cover
Contact Name
Heriyadi
Contact Email
psikoborneo@fisip.unmul.ac.id
Phone
+625414121765
Journal Mail Official
psikoborneo@fisip.unmul.ac.id
Editorial Address
Gedung Dekanat Fisipol Lantai 3, Jln. Tanah Grogot, Kampus Gn. Kelua Universitas Mulawarman - Samarinda 75119
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 24772666     EISSN : 24772674     DOI : 10.3872/psikoborneo
PSIKOBORNEO : Jurnal Ilmiah Psikologi is a peer-reviewed journal which is published by Mulawarman University, East Kalimantan publishes biannually in March, June, September and December. This Journal publishes current original research on psychology sciences using an interdisciplinary perspective, especially within Organitational and Industrial Psychology, Clinical Psychology, Educational Psychology, and Experimental Psychology Studies. PSIKOBORNEO : Jurnal Ilmiah Psikologi published regularly quarterly in March, June, September, and December. The purpose of this journal is to disseminate ideas and results of research conducted by universities, particularly Psychology Studies, Faculty of Social and Political Sciences at Mulawarman University, which can be applied in society. PSIKOBORNEO : Jurnal Ilmiah Psikologi contains a variety of activities carried out both internally by the Social Sciences Mulawarman University or from externally in handling and overcoming various problems that occur in society by applying science and technology which can then be beneficial to improve the welfare of the society.
Articles 933 Documents
Pengaruh Pelatihan Komunikasi Efektif Terhadap Kemampuan Komunikasi Khalifatul Haq
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 4, No 1 (2016): Volume 4, Issue 1, Maret 2016
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v4i1.3928

Abstract

Kemampuan komunikasi diartikan sebagai kemampuan seseorang dalam berbicara, mendengar, dan mengatasi hambatan komunikasi verbal, serta dapat memahami komunikasi non-verbal. Manusia berkomunikasi untuk membagi pengetahuan dan pengalaman meraka. Melalui komunikasi, sikap dan perasaan seseorang atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain. Akan tetapi, komunikasi hanya akan efektif apabila pesan yang disampaikan dapat ditafsirkan sama oleh penerima pesan tersebut. Komunikasi efektif berarti bahwa komunikator dan komunikan sama-sama memiliki pengertian yang sama tentang suatu pesan. Pelatihan “Komunikasi Efektif” menggunakan pendekatan orang dewasa yang merupakan rangkaian kegiatan yang disesuaikan dengan karakteristik orang dewasa, sebagai peserta pelatihan, dan memungkinkan peserta berperan aktif dalam menetapkan apa, bagaimana, dan kapan mereka belajar. Pelatihan ini terdiri dari fase pembukaan, diskusi, tayaangan audiovisual, role-play, ceramah dan penutupan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta tentang komunikasi efektif dalam rangka meningkatkan kemampuan komunikasi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif berjenis eksperimen dengan menggunakan Simple Randomized Design. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik skala guttman. Subjek penelitian ini adalah 30 orang mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Mulawarman Samarinda. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji paired t-test dengan bantuan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 20.0 for Windows. Hasil penelitian dengan taraf kepercayaan 95% menunjukkan bahwa pemberian pelatihan “Komunikasi Efektif” memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap kemampuan komunikasi peserta pelatihan dengan nilai p = 0.004 (p ≤ 0.05), yang artinya hipotesis dalam penelitian ini diterima.
Forgiveness dan Subjective Well-Being Dewasa Awal Atas Perceraian Orang Tua Pada Masa Remaja Fatima Nur Azra
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 5, No 3 (2017): Volume 5, Issue 3, September 2017
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v5i3.4412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan faktor yang mempengaruhi forgiveness dan subjective well-being dewasa awal atas perceraian orang tua pada masa remaja. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode studi kasus intrinsik. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi, serta penentuan responden melalui screening subjek menggunakan Heartland Forgiveness Scale (HFS), Satisfaction with Life Scale (SWLS), dan Positive Affect and Negative Affect Scale (PANAS). Adapun metode pengumpulan data yakni melalui wawancara mendalam dan observasi. Teknik analisa data yang digunakan  adalah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan gambaran forgiveness dan subjective well-being dewasa awal atas perceraian orang tua pada masa remaja, dimana ketiga subjek telah melewati tahapan memaafkan dan menunjukkan kepuasan hidup serta emosi positif yang dominan. Faktor-faktor yang mempengaruhi hal tersebut antara lain kualitas hubungan subjek dengan orang tua dan teman-teman, empati dan penilaian subjek terhadap orang tua, serta agama dan spiritualitas yang membuat subjek menjadi lebih tenang dalam menjalani hidup.
