cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Teknologi Industri Pertanian
ISSN : 02163160     EISSN : 22523901     DOI : 10.24961/j.tek.ind.pert
The development of science and technology in agriculture, has been instrumental in increasing the production of various agricultural commodities. But climate change is also uncertain world led to decreased agricultural productivity. World energy crisis resulted in higher prices of agricultural commodities due to competition between food and energy are higher. Efforts to utilize biomass (agricultural products) has started a lot of research, not only as raw material for bioenergy, but also in an attempt to exploit agro-products into valuable economic products, and realize clean production in agro-industry.
Arjuna Subject : -
Articles 646 Documents
PENGARUH METODE EKSTRAKSI TERHADAP MUTU KIMIA DAN KOMPOSISI ASAM LEMAK MINYAK BUAH MERAH (Pandanus conoideus) Zita Letviany Sarungallo, Purwiyatno Hariyadi, Nuri Andarwulan Eko Hari Purnomo TIP
Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 24 No. 3 (2014): Jurnal Teknologi Industri Pertanian
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Minyak buah merah (Pandanus conoideus) secara tradisional telah dikenal dan digunakan oleh masyarakat Papua. Teknik ekstraksi yang digunakan secara luas oleh masyarakat adalah ekstraksi basah dengan proses pemasakan buah merah sehingga menyebabkan kerusakan minyak. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh metode ekstraksi terhadap kualitas kimia dan komposisi asam lemak dari minyak buah merah yang dihasilkan. Metode ekstraksi yang dipelajari adalah (i) metode ekstraksi basah (dengan penambahan air) dan (ii) metode ekstraksi kering (tanpa penambahan air); serta metode Folch digunakan sebagai metode pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kimia minyak buah merah yang dihasilkan dengan metode ekstraksi kering secara nyata (P<0,05) lebih baik dibandingkan dengan minyak yang dihasilkan dengan metode ekstraksi basah, terutama karena kadar asam lemak bebas (ALB) yang lebih rendah, serta kadar total karotenoid dan tokoferol yang lebih tinggi, tapi memiliki kualitas yang sama berkaitan dengan kadar air dan nilai peroksida. Tahapan dalam metode ekstraksi minyak buah merah baik dengan cara kering maupun basah dalam kajian ini tidak mempengaruhi sifat kimia minyak yang dinyatakan oleh komposisi asam lemak dan bilangan iod yang tidak berbeda nyata (P<0,05) dengan metode Folch. Faktor kritis untuk proses ekstraksi minyak buah merah terletak pada tahap pemanasan, dimana parameter yang perlu dikendalikan adalah keberadaan air, suhu dan lama proses. Kata kunci: buah merah (Pandanus conoideus), ektraksi, sifat kimia minyak, karotenoid dan tokoferol
PENGARUH LAMA HIDROLISIS ASAM TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKO-KIMIA PATI GARUT Christina Winarti, Nur Richana, Djumali Mangunwidjaja, Titi Candra Sunarti TIP
Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 24 No. 3 (2014): Jurnal Teknologi Industri Pertanian
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Hidrolisis asam secara lambat (lintnerisasi) merupakan salah satu proses modifikasi pati untuk menghasilkan pati viskositas rendah. Hidrolisis asam dapat dilakukan sebagai perlakuan awal pada proses modifikasi lainnya. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh hidrolisis asam secara lambat terhadap karakteristik pati termodifkasi terutama morfologi permukaan dan sifat fungsionalnya sebagai bahan matriks. Perlakuan yang dicobakan lama hidrolisis yaitu 2, 4, 6, 24, 72, dan 120 jam menggunakan HCl 2,2 N pada suhu 35°C. Parameter yang diamati meliputi Derajat Polimerisasi (DP), tingkat hidrolisis, kadar amilosa, morfologi, kristalinitas, kelarutan dan swelling power, kemampuan menyerap air (water absorption capacity/WAC) dan minyak (oil absorption capacity/OAC) dan daya cerna pati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen dan DP semakin menurun sementara tingkat hidrolisis meningkat dengan semakin lamanya lintnerisasi, kadar amilosa menurun sementara daya cernanya mula-mula menurun kemudian meningkat. Granula pati mengalami kerusakan walaupun bentuknya masih relatif tidak berubah demikian juga nilai kristalinitas relatif meningkat walaupun pola kristal tetap tipe A, dan tidak memberikan sifat pasting selama gelatinisasi. Kelarutan dan WAC serta OAC meningkat sedangkan swelling power (SP) menurun, sementara OAC lebih tinggi dari WAC. Kata kunci: Maranta arundinacea, pati garut, lintnerisasi, hidrolisis asam  
PENGARUH UKURAN SERAT SELULOSA ASETAT DAN PENAMBAHAN DIETILEN GLIKOL (DEG) TERHADAP SIFAT FISIK DAN MEKANIK BIOPLASTIK Nur Alim Bahmid, Khaswar Syamsu dan Akhiruddin Maddu TIP
Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 24 No. 3 (2014): Jurnal Teknologi Industri Pertanian
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Kesadaran lingkungan menjadi pendorong utama dalam pengembangan bioplastik sebagai pengganti plastik konvensional. Salah satu bahan baku potensial bioplastik yaitu selulosa, tetapi memiliki sifat mekanik bioplastik yang masih belum sebanding dengan plastik konvensional sehingga perlu upaya untuk perbaikan. Kekuatan mekanik pada serat selulosa dipengaruhi oleh diameter serat sehingga diperlukan pengecilan ukuran hingga menjadi nanofiber. Tujuan dari penelitian ini  adalah membandingkan sifat mekanik bioplastik dari mikrofiber dan nanofiber selulosa asetat dan mengetahui pengaruh penambahan pemlastis dietilen glikol (DEG) terhadap sifat mekanik bioplastik yang dihasilkan. Penelitian ini didahului oleh pembuatan selulosa asetat dari selulosa tandan kosong kelapa sawit dan sintesis nanofiber selulosa asetat dengan metode electrospinning. Penelitian utama adalah pembuatan bioplastik menggunakan metode solution casting dengan perlakuan ukuran serat selulosa asetat (mikrofiber atau nanofiber) dan penambahan pemlastis DEG (0,10, 20 dan 30%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sifat mekanik bioplastik nanofiber lebih baik dibanding microfiber selulosa asetat. Penambahan pemlastis meningkatkan elongasi, daya serap air dan densitas tetapi menurunkan kuat tarik dan modulus elastisitas bioplastik. Berdasarkan sifat fisik dan mekanik, perlakuan terbaik dihasilkan pada bioplastik nanofiber selulosa asetat dengan konsentrasi pemlastis 10%. Sifat mekanik bioplastik yang dihasilkan adalah kuat tarik 18,560 MPa, elongasi 3,953%, modulus elastisitas 0,676 GPa, daya serap air 16,772% dan densitas 1,045 g/cm3. Kata kunci : selulosa asetat, bioplastik, nanofiber, electrospinning, sifat mekanik
