cover
Contact Name
Heriyadi
Contact Email
psikoborneo@fisip.unmul.ac.id
Phone
+625414121765
Journal Mail Official
psikoborneo@fisip.unmul.ac.id
Editorial Address
Gedung Dekanat Fisipol Lantai 3, Jln. Tanah Grogot, Kampus Gn. Kelua Universitas Mulawarman - Samarinda 75119
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 24772666     EISSN : 24772674     DOI : 10.3872/psikoborneo
PSIKOBORNEO : Jurnal Ilmiah Psikologi is a peer-reviewed journal which is published by Mulawarman University, East Kalimantan publishes biannually in March, June, September and December. This Journal publishes current original research on psychology sciences using an interdisciplinary perspective, especially within Organitational and Industrial Psychology, Clinical Psychology, Educational Psychology, and Experimental Psychology Studies. PSIKOBORNEO : Jurnal Ilmiah Psikologi published regularly quarterly in March, June, September, and December. The purpose of this journal is to disseminate ideas and results of research conducted by universities, particularly Psychology Studies, Faculty of Social and Political Sciences at Mulawarman University, which can be applied in society. PSIKOBORNEO : Jurnal Ilmiah Psikologi contains a variety of activities carried out both internally by the Social Sciences Mulawarman University or from externally in handling and overcoming various problems that occur in society by applying science and technology which can then be beneficial to improve the welfare of the society.
Articles 933 Documents
Keterbukaan Diri Pada Remaja Korban Cyberbullying Debi Prahesti Candra Sari
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 5, No 1 (2017): Volume 5, Issue 1, Maret 2017
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v5i1.4332

Abstract

Penelitian mengenai keterbukaan diri pada remaja yang terkena cyberbulying bertujuan untuk mengetahui gambaran keterbukaan diri pada remaja korban cyberbullying dan mengetahui dampak yang muncul akibat tindakan cyberbullying. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah sebanyak 4 orang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data secara kualitatif berupa wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil observasi dan wawancara pada penelitian ini, bahwa ketiga subjek mendapatkan dampak setelah di cyberbullying, namun pada subjek N tidak terlalu mendapatkan  dampak yang berarti secara jangka panjang karena faktor-faktor dalam keterbukaan diri yang dimiliki subjek N lebih baik dari subjek O dan NO. Kemudian keterbukaan diri yang dimiliki ketiga subjek menjadi sangat menurun karena setelah mendapatkan cyberbullying para subjek menjadi lebih tertutup kepada lingkungan sekitarnya
Penyesuaian Perkawinan Dan Kepuasan Pernikahan Pada Individu yang Menikah Melalui Proses Ta’aruf Marni Marni
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 6, No 3 (2018): Volume 6, Issue 3, September 2018
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v6i3.4643

