cover
Contact Name
Mukhamad Irfan
Contact Email
semnasplp.wg@ugm.ac.id
Phone
+6281802668223
Journal Mail Official
semnasplp.wg@ugm.ac.id
Editorial Address
Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Indonesian Journal of Laboratory
ISSN : 26554887     EISSN : 26551624     DOI : 10.22146/ijl.v3i1
Jurnal ini bersifat open acces, bertujuan untuk membantu pengembangan profesi bagi Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia. Adapun ruang lingkupnya meliputi: 1. Bidang Agrokompleks dan Biologi, meliputi berbagai bidang disiplin ilmu, seperti kedokteran hewan, kehutanan, pertanian, peternakan, teknologi pertanian dan biologi 2. Bidang Kesehatan, meliputi bidang disiplin ilmu farmasi, keperawatan, kedokteran dan kedokteran gigi 3. Bidang Sains (MIPA), meliputi bidang disiplin ilmu matematika dan ilmu pengetahuan alam dan geografi, 4. Bidang Teknik, meliputi bidang disiplin ilmu arsitektur, komputer, teknologi informasi, elektro, kimia, industri, nuklir, permesinan, dan geodesi
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 Tahun 2021" : 7 Documents clear
Rancang Bangun Klinometer Sebagai Pendukung Praktikum Fisika Kelautan dan Geofisika Haidul Haidul
Indonesian Journal of Laboratory Vol 4 No 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v4i1.64513

Abstract

Telah dilakukan penelitian rancang bangun klinometer analog untuk menunjang pelaksanaan praktikum khususnya fisika kelautan dan geofisika di program studi fisika FMIPA Universitas Bengkulu. Klinometer yang telah dirancang menggunakan prinsip bandul yang tegak lurus terhadap bidang datar. Sudut kemiringan ditentukan dari sudut antara garis tegak lurus dengan tali gantungan bandul yang dapat dilihat pada busur derajat. Untuk mengindera tiang berskala sebagai patokan objek, digunakan teropong dan laser agar penginderaan objek menjadi akurat. Klinometer rancangan dikalibrasi terhadap klinometer standar merk Suunto Tandem. Kalibrasi dilakukan untuk berbagai variasi sudut kemiringan dengan persentase error rata-rata sebesar 3,24%. Pengujian klinometer rancangan dilakukan untuk mengetahui akurasi alat dengan variasi panjang lereng. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh nilai persentase error rata-rata 2,06% pada panjang lereng 50 m serta 4,37% pada panjang lereng 100m
Pengembangan Kinerja Mikroskop Binokular Menjadi Miskroskop Berkamera untuk Alat Praktikum dan Penelitian Dita Merlina
Indonesian Journal of Laboratory Vol 4 No 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v4i1.64729

Abstract

Penelitian bertujuan memanfaatkan mikroskop binokular menjadi mikroskop berkamera sehingga mempermudah dalam proses pengamatan dalam kegiatan praktikum dan penelitian. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Oktober sampai dengan Desember 2020 di Laboratorium Lingkungan dan Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman Samarinda, Kalimantan Timur. Pendekatan penelitian yang dilakukan dalam yaitu perbandingan komparatif antara mikroskop binokular tanpa modifikasi dengan mikroskop binokular yang telah dimodifikasi dengan menambahkan kamera digital dengan analisis menggunakan deskriptif kualitatif. Mikroskop binokular dimodifikasi menjadi mikroskop digital yang dilengkapi fasilitas pemotretan sampel dengan menggunakan kamera digital. Sampel yang digunakan dalam pengamatan yaitu Plankton dari jenis air laut dan air tawar. Pengaturan secara teknis terdiri dari Pembesaran 100 Kali dan pencahayaan diagfragma berwarna putih pada setiap pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan antara penggunaan binokular tanpa kamera dan mikroskop berkamera hasil modifikasi, terdapat perbedaan warna dan pencahayaan dari berbagai jenis sampel plankton yang diamati. Mikroskop hasil modifikasi yang ditambahkan kamera digital  berdasarkan pengamatan berupa warna sel, bentuk sel, isi sel dan pencahayaan plankton lebih jelas dibandingkan dengan mikroskop binokular standar.
Uji Aktivitas Antibiofilm Minuman Sinbiotik Terhadap Staphylococcus aureus ATCC 2593 Afivudien Muhammad; Irena Agustiningtyas
Indonesian Journal of Laboratory Vol 4 No 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v4i1.65305

