan p = 0,146 (p > 0,050).
Hubungan Antara Kebutuhan Afiliasi Dengan Ketergantungan Terhadap Ponsel Pada Remaja Indi Pramita Sari
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 7, No 3 (2019): Volume 7, Issue 3, September 2019
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v7i3.4800

Abstract

Kebutuhan akan afiliasi adalah dorongan dasar untuk membentuk dan memelihara komunikasi yang intim antar individu. Kemudahan komunikasi yang ditawarkan oleh smartphone menyebabkan individu menjadi tergantung pada smartphone yang dapat membuat orang merasa cemas jauh dari ponsel Anda, atau yang biasa disebut dengan nomophobia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebutuhan afiliasi dan nomofobia pada remaja di Samarinda. Penelitian ini terdiri dari dua variabel, yaitu kebutuhan akan afiliasi dan nomofobia. Pengambilan sampel data menggunakan nomofobia dan skala kebutuhan afiliasi. Pria dan wanita dengan usia antara 15-21 tahun sebagai sampel dan menggunakan 100 sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah kendall's tau-b. Hasil penelitian menunjukkan nilai r = 0,035 dan nilai sig. 0,624> 0,050, itu berarti bahwa tidak ada korelasi antara kebutuhan afiliasi dan nomofobia pada remaja di Samarinda.
Pengaruh Motivasi Belajar dan Dukungan Sosial Teman Sebaya Terhadap Regulasi Diri Pada Maha-siswa yang Kuliah Sambil Bekerja di Fakultas Ekonomi Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Mulawarman Samarinda Fransiska Lerek
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 2, No 3 (2014): Volume 2, Issue 3, Juli 2014
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v2i3.3662

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar dan dukungan sosial teman sebaya terhadap pengaturan diri pada mahasiswa saat bekerja di Program Ekonomi Syariah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman Samarinda. Penelitian ini didasarkan pada tiga variabel yang melekat variabel yaitu regulasi diri dan variabel bebas yaitu motivasi belajar dan dukungan sosial teman sebaya. Teknik pengambilan sampel yang ditentukan adalah dengan menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa saat bekerja di program ekonomi syariah fakultas sains sosial dan politik mulawarman universitas samarinda yang dapat dikumpulkan sekitar 80 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode regresi analisis berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada pengaruh antara motivasi belajar dan pengaturan diri dengan t = -1,164 dan p = 0,248, tidak ada pengaruh antara dukungan sosial teman sebaya dengan regulasi diri dengan t = 0,432, dan p = 0,667, ada tidak ada pengaruh antara motivasi belajar dan dukungan sosial teman sebaya dengan regulasi diri dengan F = 0,689, dan p = 0,505.
Motivasi dan Manajemen Waktu Pada Mahasiswa Wirausaha Nufaila Fahmayanti
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 4, No 4 (2016): Volume 4, Issue 4, Desember 2016
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v4i4.4247

Abstract

Penelitian mengenai motivasi dan manajemen waktu pada mahasiswa fakultas ilmu sosial dan ilmu politik bertujuan untuk mengetahui motivasi berwirausaha pada mahasiswa dan manajemen waktu pada mahasiswa wirausaha di Universitas Mulawarman. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Peneliti menggunakan teknik snowball, metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara mendalam dengan empat subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat subjek dalam penelitian ini menjalankan kuliah sambil berwirausaha dikarenakan adanya kebutuhan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mendapatkan uang saku. Hasil dari ketiga subjek yaitu subjek HN, MO, dan HL dapat disimpulkan bahwa manajemen waktu setiap individu menyesuaikan pada kebutuhan utama masing-masing individu. Motivasi turut mendukung subjek dalam mengatur waktu. Memilih mendahulukan sesuatu yang menurut kebutuhan yang paling dasar. Sebagai mahasiswa mengatur waktu menjadi hal yang sulit ketika mahasiswa memilih untuk berwirausaha sebagai prioritas utama. Hal ini berakibat pada prestasi mahasiwa di kampus. Kedisiplinan diri sangat berperan dalam manajemen waktu bagi mahasiswa yang menjalankan kuliah sambil berwirausaha. kendala yang dirasakan oleh pada mahasiswa dikarenakan kurangnya rasa disiplin terhadap waktu dengan mengisi waktu luang untuk hal yang tidak penting dan adanya kebiasaan menunda-nunda pekerjaan yang harus diselesaikan
Gambaran Intimasi dan Subjective Well-Being Pada Istri yang Menjalani Commuter Marriage Murtaja Azizah Khalish
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 6, No 2 (2018): Volume 6, Issue 2, June 2018
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v6i2.4566

