cover
Contact Name
Sanaria Maneba
Contact Email
sanariamaneba@unidayan.ac.id
Phone
+6282187793735
Journal Mail Official
sanariamaneba@unidayan.ac.id
Editorial Address
Jalan Dayanu Ikhsanuddin No. 124, Kode Pos 93724 Baubau, Sulawesi Tenggara, Indonesia
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Akademik FKIP Unidayan
ISSN : 26863758     EISSN : 23031859     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Akademik Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unidayan ini diharapkan menjadi wahana informasi ilmiah, juga diharapkan dapat merangsang minat kita semua untuk membuat karya ilmiah sesuai disiplin ilmu yang dimiliki. Redaksi menerima dari staf pengajar (guru dan dosen), peneliti, mahasiswa, maupun praktisi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Volume 11, Nomor 1, Januari 2023" : 5 Documents clear
PENGELOLAAN WAKTU BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN CEKLIS SISWA DALAM PENINGKATAN EFEKTIVITAS GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAN PADA SMK NEGERI 3 BAUBAU TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Rosmawati Rosmawati
Jurnal Akademik FKIP Unidayan Volume 11, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : Jurnal Akademik FKIP Unidayan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/fkip.v11i1.1281

Abstract

Tujuan penelitian tindakan sekolah ini secara umum adalah ingin meningkatkan efektifitas guru Pendidikan Kewarganegaraan dalam pengelolaan pembelajaran di SMK Negeri 3 Baubau Tahun Pelajaran 2021/2022 dengan menggunakan ceklis siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Subyek penelitian adalah guru bidang studi Pendidikan Kewarganegaraan di SMK Negeri 3 Baubau Tahun Pelajaran 2021/2022. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa Hasil yang diperoleh siswa pada kegiatan penelitian tindakan sekolah ini mengalami peningkatan sebagai berikut pada siklus I mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan rata-rata nilai ulangan harian 58,86 pada siklus II mendapat nilai 66,71. Dengan demikian mengalami peningkatan: Pendidikan Kewarganegaraan 7,81%. Rata-rata nilai ulangan tenagh semester sebelum dilaksanakan penelitian tindakan sekolah sebagai berikut: Rata-rata nilai ulangan tengah semester Pendidikan Kewarganegaraan 51,70. Nilai rata-rata UTS setelah dilaksanakan penelitian tindakan sekolah sebagai berikut. Nilai rata-rata UTS Pendidikan Kewarganegaraan 66,00. Dengan hasil penelitian tersebut mengalami peningkatan sebagai sebesar 14,30%. Dapat disimpulkan bahwa efektifitas guru Pendidikan Kewarganegaraan dapat meningkat dalam pengelolaan pembelajaran dengan menggunakan ceklis siswa di SMK Negeri 3 Baubau Tahun Pelajaran 2021/2022.
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN HARIAN MELALUI BIMBINGAN BERKELANJUTAN DI SMA NEGERI 1 BAUBAU Sartati Sartati
Jurnal Akademik FKIP Unidayan Volume 11, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : Jurnal Akademik FKIP Unidayan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/fkip.v11i1.1282

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran melalui bimbingan berkelanjutan di sekolah tempat peneliti bekerja yaitu di SMA Negeri 1 Baubau. Penelitian ini merupakan suatu penelitian tindakan Sekolah (PTS) yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Baubau. Yang menjadi subyek dalam PTS ini adalah guru SMA Negeri 1 Baubau. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bimbingan berkelanjutan dapat meningkatkan motivasi guru dalam menyusun RKH dengan lengkap. Guru menunjukkan keseriusan dalam memahami dan menyusun RKH apalagi setelah mendapatkan bimbingan pengembangan/ penyusunan RKH dari peneliti. Informasi ini peneliti peroleh dari hasil pengamatan pada saat mengadakan wawancara dan bimbingan pengembangan/penyusunan RKH kepada para guru. Bimbingan berkelanjutan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RKH. Hal itu dapat dibuktikan dari hasil observasi/pengamatan yang memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan kompetensi guru dalam menyusun RKH dari siklus ke siklus.
UPAYA PENINGKATAN KINERJA GURU MELALUI TEKNIK LESSON STUDY SECARA KOLABORATIF DAN RUTIN DI SMP NEGERI 19 BAUBAU Mahmud Mahmud
Jurnal Akademik FKIP Unidayan Volume 11, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : Jurnal Akademik FKIP Unidayan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/fkip.v11i1.1283

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kinerja guru melalui teknik lesson study secara kolaboratif dan rutin di SMP Negeri 19 Baubau tujuan penelitian dirumuskan sebagai berikut: 1) Meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab guru akan tugas pokok dan fungsinya yang dibebankan oleh orang tua, masyarakat dan pemerintah. 2) Menyusun dan mengevaluasi perencanaan guru dalam melaksanakan tugas mengajar agar mutu pembelajaran meningkat. 3) Meningkatkan pemahaman guru terhadap tugasnya sebagai agen pembelajaran. 4) Membentuk dan menciptakan disiplin kerja serta iklim budaya kerja sekolah untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Sekolah. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan (planning), pelaksanaan, Tindakan (acting), pengamatan (observing) dan refleksi (reflecting). Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan: 1) Pelaksanaan program yang rutin dan berkesinambungan merupakan kunci keberhasilan dalam melaksanakan tugas sebagai kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran di kelas. 2) Pada "Upaya Peningkatan Kinerja Guru melalui Teknik Lesson Study secara Kolaboratif dan Rutin di SMP Negeri 19 Baubau" ternyata mampu membentuk tenaga pendidik yang produktif/profesional dan mampu meningkatkan mutu pembelajaran. 3) Dengan adanya terobosan dan inovasi melalui pendekatan "Upaya Peningkatan Kinerja Guru melalui Teknik Lesson Study Secara Kolaboratif dan Rutin di SMP Negeri 19 Baubau" ternyata ada pengaruh yang besar terhadap hasil belajar siswa.
AN ANALYSIS OF ENGLISH TEACHER’S STRATEGIES IN TEACHING READING AT SMAN 1 KAMBOWA Defi Zakira; Baharudin Adu; Nur Melansari
Jurnal Akademik FKIP Unidayan Volume 11, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : Jurnal Akademik FKIP Unidayan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/fkip.v11i1.1284

