Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam
The purpose of Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam is to publish original research articles in computer engineering and system, with emphasis on the relevant computing science theory and its applications. Articles may deal with such subjects as computing algorithms, embedded systems, processor design, sensor networks, and internet of things.
Articles
51 Documents
SMART CANARY BASED ON IOT WITH RFID AND TELEGRAM
Rillya Arundaa;
Wisard Widsli Kalengkongan
Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam Vol 3, No 1 (2022): Vol 03 No 01, Februari 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33365/jtst.v3i1.2819
Today many people are fond of raising birds, ranging from small cages to large-scale cages. One of the kind of bird is canary. Where these canaries will be given food and drink every seven in the morning. An idea emerged to make this research entitled Smart Canary Bird Cage Based Internet Of Things With Rfid And Telegram. This research has also been able to produce a tool or system that monitors feed and automatically fills and conditions the cage at any time using a smartphone. The workings of the ultrasonic system that is above the drinking place will detect the drinking distance if you have finished drinking it will fill it automatically. The same way for the loadcell will be under the feed and under the cage to detect the weight of the feed and the weight of the manure if the feed runs out then the feed will fill automatically, for the DHT11 temperature the sensor will detect the temperature if the temperature is below the standard temperature then the light will turn on if the temperature is above then the fan will turn on. All conditions in the cage will automatically be entered into the database so that they can be displayed via a smartphone. It is hoped that with this tool, the owner of the cage will be given convenience so that they are not required to enter the cage to find out the condition of the cage, feed and birds. Based on the several reasons above and developing previous research, the author suggests creating a system or tool entitled “Internet Of Things-Based Smart Canary Cages With Rfid And Telegram". This research was conducted with the aim of preventing people who raise birds from getting sick easily and providing comfort for bird owners when they are not around the cage. This tool or system is able to provide notifications to telegrams when the bird's cage is about to be stolen, provide food and drink for the birds. automatically according to the needs of the birds and carried out regularly.
Rancang Bangun Penjagaan Kadar Air dalam Tanah berbasis IO
I Gede Adnyana
Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam Vol 4, No 2 (2023): Vol 4 No2, Agustus 2023
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33365/jtst.v4i2.3258
Kesuburan tanah adalah kualitas tanah untuk tanaman dapat tumbuh dengan baik yang ditentukan oleh interaksi beberapa sifat fisik yaitu kimia dan biologi pada bagian tanah yang merupakan rumah bagi akar tanaman aktif.Salah satu kunci utamanya adalah pengelolaan air. Pengaturan lingkungan untuk menciptakan suasana yang mendorong pertumbuhan tanamanhanya dapat menciptakan 10% air irigasi yang dapat dikendalikan, jauh dari nilai ideal 50%, maka diperlukannya suatu produk alat pertanian berbasis teknologi informasi dan komunikasi berupa chip mikrokontroler yang dapat diprogram untuk mengontrol penyiramansecara otomatis.Alat ini dirancang untuk mendeteksi apakah suatu tanaman memiliki tanah yang cukup basah atau kering, dengan hal ini bermanfaat untuk mengetahui derajat kekeringan pada tanah. Sensor kelembaban tanah sendiri yaitu sensor yang mampu mendeteksi kekuatan air tanah (kelembaban
Pengembangan dan Evaluasi Sistem Kotak Sampah Otomatis untuk Pengelolaan Limbah Perkotaan
Muhammad Randika Rojat;
Suaidah Suaidah
Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam Vol 4, No 2 (2023): Vol 4 No2, Agustus 2023
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33365/jtst.v4i2.3317
Kehidupan perkotaan yang semakin padat penduduknya telah meningkatkan tantangan dalam pengelolaan limbah. Salah satu solusi yang diusulkan untuk mengatasi masalah ini adalah pengembangan sistem kotak sampah otomatis. Jurnal ini membahas proses pengembangan, implementasi, dan evaluasi sistem kotak sampah otomatis sebagai bagian dari pengelolaan limbah perkotaan. Tujuan utama jurnal ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas, efisiensi, dan dampak lingkungan dari penggunaan kotak sampah otomatis dalam mengurangi limbah yang tercecer di perkotaan.