Abstract

Staphylococcus aureus merupakan salah satu bakteri yang bisa menyebabkan beragam penyakit dan punya kemampuan membentuk biofilm. Sehingga dapat melindungi diri dari antibiotik. Sinbiotik adalah suplemen makanan berbentuk minuman probiotik yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri berpotensi patogen, salah satunya Staphylococcus aureus. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan uji antibiofilm Sinbiotik terhadap Staphylococcus aureus. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan menggunakan sampel minuman sinbiotik G12, Biotoksi, dan Yakult. Sinbiotik diujikan pada biofilm Staphylococcus aureus yang sudah mendapatkan perlakuan yaitu dengan menumbuhkan bakteri daslam media Trypticase Soy Broth selama 24 jam pada suhu 37 ͦ C.Dalam penelitian ini analisa data yang digunakan adalan analilis univariat yaitu dengan melihat hasil rata-rata. Penghambatan biofilm yang terjadi diukur menggunakan penghitungan MBIC (Minimum Biofilm Inhibitory Concentration) dan antibiofilm menggunakan spektrofotometer untuk mendapatkan nilai OD. Sinbiotik G12 dan Biotoksi menunjukkan kemampuan antibiofilm terhadap Staphylococcus aureus masing-masing sebesar 70.17% dan 68.74%. Sedangkan hasil pada yakult sebesar 11.01% sehingga tidak mempunyai kemampuan antibiofilm.Dari hasil tersebut dapat simpulkan bahwa minuman sinbiotik G12 dan Biotoksi mempunyai kemampuan antibiofilm terhadap bakteri Staphylococcus aureus.
Analisis Manajemen Laboratorium Terpadu Mikroskopis Di Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih Jayapura Papua (Studi Kasus) Dais Iswanto; Herlambang Budi Mulyono
Indonesian Journal of Laboratory Vol 4 No 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v4i1.65346

Abstract

Keunggulan sebuah laboratorium pendidikan dapat direfleksikan dari kualitas dan profile  manajemen yang dijalankannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem manajemen yang dijalankan di laboratorium terpadu mikroskopis Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih (FK Uncen) Jayapura, Papua. Metode penelitian menggunakan pendekatan metode kualitatif dan deskriptive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen laboratorium tergolong kurang maksimal dan sebagian saja yang berjalan sesuai kaidah manajemen secara baku. Hal ini dibuktikan dengan hasil pengukuran indikator perencanaan (planing) sebesar 51,72 % mengindikasikan positif atau kategori “Baik” dan sebanyak 41,37 % masuk dalam kategori “Kurang”. Sedangkan tiga komponen manajemen lainnya yang terdiri dari organizing, actuating dan controoling masing - masing indikator menunjukkan hasil sebesar 55,55 % masuk dalam kategori “Baik” dan 44,44% terbilang “Kurang”. Temuan dapat digunakan sebagai bahan kajian penting dalam institusi untuk memperbaiki sistem manajemen laboratorium secara bertahap dan berkelanjutan agar diperoleh fungsi manajemen laboratorium yang ideal sesuai aturan yang semestinya.
Penggunaan Pelarut Etanol dan Aseton pada Prosedur Kerja Ekstraksi Total Klorofil Daun Jati (Tectona grandis) dengan Metode Spektrofotometri Sumiati Sumiati
Indonesian Journal of Laboratory Vol 4 No 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v4i1.65418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar total klorofil pada daun jati  yang diekstraksi menggunakan pelarut  etanol  dan aseton, dan untuk mengetahui perbedaan kadar total klorofil pada daun jati yang diekstraksi  menggunakan pelarut etanol dan aseton. Berdasarkan hasil analisis kadar klorofil pada ekstraksi daun jati menggunakan metode Spektrofotometri  pada pelarut etanol diperoleh hasil  kadar klorofil a adalah 31,437 mg/L dan klorofil b  sebesar 27,468 mg/L, sedangkan untuk pelarut aseton diperoleh hasil  kadar klorofil a adalah 35,279 mg/L dan klorofil b  sebesar 27,640 mg/L. Kadar total klorofil pada daun jati dengan pelarut  etanol diperoleh hasil  sebesar = 59,138 mg/L, dan untuk pelarut aseton diperoleh hasil 62,900 mg/L.
Optimasi Konsentrasi Primer dan Suhu Annealing dalam Mendeteksi Gen Leptin pada Sapi Peranakan Ongole (PO) Menggunakan Polymerase Chain Reaction (PCR) Retno Setyawati; Siti Zubaidah
Indonesian Journal of Laboratory Vol 4 No 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v4i1.65550

