cover
Contact Name
Heriyadi
Contact Email
psikoborneo@fisip.unmul.ac.id
Phone
+625414121765
Journal Mail Official
psikoborneo@fisip.unmul.ac.id
Editorial Address
Gedung Dekanat Fisipol Lantai 3, Jln. Tanah Grogot, Kampus Gn. Kelua Universitas Mulawarman - Samarinda 75119
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 24772666     EISSN : 24772674     DOI : 10.3872/psikoborneo
PSIKOBORNEO : Jurnal Ilmiah Psikologi is a peer-reviewed journal which is published by Mulawarman University, East Kalimantan publishes biannually in March, June, September and December. This Journal publishes current original research on psychology sciences using an interdisciplinary perspective, especially within Organitational and Industrial Psychology, Clinical Psychology, Educational Psychology, and Experimental Psychology Studies. PSIKOBORNEO : Jurnal Ilmiah Psikologi published regularly quarterly in March, June, September, and December. The purpose of this journal is to disseminate ideas and results of research conducted by universities, particularly Psychology Studies, Faculty of Social and Political Sciences at Mulawarman University, which can be applied in society. PSIKOBORNEO : Jurnal Ilmiah Psikologi contains a variety of activities carried out both internally by the Social Sciences Mulawarman University or from externally in handling and overcoming various problems that occur in society by applying science and technology which can then be beneficial to improve the welfare of the society.
Articles 933 Documents
Pengaruh Spiritualitas di Tempat Kerja dan Modal Psikologis Terhadap Perilaku Kewargaan Organisasional Beni Mardianto
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 6, No 4 (2018): Volume 6, Issue 4, December 2018
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v6i4.4683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh spiritualitas di tempat kerja dan modal psikologis terhadap perilaku kewargaan organisasional pada guru SD Fastabiqul Khairat Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian terdiri dari 52 orang guru yang membuat peneliti menggunakan teknik sampling jenuh. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala perilaku warga organisasi, spiritualitas tempat kerja, dan modal psikologis. Data penelitian dianalisis dengan regresi berganda. Hasil penelitian dengan tingkat kepercayaan 5% menunjukkan bahwa: (1) terdapat spiritualitas tempat kerja terhadap perilaku kewarganegaraan organisasional guru sekolah dasar dengan koefisien beta (β) = 0,353, nilai t> t tabel (2,565> 2,009) dan nilai p = 0,013 (p <0,05); (2) terdapat modal psikologis terhadap perilaku kewarganegaraan organisasional guru sekolah dasar dengan koefisien beta (β) = 0,388, nilai t> t tabel (2,825> 2,009) dan nilai p = 0,007 (p <0,05); (3) terdapat spiritualitas tempat kerja dan modal psikologis terhadap perilaku kewargaan organisasional guru SD dengan nilai F> F tabel (20,050> 3,19) dan p value = 0,000 (p <0,05). Variabel kontribusi (R2) spiritualitas tempat kerja dan modal psikologis terhadap perilaku kewargaan organisasional guru sekolah dasar sebesar 45,0%.
Pembentukan Identitas Diri dan Gambaran Diri (Self Body Image) pada Remaja Putri Bertato di Samarinda Uswatun Hasanah
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 1, No 2 (2013): Volume 1, Issue 2, April 2013
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v1i2.3290