ANALISIS EKSERGI PADA TEKNOLOGI PRODUKSI BIODIESEL KELAPA SAWIT Rosmeika, Armansyah H. Tambunan dan Arief Sabdo Yuwono TIP
Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 24 No. 3 (2014): Jurnal Teknologi Industri Pertanian
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKBiodiesel merupakan bahan bakar alternatif yang dapat menggantikan bahan bakar diesel, karena sifatnya yang terbarukan dan ramah lingkungan. Biodiesel dapat diproduksi baik secara proses katalitik ataupun non-katalitik. Makalah ini membahas dua teknologi yang berbeda dalam memproduksi biodiesel kelapa sawit, yaitu proses katalitik yang menggunakan katalis basa dan proses non katalitik uap metanol superheated (superheated methanol vapor / SMV). Analisis eksergi dilakukan untuk membandingkan kedua teknologi tersebut. Sistem tertutup diasumsikan pada analisis eksergi, sedangkan eksergi kinetik dan potensial diabaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total efisiensi eksergi untuk proses non-katalitik SMV lebih rendah dibandingkan proses katalitik, yaitu sebesar 92,61% dan 95,37%, secara berurutan. Proses penguapan metanol memberikan kontribusi yang tinggi pada ireversibilitas (tidak mampu balik), yaitu sebesar 2802.07 kJ/kg biodiesel. Penerapan proses resirkulasi panas dapat meningkatkan efisiensi eksergi pada proses produksi biodiesel, terutama apabila metode SMV akan diterapkan. Ireversibilitas pada proses non-katalitik SMV lebih tinggi dibandingkan proses katalitik, karena kebutuhan suhu yang tinggi pada proses non-katalitik SMV. Oleh karena itu, perbaikan proses SMV sangat perlu dilakukan, terutama pada proses penguapan metanol, guna meningkatnya efisiensi proses tersebut.Kata kunci: minyak sawit, biodiesel, uap metanol superheated, katalis basa, analisis eksergi
PERBANDINGAN KINERJA PROSES CO-COMPOSTING BAGAS DAN BLOTONG PADA SKALA 100 KG TERHADAP SKALA LABORATORIUM Andes Ismayana, Nastiti Siswi Indrastri, Suprihatin, Akhiruddin Maddu, Subiyantoro TIP
Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 24 No. 3 (2014): Jurnal Teknologi Industri Pertanian
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian untuk menentukan kondisi optimum proses co-composting bagas dan blotong pada skala laboratorium telah dilakukan. Namun, untuk dapat diaplikasikan di industri perlu dilakukan evaluasi terhadap kinerja co-composting dengan membandingkannya pada skala yang lebih besar. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan kinerja proses co-composting bagas dan blotong pada skala 100 kg dengan skala laboratorium.  Parameter kinerja utama yang dievaluasi meliputi kinetika proses berupa laju pengomposan serta pengaruh aerasi terhadap laju penurunan C/N. Peningkatan skala co-composting dilakukan dengan memperbesar kapasitas produksi dari 5 kg (skala laboratorium) menjadi 100 kg. Faktor yang dipertahankan berupa kesamaan geometri reaktor, laju aerasi dan nilai C/N awal. Penelitian dilakukan selama 60 hari dengan nilai C/N awal sebesar 50 dan pemberian aerasi aktif sebesar 0,4 L/menit.kg bahan selama 1 jam perhari pada minggu pertama.  Pengamatan proses pada skala 100 kg menunjukkan kondisi proses yang sama dengan skala laboratorium dengan pencapai suhu mesofilik, pH sekitar netral, kadar air optimum, dan peningkatan nitrat dimulai pada minggu kedua.  Berdasarkan hasil penelitian juga didapatkan proses co-composting pada kapasitas 100 kg memberikan laju pengomposan yang lebih rendah dibandingkan dengan kapasitas 5 kg. Selain itu perlakuan aerasi selama proses co-composting kapasitas 100 kg tidak memberikan pengaruh terhadap laju penurunan C/N. Pencapaian mutu kompos pada skala 100 Kg sudah cukup baik, dengan nilai kapasitas ikat air yang lebih tinggi dari kompos yang dihasilkan pada skala laboratorium. Kata kunci:  evaluasi kinerja, co-composting, laju penurunan C/N, kondisi proses
KINETIKA ADSORPSI ISOTERMAL β-KAROTEN OLEIN SAWIT KASAR DENGAN MENGGUNAKAN ATAPULGIT Sapta Raharja, Prayoga Suryadarma, dan Kristin Eva Sirait TIP
Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 24 No. 3 (2014): Jurnal Teknologi Industri Pertanian
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kondisi steady state dan nilai konstanta kinetika reaksi seperti konstanta adsorpsi (k) dan energi aktivasi (Ea) dari proses adsorpsi β-karoten dari CPO menggunakan atapulgit sebagai pembanding dalam penelitian ini juga digunakan arang aktif. Pada kondisi steady statekonsentrasi β-karoten menggunakan atapulgitdipengaruhi oleh faktor suhu dalam proses reaksi. Kondisi steady state diperoleh ketika konsentrasi β-karoten menurun secara konstan dalam olein hingga konstan. Kinetika reaksi adsorpsi isothermal pada tiga tingkat suhu (40ºC, 50ºC, and 60ºC) menghasilkan nilai konstanta adsorpsi (k) mengikuti isothermal model Freundlic. Nilai konstanta adsorpsi pada suhu reaksi dengan adsorben atapulgit adalah 2,31×10-7mL.g-1, 4,94×10-5mL.g-1, dan 7,82×10-5mL.g-1, sedangkan menggunakan arang aktif sebesar 3,10×10-4mL.g-1, 1,29×10-4mL.g-1, dan 6,16×10-3 mL.g-1. Suhu adsorpsi yang tinggi dapat digunakan sebagai faktor pemercepat reaksi.  Nilai energi aktivasi pada kondisi tersebut sebesar 62,04 kkal mole-1 untuk atapulgit, dan 30,45 kkal mole-1 untuk arang aktif. Berdasarkan nilai energi aktivasi (Ea) dapat disimpulkan bahwa proses adsorpsi β-karoten dari CPO menggunakan atapulgit lebih efektif daripada menggunakan arang aktif. Kata kunci: adsorsi, β-karoten, crude palm olein, atapulgit, arang aktif
