cover
Contact Name
M Garry Saputra
Contact Email
msaputra@bundamulia.ac.id
Phone
+628119991532
Journal Mail Official
jurnal.imaji@ubm.ac.id
Editorial Address
Jl Lodan Raya no 2 Jakarta Utara, Jakarta
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Titik Imaji
ISSN : 26204940     EISSN : 26212749     DOI : https://doi.org/10.30813/.v2i1.1523
Core Subject : Education, Art,
Titik Imaji merupakan jurnal ilmiah akademik yang diterbitkan oleh Progam Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Desain dan Teknologi, Universitas Bunda Mulia. Jurnal ini bertujuan untuk mengembangkan dan mempelajari keilmuan desain komunikasi visual secara teoritis dan pragmatis dalam konteks lintas disiplin ilmu. Jurnal ini mencakup kerangka kerja konseptual, model analitis dan simulasi, kritik seni, studi kasus, dan penelitian empiris yang berkaitan dengan ilustrasi, tipografi, fotografi, seni visual, identitas visual, komunikasi visual, budaya visual, audiovisual, desain web, periklanan, videografi, film, animasi, multimedia, dan desain gim.
Articles 102 Documents
PENGGUNAAN MEME KUCING SEBAGAI STRATEGI EDUKASI YANG MENGHIBUR PADA MASYARAKAT CYBERSPACE wardani, wina pertiwi putri
Titik Imaji Vol 8, No 2 (2025): JURNAL TITIK IMAJI
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/.v8i2.9147

Abstract

Kemajuan teknologi telah mempermudah penyampaian pesan di era digital melalui berbagai format visual, sehingga menekankan keterlibatan pengalaman dan aspek emosional masyarakat di ruang maya (cyberspace). Meme kucing menjadi salah satu strategi komunikasi populer yang digunakan terutama pada platform TikTok dengan tujuan menghibur. Akun TikTok @inhistoryyy menjadi viral di Indonesia karena menerapkan meme kucing sebagai pendekatan pesan edukasi bernuansa humor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan meme kucing sebagai strategi edukasi yang menghibur di kalangan masyarakat digital. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan netnografi. Strategi penyampaian edukasi yang menyenangkan melalui meme kucing dilakukan dengan mempertimbangkan aspek form, content, dan context secara tepat. Pendekatan ini memanfaatkan familiaritas visual, perancangan multimodal berupa kombinasi visual dan teks, pemilihan topik yang relevan dan sederhana, aktivasi emosional melalui humor ringan, serta optimalisasi timing dan relevansi tren. Meme kucing yang dipilih merupakan meme populer dan sudah akrab di mata audiens, sehingga mampu menggugah emosi penonton dan menghasilkan respon yang persuasif. Kesesuaian antara gambar dan teks yang mengikuti prinsip visual rhetoric membuat pesan lebih mudah diterima. Tema “Black Death” ditampilkan secara sederhana namun menghadapi kekurangan pada pengaturan waktu publikasi, karena pembagian konten hingga empat bagian ternyata menurunkan minat penonton.
Designing Educational Motion Graphics on Brain Rot for Generation Z Setyawan, Engeline
Titik Imaji Vol 8, No 2 (2025): JURNAL TITIK IMAJI
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/.v8i2.9149

Abstract

The rapid development of digital technology hassignificantly influenced the lifestyle of Generation Z, particularly in their excessive consumption of short-form digital content. This phenomenon has led to a condition known as brain rot—a cognitive decline caused by continuous exposure to shallow and instant content. This study aims to design an educational medium in the form of motion graphic animation to raise awareness among Generation Z about the dangers of brain rot. Using a descriptive qualitative method, data were collected through literature studies, questionnaires, and interviews with psychologists, design practitioners, and Generation Z respondents. The analysis results show that motion graphic is an effective medium for delivering educational messages in a visually engaging way. The main output is a 3-minute animated video designed with a flat visual style, light toned narration, and supported by digital promotional media. Evaluation results indicate that most respondents understood the conveyed message and were interested in the format used. In conclusion, motion graphics can serve as a relevant educational tool to promote digital literacy and mitigate the effects of brain rot among Generation Z.

Page 11 of 11 | Total Record : 102