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana pembentukan identitas diri dan citra diri pada remaja putri yang di tatto di samarinda. Subjek dalam penelitian ini adalah, gadis bertato di samarinda, sebanyak tiga orang, dengan usia kategori (15-18 tahun). Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Data diambil dengan wawancara mendalam yang menggunakan identitas diri dan indikator variabel citra tubuh, data yang diambil dari penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa, subjek dalam penelitian ini bahwa perempuan dengan tato memiliki citra diri positif, juga didukung oleh beberapa faktor identitas diri, yaitu genetik, subyektif, psikososial timbal balik dan status eksistensial. Yang mendukung gadis-gadis muda dengan tato memiliki citra diri yang positif.
Pengaruh Komunikasi Interpersonal dan Mutu Pelayanan Terhadap Kepuasan Nasabah Novia Hardiyanti Putri
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 4, No 2 (2016): Volume 4, Issue 2, Juni 2016
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v4i2.4001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi interpersonal dan mutu pelayanan terhadap kepuasan nasabah bank rakyat Indonesia cabang pandan wangi Balikpapan. Penelitian ini terdiri dari tiga variabel yaitu variabel terikat yakni kepuasan nasabah dan variabel bebas komunikasi interpersonal dan mutu pelayanan. Teknik pengumpulan sampel dengan menggunakan random sampling. Sampel dalm penelitian ini adalah nasabah bank rakyat Indonesia cabang pandan wangi Balikpapan sebanyak 87 nasabah. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisa deskriptif dan analisa regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara komunikasi interpersonal terhadap kepuasan nasabah dengan nilai beta beta = 0.214, t hitung > t tabel = 2.072 > 1.988, dan p = 0.041, terdapat pengaruh positif dan signifikan antara mutu pelayanan terhadap kepuasan nasabah beta = 0.246, t hitung > t tabel = 2.384 > 1.988, dan p = 0.019, terdapat pengaruh yang signifikan antara komunikasi interpersonal dan mutu pelayanan terhadap kepuasan nasabah dengan F hitung > F tabel = 5.5.07 > 3.150, R2 = 0.116, dan p = 0.006.
Rasa Bersalah (Guilty Feeling) Pada Siswi Sekolah Religi Tingkat Menengah Atas yang Melakukan Perilaku Seksual Pranikah Ria Rizky Amalia
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 5, No 4 (2017): Volume 5, Issue 4, Desember 2017
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v5i4.4461

Abstract

Penelitian ini adalah tentang perasaan bersalah siswa perempuan di sekolah menengah agama. Tujuannya adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi perasaan bersalah siswa terhadap perilaku seksual pra nikah dan dampaknya. Kemudian, dijelaskan bahwa tidak hanya sekolah menengah agama yang mengajarkan nilai agama dalam membangun karakter dan moralitas siswa tetapi juga diharapkan untuk mendapatkan kerjasama dalam pengawasan dan contoh implementasi oleh orang tua untuk mencapai tujuan bersama. Peneliti melakukan penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini menggunakan purposive sampling. Dalam mengumpulkan data, peneliti melakukan observasi dan wawancara mendalam dengan tiga subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek DI melakukan perilaku seksual karena ada rangsangan dan kepercayaan pada pasangannya juga ada rasa memiliki. Subjek DI merasa berdosa, kotor dan sangat bersalah ketika ibunya sakit setelah mengetahui tentang kehamilannya. Itu menyebabkan dia memiliki ide bunuh diri. Dia sekarang juga dikeluarkan dari sekolahnya. Subjek AS melakukan perilaku seksual karena stimulasi dan pencarian kedamaian. Subjek AS juga merasa berdosa dan merasa sangat bersalah kepada orang tuanya lebih dari ketakutannya akan hukuman dari Allah. Dengan pria yang tidak bertanggung jawab atas kehamilannya, dia mencoba bunuh diri dan dikeluarkan dari sekolahnya. Subjek NS melakukannya karena paksaan dan stimulasi dari pasangannya. Dia merasa begitu jauh dari Allah dan takut akan perubahan tubuh setelah perilaku seksual. Hingga hari ini, dia masih melakukan perilaku seksual dengan pasangannya.
Pengaruh Tipe Pola Asuh dan Penerimaan Sosial Terhadap Perilaku Merokok Pada Remaja Rahmatika Hamdani
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 7, No 2 (2019): Volume 7, Issue 2, June 2019
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v7i2.4779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya pengasuhan dan penerimaan sosial terhadap perilaku merokok pada remaja di Samarinda. Metode penelitian adalah metode kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 orang. Metode pengumpulan data menggunakan uji regresi dengan bantuan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 24.0 for Windows 7. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan, dengan nilai hasil model regresi berganda full model dengan F hitung > F tabel (152.292> 3.94), adjusted R square = 0.759 dan p = 0.000 <0.050 dengan demikian, hipotesis dalam penelitian ini diterima. Berdasarkan hasil uji regresi, diketahui bahwa gaya pengasuhan mempengaruhi perilaku merokok, sebagaimana dibuktikan oleh koefisien beta = 0,345; t hitung = 5,586> t tabel = 1,984 dan nilai p = 0,000 <0,05. Sekitar 87% merujuk pada gaya pengasuhan primitif. maka penerimaan sosial berpengaruh dengan koefisien beta perilaku merokok = 0,622; t hitung = 10.071 <1.984 dan nilai p = 0.000> 0,05.
Konsep Diri Wanita yang Tidak Perawan dan Kepuasan Perkawinan Satiti Nur Fatimah
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 2, No 1 (2014): Volume 2, Issue 1, Januari 2014
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v2i1.3574