Index Penulis Index Penulis TIP
Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 24 No. 3 (2014): Jurnal Teknologi Industri Pertanian
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

INDEKS PENULIS VOLUME 24   Aman, W.P.                                                            137 Anandito, R.B.K.                                                      53 Andarwulan, N.                                                      209 Andasuryani                                                             43 Aryanto, A.Y.                                                           97   Bahmid, N.A.                                                         226 Bantacut, T.                                                            105 Budiastra, I.W.                                                         43   Damanyanthi, E.                                                       28 Darmanto, W.                                                         105 Daryanto, A.                                                           114 Dwiyanti, H.                                                             28 Dwiyono, K.                                                           179   Eriyatno                                                                    34   Fahma, F.                                                                125 Fahrizal                                                                   189   Gumbira-Sa’id, E.                                    11, 114, 157   Haditjaroko, L.                                                 20, 179 Hariyadi, P.                                                             209 Hasan, M.F.                                                            114 Hasanudin, U.                                                           11 Hendra                                                                      82 Herdiyeni, Y.                                                            82 Hermawan, D.                                                        125   Indrasti, N.S.                                                     97, 243 Ismayana, A.                                                          243   Jading, A.                                                                137 Jaya, R.                                                                     61   Kartika, I.A.                                                            125 Ketaren, S.                                                              148 Khasanah, L.U.                                                         53 Kurniati, M.                                                            125 Kusmana, C.                                                           200 Kustiyo, A.                                                                 1 Lubis, M.R.R.                                                           72 Machfud                                                     34, 61, 157 Maddu, A.                                                             226, 243 Mangunwidjaja, Dj.                                                218 Manurung, A.J.                                                         20 Marimin                                                      61, 82, 189 Meryandini, A.                                                         20 Mu’tamar, M.F.F.                                                     34   Pari, G.                                                                           157 Payung, P.                                                                     137 Purnomo, E.H.                                                        209 Purwanto, M.Y.J.                                                   189 Purwanto, Y.A.                                                        43   Raharja, S.                                                        61, 251 Richana, N.                                                            218 Rimbawan                                                               28 Riyadi, H.                                                                28 Romli, M.                                                                97 Rosmeika                                                               235   Sarono                                                                      11 Sartika, N.D.                                                           157 Sarungallo, Z.L.                                                      209 Setyaningsih, D.                                                     148 Sirait, K.E.                                                              251 Siregar, H.H.                                                               1 Slamet, A.S                                                                 1 Soewardi, K.                                                             34 Subiyantoro                                                            243 Sukmawati, L.                                                        148 Sulaeman, A.                                                            28 Sumaryanto                                                            189 Sunarti, T.C.                                  125, 157, 179,  218 Suparno, O.                                                      11, 179 Suprihatin                                             11, 72, 97, 243 Suryadarma, P.                                                       251 