ANALISIS PERFORMA SENSOR DALAM PENINGKATAN KESEHATAN DAN KINERJA ANAK AYAM PADA
Puja Restu Adinda
Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam Vol 4, No 2 (2023): Vol 4 No2, Agustus 2023
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33365/jtst.v4i2.3322
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa sensor dalam meningkatkan kesehatan dan kinerja anak ayam pada produksi peternakan modern. Pertumbuhan permintaan akan daging ayam yang tinggi telah mendorong produsen untuk mencari cara-cara inovatif untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi produksi. Sensor dan teknologi penginderaan menawarkan potensi besar dalam memantau kondisi kesehatan dan lingkungan anak ayam secara real-time.penelitian ini memberikan kontribusi positif dalam pengembangan teknologi sensor dalam produksi peternakan modern. Penggunaan sensor memberikan kesempatan untuk memantau dan meningkatkan kesehatan serta kinerja anak ayam secara lebih efisien.
SMART SISTEM PADA KENDANG ITIK MANILA (ENTOK) MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER
I Gusti Made Ngurah Desnanjaya;
Ida Bagus Gede Sarasvananda;
Slamet Samsugi
Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam Vol 4, No 2 (2023): Vol 4 No2, Agustus 2023
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33365/jtst.v4i2.2975
The cold temperature and the cleanliness of the water pond are the main factors for the problems of the goat breeder. When the ducks start to incubate their eggs, the chicks are vulnerable to death because they are not strong enough to face cold temperatures, especially in the rainy season. Water for drinking and bathing the gout is also quickly dirty and smells. This research was carried out with the aim of designing and building an automatic control device on an Arduino Uno-based goat cage whose performance was carried out on setting the cage heating lamp and filling and draining the wild water pond. The tool is designed using a DHT22 sensor, turbidity sensor, ultrasonic sensor, relay, servo motor, 16x2 LCD and arduino uno. The stages of the design process begin with data collection, tool system analysis, tool workflow design, tool placement, and tool testing. The results of the overall test of the automatic control device for filling and draining the water pool as well as the goat's cage heating lamp, the tool works well. It can be seen from the DHT22 sensor readings with an average error of 0.225% so that the heating lamp setting in the cage runs accurately, then the turbidity sensor readings are obtained from accurate analog sensor readings and ultrasonic sensor readings with an average error of 0.06% so that the filling and draining system works well.
Monitoring, IoT (Internet Of Thing), Modul Sensor DHT 22, WeMosD1 R2.
Sukma Hendar Pradana
Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam Vol 4, No 2 (2023): Vol 4 No2, Agustus 2023
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33365/jtst.v4i2.3248
Padi merupakan tanaman yang paling penting bagi masyarakat Indonesia. Beras yang merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia meupakan oalahan dari tanaman padi. Besarnya jumlah konsumsi beras diindonesia dibutuhkan pula tempat penyimpanan untuk menyimpan hasil beras yang melimpah. Suhu dan kelembaban rata-rata sangant sulit diatur secara annual, terlebih lagi jika penyimpananya sudah dalam skala besar seperti gudang bulog. Untuk menunjang pengukuran suhu dan kelembaban dibuthkan sebuah alat yang dapat mengontrol suhu dan kelelmbaban secara otomatis. Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban Pada Gudang Beras Berbasis Android ini bisa menjadi salah satu alternative dalam memonitoring suhu dan kelembaban didalam gudang. Alat ini berkomunikasi antar muka dengan Smartphone android yang sebagian besar sudah banyak digunakan oleh para pekerja gudang. Cara kerja sistem ini yaitu akan menjaga suhu dan kelembaban didalam gudang penyimpanan serta pemantauan yang dapat dilakukan dimana saja. Perancangan alat ini menggunakan teknologi IoT (Internet Of Thing), dimana aplikasi android sebagai media antar muka untuk memonitoring suhu dan kelembabanya. Alat ini dibekali dengan modul sensor DHT22 dan WeMos D1 R2 sebagai mikrokontrollernya.
IRIGASI PADA TANAMAN CABAI MENGGUNAKAN SISTEM TETES OTOMATIS
Firdaus, Firdaus;
Hadyanto, Try
Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam Vol 5, No 1 (2024): Vol 5 No 01, Februari 2024
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33365/jtst.v5i1.4027
Irigasi tetes otomatis telah menjadi inovasi penting dalam meningkatkan efisiensi penggunaan air dan pertumbuhan tanaman dalam pertanian modern. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi implementasi sistem irigasi tetes otomatis pada tanaman cabai dan mengevaluasi dampaknya terhadap efisiensi penggunaan air serta pertumbuhan tanaman.Dalam penelitian ini, kami mengembangkan sistem irigasi tetes otomatis yang terdiri dari sensor kelembaban tanah, kontroler irigasi, dan sistem pengiriman air. Implementasi sistem dilakukan pada lahan pertanian cabai dengan memonitor kelembaban tanah, pertumbuhan tanaman, dan efisiensi penggunaan air selama periode pengujian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem irigasi tetes otomatis berhasil meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 30% dibandingkan dengan metode irigasi konvensional. Selain itu, pertumbuhan tanaman cabai juga mengalami peningkatan yang signifikan, termanifestasi dalam peningkatan hasil panen sebesar 15%.