Abstract

Kepuasan pernikahan adalah keinginan pasangan karena pernikahan akan menentukan kebahagiaan dan kepuasan hidup seseorang. Namun, kondisi wanita yang tidak perawan saat menikah menjadi momok tersendiri dalam diri wanita, dan ini menyebabkan perasaan penyesalan dan rasa bersalah yang terus menerus menekan mereka. Konsep individu yang dibuat sendiri dapat memiliki gambaran tentang dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep diri wanita yang tidak perawan dan kepuasan pernikahan yang dirasakan wanita. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang berupaya mendeskripsikan atau menggambarkan objek yang akan diteliti berdasarkan fakta di lapangan. Subjek dalam penelitian ini adalah wanita bukan perawan ketika mereka menikah. Hasil penelitian ini dapat dilihat secara umum bahwa konsep diri wanita yang tidak perawan ketika menikah cenderung negatif dengan konsep diri yang negatif akan merasa jijik, merasa rendah diri, bersalah, terhina, merasa menyesal, dan marah pada diri. Bukan perawan pada wanita ketika menikah tidak dapat membuat mereka merasa sempurna di mata suami mereka, ini mempengaruhi hubungan perilaku suami dan istri dan ini menyebabkan kurangnya kepuasan pernikahan yang dirasakan oleh istri sebagai ketidakmampuan istri untuk bangga akan dirinya sendiri kepada suami mereka, ketidakmampuan istri untuk mengungkapkan apa yang dialami dan dirasakan, serta ketidakmampuan istri untuk mempertahankan argumen pada saat konflik.
Hubungan Citra Merek Dengan Loyalitas Merek Pada Konsumen Nopriani Astuti
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 4, No 3 (2016): Volume 4, Issue 3, September 2016
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v4i3.4104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara citra merek dengan loyalitas merek pada konsumen mobil pt. honda semoga jaya samarinda. Dimana diajukan satu variabel bebas dan satu variabel terikat, yaitu citra merek berperan sebagai variabel bebas sedangkanloyalitas merek berperan sebagai variabel terikat. Penelitian ini menggunakan 70 sampel konsumen mobil honda. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesionercitra merek dan loyalitas merek. Analisis data penelitian ini menggunakan teknik Pearson Correlation Product Momentdengan bantuan SPSS versi 20.0 For Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara citra merek dengan loyalitas merekdengan nilai p = 0.000 kemudiannilai r = 0.618 yang berarti hubungan citra merek sedang terhadap loyalitas merek.
Kepercayaan Diri dan Kecemasan Memperoleh Pasangan Hidup Pada Wanita Dewasa Awal yang Mengalami Obesitas Fakhrunnisa Fakhrunnisa
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 6, No 1 (2018): Volume 6, Issue 1, March 2018
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v6i1.4533