Abstract

Polymerase Chain Reaction (PCR) adalah suatu teknik sintesis dan amplifikasi DNA secara in vitro. Teknik PCR dapat digunakan untuk mengamplifikasi segmen DNA dalam jumlah jutaan kali hanya dalam beberapa jam. Setiap gen mempunyai primer dengan konsentrasi dan suhu annealing yang berbeda, sehingga perlu dilakukan optimasi konsentrasi primer dan suhu annealing agar didapatkan komposisi dan kondisi PCR yang sesuai sehingga mendapatkan hasil PCR yang optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi primer gen Leptin yang menghasilkan produk PCR dengan band yang optimal dan suhu annealing sampel DNA sapi Peranakan Ongole yang menghasilkan produk PCR dengan band yang optimal. Penelitian ini menggunakan sampel darah sapi yang mengandung gen Leptin dengan ukuran produk PCR 467 bp. Penelitian ini sudah dilakukan optimasi variasi penggunaan konsentrasi primer dan suhu annealing. Penelitian ini menggunakan variasi konsentrasi primer 5μM dan 10 μM yang berasal dari primer stok 100μM, sedangkan suhu annealing PCR yang digunakan yaitu 56oC, 58oC, 60oC, dan 62oC yang dihitung berdasarkan (Tm-5)oC, dari rata-rata primer forward dan reverse. Produk PCR kemudian di elektroforesis dan dicek hasilnya pada UV transiluminator. Gambar hasil elektroforesis kemudian dibandingkan secara visual. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu produk PCR gen Leptin yang menghasilkan band yang optimal dihasilkan pada konsentrasi primer 10μM dan suhu annealing 58oC.
Perbandingan Waktu Pengukuran Pipet Ukur Glasfirn Pi Pump dan Micropipet Socorex pada Uji TPC Acetobacter xylinum Rini Nuraini Rohmatningsih
Indonesian Journal of Laboratory Vol 4 No 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijl.v4i1.65569

Abstract

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan di laboratorium Bioindustri saat ini adalah pengukuran karakteristik pertumbuhan Acetobacter xylinum. Karakteristik pertumbuhannya diukur pada rentang waktu hari ke-1 sampai ke-8 dengan inkubasi pada suhu 30 oC. Untuk pemeriksaan beberapa sampel dengan pengulangan tiga kali membutuhkan waktu lama. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektifitas penggunaan Glasfirn Pi Pump dan Micropipet Socorex  sebagai alat bantu memindahkan cairan dari satu tempat ke tempat yang laindalam penanaman bakteri Acetobacter xylinum.Waktu pengukuran volume 0,1 ml dan 1,0 ml menggunakan Glasfirn Pi Pump dan Micropipet Socorex dihitung menggunakan Stopwatch dengan pengulangansebanyak 30 kali untuk masing-masing pipet. Data yang diperoleh di uji beda menggunakan software SPSS. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil, bahwa waktu tercepat pemipetan 0,1 ml dan 1,0 ml  menggunakan Glasfirn Pi Pump adalah 37,52 detik dan 37,36 detik dan waktu tercepat pemipetan 0,1 ml dan 1,0 ml  menggunakan Micropipet Socorex  adalah 26,37 detik dan 21,28 detik. Hasil statistic ujibeda menunjukkan bahwa sebaran data berbeda nyata pada pemipetan 0,1 ml dan 1,0 ml, sehingga dapat disimpulkan bahwa Micropipet Socorex dapat memindahkan cairan lebih cepat.

Page 1 of 1 | Total Record : 7