Abstract

Penelitian untuk mengetahui representasi penyesuaian pernikahan dan kepuasan pernikahan individu menikah melalui proses ta'aruf. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling, metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara mendalam dengan empat subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari empat subjek, salah satunya mengalami kesulitan dalam penyesuaian perkawinan. Subjek HS menemukan kesulitan untuk beradaptasi dengan pasangannya, hal ini dapat dilihat dari aspek penyesuaian perkawinan yang menjadi masalah pada subjek HS. Aspek-aspek ini termasuk kepuasan dalam hubungan yang dirasakan ketenangan dengan subjek HS. Hal ini berdampak pada kepuasan pernikahan yang menunjukkan tidak semua subjek dalam penelitian ini memiliki aspek kepuasan pernikahan yang mencakup keintiman, komitmen, komunikasi, kesesuaian dan kepercayaan. Ketidakpuasan HS dengan pernikahannya karena faktor keuangan dan perbedaan suku budaya. Keuangan dianggap sebagai penopang hidup mereka dan untuk memfasilitasi kebutuhan yang harus diberikan oleh subjek HS sebagai tanggung jawab kepala rumah tangga. Sementara perbedaan suku budaya berdampak pada subjek HS dan pasangan yang berbeda dalam hal perspektif, karakter dan bagaimana menyelesaikan konflik dalam rumah tangga. Meskipun demikian, keempat subjek sepakat untuk tetap menikah karena kepercayaan agama dan kehadiran anak-anak. Keyakinan agama dan kehadiran anak-anak memberikan kedamaian bagi subjek yang bermasalah dengan mengingat tugas dan peran mereka masing-masing.
Hubungan Minat Beli Dengan Keputusan Pembelian Pada Konsumen Saidah Putri Sari
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 8, No 1 (2020): Volume 8, Issue 1, March 2020
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v8i1.4870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan minat beli dengan keputusan membeli pada konsumen Kerupuk Amplang di Toko Karya Bahari Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 211 konsumen Kerupuk Amplang di Toko Karya Bahari Samarinda yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala psikologis yang memiliki ciri khusus yang membedakannya dari berbagai bentuk instrumen pengumpulan data lainnya seperti kuesioner, kuesioner, inventori, dll yang meliputi skala minat beli dan keputusan pembelian. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji Kendall atau b. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara minat beli dengan keputusan membeli pada konsumen Kerupuk Amplang di Toko Karya Bahari Samarinda dengan nilai r 0,153, dan nilai p (sig) 0,000. Artinya semakin tinggi minat beli maka semakin tinggi pula keputusan membeli Kerupuk Amplang di Toko Karya Bahari Samarinda. Sebaliknya, semakin rendah minat beli maka semakin rendah pula keputusan pembelian dengan konsumen.
Hubungan Antara Motivasi Kerja dan Kepuasan Kerja Dengan Pelayanan Prima Ina Cucu Sanita
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 6, No 4 (2018): Volume 6, Issue 4, December 2018
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v6i4.4671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi kerja dan kepuasan kerja dengan pelayanan prima (service excellence) pada perawat BLUD RSUD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah perawat BLUD RSUD Dr. H. Soermarno Sosroatmodjo Tanjung Selor Kabupaten Bulungan, dengan sampel sebanyak 70 perawat yang dipilih dengan menggunakan teknik random sampling. Data yang terkumpul dianalisis dengan bantuan Program Paket Statistik untuk Ilmu Sosial (SPSS) 24.0 untuk Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tidak ada hubungan antara motivasi kerja dengan service excellence pada perawat RSUD dengan koefisien beta (β) = 0,000, dan t hitung> t tabel (-0,003 <1,995) dan p = 0,997 (p <0,05). ); (2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kepuasan kerja dengan pelayanan prima (service excellence) pada perawat RSUD dengan koefisien beta (β) = 0,927, dan nilai t hitung> t tabel (19,326> 1,995) dan p nilai = 0,000 (p <0,05); (3) terdapat hubungan motivasi kerja dan kepuasan kerja dengan service excellence pada perawat RSUD dengan nilai f hitung> f tabel (203.668> 3.19) dan p = 0.000 (p <0.05). Kontribusi pengaruh (R2) terhadap motivasi kerja dan kepuasan kerja terhadap service excellence pada perawat sebesar 0,859.
Resiliensi Remaja Penyandang Tunanetra Pada SLB A Ruhui Rahayu di Samarinda Masna Masna
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 1, No 1 (2013): Volume 1, Issue 1, Januari 2013
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v1i1.3275