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kepercayaan diri dan kecemasan remaja putri obesitas dalam proses mendapatkan pasangan. Penelitian ini menggunakan studi kasus kualitatif. Responden diambil berdasarkan purposive sampling, yaitu pemilihan subjek berdasarkan karakteristik yang valid sesuai dengan tujuannya. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi ke keempat objek tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat subjek memiliki tingkat kepercayaan diri dan kecemasan. Pada subjek JN yang pertama memiliki kepercayaan diri yang baik dalam aktivitas sehari-hari, terdapat kecemasan pada subjek yang muncul pada situasi tertentu saja. Pada subjek kedua DW memiliki rasa kurang percaya diri terutama saat subjek berada ditempat umum dan saat berinteraksi dengan lawan jenis sedangkan untuk kecemasan subjek DW merasa cemas dan takut jika ada yang menanyakan masalah pasangan hidup dan berat badannya. Pada subjek ketiga RD memiliki kepercayaan diri yaitu subjek yang kurang pemalu dan pasif saat berinteraksi dengan orang disekitarnya, terdapat gejala kecemasan yang muncul pada subjek muncul pemikiran negatif seperti RD dan prasaan takut dan gugup ketika ingin pergi ke tempat umum. Pada subjek keempat NL memiliki kepercayaan diri yang kurang dalam hal komunikasi dan berinteraksi dengan lawan jenis subjek juga mengalami gejala kecemasan seperti perasaan gugup, tegang, kaku dan sulit berkonsentrasi saat sedang berbicara dengan lawan jenis.
Studi Komparasi Kecerdasan Moral Siswa Ditinjau Dari Sekolah Reguler dan Sekolah Islam Terpadu Full Day School Gledis Kristina
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 7, No 4 (2019): Volume 7, Issue 4, December 2019
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v7i4.4825

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kecerdasan moral antara siswa dari SMK Negeri 5 dan SMK Subulussalam yang menggunakan sistem sekolah sehari penuh di Samarinda. Peneliti menggunakan komparatif penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa dari kelas X dan XI SMK Negeri 5 SMK Subulussalam Samarinda dengan jumlah sampel 100 orang, masing-masing 50 siswa Sekolah Menengah Kejuruan 5 dan 50 siswa SMA Islam Subulussalam Sekolah. Pengambilan sampel ditentukan dengan simple random sampling. Peneliti yang digunakan skala skala berbasis Likert yang terdiri dari skala kecerdasan moral untuk kumpulkan data. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan dua uji-t sampel gratis analisis (Independent sample t-test) menggunakan komputer SPSS versi 24.0 program. Hasil penelitian dengan tingkat kepercayaan 95% menunjukkan bahwa ada tidak ada perbedaan dalam kecerdasan moral antara sekolah biasa dan sekolah Islam sekolah dengan program sekolah sehari penuh dengan koefisien perbedaan mandiri uji-t sampel sebesar 0,336 dengan p> 0,05.
Hubungan Dukungan Sosial Dengan Motivasi Untuk Sembuh Pada Pengguna Napza di Rehabilitasi BNN Tanah Merah Samarinda Kalimantan Timur Wawan Primanda
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 3, No 1 (2015): Volume 3, Issue 1, Januari 2015
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v3i1.3749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dan motivasi untuk pulih pada pengguna narkoba dalam rehabilitasi BNN Tanah Merah Kalimantan Timur. Dimana yang diusulkan satu variabel bebas dan variabel terikat, yaitu peran dukungan sosial sebagai variabel bebas, sedangkan motivasi untuk memulihkan peran sebagai variabel terikat. Penelitian ini menggunakan sampel 40 pecandu narkoba yang sedang menjalani rehabilitasi atau di BNN Tanah Merah Kalimantan Timur. Data dikumpulkan dengan menggunakan motivasi kuesioner untuk pulih dan dukungan sosial. Penelitian ini menggunakan analisis data teknik analisis korelasi product moment menggunakan SPSS versi 20.0 untuk Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara dukungan organisasi dan motivasi untuk memulihkan nilai (r = 0359 dan p = 0.000).