Suryani, A.                                                       72, 200 Suwandhi, I.                                                            200 Syamsu, K.                                               20, 125, 226   Tambunan, A.H.                                                     235 Tethool, E.F.                                                           137 Tiryana, T.                                                              200   Utami, R.                                                                  53   Waningsih, M.                                                          53 Warsiki, E.                                                              166 Winarti, C.                                                              218 Wulandari, N.                                                         166   Yani, M.                                                          166, 189 Yoyo, T.                                                                  114 Yuwono, A.S.                                                         235  
INDEKS SUBJEK VOLUME 24   Activated -Carbon 256 -Energy 259 Adsorbate 256 Adsorption Isothermal- 251 -Rate Constant 257 -Selectivity 260 Agitator 138 Agroindustri -GulaTebu                                                          189 -Karet                                                                   82 -PembekuanUdang                                              38 -Sagu                                                                  134 Air Injeksi                                         Index Subjek TIP
Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 24 No. 3 (2014): Jurnal Teknologi Industri Pertanian
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

INDEKS SUBJEK VOLUME 24   Activated -Carbon 256 -Energy 259 Adsorbate 256 Adsorption Isothermal- 251 -Rate Constant 257 -Selectivity 260 Agitator 138 Agroindustri -GulaTebu                                                          189 -Karet                                                                   82 -PembekuanUdang                                              38 -Sagu                                                                  134 Air Injeksi                                                               107 Aktivasi Kimia                                                       157 Algoritma Genetika                                                    1 Ampas -JarakKepyar                                                     125 -Singkong                                                            20 Analisis, Analysis -Biaya                                                                176 Exergy- 235 -FTIR                                                                      160 Gap-                                                                        112 -Inventori                                                           168 -KelayakanFinansial                                         196 -SEM                                                                 163 -Sensitivitas                                                       193 -SWOT                                                                12 -Teknis-Finansial                                               137 -XRD                                                                 162 Analytical Hierarchy Process, AHP          12, 63, 193 Arang -Aktif                                                                 157 -Hidro                                                                158 Aromatic Compound 153 Arrhenius Equation 253 Asam Hidrolisis-                                                               218 -LemakBebas, ALB                                           213 Attapulgite 251 Attenuate Total Reflactance 159   Bagas, Baggasse 157, 243 Bilangan -Iod                                                                    215 -Peroksida                                                          214 Bin Packing Problem, BPP                                        3 Biodiesel                                                           72, 235 Palm Oil- 235 Bioetano                                                                  l20 Biogas                                                                       97 Biomass                                                                    99 Bioplastik                                                               226 Birefriengence 220 Blower 141 Brunauer-Emmett-Teller, BET                              159 BuahMerah                                                            209 C/N ratio 247 Cajuput Oil 148 Cash Flow 145 Central Composite Design, CCD                           126 Chips 182 Co-composting 243 Compost 249 Cross Flow Fluidized 134 Crude Palm -Oil, CPO                                                             28 -Olein 251 Cullet 170   Daya -CernaPati                                                          224 -JerapBiruMetilen                                              159 -JerapIod                                                            159 -Serap Air                                                  130, 232 Densitas                                                            78, 233 -MES                                                                 107 Desorption 260 DietilenGlikol                                                        226 Diffusion 256 Digestate                                                                 102   EfisiensiPengeringan                                              144 Ekstraksi -Kayu Manis                                                        54 -Minyak Buah Merah                                        211 -PatiSingkong                                                      21 Metode-                                                                  209 