Analisis Dampak Beban Kerja dan Komunikasi Organisasi Terhadap Semangat Kerja Muhammad Syamsu Rizal
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 8, No 3 (2020): Volume 8, Issue 3, September 2020
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v8i3.5355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja dan komunikasi organisasi terhadap semangat kerja pada karyawan PT Bukit Baiduri Energi di Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 90 karyawan yang ditentukan dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala semangat kerja, beban kerja dan komunikasi organisasi. Teknik analisa data menggunakan uji analisis regresi berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: (1) ada pengaruh negatif dan signifikan antara beban kerja terhadap semangat kerja dengan koefesien beta (β) = -0.494, serta nilai t hitung > t tabel (-4.945 > 1.986) dan nilai p = 0.000 (p < 0.05); (2) ada pengaruh signifikan antara komunikasi organisasi terhadap semangat kerja dengan koefesien beta (β) = 0.264, serta nilai t hitung > t tabel (2.633 > 1.986) dan nilai p = 0.006 (p < 0.05); (3) ada pengaruh signifikan antara beban kerja dan komunikasi organisasi terhadap semangat kerja dengan nilai F hitung > F tabel (23.647 > 3.10) dan nilai p = 0.000 (p < 0.05). Kontribusi variabel (R2) beban kerja dan komunikasi organisasi terhadap semangat kerja pada karyawan adalah sebesar 35.2%.
Pengaruh Kerjasama Tim dan Kepuasan Kerja Terhadap Kualitas Pelayanan Linda Wulan Riana
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 7, No 1 (2019): Volume 7, Issue 1, March 2019
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v7i1.4708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kerja tim dan kepuasan kerja terhadap kualitas pelayanan perawat di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan 55 perawat sebagai sampel yang dipilih dengan menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kualitas layanan, kerja tim, dan kepuasan kerja. Ketiga skala tersebut disusun dengan skala likert dan menggunakan SPSS (Paket Statistik untuk Ilmu Sosial) versi 20.0 untuk windows untuk analisis statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara kerja tim dan kepuasan kerja terhadap kualitas pelayanan perawat, yaitu f hitung f tabel (15,832 3,16) dan p = 0,000 (p 0,05). Kontribusi pengaruh kerja tim dan kepuasan kerja terhadap kualitas layanan adalah 0,365 (36,5 persen). Ada pengaruh yang signifikan dari kerja tim terhadap kualitas layanan perawat dengan koefisien beta () = 0,076, dan t hitung t tabel (2,715 2,005) dan p = 0,028 (p 0,05). Ada pengaruh signifikan kepuasan kerja terhadap kualitas pelayanan perawat dengan koefisien beta () = 0,181, dan t hitung t tabel (2,936 2,005) dan p = 0,005 (p 0,05).