Page 6 of 94 | Total Record : 933


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2025): Volume 13, Issue 4, Desember 2025 Vol 13, No 3 (2025): Volume 13, Issue 3, September 2025 Vol 13, No 2 (2025): Volume 13, Issue 2, Juni 2025 Vol 13, No 1 (2025): Volume 13, Issue 1, Maret 2025 Vol 12, No 4 (2024): Volume 12, Issue 4, Desember 2024 Vol 12, No 3 (2024): Volume 12, Issue 3, September 2024 Vol 12, No 2 (2024): Volume 12, Issue 2, Juni 2024 Vol 12, No 1 (2024): Volume 12, Issue 1, Maret 2024 Vol 11, No 4 (2023): Volume 11, Issue 4, Desember 2023 Vol 11, No 3 (2023): Volume 11, Issue 3, September 2023 Vol 11, No 2 (2023): Volume 11, Issue 2, Juni 2023 Vol 11, No 1 (2023): Volume 11, Issue 1, Maret 2023 Vol 10, No 4 (2022): Volume 10, Issue 4, Desember 2022 Vol 10, No 3 (2022): Volume 10, Issue 3, September 2022 Vol 10, No 2 (2022): Volume 10, Issue 2, Juni 2022 Vol 10, No 1 (2022): Volume 10, Issue 1, Maret 2022 Vol 9, No 4 (2021): Volume 9, Issue 4, Desember 2021 Vol 9, No 3 (2021): Volume 9, Issue 3, September 2021 Vol 9, No 2 (2021): Volume 9, Issue 2, Juni 2021 Vol 9, No 1 (2021): Volume 9, Issue 1, Maret 2021 Vol 8, No 4 (2020): Volume 8, Issue 4, December 2020 Vol 8, No 3 (2020): Volume 8, Issue 3, September 2020 Vol 8, No 2 (2020): Volume 8, Issue 2, June 2020 Vol 8, No 1 (2020): Volume 8, Issue 1, March 2020 Vol 7, No 4 (2019): Volume 7, Issue 4, December 2019 Vol 7, No 3 (2019): Volume 7, Issue 3, September 2019 Vol 7, No 2 (2019): Volume 7, Issue 2, June 2019 Vol 7, No 1 (2019): Volume 7, Issue 1, March 2019 Vol 6, No 4 (2018): Volume 6, Issue 4, December 2018 Vol 6, No 3 (2018): Volume 6, Issue 3, September 2018 Vol 6, No 2 (2018): Volume 6, Issue 2, June 2018 Vol 6, No 1 (2018): Volume 6, Issue 1, March 2018 Vol 5, No 4 (2017): Volume 5, Issue 4, Desember 2017 Vol 5, No 3 (2017): Volume 5, Issue 3, September 2017 Vol 5, No 2 (2017): Volume 5, Issue 2, June 2017 Vol 5, No 1 (2017): Volume 5, Issue 1, Maret 2017 Vol 4, No 4 (2016): Volume 4, Issue 4, Desember 2016 Vol 4, No 3 (2016): Volume 4, Issue 3, September 2016 Vol 4, No 2 (2016): Volume 4, Issue 2, Juni 2016 Vol 4, No 1 (2016): Volume 4, Issue 1, Maret 2016 Vol 3, No 4 (2015): Volume 3, Issue 4, Oktober 2015 Vol 3, No 3 (2015): Volume 3, Issue 3, Juli 2015 Vol 3, No 2 (2015): Volume 3, Issue 2, April 2015 Vol 3, No 1 (2015): Volume 3, Issue 1, Januari 2015 Vol 2, No 4 (2014): Volume 2, Issue 4, Oktober 2014 Vol 2, No 3 (2014): Volume 2, Issue 3, Juli 2014 Vol 2, No 2 (2014): Volume 2, Issue 2, April 2014 Vol 2, No 1 (2014): Volume 2, Issue 1, Januari 2014 Vol 1, No 4 (2013): Volume 1, Issue 4, October 2013 Vol 1, No 3 (2013): Volume 1, Issue 3, Juli 2013 Vol 1, No 2 (2013): Volume 1, Issue 2, April 2013 Vol 1, No 1 (2013): Volume 1, Issue 1, Januari 2013 More Issue