Elektrolit                                                                 109 Elongasi                                                                  231 Enhanced Oil Recovery, EOR                                105 Equilibrium Adsorption 254 Essential Oil 155 Esterifikasi                                                               72 Trans-                                                                  72 Etanol                                                                       53   Fatty -Acid                                                                  114 -Alcohol                                                             114 Filter Cake 243 Fuzzy                                                                        60 -AHP                                                                    82 Fuzzyfikasi                                                               63   Gambir                                                                      43 Glukomanan                                                           180 Gompertz Equation 103 Gula                                                                        189 -Kelapa                                                                28   If-then Rule 64 Iles-iles                                                                   179 Imobilisasi                                                                21 Indeks, Index -ProduktivitasHijau                                             83 Refractive- 152 Integer Linier Programming 4 Internal -Bonding, IB                                                      134 -Rate of Return, IRR                                          193   Kadar Amilosa                                                        220 Kapasitas -Menyerap Air, WAC                                        223 -Menyerap Minyak, OAC                                 223 Karbonisasi Hidrotermal                                        157 Karoten                                                                     28 Karotenoid                                                              214 Katekin                                                                     43 KayuManis                                                               53 Kebisingan                                                             174 Kekuatan Lentur                                                      32 Kelarutan                                                                222 Kemasan                                                                 167 KemitraanTebu Rakyat                                          195 Keteguhan -Patah                                                                 133 -Rekat                                                                134 Ki Lemo                                                                  200 Korosif                                                                    105 Laju-                                                                       108 Kromosom                                                                  6 Kuat Tarik                                                              231 Kumarin                                                                    58   Leachate 102 Likopen                                                                     31 Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit, POME               11 Litseacubeba 200 Location Quotient 194 Mann-Whitney Test 116 Market Waste 97 Mass Balanced 249 Mean -Absolute Deviation, MAD                               118 -Absolute Percentage Error, MAPE                 118 -Square Deviation, MSD                                   118 Metana                                                                      11 Methane Capture 11 Methyl Orange Alkalinity 108 Metil Ester Sulfonat, MES                                     105 Metode Electrospinning                                         228 Minapolitan                                                              34 -Udang                                                                34 MinumanTeh                                                         166 Minyak -Atsiri                                                                  58 -Sawit                                                                105 Model, Models -Berbasis Agen                                                    35 Freundlich- 253 -Keberlanjutan Usaha                                               34 Langmuir- 253 -PenunjangKeputusan                                        189 Projection-                                                         114 Modulus -Elastisitas, MOE                                      132, 232 -of Rupture, MOR                                             133 Monsor                                                                   211   Nanofiber                                                                227 Net -Benefit Cost Ratio 39, 193 -Present Value, NPV                                         193 NilaiTambah                                                           185 Nitrate 246   Oleochemical                                                          114 Oleoresin                                                                  53 -KayuManis                                                        53 Organic -Loading Rates, OLR                                          11 -Solid Waste 100 PapanPartikel                                                          125 -Binderless                                                         127 Pati -Garut                                                                218 Hidrolisat-                                                                 21 -Singkong                                                            20 