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa strategi guru dalam mengajar membaca dan bagaimana tanggapan siswa terhadap strategi yang digunakan guru dalam mengajar membaca di SMAN 1 Kambowa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi guru Bahasa Inggris dalam mengajar membaca dan untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap strategi yang digunakan guru dalam mengajar membaca di SMAN 1 KambowaPenelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah seorang guru bahasa Inggris di SMAN 1 Kambowa dan 25 responden siswa kelas XI SMAN 1 Kambowa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan angket. Teknik analisis data adalah tiga tahapan yang dirumuskan oleh Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa guru menggunakan dua macam strategi dalam pembelajaran membaca di SMAN 1 Kambowa, yaitu QARs (hubungan tanya jawab) dan permainan. Respon siswa terhadap strategi yang digunakan guru yaitu dari 25 siswa terdapat 20 siswa (80%) dalam kategori sangat setuju dan 5 siswa (20%) dalam kategori setuju.
PERAN GURU MATA PELAJARAN SEJARAH DALAM PEMBENTUKAN SIKAP NASIONALISME SISWA DI SMA NEGERI 1 TALAGA RAYA Tanti Purwanti
Jurnal Akademik FKIP Unidayan Volume 11, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : Jurnal Akademik FKIP Unidayan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/fkip.v11i1.1285

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana cara guru sejarah dalam mengajar materi pelajaran sejarah dalam pembentukan sikap nasionalisme siswa di SMA Negeri 1 Talhambatan-hambatan antara lain latar belakang keluarga siswa yang berbeda-beda. Faktor keluarga mengambil peranan penting dalam membentuk karakter siswa yang bernasionalisme. Faktor lingkungan pergaulan siswa menjadi masalah yang sering guru sejarah hadapi. Peran guru dalam memberikan nilai-nilai nasionalisme akan terhalang oleh faktor lingkungan. Perkembangan globalisasi yang mempunyai pengaruh negatif pada siswa, seperti penggunaan internet berpengaruh pada sikap dan moral siswa. Adapun upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi kendala tersebut diatas antara lain, guru sejarah dalam pembelajaran selalu melakukan pendekatan kepada siswa agar selalu meninggalkan perbuatan yang merusak moral dan menanamkan nilai-nilai nasionalisme yang terkandung dalam pelajaran sejarah di setiap mengajar, dan menjadikan anak yang pintar sebagai contoh teladan di dalam kelas.aga Raya; 2) Bagaimana peran guru sejarah dalam pembentukan sikap nasionalisme siswa di SMA Negeri 1 Talaga Raya; 3) Bagaimana hambatan guru sejarah dalam pembentukan sikap nasionalisme siswa di SMA Negeri 1 Talaga Raya Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi tiga tahap yaitu wawancara, observasi dan studi dokumen. Waktu dan tempat penelitian ini dilakukan pada tahun ajaran 2021/2022 di SMA Negeri 1 Talaga Raya dengan subjek penelitian yaitu dua guru sejarah dan empat siswa kelas IX IPS SMA Negeri 1 Talaga Raya. Teknik analisis data adalah reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh 1) Sikap nasionalisme di kalangan siswa SMA Negeri 1 Talaga Raya yaitu bangga menjadi bangsa negara Indonesia, rela berkorban, menerima kemajemukan, dan menghargai jasa para pahlawan secara keseluruhan sudah tumbuh di kalangan siswa.; 2) Proses penanaman nilai-nilai nasionalisme siswa dilakukan guru sejarah di SMA Negeri 1 Talaga Raya, karena pada kewajibannya tugas seorang guru yaitu memberikan nilai-nilai kehidupan yang baik kepada siswa. Peran guru sejarah dalam pembelajaran sejarah dapat memberikan nilai-nilai yang terkandung dalam pelajaran sejarah pada siswa. Nilai-nilai nasionalisme seperti semangat berbangsa dan cinta tanah air lebih diuatamakan oleh guru sejarah agar nantinya siswa mempunyai sikap nasionalisme; 3). Dalam usaha meningkatkan sikap nasionalisme, guru sejarah mengalami hambatan-hambatan antara lain latar belakang keluarga siswa yang berbeda-beda. Faktor keluarga mengambil peranan penting dalam membentuk karakter siswa yang bernasionalisme. Faktor lingkungan pergaulan siswa menjadi masalah yang sering guru sejarah hadapi. Peran guru dalam memberikan nilai-nilai nasionalisme akan terhalang oleh faktor lingkungan. Perkembangan globalisasi yang mempunyai pengaruh negatif pada siswa, seperti penggunaan internet berpengaruh pada sikap dan moral siswa. Adapun upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi kendala tersebut diatas antara lain, guru sejarah dalam pembelajaran selalu melakukan pendekatan kepada siswa agar selalu meninggalkan perbuatan yang merusak moral dan menanamkan nilai-nilai nasionalisme yang terkandung dalam pelajaran sejarah di setiap mengajar, dan menjadikan anak yang pintar sebagai contoh teladan di dalam kelas.

Page 1 of 1 | Total Record : 5