Abstract

Pada umumnya penyadang tunanetra seringkali digambarkan sebagai figur yang memiliki kekurangan. Ketunaan yang dialaminya tersebut akan membuat remaja merasa malu, minder, tidak percaya diri untuk bersosialisasi dengan lingkungannya dan merasa tidak berguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana resiliensi remaja penyandang tunanetra. Jenis penelitian ini adalah kualitatif yaitu penelitian yang berusaha untuk menggambarkan atau melukiskan objek yang akan diteliti berdasarkan fakta yang ada di lapangan. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga anak remaja dengan kategori usia 12 hingga 22 tahun dan lima orang informan terdiri dari orang tua dan guru. Hasil dari penelitian ini secara umum ketiga subjek memiliki resiliensi, baik aspek I am, I can, dan I have. Secara umum ketiga subjek mampu mengembangkan potensi yang dimiliki, percaya diri, menerima kondisi fisiknya, bertanggung jawab, dapat mencari bantuan, mampu bersosialisasi, menyadari dukungan orang lain dan memiliki hubungan baik.Pada umumnya penyadang tunanetra seringkali digambarkan sebagai figur yang memiliki kekurangan. Ketunaan yang dialaminya tersebut akan membuat remaja merasa malu, minder, tidak percaya diri untuk bersosialisasi dengan lingkungannya dan merasa tidak berguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana resiliensi remaja penyandang tunanetra. Jenis penelitian ini adalah kualitatif yaitu penelitian yang berusaha untuk menggambarkan atau melukiskan objek yang akan diteliti berdasarkan fakta yang ada di lapangan. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga anak remaja dengan kategori usia 12 hingga 22 tahun dan lima orang informan terdiri dari orang tua dan guru. Hasil dari penelitian ini secara umum ketiga subjek memiliki resiliensi, baik aspek I am, I can, dan I have. Secara umum ketiga subjek mampu mengembangkan potensi yang dimiliki, percaya diri, menerima kondisi fisiknya, bertanggung jawab, dapat mencari bantuan, mampu bersosialisasi, menyadari dukungan orang lain dan memiliki hubungan baik.
Peranan Orang Tua Terhadap Pendidikan Seksual Pada Anak Retardasi Mental Ringan Usia 16-18 Tahun Erinda Kartika Sari
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 4, No 1 (2016): Volume 4, Issue 1, Maret 2016
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v4i1.3970

Abstract

Peranan orang tua dalam kaitannya dengan pendidikan anak adalah sebagai pendidik utama, maka dari itu tanggung jawab orang tua terhadap pendidikan anak diantaranya memberikan dorongan atau motivasi baik itu kasih sayang, tanggung jawab moral, tanggung jawab sosial, tanggung jawab atas kesejahteraan anak baik lahir maupun batin, serta kebahagiaan dunia dan akhirat. Penelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui peranan orang tua terhadap pendidikan seksual pada anak retardasi mental. Peran sebagai orang tua dapat dilihat dari apa saja yang diberikan selama ini kepada anak retardasi mental. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 3 orang sebagai subjek penelitian yaitu orang tua dari anak retardasi mental. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan snowball sampling. Data diambil dengan teknik wawancara mendalam dengan menggunakan indikator peran orang tua dan tahapan pendidikan seksual berdasarkan usia. Data yang diperoleh pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu peran orang tua sebagai pendidik, pengawas, teman, konselor, pendorong dan panutan cenderung kurang maksimal, hal ini dapat dilihat dari penyampaian tahapan-tahapan pendidikan seksual yang tidak semua tersampaikan serta pemahaman anak retardasi mental yang sukar berfikir secara abstrak, hanya hal-hal konkrit yang dapat difahami sehingga membuat orang tua hanya memberikan pengetahuan dasar dan tidak mendalam khususnya mengenai pendidikan seksual. Hal konkrit sekalipun butuh pengulangan kata kembali sehingga anak retardasi mental memahaminya. Oleh karena itu tahapan pendidikan seksual seperti permasalahan seksual tidak diberikan orang tua kepada anak retardasi mental.
Kebermaknaan Hidup dan Religiusitas Pada Mantan Narapidana Kasus Pembunuhan Dwi Arista
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 5, No 3 (2017): Volume 5, Issue 3, September 2017
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v5i3.4422

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan fase-fase kehidupan yang bermakna yang dilewati oleh mantan narapidana dan bagaimana religiusitas membuat mantan narapidana mencapai kebahagiaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Responden yang dikumpulkan dari penelitian ini menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data adalah wawancara dan observasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mencapai kehidupan yang bermakna nyata, semua subjek harus melalui beberapa fase. Mulai dari fase penderitaan, fase penerimaan diri, fase penemuan kebermaknaan hidup, fase realisasi makna, dan fase apresiasi kebermaknaan (kebahagiaan). Dalam proses mencapai kebahagiaan, religiusitas penting. Dapat dilihat bahwa religiusitas mempengaruhi kehidupan semua subjek (pemikiran dan perilaku).
Keterampilan Sosal Dengan Pemujaan Selebriti Pada Penggemar K-Pop Dewasa Awal Hermadana Hermadana
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 8, No 3 (2020): Volume 8, Issue 3, September 2020
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v8i3.5364