PencemaranUdara                                                   174 Penilaian Daur Hidup, LCA                                   166 PolaKristalinitas                                                     222 Printing 172 Produktivitas Hijau                                                   82 Profil Gelatinisasi, RVA                                        221 Proses Lintnerisasi                                                 219   Rantai Pasok -Hortikultura                                                          2 -Kopi Gayo                                                          60 Reachability Matrix, RM                                        193 Red Palm Oil, RPO                                                  28 Repeated  Batch 20 Resiko Identifikasi-                                                              65 Mitigasi                                                                    60 Response Surface Method, RSM                      54, 126 Rice Straw 97 Saccharomyces cerevisiae 20 Sagu                                                                        134 Sayuran Dataran Tinggi                                             1 Sellulosa                                                                 226 -Asetat                                                               227 Semi-Dry Fermentation 97 Sineol                                                                      205 SistemPendukungKeputusanCerdas                         82 SistemTransmisi                                                     142 Specific Gravity 151 Spektroskopi NIR                                                     43 Spent Bleaching Earth, SBE                                    72 Spot Oriented Agent Role Simulator, SOARS          5 Steam Distillation 148 Structured Self Interaction Matrix, SSIM              193 Superheated Methanol Vapour, SMV                    237 Surface Facilities 105 Surfaktan                                                                105 Swelling Power 222   TeknikSolution Casting 228 The Van der Waals Bond 260 Tokoferol                                                                214 Travelling Salesman Problem, TSP                           3 Turbin Five Blade- 72 Pitched Blade- 72   Value Stream Mapping, VSM                                  83 Vechile Routing Problem, VRP 1 Vibrator 139 Viskositas                                                                 78 Vitamin A                                                                 28 World Economic Forum, WEF                               114 β-carotene 251                    
PEDOMAN  BAGI PENULIS Jurnal Teknologi Industri Pertanian Ketentuan Umum   Penulis harus menjamin bahwa naskah yang dikirimkan adalah asli dan tidak pernah dipublikasikan di jurnal lainnya, yang dinyatakan dengan surat pernyataan seperti  terlampir.Naskah yang akan dipublikasikan pada Jurnal Teknologi Industri Pertanian dapat berupa hasil penelitian, analisis kebijakan, komunikasi singkat, opini, gagasan dan review. Naskah dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris menggunakan form Panduan Bagi Penulis TIP
Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 24 No. 3 (2014): Jurnal Teknologi Industri Pertanian
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PEDOMAN  BAGI PENULIS Jurnal Teknologi Industri Pertanian Ketentuan Umum   Penulis harus menjamin bahwa naskah yang dikirimkan adalah asli dan tidak pernah dipublikasikan di jurnal lainnya, yang dinyatakan dengan surat pernyataan seperti  terlampir.Naskah yang akan dipublikasikan pada Jurnal Teknologi Industri Pertanian dapat berupa hasil penelitian, analisis kebijakan, komunikasi singkat, opini, gagasan dan review. Naskah dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris menggunakan format yang sesuai dengan kaidah bahasa yang digunakan.  Editor tidak menerima naskah yang tidak memenuhi persyaratan yang diminta. Penentuan layak tidaknya naskah yang akan dipublikasikan ditentukan oleh Dewan Editor Jurnal Teknologi Industri Pertanian atas masukan mitra bestari yang kompeten.Naskah dikirimkan ke editor sebanyak tiga eksemplar dalam bentuk  naskah asli dan softcopy dalam CD atau dapat dikirim via email.  Naskah ditulis dalam Microsoft Word, Gambar/grafik dalam Microsoft Excel dan tuliskan nama pengarang sebagai nama file.  Naskah dapat dikirimkan dengan softcopynya kepada : Editor Jurnal Teknologi Industri Pertanian, Departemen Teknologi Industri Pertanian (TIN), Fateta IPB, Kampus IPB Darmaga PO Box 220 Bogor 16002, Telpon/Fax :  0251-8625088; 0251-8621974; dengan alamat e-mail:  jurnal_tip@yahoo.co.id.atau jurnal_tip@ipb.ac.id Hak Cipta tulisan yang dimuat ada pada Jurnal Teknologi Industri Pertanian.  Penulis yang naskahnya dimuat diharuskan membayar kontribusi biaya penerbitan sebesar Rp 75.000,- per halaman. Biaya tambahan untuk pencetakan halaman berwarna menjadi tanggung jawab penulis.   Standar Penulisan Naskah diketik dengan jarak 1,5 spasi kecuali Judul, Abstrak, Judul Gambar dan Judul Tabel diketik 1 spasi.  Naskah diketik di atas kertas A4 dalam 1 kolom dengan jumlah kata antara 4000 sampai 7000 kata termasuk gambar dan tabel. Naskah diketik menggunakan program Microsoft Word, Gambar menggunakan JPEG atau TIFF, jika ada grafik, lampirkan juga file masternya/Microsoft Excel.  Huruf standar yang digunakan untuk penulisan adalah Times New Roman 12. Naskah disusun dengan urutan: judul, nama penulis, alamat lengkap instansi setiap penulis, abstrak, pendahuluan, bahan dan metode, hasil dan pembahasan, kesimpulan, ucapan terima kasih (kalau ada) dan daftar pustaka. Alamat instansi (jalan, nomor, kota, kode pos) dan alamat e-mail penulis perlu dituliskan dengan jelas. Tata nama latin binomial atau trinomial (italik) digunakan untuk tanaman, hewan, serangga dan penyakit.  