Abstract

Pernikahan komuter merupakan fenomena umum yang terjadi di Indonesia. Pemisahan tempat tinggal antara dua pasangan suami istri disebabkan oleh kebutuhan finansial keluarga, pekerjaan profesional di tempat kerja dan pengakuan potensi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hubungan intim dan subyektif istri yang menjalani pernikahan komuter di Samarinda. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah mengolah dan menyiapkan data untuk dianalisis, membaca seluruh data, menganalisis lebih detail dengan pengkodean data, menerapkan proses koding, membuat narasi dan interpretasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa beberapa faktor keintiman yang dirasakan keempat subjek tersebut berawal dari kesamaan minat dan kebiasaan pola pikir, ketertarikan fisik antara dua orang atau lebih, status sosial ekonomi yang tidak jauh berbeda, serta rasa pengakuan dan penghargaan dari orang lain. orang-orang. Sedangkan pada kesejahteraan subjektif terdapat faktor-faktor yang mempengaruhinya seperti temperamen, karakteristik pribadi lainnya, pendapatan dan pengaruh sosial budaya. Pernikahan bisa menahan rasa syukur yang ada di keempat mata pelajaran.
Hubungan Kecerdasan Menghadapi Kesulitan Dengan Intensi Berwirausaha Pada Anggota Mulawarman Youth Entrepreneur Rukmana Yulianti
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 8, No 1 (2020): Volume 8, Issue 1, March 2020
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v8i1.4851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan menghadapi kesulitan dengan niat berwirausaha pada teknik penentuan sampel anggota Mulawarman Young Entrepreneur (MYE) dalam penelitian ini menggunakan total sampling sedangkan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 51 anggota MYE. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala niat berwirausaha dan skala kecerdasan menghadapi kesulitan. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji korelasi product moment.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan signifikan antara kesulitan menghadapi kecerdasan dengan niat berwirausaha pada anggota MYE Mulawarman University, dengan nilai r = 0,606 dan Sig = 0,034 ( P <0,05) yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan. Artinya, semakin tinggi kecerdasan menghadapi kesulitan yang dirasakan anggota maka semakin tinggi pula niat berwirausaha. Sebaliknya semakin rendah kecerdasan menghadapi kesulitan yang dirasakan anggota maka semakin rendah pula tingkat niat berwirausaha.
Hubungan Antara Pengembangan Karir dan Pemberian Insentif Terhadap Loyalitas Kerja Karyawan Puji Lestari
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 3, No 3 (2015): Volume 3, Issue 3, Juli 2015
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v3i3.3781