APPLICATION OF AUGMENTED REALITY TECHNOLOGY AS A LEARNING MEDIA
Ali, Muhammad Mahrus
Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam Vol 5, No 2 (2024): Vol 5 No 02, Agustus 2024
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33365/jtst.v5i2.4575
Augmented Reality (AR) is a concept of combining virtual reality with world reality. The benefits of technology at this time have greatly influenced human life, with the creation of sophisticated machines or tools that humans use to achieve human needs. Augmented Reality is an environment that incorporates virtual 3D objects into a real environment. Augmented Reality is growing very rapidly so that it supports the development of this application in various fields including learning media. Elementary school students find it difficult to understand the material of geometry, because without teaching aids students are only able to imagine or imagine the object of the geometry. Because this requires a learning application for geometry by applying Android-based Augmented Reality technology that can display 3d space shapes along with elements and formulas that apply to the material. Seeing these objectives, the researcher took the type of Research and Development Method or what in English is called R&D (Research and Development), which is a method used to produce a certain product and test the effectiveness of the product (Sugiyono, 2009: 297). The calculation method uses the one-way ANOVA method. The trial was carried out at SD Islam Pasuruan. It was tested on students in grades VI A and B and 18 participants were taken randomly and divided into 3 groups consisting of 6 students in each group. The results obtained from the calculation analysis using one-way Anova with F_count = 4.68 greater than F table = 3.68 with a significant level of 5% (0.05). Furthermore, the Scheffe test was performed to compare the values between groups. With the results, the first group (5.30) has a greater value than the second (2.65) and third (2.652) groups. This application can be installed and running on all types of android used in testing, and the recommended best distance between mobile devices to detect markers is 40 cm - 90 cm for all marker sizes, namely 10 cm, 15 cm and 20 cm in size.
Pemberian Pakan Ayam Otomatis dengan esp32 dan penimbangan digital Otomatis
Sintaro, Sanriomi
Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam Vol 5, No 1 (2024): Vol 5 No 01, Februari 2024
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33365/jtst.v5i1.4032
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pemberian pakan ayam otomatis menggunakan modul ESP32 dan penimbangan pakan otomatis. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan presisi dalam memberikan pakan kepada ayam. Modul ESP32 digunakan sebagai otak utama sistem, memfasilitasi komunikasi nirkabel untuk mengatur waktu dan jumlah pakan yang diberikan kepada ayam. Penimbangan pakan otomatis yang terintegrasi membantu mengukur dan mengontrol jumlah pakan yang disalurkan, sehingga mengoptimalkan asupan nutrisi ayam
RANCANG BANGUN SISTEM SENSOR LM393 UNTUK KELEMBABAN UDARA PADA KANDANG KELINCI
Retnowati, Siska;
Syarwani, Muhammad;
Amrulloh, Muhammad Faishol
Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam Vol 5, No 2 (2024): Vol 5 No 02, Agustus 2024
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33365/jtst.v5i2.4483
Kandang atau tempat tinggal hewan merupakan kebutuhan yang sangat penting dibutuhkaan oleh seorang peternak. Pada umumnya peternak hanya menyediakan kandang saja tanpa memperhatikan kelayakan kandang bagi hewan. Kelayakan kandang sendiri dapat diartikan dengan memperhatikan kondisi kelembaban udara yang baik untuk hewan. Penerapan sistem pemantauan kelembaban udara pada kandang atau tempat hewan yang memanfaatkan internet of thing dengan menggunakan sensor trobosan terbaru menjadi langkah yang inovatif dengan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi manajemen budidaya dan menciptakan lingkungan yang sejahtera bagi hewan. Oleh karena itu perlu dibuat alat yang dapat memonitoring kelembaban udara pada kandang kelinci yang memanfaatkan jaringan internet dengan menggunakan metode Research and Development serta menggunakan sensor kelembaban dan suhu LM393, relay untuk mengontrol lampu dop sebagai pemanas, serta module NodeMCU ESP2866 sebagai mikrokontroleryang memproses dan mengirim data ke firebase melalui jaringan internet, MIT App Inventor digunakan untuk membuat interface guna memonitoring kelembaban dan suhu kandang kelinci secara jarak jauh berbasis IOT dengan memanfaatkan jaringan internet.