Nama lengkap kimia digunakan untuk senyawaan pada penyebutan pertama kali.Satuan pengukuran dipakai Sistem Internasional (SI).Penulisan angka desimal untuk Bahasa Indonesia dengan koma (,) dan untuk Bahasa Inggris dengan titik (.).  Tatacara Penulisan Naskah Judul. Judul harus singkat, spesifik dan informatif yang mencerminkan secara tepat isi naskah, dengan jumlah kata maksimal 15 kata ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Judul diikuti dengan nama pengarang, institusi dan alamat, serta catatan kaki yang merujuk penulis yang bertanggungjawab untuk surat menyurat (corresponding author), lengkap dengan alamat surat, nomor telpon &amp;amp;amp; faksimili serta alamat e-mail. Abstrak. Abstrak ditulis dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Abstrak terdiri dari 200-250 kata dan ditulis dalam satu paragraf.  Abstrak berisi intisari dari keseluruhan naskah, yakni latar belakang, tujuan, metode, hasil-hasil penting, pembahasan, dan kesimpulan.  Hindari penggunaan singkatan kecuali yang telah umum digunakan. Kata kunci (keywords) ditulis dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, terdiri atas tiga hingga lima kata/frase, dan disusun berdasarkan kepentingan dan disajikan pada bagian akhir abstrak. Pendahuluan. Pada bagian ini disajikan latar belakang yang didukung dengan intisari pustaka, tujuan dan apabila diperlukan ruang lingkup penelitian, sehingga pembaca dapat mengevaluasi hasil kajian tanpa harus membaca publikasi sebelumnya.  Pustaka yang digunakan harus yang benar-benar relevan dengan penelitian yang dilakukan. Tinjauan pustaka sebaiknya diintegrasikan pada bagian pendahulan, metodologi, dan pembahasan. Bahan dan Metode.  Bagian ini berisi informasi teknis dan rinci, sehingga percobaan dapat diulang dengan baik oleh peneliti lainnya.  Jika digunakan peralatan/instrumen khusus maka perlu diberikan spesifikasi alat dan kondisi operasi. Hasil dan Pembahasan. Bagian ini menyajikan hasil penelitian, baik dalam bentuk teks, tabel, atau gambar.  Penggunaan foto sangat dibatasi pada hasil yang jelas.  Setiap gambar dan tabel diberi nomor secara berurut dan harus diacu pada naskah. Gambar 1, Gambar 2, dan Tabel 1 adalah contoh penulisan judul gambar dan tabel.     Gambar 1.   Hubungan antara konsentrasi natrium perkarbonat, jumlah air dan daya serap air setelah perendaman selama 2 jam     Gambar 2.   Interaksi antara konsentrasi natrium perkarbonat dan jumlah air terhadap kadar minyak   Tabel 1. Komposisi media transmisi Komposisi Jumlah (g/L)KH2PO4 3MgSO4.7H2O 0,5(NH4)2SO4 0,3CaCl2 0,25FeCl3.6H2O 0,02  Kesimpulan dan Saran Kesimpulan ditulis secara ringkas tetapi menggambarkan substansi hasil penelitian yang diperoleh. Saran diberikan secara jelas untuk dapat ditindaklanjuti oleh pihak yang relevan. Ucapan Terima Kasih. Bagian ini dapat digunakan untuk mengapresiasi penyandang dana serta institusi dan personal yang membantu selama penelitian dan penyusunan naskah publikasi. Daftar Pustaka diperlukan untuk semua sitasi dan disusun berdasarkan urutan abjad menggunakan author-date system. Pustaka yang digunakan merupakan pustaka mutakhir (10 tahun terakhir) dengan proporsi pustaka jurnal lebih dari 50%, dan pustaka primer yang relevan.  Tidak diperkenankan menggunakan pustaka kutipan sebagai acuan pustaka. Jurnal ini direferensikan sebagai J Tek Ind Pert., untuk jurnal-jurnal lainnya gunakan singkatan-singkatan berdasarkan Chemical Abstracts abbreviations. Jurnal Sunarti TC, Nunome T, Yoshio N,  Hisamatsu M. 2001.  Study on outer chains from amylopectin between immobilized and free debranching enzymes.  J Appl  Glycosc. 48 (1): 1-10. Buku Baker RW.  2004.  Membrane Technology and Application. 2nd ed.  West Sussex: John Wiley &amp;amp;amp; Sons, Ltd. Chapter dalam Buku White PJ dan Tziotis A.  2004.  New corn starch.  Di dalam Eliasson AC (ed.), Starch in Food:  Structure, function and application.  Cambridge: CRC Press. P295-320. Prosiding Sunarti TC dan Yuliasih I.  2006.  Fractionation of Sago Starch Using Hot Water Solubiliza-tion Method. Proceedings of Malaysian Chemistry Conference 2006 – International Conference on Green Chemistry. Petaling Jaya, Malaysia. 19-21 September 2006.   Tesis/Disertasi Yuliasih I.  2007.  Fraksinasi dan asetilasi pati sagu serta aplikasinya sebagai campuran plastik sintetik. [Disertasi]. Bogor: Institut Pertanian Bogor. Jurnal Elektronik Romo DMR, Grosso MV, Solano NCM, Castano DM. 2007. A most effective method for selecting a broad range of short and medium chain-length polyhidroxyalcanoate producing microorganisms. Electron J Biotechnol. 10:e349-57, doi 10.2225. Paten Robinson JM. 2010. Methods of digesting cellulose to glucose using slats and microwave (muwave) energy. US Patent No: US2010/0044210 A1.     SURAT PERNYATAAN   Kepada Yth. Redaksi Jurnal Teknologi Industri Pertanian Di Tempat   Bersama ini kami kirimkan naskah Judul      : ..................................... Penulis   : 1. ............ 2. ............ dst. Instansi : 1. ............. 2. ............. dst. Untuk dapat diterbikan pada Jurnal Teknologi Industri Pertanian.  Kami menyatakan bahwa naskah tersebut belum pernah diterbitkan, dan selama naskah ini masih dalam proses penelaahan dan penyuntingan tidak akan diajukan untuk diterbitkan di media manapun, kecuali kami telah mencabut secara resmi naskah tersebut dari Jurnal Teknologi Industri Pertanian.   Mohon agar korespodensi (corresponding author) ditujukan kepada : Nama                     : ....................... Alamat                  : ....................... Telpon/HP/e-mail : .......................   Demikian surat pernyataan ini, atas perhatian dan kerjasamanya disampaikan terima kasih.   .............., ................................... 201... Hormat kami,         ( ...............................................)                                
