cover
Contact Name
I Putu Suiraoka
Contact Email
jpms.jurnal@gmail.com
Phone
+6281236458425
Journal Mail Official
jpms.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sanitasi No. 1 Sidakarya Denpasar Selatan
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat
ISSN : -     EISSN : 26568268     DOI : https://doi.org/10.33992
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat ini mempublikasikan artikel hasil-hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan dalam bidang kesehatan yang meliputi bidang Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Gigi, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Teknik Laboratirum Medis maupun bidang lain terkait kesehatan seperti kesehatan pariwisata, yang ditulis oleh dosen di lingkungan internal Poltekkes Kemenkes Denpasar maupun Perguruan Tinggi dari luar Poltekkes Kemenkes Denpasar.
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2025): JULI" : 2 Documents clear
Pengembangan Budidaya Tanaman Herbal dan Pemanfaatan Biopori sebagai Upaya Pembangunan Berkelanjutan Pasca COVID-19 di Desa Adat Peliatan, Ubud Dewi, Ni Wayan Erly Sintya; Cahyawati, Putu Nita; Maha Putra, I Nyoman Gede
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 7, No 3 (2025): JULI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v7i3.4024

Abstract

Background: The COVID-19 pandemic significantly impacted Peliatan Traditional Village, Ubud, which relied heavily on tourism. The drastic drop in visitors triggered economic hardship and affected community health. Recognizing untapped local potential, this program introduced herbal plant cultivation and biopore technology as sustainable alternatives for improving health and livelihood.Objective: To build community capacity in cultivating herbal plants and managing household organic waste through biopores, thus supporting long-term health, economic resilience, and environmental sustainability.Method: The program involved 30 PKK (Family Welfare Movement) members through education on herbal plants, cultivation techniques, health applications, and hands-on biopore construction. Pre- and post-tests, along with field mentoring, were conducted to assess impact.Result: Participants’ knowledge increased by 35%. All created biopore holes at home, and 20% harvested compost within three months. The initiative also sparked interest in continuing herbal cultivation independently.Conclusion: Education on herbal use and biopore application proved effective in enhancing health awareness and environmental practices. This program represents an initial step toward post-pandemic village resilience based on local resourcesKeyword: COVID-19; community service; herbal plants; health; bio pore
Pelatihan Kader Kesehatan dalam Mempersiapkan Posyandu Integrasi Layanan Primer di Desa Ciamis Kabupaten Lampung Utara Kadarusman, Haris; Apriyani, Heni; Taufiq, Ihsan; Sutopo, Agus
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 7, No 3 (2025): JULI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v7i3.3916

Abstract

Posyandu memainkan peran penting dalam meningkatkan derajat Kesehatan masyarakat desa. Kader  kesehatan  memiliki  peran  penting  dalam kegiatan Posyandu Terintegrasi atau yang dicanangkan pemerintah dalam integrasi  layanan primer. Kader Kesehatan berjumlah 15 orang perlu ditingkatkan pengetahuan dan ketrampilannya dalam integrasi layanan primer. Kegiatan pengabdian ini  bertujuan  untuk  meningkatkan kapasitas kader kesehatan di Desa Ciamis kecamatan Sungkai Utara Kabupaten Lampung Utara, melalui pelatihan kader Kesehatan. Metode kegiatan berupa pelatihan dengan metode pembelajaran ceramah, diskusi, demonstrasi dan role play yang berisi materi ketrampilan kader posyandu. Hasil kegiatan bahwa kader mengalami peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dalam melaksanakan Posyandu Terintegrasi. Kesimpulannya,  peningkatan  kapasitas  kader  melalui  pelatihan berkelanjutan dan strategi kolaboratif dapat mendukung transformasi layanan primer yang efektif di tingkat  desa,  serta  memperkuat  peran  kader  dalam  kegiatan  promotif,  preventif,  dan  deteksi  dini masalah kesehatan masyarakat

Page 1 of 1 | Total Record : 2