Abstract

Sumber daya manusia bekerja sama dengan manajemen perusahaan dalam mempertahankan dan meningkatkan semangat karyawan dalam bekerja. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan pengembangan terhadap karir dan pemberian insentif secara benar dan konsisten. Studi ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan pengembangan karir dan pemberian insentif dengan loyalitas kerja karyawan pada PT. Komatsu Remanufacturing Asia di Balikpapan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi adalah 210 orang karyawan PT. KRA, dan random sampling digunakan sebagai teknik pengambilan sampel untuk mendapatkan 138 karyawan sebagai sampel. Teknik wawancara, observasi, dan kuesioner yang digunakan dalam mengumpulkan data. Metode analisis menggunakan regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS 22.0 for windows. Hasil menunjukan hubungan yang positif dan signifikan antara pengembangan karir dengan loyalitas kerja karyawan PT. Komatsu Remanufacturing Asia dengan kontribusi sebesar 36,7 persen. Sementara itu, hubungan antara pemberian insentif dengan loyalitas kerja karyawan PT. Komatsu Remanufacturing Asia menunjukan hasil yang positif dan signifikan dengan kontribusi sebesar 61,9 persen. Hasil hubungan antara pengembangan karir dan pemberian insentif dengan loyalitas kerja karyawan pada PT. Komatsu Remanufacturing Asia menunjukan hubungan yang positif dan signifikan dengan kontribusi sebesar 64,3 persen dan sisanya akan dipengaruhi oleh faktor lain seperti lingkungan kerja yang tidak diungkapkan dalam penelitian ini.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2025): Volume 13, Issue 4, Desember 2025 Vol 13, No 3 (2025): Volume 13, Issue 3, September 2025 Vol 13, No 2 (2025): Volume 13, Issue 2, Juni 2025 Vol 13, No 1 (2025): Volume 13, Issue 1, Maret 2025 Vol 12, No 4 (2024): Volume 12, Issue 4, Desember 2024 Vol 12, No 3 (2024): Volume 12, Issue 3, September 2024 Vol 12, No 2 (2024): Volume 12, Issue 2, Juni 2024 Vol 12, No 1 (2024): Volume 12, Issue 1, Maret 2024 Vol 11, No 4 (2023): Volume 11, Issue 4, Desember 2023 Vol 11, No 3 (2023): Volume 11, Issue 3, September 2023 Vol 11, No 2 (2023): Volume 11, Issue 2, Juni 2023 Vol 11, No 1 (2023): Volume 11, Issue 1, Maret 2023 Vol 10, No 4 (2022): Volume 10, Issue 4, Desember 2022 Vol 10, No 3 (2022): Volume 10, Issue 3, September 2022 Vol 10, No 2 (2022): Volume 10, Issue 2, Juni 2022 Vol 10, No 1 (2022): Volume 10, Issue 1, Maret 2022 Vol 9, No 4 (2021): Volume 9, Issue 4, Desember 2021 Vol 9, No 3 (2021): Volume 9, Issue 3, September 2021 Vol 9, No 2 (2021): Volume 9, Issue 2, Juni 2021 Vol 9, No 1 (2021): Volume 9, Issue 1, Maret 2021 Vol 8, No 4 (2020): Volume 8, Issue 4, December 2020 Vol 8, No 3 (2020): Volume 8, Issue 3, September 2020 Vol 8, No 2 (2020): Volume 8, Issue 2, June 2020 Vol 8, No 1 (2020): Volume 8, Issue 1, March 2020 Vol 7, No 4 (2019): Volume 7, Issue 4, December 2019 Vol 7, No 3 (2019): Volume 7, Issue 3, September 2019 Vol 7, No 2 (2019): Volume 7, Issue 2, June 2019 Vol 7, No 1 (2019): Volume 7, Issue 1, March 2019 Vol 6, No 4 (2018): Volume 6, Issue 4, December 2018 Vol 6, No 3 (2018): Volume 6, Issue 3, September 2018 Vol 6, No 2 (2018): Volume 6, Issue 2, June 2018 Vol 6, No 1 (2018): Volume 6, Issue 1, March 2018 Vol 5, No 4 (2017): Volume 5, Issue 4, Desember 2017 Vol 5, No 3 (2017): Volume 5, Issue 3, September 2017 Vol 5, No 2 (2017): Volume 5, Issue 2, June 2017 Vol 5, No 1 (2017): Volume 5, Issue 1, Maret 2017 Vol 4, No 4 (2016): Volume 4, Issue 4, Desember 2016 Vol 4, No 3 (2016): Volume 4, Issue 3, September 2016 Vol 4, No 2 (2016): Volume 4, Issue 2, Juni 2016 Vol 4, No 1 (2016): Volume 4, Issue 1, Maret 2016 Vol 3, No 4 (2015): Volume 3, Issue 4, Oktober 2015 Vol 3, No 3 (2015): Volume 3, Issue 3, Juli 2015 Vol 3, No 2 (2015): Volume 3, Issue 2, April 2015 Vol 3, No 1 (2015): Volume 3, Issue 1, Januari 2015 Vol 2, No 4 (2014): Volume 2, Issue 4, Oktober 2014 Vol 2, No 3 (2014): Volume 2, Issue 3, Juli 2014 Vol 2, No 2 (2014): Volume 2, Issue 2, April 2014 Vol 2, No 1 (2014): Volume 2, Issue 1, Januari 2014 Vol 1, No 4 (2013): Volume 1, Issue 4, October 2013 Vol 1, No 3 (2013): Volume 1, Issue 3, Juli 2013 Vol 1, No 2 (2013): Volume 1, Issue 2, April 2013 Vol 1, No 1 (2013): Volume 1, Issue 1, Januari 2013 More Issue