Prakata Jurnal Tejnologi Industri Pertanian Prakata TIN
Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 25 No. 1 (2015): Jurnal Teknologi Industri Pertanian
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PRAKATAPembaca yang budiman,Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, atas berkat dan rahmatNya pada kesempatan ini kami dapat kembali menyajikan artikel-artikel menarik pada Jurnal Teknologi Industri Pertanian Volume 25 Nomor 1 Edisi April, Tahun 2015.Semua artikel yang dimuat pada Jurnal Teknologi Industri Pertanian ini telah diseleksi dan ditelaah oleh Dewan Editor dan Mitra Bebestari yang kompeten. Hanya artikel-artikel berkualitas baik dan sangat baik yang dapat dimuat pada Jurnal Teknologi Industri Pertanian.Topik-topik yang disajikan pada edisi ini mencakup: Perubahan kandungan kimia sari rosela merah dan ungu dengan alat pengering cabinet dryer dan fluidized bed dryer; Adsorption modeling on carbon monolithic column for methylene blue removal; Proses hidrolisis asam dan enzim pada polisakarida Euchema cottoni untuk bahan baku bioetanol; Investasi dan pemilihan teknologi penggilingan pada agroindustri padi dengan pendekatan fuzzy; Pemanfaatan katalis silika alumina dari bagasse pada pembuatan biodisel dari minyak goreng sisa pakai; Formulating strategies to improve food safety of small-medium enterprises bakeries through good manufacturing practice; Proses reaktivasi tanah pemucat bekas sebagai adsorben untuk pemurnian minyak sawit kasar dan biodisel; Karakterisasi pepton ikan hasil tangkap sampingan tidak layak konsumsi sebagai sumber nutrien pertumbuhan mikroorganisme; Perengkahan katalitik metil ester dari minyak limbah cair pabrik minyak kelapa sawit dengan katalis Cr/Mo/HZA dan Ni/Mo/HZA. Sebagai penutup disajikan artikel yang berjudul Karakteristik kompon karet dengan bahan pengisi arang aktif tempurung kelapa dan nano silika sekam padi.Kepada penulis dan mitra bebestari yang telah berkontribusi pada penerbitan jurnal edisi ini, kami menyampaikan terima kasih yang mendalam. Kami mengundang rekan sejawat peneliti dan praktisi agroindustri mengirimkan naskah untuk disajikan pada jurnal ini. Saran dan kritik yang membangun dari pelanggan, pembaca dan para pihak lainnya sangat kami harapkan. Selamat membaca.Ketua Dewan Editor Marimin

Filter by Year

2004 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 35 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 35 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 35 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 34 No. 3 (2024): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 34 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 34 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 33 No. 3 (2023): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 33 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 33 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 32 No. 3 (2022): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 32 No. 2 (2022): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 32 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 31 No. 3 (2021): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 31 No. 2 (2021): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 31 No. 1 (2021): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 30 No. 3 (2020): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 30 No. 2 (2020): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 30 No. 1 (2020): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 29 No. 3 (2019): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 29 No. 2 (2019): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 29 No. 1 (2019): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 28 No. 3 (2018): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 28 No. 2 (2018): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 28 No. 1 (2018): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 27 No. 3 (2017): Jurnal Teknologi industri Pertanian Vol. 27 No. 2 (2017): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 27 No. 1 (2017): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 26 No. 3 (2016): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 26 No. 2 (2016): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 26 No. 1 (2016): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 25 No. 3 (2015): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 25 No. 2 (2015): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 25 No. 1 (2015): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 24 No. 3 (2014): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 24 No. 2 (2014): Jurnal Teknologi Industry Pertanian Vol. 24 No. 1 (2014): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 23 No. 3 (2013): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 23 No. 2 (2013): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 23 No. 1 (2013): Jurnal Teknologi Industri Pertnian Vol. 22 No. 3 (2012): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 22 No. 2 (2012): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 22 No. 1 (2012): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 21 No. 3 (2011): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 21 No. 2 (2011): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 21 No. 1 (2011): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 20 No. 3 (2010): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 20 No. 2 (2010): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 20 No. 1 (2010): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 19 No. 3 (2009): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 19 No. 2 (2009): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 19 No. 1 (2009): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 18 No. 2 (2008): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 18 No. 1 (2008): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 17 No. 3 (2007): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 17 No. 2 (2007): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 17 No. 1 (2007): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 16 No. 3 (2006): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 16 No. 1 (2006): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 15 No. 3 (2005): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 15 No. 2 (2005): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 15 No. 1 (2005): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 14 No. 3 (2005): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 14 No. 2 (2004): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 14 No. 1 (2004): Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 13 No. 3 (2004): Jurnal Teknologi Industri Pertanian More Issue