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan antara keterampilan sosial dengan pemujaan selebriti pada penggemar K-Pop dewasa awal di kota Samarinda. Pemujaan selebriti adalah sebuah bentuk identitas yang terdapat di dalam diri para penggemar K-Pop dewasa awal yang merupakan bentuk kekaguman yang tidak biasa dan penghormatan terhadap idola K-Pop tersebut. Keterampilan sosial adalah keterampilan untuk berkomunikasi, menyesuaikan diri, dan keterampilan untuk menjalin hubungan baik dengan orang lain sesama penggemar K-Pop. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Subjek dalam penelitian berjumlah 100 orang. Metode pengumpulan data menggunakan dua skala yaitu keterampilan sosial dan pemujaan selebriti. Analisa data yang digunakan dengan uji analisis korelasi kendall’s tau-b dengan bantuan program Statistical Package for Sosial Sciences (SPSS) 25.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara keterampilan sosial dengan pemujaan selebriti pada penggemar K-Pop dewasa awal di kota Samarinda dengan nilai hasil r = -0.394 dan p = 0.000 (p < 0.05) yang berarti terdapat hubungan negatif yang signifikan antara keterampilan sosial dengan pemujaan selebriti. Sehingga dengan demikian hipotesis dalam penelitian ini diterima.
Hubungan Religiusitas Dengan Kesiapan Menghadapi Pensiun Pada Karyawan Husmi Yanti
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 7, No 1 (2019): Volume 7, Issue 1, March 2019
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v7i1.4718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan religiusitas dengan kesiapsiagaan pensiun pada karyawan di PT.SSD Desa Sambarata Kabupaten Berau. Penelitian ini terdiri dari dua variabel, variabel terikat adalah kesiapsiagaan pensiun dan variabel bebasnya adalah religiusitas. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala kesiapsiagaan pensiun dan skala religiusitas. Sampel dalam penelitian ini adalah pekerja laki-laki dan perempuan yang telah bekerja kurang lebih 20 tahun dan berusia antara 50-54 tahun, yaitu 102 orang pekerja yang bekerja di Desa PT.SSD Sambarata, Berau. Data dianalisis dengan kendall's Tau-b. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai korelasi diperoleh r hitung 0,291 dan P (sig) 0,000. Disimpulkan bahwa nilai r hitung> r tabel, dan nilai sig. 0,000 <0,050 artinya ada hubungan antara kesiapsiagaan pensiun dengan religiusitas di desa PT.SSD Sambarata, Berau.
Hubungan Komunikasi Interpersonal Perawat Dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap di Ruang Cempaka RSUD AW Sjahranie Samarinda Mirnawati Mirnawati
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 1, No 4 (2013): Volume 1, Issue 4, October 2013
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v1i4.3522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi interpersonal dengan faksi pasien perawat. Sampel adalah pasien rawat inap di rumah sakit cempaka Abdul Wahab Sjahranie Samarinda sebanyak 75 orang. File penelitian ini dikumpulkan oleh skala komunikasi interpersonal dan skala kepuasan Pasien dengan model skala Likert.