Peranan Kontrol Diri Terhadap Pembelian Impulsif pada Remaja Berdasarkan Perbedaan Jenis Kelamin di Samarinda Dira Sarah Diba
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 1, No 3 (2013): Volume 1, Issue 3, Juli 2013
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v1i3.3330

Abstract

Pembelian impulsif sering dikaitkan dengan pembelian yang dilakukan dengan tiba-tiba dan tidak terencana, dilakukan pada saat sce-ne, dan dengan munculnya dorongan besar dan adegan kegembiraan dan gairah. Keberadaan kontrol diri membuat orang mampu membimbing, mengarahkan, dan mengatur perilaku dengan kuat yang pada akhirnya mengarah pada konsekuensi positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kontrol diri pada pembelian impulsif berdasarkan perbedaan gender remaja di Samarinda. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang berupaya menggambarkan atau mendeskripsikan objek yang akan diteliti berdasarkan tanah. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa mulai dari enam orang termasuk tiga perempuan dan tiga laki-laki dalam kategori usia 18 hingga 21 tahun. Hasil penelitian ini secara umum dapat dilihat bahwa pengendalian diri berkontribusi terhadap pembelian impulsif berdasarkan perbedaan jenis kelamin remaja. Wanita muda sering menunjukkan pembelian impulsif seperti membeli dan melihat barang-barang menarik yang dipajang di jendela ketika di pusat perbelanjaan, mudah terganggu oleh stimulus, melakukan pembelian karena mereka tertarik pada warna barang, keinginan untuk mengikuti mode, dan ketidakpedulian terhadap konsekuensi, serta ketidakmampuan untuk mengendalikan diri cenderung ragu, tidak pernah mengabaikan stimulus yang ada di pusat perbelanjaan, mudah dipengaruhi pada informasi yang diberikan oleh orang lain dan pada akhirnya melakukan pembelian, serta kurangnya pertimbangan dan pertimbangan. Para remaja putra tidak melakukan pembelian impulsif seperti itu secara langsung membeli barang-barang yang mereka inginkan dan butuhkan tanpa melakukan hal-hal yang dapat mempengaruhi pembelian impulsif dan memiliki kontrol diri tidak mudah terpengaruh seperti orang lain berbicara, pertama-tama meminta saran kepada teman mengenai pertimbangan sebelum melakukan pembelian, mengabaikan re-bates dan sampel gratis ditawarkan, dan memajukan pemikiran dan menilai kegunaan barang sebelum melakukan pembelian.
Studi Fenomenologi Seksualitas Transgender Wanita Kartika Nur Kusuma
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 4, No 2 (2016): Volume 4, Issue 2, Juni 2016
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v4i2.4014

Abstract

Penelitian tentang studi fenomenologis wanita transgender seksualitas di samarinda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana seksualitas transgender pada wanita dengan diskriminasi dari masyarakat, bagaimana seorang wanita transgender dapat membangun interaksi dan hubungan dengan diri mereka sendiri dan lingkungan di sekitar komunitas. Seksualitas bukan hanya seks, tetapi keberadaan kita di dunia ini sebagai pribadi, pria dan wanita. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Peneliti menggunakan purposive, metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara dengan dua subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kedua subjek melalui dimensi seksualitas dengan cara yang berbeda. Pada subjek D dapat melewati enam dimensi seksual dengan baik, sehingga dalam menghadapi diskriminasi sosial subjek cenderung mampu mengendalikan emosi, subjek juga tidak membatasi hubungan dan interaksi sosialnya, diskriminasi adalah hal yang biasa dilakukan subjek yang diterima penolakan terhadap penampilan subjek cenderung menyukai pria. Pada subjek enam dimensi seksual kedua tidak sepenuhnya terlampaui dengan baik sehingga subjek cenderung tertutup dan membatasi interaksi sosial dan hubungan sosial mereka dengan masyarakat, subjek cukup nyaman dengan subjek hubungan dengan pasangan sehingga subjek tidak perlu orang lain berpikir cukup hanya dengan pasangannya saja.
Hubungan Antara Konformitas Teman Sebaya dan Gaya Hidup Konsumtif Dengan Kepercayaan Diri Uma Azhari Ulfa
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 5, No 4 (2017): Volume 5, Issue 4, Desember 2017
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v5i4.4474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan konformitas dan gaya hidup konsumen dengan kepercayaan diri di SMA Negeri 1 Samarinda. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui seberapa besar hubungan dan kemampuan prediksi variabel independen terhadap variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah 329 siswa di SMA Negeri 1 Samarinda. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 siswa di SMA Negeri 1 Samarinda yang diperoleh dengan menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan SPSS versi 22.0 for windows 7. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang positif dan sangat signifikan antara konformitas teman sebaya dan gaya hidup konsumen dengan kepercayaan diri dengan F hitung> F tabel = 17.409> 3.150, R2 = 0.264, dan p = 0,000 <0,050. Ada hubungan negatif dan signifikan antara konformitas teman sebaya dengan kepercayaan diri dengan beta = -0,288, t hitung> t tabel = -3,232> 1,985, dan p = 0,002 <0,050. Kemudian terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara gaya hidup konsumen dengan kepercayaan diri dengan beta = 0,370, t hitung> t tabel = 4,150> 1,984, dan p = 0,000 <0,050.