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan sangat signifikan antara komunikasi interpersonal perawat dengan kepuasan pasien di rumah sakit cempaka Abdul Wahab Sjahranie Samarinda dengan r = 0,694 dan p = 0,000. Kemudian hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa ada hubungan antara aspek komunikasi antarpribadi dengan kepuasan pasien di rumah sakit cempaka Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi interpersonal dengan faksi pasien perawat. Sampel adalah pasien rawat inap di rumah sakit cempaka Abdul Wahab Sjahranie Samarinda sebanyak 75 orang. File penelitian ini dikumpulkan oleh skala komunikasi interpersonal dan skala kepuasan Pasien dengan model skala Likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan sangat signifikan antara komunikasi interpersonal perawat dengan kepuasan pasien di rumah sakit cempaka Abdul Wahab Sjahranie Samarinda dengan r = 0,694 dan p = 0,000. Kemudian hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa ada hubungan antara aspek komunikasi antarpribadi dengan kepuasan pasien di rumah sakit cempaka Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2025): Volume 13, Issue 4, Desember 2025 Vol 13, No 3 (2025): Volume 13, Issue 3, September 2025 Vol 13, No 2 (2025): Volume 13, Issue 2, Juni 2025 Vol 13, No 1 (2025): Volume 13, Issue 1, Maret 2025 Vol 12, No 4 (2024): Volume 12, Issue 4, Desember 2024 Vol 12, No 3 (2024): Volume 12, Issue 3, September 2024 Vol 12, No 2 (2024): Volume 12, Issue 2, Juni 2024 Vol 12, No 1 (2024): Volume 12, Issue 1, Maret 2024 Vol 11, No 4 (2023): Volume 11, Issue 4, Desember 2023 Vol 11, No 3 (2023): Volume 11, Issue 3, September 2023 Vol 11, No 2 (2023): Volume 11, Issue 2, Juni 2023 Vol 11, No 1 (2023): Volume 11, Issue 1, Maret 2023 Vol 10, No 4 (2022): Volume 10, Issue 4, Desember 2022 Vol 10, No 3 (2022): Volume 10, Issue 3, September 2022 Vol 10, No 2 (2022): Volume 10, Issue 2, Juni 2022 Vol 10, No 1 (2022): Volume 10, Issue 1, Maret 2022 Vol 9, No 4 (2021): Volume 9, Issue 4, Desember 2021 Vol 9, No 3 (2021): Volume 9, Issue 3, September 2021 Vol 9, No 2 (2021): Volume 9, Issue 2, Juni 2021 Vol 9, No 1 (2021): Volume 9, Issue 1, Maret 2021 Vol 8, No 4 (2020): Volume 8, Issue 4, December 2020 Vol 8, No 3 (2020): Volume 8, Issue 3, September 2020 Vol 8, No 2 (2020): Volume 8, Issue 2, June 2020 Vol 8, No 1 (2020): Volume 8, Issue 1, March 2020 Vol 7, No 4 (2019): Volume 7, Issue 4, December 2019 Vol 7, No 3 (2019): Volume 7, Issue 3, September 2019 Vol 7, No 2 (2019): Volume 7, Issue 2, June 2019 Vol 7, No 1 (2019): Volume 7, Issue 1, March 2019 Vol 6, No 4 (2018): Volume 6, Issue 4, December 2018 Vol 6, No 3 (2018): Volume 6, Issue 3, September 2018 Vol 6, No 2 (2018): Volume 6, Issue 2, June 2018 Vol 6, No 1 (2018): Volume 6, Issue 1, March 2018 Vol 5, No 4 (2017): Volume 5, Issue 4, Desember 2017 Vol 5, No 3 (2017): Volume 5, Issue 3, September 2017 Vol 5, No 2 (2017): Volume 5, Issue 2, June 2017 Vol 5, No 1 (2017): Volume 5, Issue 1, Maret 2017 Vol 4, No 4 (2016): Volume 4, Issue 4, Desember 2016 Vol 4, No 3 (2016): Volume 4, Issue 3, September 2016 Vol 4, No 2 (2016): Volume 4, Issue 2, Juni 2016 Vol 4, No 1 (2016): Volume 4, Issue 1, Maret 2016 Vol 3, No 4 (2015): Volume 3, Issue 4, Oktober 2015 Vol 3, No 3 (2015): Volume 3, Issue 3, Juli 2015 Vol 3, No 2 (2015): Volume 3, Issue 2, April 2015 Vol 3, No 1 (2015): Volume 3, Issue 1, Januari 2015 Vol 2, No 4 (2014): Volume 2, Issue 4, Oktober 2014 Vol 2, No 3 (2014): Volume 2, Issue 3, Juli 2014 Vol 2, No 2 (2014): Volume 2, Issue 2, April 2014 Vol 2, No 1 (2014): Volume 2, Issue 1, Januari 2014 Vol 1, No 4 (2013): Volume 1, Issue 4, October 2013 Vol 1, No 3 (2013): Volume 1, Issue 3, Juli 2013 Vol 1, No 2 (2013): Volume 1, Issue 2, April 2013 Vol 1, No 1 (2013): Volume 1, Issue 1, Januari 2013 More Issue