Lokus Kendali Kesehatan dan Disonansi Kognitif Pada Wanita Perokok Berjilbab Hana Dea Salsabila
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 7, No 3 (2019): Volume 7, Issue 3, September 2019
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v7i3.4792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana deskripsi locus of control kesehatan dan disonansi kognitif pada wanita perokok berjilbab di samarinda. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Responden penelitian ini diambil secara purposive sampling dengan metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam dengan empat subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat subjek dalam penelitian ini mengalami disonansi kognitif. Subjek LL dan NA mengalami empat sumber disonansi kognitif, yaitu inkonsistensi logis, nilai-nilai budaya, pendapat umum dan pengalaman masa lalu sedangkan subjek IN dan DE mengalami tiga sumber disonansi kognitif yaitu inkonsistensi logis, nilai budaya dan pendapat umum. Subjek IN dan LL mengurangi disonansi mereka dengan menambahkan elemen kognitif, yaitu bahwa wanita berkerudung yang merokok tidak selalu negatif. Mereka juga percaya bahwa masih banyak wanita berkerudung yang merokok di samping mereka. Subjek IN, LL, dan NA mengubah elemen perilaku dengan memilih area merokok yang tidak terlalu ramai atau tertutup. Keempat subjek memilih teman yang dapat menerima perilaku merokok mereka dan menghindari teman yang berkomentar negatif tentang perilaku merokok mereka. Setelah disonansi kognitif terjadi dan locus of control kesehatan internal dan eksternal. Subjek IN, DE, dan NA terus merokok sementara subjek LL ingin berhenti merokok sebelum menikah.
Hubungan Antara Orientasi Masa Depan dan Daya Juang Terhadap Kesiapan Kerja Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik di Universitas Mulawarman Yosina Nur Agusta
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 2, No 3 (2014): Volume 2, Issue 3, Juli 2014
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v2i3.3653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara orientasi masa depan dan hasil bagi adversitas dengan kelayakan kerja. Sampelnya adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 2010 di Universitas Samarinda Mulawarman sebanyak 105 mahasiswa. File dianalisis dengan model regresi dan model secara bertahap diisi dengan bantuan program Paket Statis Untuk Ilmu Sosial (SPSS) 16.0 untuk Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada orientasi masa depan yang positif dan sangat signifikan dan hasil bagi kemampuan kerja terhadap mahasiswa tahun terakhir dari fakultas ilmu sosial dan politik di Universitas Samarinda Mulawarman dengan r = 0,744, dan p = 0,000. Kemudian hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa ada hubungan antara aspek orientasi masa depan dan daya juang terhadap kemampuan kerja di tingkat akhir mahasiswa fakultas ilmu sosial dan politik di Universitas Mulawarman Samarinda.
Pengaruh Kebijakan Pemutusan Hubungan Kerja Terhadap Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Pada Karyawan Siti Aisyah
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 4, No 4 (2016): Volume 4, Issue 4, Desember 2016
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v4i4.4239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kebijakan pemutusan hubungan kerja dengan motivasi dan disiplin kerja terhadap karyawan. Penelitian ini terdiri dari tiga variabel: variabel dependen motivasi kerja dan disiplin dan variabel independen yang penghentian kebijakan. Teknik pengambilan sampel menggunakan Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Ryan Eka Pratama 115 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode uji analisis multivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara kebijakan pemutusan hubungan kerja dan motivasi kerja dengan nilai f hitung = 1,864 (f hitung> f tabel = 1,748) dan p = 0,020 (p <0,050) dan ada pengaruh yang signifikan antara kebijakan pemutusan hubungan kerja dan disiplin kerja dengan nilai f hitung = 2,795 (f hitung> f tabel = 1,748) dan p = 0,000 (p <0,050), yang berarti semakin tinggi kebijakan pemutusan hubungan kerja, semakin tinggi motivasi dan disiplin karyawan, sebaliknya semakin rendah kebijakan pemutusan hubungan kerja maka semakin rendah motivasi dan disiplin karyawan.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2025): Volume 13, Issue 4, Desember 2025 Vol 13, No 3 (2025): Volume 13, Issue 3, September 2025 Vol 13, No 2 (2025): Volume 13, Issue 2, Juni 2025 Vol 13, No 1 (2025): Volume 13, Issue 1, Maret 2025 Vol 12, No 4 (2024): Volume 12, Issue 4, Desember 2024 Vol 12, No 3 (2024): Volume 12, Issue 3, September 2024 Vol 12, No 2 (2024): Volume 12, Issue 2, Juni 2024 Vol 12, No 1 (2024): Volume 12, Issue 1, Maret 2024 Vol 11, No 4 (2023): Volume 11, Issue 4, Desember 2023 Vol 11, No 3 (2023): Volume 11, Issue 3, September 2023 Vol 11, No 2 (2023): Volume 11, Issue 2, Juni 2023 Vol 11, No 1 (2023): Volume 11, Issue 1, Maret 2023 Vol 10, No 4 (2022): Volume 10, Issue 4, Desember 2022 Vol 10, No 3 (2022): Volume 10, Issue 3, September 2022 Vol 10, No 2 (2022): Volume 10, Issue 2, Juni 2022 Vol 10, No 1 (2022): Volume 10, Issue 1, Maret 2022 Vol 9, No 4 (2021): Volume 9, Issue 4, Desember 2021 Vol 9, No 3 (2021): Volume 9, Issue 3, September 2021 Vol 9, No 2 (2021): Volume 9, Issue 2, Juni 2021 Vol 9, No 1 (2021): Volume 9, Issue 1, Maret 2021 Vol 8, No 4 (2020): Volume 8, Issue 4, December 2020 Vol 8, No 3 (2020): Volume 8, Issue 3, September 2020 Vol 8, No 2 (2020): Volume 8, Issue 2, June 2020 Vol 8, No 1 (2020): Volume 8, Issue 1, March 2020 Vol 7, No 4 (2019): Volume 7, Issue 4, December 2019 Vol 7, No 3 (2019): Volume 7, Issue 3, September 2019 Vol 7, No 2 (2019): Volume 7, Issue 2, June 2019 Vol 7, No 1 (2019): Volume 7, Issue 1, March 2019 Vol 6, No 4 (2018): Volume 6, Issue 4, December 2018 Vol 6, No 3 (2018): Volume 6, Issue 3, September 2018 Vol 6, No 2 (2018): Volume 6, Issue 2, June 2018 Vol 6, No 1 (2018): Volume 6, Issue 1, March 2018 Vol 5, No 4 (2017): Volume 5, Issue 4, Desember 2017 Vol 5, No 3 (2017): Volume 5, Issue 3, September 2017 Vol 5, No 2 (2017): Volume 5, Issue 2, June 2017 Vol 5, No 1 (2017): Volume 5, Issue 1, Maret 2017 Vol 4, No 4 (2016): Volume 4, Issue 4, Desember 2016 Vol 4, No 3 (2016): Volume 4, Issue 3, September 2016 Vol 4, No 2 (2016): Volume 4, Issue 2, Juni 2016 Vol 4, No 1 (2016): Volume 4, Issue 1, Maret 2016 Vol 3, No 4 (2015): Volume 3, Issue 4, Oktober 2015 Vol 3, No 3 (2015): Volume 3, Issue 3, Juli 2015 Vol 3, No 2 (2015): Volume 3, Issue 2, April 2015 Vol 3, No 1 (2015): Volume 3, Issue 1, Januari 2015 Vol 2, No 4 (2014): Volume 2, Issue 4, Oktober 2014 Vol 2, No 3 (2014): Volume 2, Issue 3, Juli 2014 Vol 2, No 2 (2014): Volume 2, Issue 2, April 2014 Vol 2, No 1 (2014): Volume 2, Issue 1, Januari 2014 Vol 1, No 4 (2013): Volume 1, Issue 4, October 2013 Vol 1, No 3 (2013): Volume 1, Issue 3, Juli 2013 Vol 1, No 2 (2013): Volume 1, Issue 2, April 2013 Vol 1, No 1 (2013): Volume 1, Issue 1, Januari 2013 More Issue